TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Juni 2014

Di Perbatasan, Harga Diri Indonesia Dipertaruhkan

Di Perbatasan, Harga Diri Indonesia Dipertaruhkan
PLBN Entikong

Sabtu, 28 Juni 2014

Nobar Ditemani Model Seksi


Kekecewaan fan Italia yang dikalahkan Uruguay sedikit terhibur dengan keberadaan Popular Angels.





ASYIKNYA nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2014 memang jika dilakukan secara beramai-ramai. Baik itu bersama keluarga, teman, atau relasi bisnis. Tempatnya pun beragam, bisa di rumah sendiri, lapangan terbuka, hingga kafe yang kini menjamur. Nah, bagaimana jika nobar sambil ditemani para model seksi?

Itu terjadi saat puluhan penggemar sepak bola menyaksikan pertandingan “hidup-mati” antara Italia versus Uruguay, Kamis (24/6) di kitchen and bar Popular Mansion, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Acara nobar tersebut diadakan majalah Popular untuk yang ketiga kalinya setelah duel Spanyol vs Belanda dan Jerman vs Portugal.

Tentu saja, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh penikmat sepak bola. Khususnya, pendukung Italia yang mendominasi Popular Mansion. Apalagi, untuk bisa nobar tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Kebetulan, saat itu Popular Mansion baru saja melakukan soft launching.

Selain deretan model seksi yang disebut Popular Angels, mereka juga sudah menyiapkan berbagai hiburan yang dipandu presenter ternama, Soraya Hylmi. Yaitu, kuis interaktif berhadiah merchandise orisinal dan band.

“Seru juga nobar di sini. Tempatnya asyik, (harga) minuman dan makanan pun relatif terjangkau,” kata Ilham, salah satu pegawai yang kantornya terletak di kawasan Kuningan, Jakarta. Ilham yang mengenakan jersey Antonio Cassano bernomor punggung 10  merupakan satu dari puluhan fan Italia.

Beberapa kali terlihat pria berusia 28 tahun itu geregetan menyaksikan permainan “Gli Azzurri” yang tak kunjung mencetak gol. Bahkan, Ilham dan mayoritas pengunjung di Popular Mansion mendadak hening ketika menit ke-81, bek Uruguay, Diego Godin membobol gawang Gianluigi Buffon.

“Italia payah mainnya. Minim serangan layaknya tim amatir. Ga ada gereget sama sekali menyaksikan (Andrea) Pirlo dan kawan-kawan sepanjang 90 menit. Itu apa-apan lagi wasit, masak, (Luis) Suarez yang menggigit orang ga kena kartu. Sedangkan, giliran (Claudio) Marchisio melakukan pelanggaran langsung diusir. Untungnya, kami sedikit terhibur menyaksikan Popular Angels di sini yang bening dan bikin segar lagi,” tutur pengunjung lainnya, Indra, yang disambut derai tawa dari rekan-rekannya.

Suasana Berbeda

Sementara, Margareth Yonathan, Senior Business Development Grup Papillon yang merupakan induk Popular, mengatakan senang dengan antusiasme pengunjung. Menurut wanita yang dipanggil Yona itu, nobar ini diselenggarakan untuk menyuguhkan penggemar sepak bola yang ingin nobar dengan suasana berbeda. Khususnya, kaum pria yang ingin bersantai menyaksikan tim kesayangannya.

“Selain tiga pertandingan di fase grup, rencananya kami juga akan mengadakan nobar lagi ketika memasuki semifinal dan final. Semoga, nanti bisa lebih ramai lagi didatangi penggemar bola lainnya. Kebetulan, tempat ini (Popular Mansion) lokasinya strategis dan menunya pun relatif terjangkau,” Yona, menuturkan.*

Artikel ini dimuat di Harian TopSkor edisi 27 Juni 2014



Jumat, 20 Juni 2014

Nonbar Merakyat Bersama tvOne

Hiburan gratis dari TVONE




PERTANDINGAN Piala Dunia asyiknya memang disaksikan secara beramai-ramai. Baik itu bersama keluarga, teman, pacar, kerabat, atau relasi kerja. Tempatnya pun beragam, ada yang di kafe, restoran, hotel, hingga lapangan terbuka. Nah, menyambut Piala Dunia 2014, tvOne selaku pemegang hak siar resmi bersama ANTV, rutin mengadakan nonton bareng (nonbar) sebulan penuh!

Yang menarik, stasiun televisi yang dimiliki VIVA Group itu, mengadakan nonbar Piala Dunia 2014 dengan tidak biasa. Yaitu, dengan menggelarnya di tengah pemukiman warga! Tepatnya di kawasan padat di Jalan Slamet Riyadi 4, Matraman, Jakarta Timur. Tidak hanya satu pertandingan, melainkan tiga sekaligus hingga semalam suntuk.

Dimulai duel pembuka Grup H antara Belgia versus Aljazair, Selasa (17/6). Lalu, dilanjutkan Brasil-Meksiko dan Rusia-Korea Selatan. Tentu, rangkaian nonbar itu disambut antusiasme warga setempat. Lantaran, mereka mendapatkan hiburan gratis karena pihak tvOne menyuguhkan nonbar dengan layar lebar.

Apalagi, ada kuis interaktif yang dipandu host ternama, Lisa Moshi. Bahkan, saat jeda pertandingan, presenter bermata indah itu kerap dikerubungi warga yang antusias untuk bertanya mengenai tim kesayangannya.

“Kami memang mengadakan nonbar seperti ini sejak pertandingan pembukaan hingga nanti final,” ujar reporter Sport tvOne, Rizado Sinaro. “Acaranya tidak hanya di satu tempat, alias pindah-pindah. Hari ini di Matraman dan besok di tempat lain. Intinya, dengan nonbar seperti ini, tvOne ingin memberikan suguhan menarik bagi masyarakat kita yang antusias menyaksikan Piala Dunia.”

Bagi penduduk di sekitar Matraman, nonbar seperti ini tentu tidak akan dilewatkan begitu saja. Itu diungkapkan Rahmat, 37 tahun, salah satu warga setempat yang bangga, daerahnya disinggahi tvOne. Menurut karyawan swasta ini, acara nonbar yang diadakan di tengah pemukiman penduduk sangat ditunggu banyak warga karena merakyat.

Cie cie cie... Masuk tv euy :)


Bangga Masuk Tv

“Ya, kami senang pihak tvOne mengadakan nonbar di sini. Apalagi anak-anak, tuh lihat banyak yang bangga banget sampai teriak, ‘masuk tv, masuk tv’. Pengennya sih setiap malam, biar banyak warga yang tidak memiliki televisi bisa turut bergabung. Tapi, kata yang lain, tvOne mengadakan nonbar di sini cuma hari ini dan besok di tempat lain. Semoga nanti giliran saudaranya (ANTV) ikut mengadakan nonbar di sini juga,” ujar Rahmat yang diamini beberapa warga lainnya.

Selain warga sekitar, nonbar di tengah pemukiman penduduk yang diadakan tvOne juga disambut hangat pedagang. Itu karena, mereka jadi kecipratan rezeki dari banyaknya warga yang berdatangan. “Sering-sering saja nonbar di sini, biar dagangan kami laris,” tutur Kresna, pedagang nasi goreng yang tersenyum sambil melayani pembeli.*  

Presenter cantik Lisa Moshi
Artikel ini dimuat di Harian TopSkor edisi 19 Juni 2014

Selasa, 17 Juni 2014

Meriahnya Nonton Bareng di Studio ANTV


Meriahnya nobar di Studio ANTV (Foto: HarianTopSkor/ Choirul Huda)


ANTUSIASME masyarakat Indonesia menyambut Piala Dunia yang berlangsung sebulan penuh sejak 12 Juni hingga 13 Juli 2014 sangat besar. Terbukti, hampir di setiap sudut gang sempit, perumahan di lingkungan RT/ RW, pos siskamling, hingga hotel berbintang sekalipun sangat ramai.

Fakta tersebut yang turut dilakukan ANTV selaku pemegang hak siar Piala Dunia 2014 bresama tvOne. Stasiun televisi yang dimiliki VIVA Group itu sejak pembukaan hingga final, akan menggelar nonton bareng (nonbar). Acara tersebut diadakan secara live bersamaan dengan siaran pertandingan di studio ANTV, Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan.

Termasuk partai big match yang melibatkan Inggris versus Italia di Grup D, Minggu (15/6). Sejak sore hari, kawasan Epicentrum sudah dipadati ratusan fan kedua tim. Bendera, spanduk, syal, hingga poster mewarnai nonbar tersebut. Apalagi, ANTV turut menyediakan kuis dan berbagai doorprize untuk memanjakan pendukung Inggris dan Italia.

Tak lupa, ANTV juga menyuguhkan layar berukuran raksasa untuk memuaskan masyarakat yang ingin menyaksikan nonbar. Hujan yang membasahi Jakarta sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari tidak menyurutkan minat suporter kedua tim. Bahkan, ada yang rela datang jauh-jauh dari Cileubut, Bogor, demi menghadiri nonbar di studio ANTV.

“Ya, enak saja di sini, hitung-hitung rekreasi dan suasananya meriah. Layarnya gede, gratis pula. Jadi, kami bisa kumpul dengan sesama penggemar Italia lainnya.” ujar  Maudy, mahasiswa 19 tahun yang datang dengan dua kawannya ke studio ANTV.

Boyong Keluarga

Selain dari kalangan mahasiswa, ada beberapa rombongan keluarga yang membawa anaknya ke studio ANTV. Maklum, pertandingan Inggris versus Italia berlangsung pukul 05.00 WIB. Jadi, selepas menyaksikan nonbar, mereka banyak yang memanfaatkannya untuk  lari pagi di kawasan Kuningan atau menuju Monas.

“Kebetulan aja, Italia main Subuh, jadi saya sekalian ajak anak-anak ke sini,” ujar Wisnu, yang memboyong istri dan dua anaknya. “Setelah pertandingan, baru kami ke Gatsu –Jalan Gatot Subroto– untuk mengikuti acara Car Free Day. Sayangnya, Italia hanya menang tipis. 

Seharusnya, Mario Balotelli dan kawan-kawan bisa mengalahkan Inggris dengan skor 5-0!”
Menurut promo off air manager ANTV, Adrian Ariez, pihaknya berencana mengadakan nonbar tidak hanya di Jakarta. Melainkan juga di berbagai kota di Indonesia. Apalagi, akhir Juni nanti, Piala Dunia berlangsung saat bulan Ramadan. 18 Juni lalu, ANTV sukses mengadakan acara simulasi Piala Dunia 2014 bertema Run Sensation di Mapolres Surabaya.*


Artikel ini dimuat di Harian TopSkor edisi 16 Juni 2014