TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Kubala vs Di Stefano: Pelopor Rivalitas Sengit Barcelona-Real Madrid

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Senin, 05 Januari 2015

Kubala vs Di Stefano: Pelopor Rivalitas Sengit Barcelona-Real Madrid

Kubala vs Di Stefano: Pelopor Rivalitas Sengit Barcelona-Madrid

Di Stefano dan Kubala pada era 1950-an (Suumber foto: Elpais.com)


LADISLAO Kubala dan Alfredo Di Stefano kini sama-sama telah wafat. Kubala mengembuskan nafas terakhir pada 17 Mei 2002 di usia 74 tahun. Sedangkan Di Stefano berumur lebih panjang, mangkat pada 7 Juli 2014 dalam usia 88 tahun. Kedua legenda ini mewariskan rivalitas dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid, yang mereka awali.

Kubala adalah mantan pemain Barcelona asal Hungaria yang memperkuat klub Katalunya itu selama 10 musim. Ia datang ke Camp Nou pada 1951 dan hengkang 1961. Sebaliknya, Di Stefano mendarat di Madrid pada 1953 dan bertahan hingga 1964.

Dari sisi usia, keduanya hanya terpaut setahun. Di Stefano lahir di Buenos Aires, pada 4 Juli 1926. Tak banyak catatan seputar masa kecil eks Presiden Kehormatan Madrid ini. Setahun setelah kelahiran legenda "Los Blancos" itu, Kubala lahir di Budapest, pada 10 Juni 1927 dari pasangan Anna Stecz dan Pal Kubala Kurjas.

Terlahir dan tumbuh di negara berbeda, kedua sosok itu akhirnya bersua di Spanyol. Di sinilah pertarungan Kubala dan Di Stefano dimulai dan mewarnai permusuhan dua klub terbesar di negeri itu: Barca dan Madrid.

Itu juga diperlihatkan dari statistik masing-masing pemain yang sama-sama berperan sebagai mesin gol di timnya. Kubala membukukan 131 gol dalam 186 pertandingan bersama Barca. Catatannya masih di bawah Di Stefano yang mencetak 216 gol dalam 284 laga bersama Madrid.

Begitu juga dengan raihan trofi. Jika Kubala hanya menyabet empat gelar La Liga bersama Barca, Di Stefano meraihnya sebanyak delapan kali. Namun, legenda Barca itu lebih sukses di Piala Raja yang saat itu masih bertajuk Copa Del Generalisimo. Ia meraih gelar itu sebanyak lima kali dari 1951 hingga 1959. Sebaliknya, Di Stefano hanya sekali pada 1962.

Dalam persaingan ketat yang mereka jalani, ada satu titik yang mempertemukan Kubala dan Di Stefano. Yaitu, saat keduanya sama-sama memperkuat Espanyol dan timnas Spanyol. Kebersamaan inilah mempererat persahabatan kedua rival tersebut.

*        *        *


Fakta Menarik Seri A sebelumnya:

Artikel FC Internazionale sebelumnya

Artikel Juventus sebelumnya:

Artikel AC Milan sebelumnya
*        *        *


- Ciumbuleuit (Bandung), 5 Januari 2015

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)