TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Mario Balotelli Minta Maaf

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Kamis, 04 Desember 2014

Mario Balotelli Minta Maaf


DITUDING MELAKUKAN RASISME DI INSTAGRAM

Menyamakan julukan dirinya "Super-Mario" sebagai karakter video game dengan menambahkan kalimat orang hitam dan Yahudi.


Instagram Balotelli (sumber foto: dailymail.co.uk)


Mario Balotelli tak berhenti berulah. Performa jeblok bersama Liverpool lantaran belum berhasil mengakhiri paceklik gol di Liga Primer musim ini. Striker Italia keturunan Ghana itu kembali membuat kontroversi. Yaitu, dengan mengunggah gambar yang disertai kalimat bernada rasial di sebuah media sosial, instagram.

“Jadilah seperti Mario. Dia hanya tukang ledeng Italia yang dibuat orang Jepang, bisa berbahasa Inggris dan mirip seperti Meksiko. Melompatlah seperti orang (berkulit) hitam dan mencari uang seperti Yahudi,” ujar Balotelli menulis dalam akun pribadi instagram-nya disertai gambar karakter game terkenal, Super Mario, Senin (1/12).

Sontak, ulahnya itu menuai pro dan kontra di kalangan netizen. Termasuk fan Liverpool sendiri yang menilai tidak seharusnya Balotelli bertindak seperti itu. Maklum, dalam beberapa tahun ini, UEFA sangat mengharamkan aksi rasisme di kalangan sepak bola. Baik itu pemain, pelatih, hingga ofisial, dan fan.

Bahkan, tindakan Balotelli itu mengundang otoritas tertinggi di sepak bola Inggris, FA, untuk melakukan investigasi. Alhasil, Balotelli terancam sanksi hingga lima pertandingan. Hal itu diungkapkan mantan petinggi FA yang kini menjadi pemimpin Dewan Masyarakat Yahudi, Simon Johnson. 

“Kami membenci segala bentuk rasisme. Di mana pun itu terjadi. Kami berharap FA untuk segera mengambil tindakan untuk menghukum pelaku ini dari sepak bola.”

Sadar akan perbuatan isengnya yang berbuntut panjang, Balotelli segera melakukan klarifikasi. Melalui akun twitter-nya @finallymario, eks striker AC Milan dan FC Internazionale ini meminta maaf.

Tak Disengaja
“Ibu saya adalah Yahudi. (Jadi), saya harap semuanya menyudahi ini,” tutur Balotelli, 24 tahun. “Saya minta maaf jika telah menyinggung siapa pun. Postingan itu, hanya sekadar humor yang anti rasisal. Saya mengerti bahwa ini di luar konteks. Bahwa, tak semua orang Meksiko memiliki kumis, tidak semua orang kulit hitam (bisa) meloncat tinggi, dan tak semua orang Yahudi mencintai uang. Saya mengunggah gambar kartun itu karena saya adalah ‘Super Mario’ dan saya pikir itu lucu. Sekali lagi, saya minta maaf dan tak ada maksud untuk menyinggung siapa pun.”


Sebelumnya, kasus rasisme terjadi pada Nicolas Anelka yang dihukum lima pertandingan dan denda 80 ribu poundsterling (sekitar Rp 1,5 miliar). Itu terjadi ketika Anelka masih memperkuat West Bromwich Albion di Liga Primer, 28 Desember 2013. Saat itu, pemain asal Prancis ini melakukan selebrasi dengan gesture seolah menghormati Nazi yang memang anti Yahudi usai mencetak gol ke gawang West Ham United.*


*       *       *

Artikel Juventus sebelumnya:
Agnelli-Cerci Demam Derby
Nike Laporkan Juve ke Pengadilan Arbitrase
Kostum Buffon Selamat dari Banjir
Ketika Perayaan 500 Pertandingan Buffon Ternoda
Pirlo sang Maestro Tendangan Bebas
40 Tahun Alessandro Del Piero
Fan Indonesia Diservic Chiellini
JCI Konvoi Scudetto Ke-30
Dua Sisi Juventus: Belum Layak Tampil di Eropa
Kembalinya "Il Sette Magnifico"
Wawancara Eksklusif Claudio Marchisio
Wawancara Eksklusif Andrea Pirlo
Wawancara Eksklusif Giorgio Chiellini

Artikel FC Internazionale sebelumnya
"We are Rival, but Not Enemy"
Cinta Lama Bersemi Kembali
Keluarga Vergani Terbelah karena Derby
Moratti Tak Menyangka Tifosi Membenci Mazzarri
Efek Roberto Mancini
Derby di La Gazzetta
Diego Milito dan Angka 22
Samir Handanovic sang Raja Penalti
Benteng Pertahanan Itu Bernama Giuseppe Meazza
Lotito: Erick bawa Filosofi Baru
Dari Mazzola untuk Mazzarri
Giuseppe Meazza Pindah ke Jakarta
ICI Syukuran HUT ke-11
Buka Bersama ICI: Dari, Oleh, dan Untuk Interisti
Satu Dekade ICI: Semangat Kekeluargaan dari Interisti


*       *       *

Cikini, 4 Desember 2014

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)