TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com

Google Adsense 2016

Tentang Juventus dan Liga Champions

Tentang Juventus dan Liga Champions
Road to Cardiff: Langkah Si Nyonya Besar untuk Bertakhta Dimulai

roelly87.com

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Sabtu, 24 Juni 2017

Ramadan 1438 H/2017 M yang Penuh Kesan Bersama Berbagai Komunitas Blogger

Ramadan 1438 H/2017 M yang Berkesan Bersama Berbagai Komunitas

Untuk kali pertama dalam hidup saya bisa merasakan puasa di negeri orang,
tepatnya saat nonton final Liga Champions 2016/17 di Cardiff, 3 Juni lalu
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat foto lainnya)


TIDAK terasa, hari ini, Sabtu (24/6) kemungkinan -tergantung sidang istbat dari Kementerian Agama- merupakan puasa terakhir pada Ramadan 1438 hijriah. Ya, tanpa terasa, waktu berlalu dengan cepat.

Padahal, baru saja saya dan mungkin mayoritas muslim di Tanah Air bersuka cita menyambut datangnya Ramadan yang jatuh pada 27 Mei lalu. Namun, seiring waktu berjalan, tiba-tiba sudah mencapai hari terakhir (artikel sebelumnya: Jika Ini Ramadan Terakhir).

Banyak suka dan duka dalam 29 hari Ramadan ini. Saya bersyukur bisa kembali merasakan sahur dan berbuka bersama (bukber) keluarga dan orang terdekat. Termasuk, dengan beberapa rekan blogger ketika mengikuti acara terkait undangan komunitas.

Saya dan juga Anda semua, pembaca blog ini, tentu berharap bisa kembali bertemu pada Ramadan 1439 hijriah. Yupz, semoga saja niat baik itu dikabulkan-Nya... Amiin.

*       *       *
RAMADAN tahun ini saya mengawalinya di rumah sendiri. Yupz, tidak seperti 2016 ketika saya berada di Yogyakarta untuk meliput turnamen Pro League Futsal Indonesia atau dekade 2000-an saat berada di pedalaman Sumatera serta Kalimantan.

Puasa tahun ini saya sahur dan berbuka di rumah bersama keluarga. Yupz, ini jadi rutinitas yang membahagiakan mengingat kami bisa menunggu imsak dan beduk maghrib dengan berbarengan.

Hari kedua, saya berbuka dengan rekan-rekan blogger dari Komunitas Indonesia Social Blogpreneur (Komunitas ISB). Tepatnya, saat mengikuti acara yang diselenggarakan PT Citra Nusa Indah Cemerlang (CNI Indonesia) di Kuningan, Jakarta Selatan, pada 28 Maret lalu.

Bagi saya, suatu kehormatan bisa mengikuti acara yang diselenggarakan komunitas. Bisa dipahami mengingat sebagai blogger, saya memang dibesarkan berbagai komunitas. Tanpa bergabung dengan komunitas, sepertinya tidak akan ada blog ini yang saya bangun sejak 2009 silam.

Ya, Ramadan ini saya banyak mengikuti berbagai kegiatan offline maupun online bersama komunitas. Baik itu Komunitas ISB, Blogger Reporter Indonesia (BRId), Fun Blogging, BP Network, hingga IM3 Ooredoo Squad.

Tak heran jika Ramadan ini saya banyak mengikuti acara yang diselenggarakan mereka. Mulai dari Optimasi Youtube, BCA Indonesia Open 2017, Astra Indonesia, Bedah Novel Islah Cinta dari Dini Fitria, Seru-seruan bareng IM3 Ooredoo, hingga mengungkap sisi lain Blue Bird Group.

Berbagai bukber itu mewarnai Ramadan 2017 ini yang sangat berkesan bagi saya. Berkat bergabung dengan komunitas juga akhirnya saya bisa merasakan puasa di negeri orang! Tepatnya, ketika nonton final Liga Champions 2016/17 di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, Britania Raya, pada 3 Juni lalu.

Itu setelah saya menyerap banyak pelajaran dan pengalaman dari berbagai rekan blogger di komunitas. Alhasil, saya bisa menjadi juara dua dari kompetisi yang diselenggarakan Nissan Motor Indonesia (NMI) dengan hadiah nonton langsung final Liga Champions di Cardiff!

*       *       *
DI kolong langit ini, tiada perjamuan yang tak berakhir. Demikian, adagium lawas yang saya ingat terkait suatu peristiwa. Ada pertemuan, sudah pasti (harus) ada perpisahan. Hari ini, Sabtu (24/6) merupakan tanggal 29 Ramadan hijriah.

Itu berarti, besok, Minggu (25/6), umat muslim di nusantara akan merayakan Idul Fitri. Tentu, banyak kekeliruan atau bahkan kesalahan yang saya buat, baik sengaja atau tidak sengaja.

Untuk itu, saya pribadi, Choirul Huda, sebagai blogger yang mengelola blog ini (www.roelly87.com) mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi Anda yang melaksanakannya. Mohon maaf lahir dan batin.

Terima kasih untuk kerja samanya selama ini. Semoga kebersamaan ini terus berlangsung sejak Syawal 1438 hijriah hingga sang waktu yang memisahkan... Aamiin!

*       *       *

Ramadan 2017 diawali bukber Komunitas ISB

*       *       *
Berkat gabung dengan komunitas, saya bisa memenangkan lomba prestisius
dari Nissan Motor Indonesia dengan hadiah terbang ke Cardiff!
(Foto: Budi Nur Mukmin)

*       *       *
Bukber blogger Astra Indonesia

*       *       *
Diskusi jelang BCA Indonesia Open 2017

*       *       *
Bedah Novel Islah Cinta bersama Dini Fitria

*       *       *
Seru-seruan dalam IM3 Ooredoo Social Media Squad

*       *       *
Mengungkap sisi lain dari Blue Bird Group

*       *       *
Bukber keluarga saat merayakan ulang tahun si bungsu

*       *       *

*       *       *
- Jakarta, 24 Juni 2017

Rabu, 21 Juni 2017

Mengungkap Sisi Lain Blue Bird Group


Direktur Marketing Blue Bird Group Amelia Nasution menyerahkan
penghargaan kepada lima driver secara simbolis
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat foto lainnya)

MENDENGAR kata Blue Bird, asosiasi kita pasti tertuju pada taksi. Yupz, bagi masyarakat Indonesia, Blue Bird merupakan merek generik. Dalam arti, jika kita ingin memesan taksi, pasti bilangnya Blue Bird.

Padahal, yang dipesan belum tentu itu dari Blue Bird. Itu yang saya alami jika ingin memesan taksi secara manual. Tepatnya, ketika saya harus pergi ke Bandara Soekarno-Hatta atau ke sekitar Jabodetabek untuk liputan dalam rangka tugas kantor.

Apalagi, perusahaan yang berdiri sejak 1972 ini memiliki empat pilar utama dalam melayani masyarakat dalam PT. Blue Bird Tbk. (Blue Bird Group). Yaitu, taksi reguler yang berada di bawah merek Blue Bird dan Pusaka. Selanjutnya, ada taksi eksekutif (Silver Bird), mobil sewaan atau limusin (Golden Bird), dan sewa bus (Big Bird).

Namun, Blue Bird Group bukan sekadar layanan taksi saja yang dalam beberapa dekade ini jadi primadona publik. Banyak unit bisnis dari perusahaan yang didirikan sejak 1972 ini. Termasuk, logistik, alat berat, industri body kendaraan, konsultan, hingga properti!

Di sisi lain, Blue Bird Group tidak sekadar berbisnis saja. Perusahaan yang dirintis Purnomo Prawiro pada 45 tahun silam dengan 25 unit armada itu dikenal memiliki banyak misi sosial. Itu yang saya baru ketahui saat menghadiri buka bersama (bukber) yang diadakan Blue Bird.

*        *        *

TEPATNYA, setelah saya mendapat informasi dari Indonesian Social Blogpreneur (Komunitas ISB). Acara tersebut berlangsung di Oak Tree Urban, Jakarta Selatan, Selasa (20/6). Kegiatan silaturahim yang dihadiri manajemen Blue Bird Group, driver, wartawan, hingga blogger itu membuka wawasan saya.

Bisa dipahami mengingat saya baru tahu jika Blue Bird Group kerap mengadakan bakti sosial. Termasuk, dengan memberangkatkan 40 pengemudi untuk umrah gratis ke Tanah Suci dengan biaya perusahaan. Ternyata, program perjalanan ibadah ini telah berlangsung sejak dekade 1990-an.

"Sebelum 2015, Blue Bird Group memberikan fasilitas haji gratis. Namun, berhubung daftar tunggu yang sangat panjang, fasilitas tersebut (haji) dialihkan dengan pemberangkatan umrah. Kami berharap, pengemudi taksi Blue Bird bisa menerapkan nilai-nilai luhur keagamaan dalam kehidupan sehari-hari dan melakukan pekerjaan dengan jujur," ujar Direktur Blue Bird Group Andre Djokosoetono.

Dalam bukber tersebut, turut hadir lima pengemudi yang akan diberangkatkan umrah usai Idul Fitri mendatang. Tak heran jika pengemudi sangat loyal kepada Blue Bird Group hingga ada yang bekerja lebih dari 25 tahun.

"Ini sungguh luar biasa. Seperti mimpi yang seakan-akan jadi nyata. Saya beruntung jadi salah satu dari puluhan ribu pengemudi taksi Blue Bird yang terpilih untuk berangkat umrah," ujar Arwani, pengemudi taksi Blue Bird Group sejak 18 tahun silam.

Apalagi, Blue Bird Group tidak memandang driver sebagai karyawan. Melainkan, partner kerja yang saling menguntungkan bersama perusahaan. Bahkan, Blue Bird Group mempunyai program sosial lainnya. Yaitu, pemberian beasiswa dan pemberdayaan istri pengemudi.

"Fasilitas yang kami dapatkan ini membuktikan kalau perusahaan tidak hanya mementingkan keuntungan semata. Namun, juga memperhatikan kesejahteraan pengemudi dan karyawan secara utuh. Salah satunya, program umrah ini yang membuat kami lebih seimbang dalam bekerja secara iman dan emosional," Ketua Umum Serikat Pekerja Blue Bird Group Suharto Bustami, menambahkan.

Selain kepada pengemudi, Blue Bird Group juga kerap memberikan bantuan kepada pihak luar. Salah satunya kepada Rumah Harapan Indonesia Yayasan Valencia yang dalam bukber tersebut turut hadir sang pendiri, Valencia Mieke Randa.

*        *        *
DALAM kesempatan itu, Direktur Marketing Blue Bird Grup Amelia Nasution secara simbolis menyerahkan bantuan untuk Rumah Harapan yang diwakili Mieke. Perusahaan yang pada 2010 mendapat penghargaan sebagai The Greatest Brand of the Decade ini rutin memberikan bantuan untuk Rumah Harapan.

Itu berupa buku-buku bacaan, alat tulis, hingga perlengkapan gambar. Selain itu, Blue Bird Grup juga pernah memberikan pelatihan dari Kartini Blue Bird untuk ibu-ibu yang mendampingi anaknya menjalani perawatan. Bahkan, rumah singgah yang berdiri pada 2014 ini sudah menerima dua unit mobil dari Blue Bird Group untuk sarana transportasi.

"Terima kasih Blue Bird Group untuk bantuannya. Dua unit mobil itu sangat membantu kami dalam perjalanan anak-anak dari rumah singgah ke rumah sakit. Sementara, berbagai buku bacaan, alat tulis, dan perlengkapan gambar, bisa untuk mengisi waktu mereka. Sekarang, anak-anak bisa menyalurkan hobi dan kreativitasnya. Terima kasih, Blue Bird Group," kata Mieke dengan mata berkaca-kaca.

Rumah Harapan Indonesia merupakan yayasan untuk anak-anak sakit dengan usia 0-17 tahun dari keluarga yang tidak mampu. Mayoritas berasal dari luar Jakarta yang dirujuk untuk berobat atau rawat jalan di rumah sakit di Jakarta. Rumah Singgah ini memberikan fasilitas tempat tidur untuk pasien dengan satu pendamping atau orangtua. Saat ini terdapat lima lokasi di Jakarta, Bandung, Makassar, Bali, Aceh, dan menyusul Semarang pada 2017.

"Kami sangat terbuka jika ada rekan media atau blogger yang ingin berkunjung dan mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan anak-anak di Rumah Harapan Indonesia. Di sana (Rumah Harapan Indonesia), kami bukanlah dokter atau tenaga medis. Tapi, kami selalu berusaha mengobati dan mendampingi penderita, khususnya anak-anak dengan kasih sayang," tutur Mieke yang dinobatkan sebagai CNN Indonesia Heroes 2016 tersebut.***

*        *        *
Ornamen unik di Oak Tree dengan burung terbang seperti filosofi yang dianut
Blue Bird Group

*        *        *
TVC Blue Bird Group yang menjadikan pengemudi sebagai partner kerja
yang saling menguntungkan

*        *        *
Ketua Umum Serikat Pekerja Blue Bird Group Suharto Bustami

*        *        *
Arwani, pengemudi taksi Blue Bird dari Pool Pengilingan yang  bersyukur
bisa berangkat umrah secara gratis

*        *        *
Penyerahan bantuan secara simbolik dari Amelia kepada
founder Rumah Harapan Indonesia Valencia Mieke Randa

*        *        *
Mieke menjelaskan kehidupan di rumah singgah miliknya

*        *        *
Blue Bird Group sudah berusia 45 tahun yang didirikan sejak 1972 silam

*        *        *
Salah satu wartawan berbagi kisah yang memiliki ayah dan mertua
sebagai pengemudi Blue Bird Group

*        *        *
Setiap tahun Blue Bird Group memberangkatkan 40 pengemudi pergi umrah   

*        *        *
- Jakarta, 21 Juni 2017

Selasa, 20 Juni 2017

Jaga Stamina dan Kesehatan Tubuh saat Mudik dengan CNI Ester-C Plus


CNI Ester-C menjaga stamina dan kesehatan tubuh saat mudik

IDUL Fitri 1438 Hijriah kurang dari sepekan lagi. Saat ini, mayoritas rekan-rekan blogger yang muslim sedang mempersiapkan untuk pulang kampung. Ya, mudik merupakan tradisi tahunan bagi sebagian besar rakyat Indonesia.

Tujuannya, untuk silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Kebetulan, saya pribadi tidak mudik karena keluarga berada di ibu kota. Namun, pada pertengahan dekade 2000-an, ketika masih merantau di pelosok Sumatera dan pedalaman Kalimantan, mudik merupakan tradisi yang mengasyikkan.

Sungguh indah ketika itu, bisa pulang kampung bertemu dengan orangtua, keluarga, rekan, dan sebagainya. Maklum, hanya pada momen mudik saja, kita bisa kumpul bareng dengan orang terdekat. Tak heran jika pada musim mudik, jalan-jalan menjadi macet.

Nah, untuk mempersiapkan perjalanan mudik lebaran, hal yang harus kita lakukan tentu saja tidur cukup. Ya, durasinya sekitar 6-7 jam pada malam hari sebelumnya. Selain itu, saat berbuka atau sahur, kita tidak boleh terlalu banyak makan.

Tak lupa, persiapkan dan sediakan selalu CNI Ester-C Plus dalam perjalanan kita. Gunanya, untuk membantu menjaga daya tahan tubuh kita selama di perjalanan. Bisa dipahami mengingat CNI Ester C terbuat dari bahan alami yang diproses dengan teknologi terstandarisasi.

CNI Ester-C merupakan vitamin C generasi terkini yang memiliki kelebihan dibandingkan vitamin C biasa. Berikut, enam kelebihan dari CNI Ester-C:

1. Memiliki pH netral sehingga aman bagi lambung
2. Lebih cepat diserap tubuh
3. Kandungan dalam darah dua kali lipat lebih tinggi
4. Kadarnya dalma leukosit dua kali lipat lebih tinggi
5. Kada yan gdikeluarkan melalui urin tiga kali lebih kecil dan dua kali lebih lambat
6. Kadar oksalat dalam urin lima kali lebih rendah sehingga kecil kemungkinan terjadinya btu ginjal dan memiliki efek anti-scurvy/skorbut (sariawan) lebih cepat dan lebih baik.

Per tablet CNI Ester-C mengandung dua hal:
1. Vitamin C dalam bentuk 625mg Ester C (setara 500mg vitamin C)
2. Kalsium 50 mg

Dengan komposisi tersebut, CNI Ester-C Plus memiliki manfaat sebagai berikut:
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
2. Sebagai antioksidan alami
3. Menjaga elastisitas kulit

Bagaimana cara mengkonsumsinya? Berikut, pemaparannya:
1. Dewasa cukup 1-2 tablet per hari
2. Masa penyembuhan 3 x 1-2 tablet per hari
3. Anak-anak cukup setengah dosis dewasa

Sebagai gambaran, berikut saya tautkan link youtube tentang CNI Ester-C di bawah ini:

Video tentang CNI Ester-C Plus


Sebagai tambahan, produk ini juga sudah memiliki sertifikasi yang terjamin dari dua lembaga kredibilitas di Tanah Air. Pertama, dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) yang merupakan lembaga pemerintah nonkementerian.

Untuk  CNI Ester-C Plus nomor registrasinya, 081534171 (Sumber: http://cekbpom.pom.go.id/
index.php/home/produk/ed01b9e6ecb48af6d39626b262f296bc/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/0/081534171).

Sementara, dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), menjamin produk CNI Ester-C Plus halal untuk dikonsumsi umat muslim dengan nomor registrasi 00180058370511.

Dalam keterangannya di Gerai CNI, harganya Rp 135 ribu dengan kemasan strip 10 x 4 tablet.

Mahal? Menurut saya sih relatif. Sebab, kesehatan itu tak ternilai harganya. Pasalnya, jika mengkonsumsi CNI Ester C dapat menunjang aktivitas mudik yang padat, kenapa harus takut mahal? Apalagi, kita akan berkumpul dengan orang terdekat setelah sekian lama terpisah. Yuk, kita sediakan CNI Ester-C dalam perjalanan mudik!

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang CNI Ester-C Plus, bisa dilihat pada tautan di bawah ini:

Link belanja Gerai CNI: https://geraicni.com/product/HF021%20?af=MzgzNzkxNA==

*         *         *

Artikel Sebelumnya:

Workshop CNI
Pentingnya Optimasi Youtube untuk Blogger
Blogger Harus Punya Personal Branding yang Kuat
Buka Bersama CNI, Blogger, dan Windy Ghemary
(Esai Foto) Kopdar CNI Perdana Bersama Fun Blogging


*         *         *
- Jakarta, 20 Juni 2017

Minggu, 18 Juni 2017

(Galeri Foto) Seru-seruan dalam Bukber IM3 Ooredoo


Foto bersama blogger dan perwakilan IM3 Ooredoo
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat foto lainnya)


PUASA ke-22, Sabtu (17/6) jadi salah satu hari berkesan bagi saya sepanjang Ramadan ini. Tepatnya, ketika saya mengikuti buka bersama (bukber) IM3 Ooredoo di Segarra Restoran, Ancol, Jakarta Utara.

Ini kali kedua saya hadir dalam bukber yang diselenggarakan operator ternama di Tanah Air ini. Sebelumnya, terjadi tepat setahun lalu, yaitu 18 Juni 2016 di tempat yang sama. Seperti berbagai acara sebelumnya yang saya ikuti, IM3 Ooredoo selalu memberikan pengalaman terbaik.

Itu sesuai dengan slogan mereka, memudahkan pelanggan di mana pun dan kapan pun. Salah satunya, dengan merilis program #AppsdanRp1 (https://indosatooredoo.com/id/personal/apps-dan-rp1). Yaitu, kita menggunakan layanan tanpa kuota utama di 19 aplikasi berbeda. Mulai dari Facebook, Twitter, Youtube, Spotify, hingga ojek online!

Bahkan, dengan #AppsdanRp1, kita bebas menelepon ke semua operator hanya dengan tarif Rp 1/ detik! Dengan berbagai penawaran menarik dan inovasi yang dilakukan, tak heran jika IM3 Ooredoo memiliki puluhan juta pelanggan setia yang tersebar di seluruh Tanah Air.

*       *       *

SIANG itu, matahair bersinar dengan terik. Suasana ibu kota yang padat merayap mewarnai perjalanan saya menuju Taman Impian Jaya Ancol. Saat sampai di Segarra yang terletak kawasan Pantai Karnaval, saya langsung registrasi.

Saat itu, sudah hadir beberapa rekan blogger, IM3 Ooredoo Squad, dan perwakilan Indosat Ooredoo. Usai ngadem sejenak dan saling silaturahim, kami pun bersiap mengikuti tiga perlombaaan. Yaitu, membuat video, lipsync, dan semacam kuis kata berkait.

Kami terbagi dalam lima grup. Saya bersama rekan blogger Haya Aliya Zaki, dan #IM3OoredooSquad tergabung di Grup Ungu. Kami membuat video dengan tema Long Distance Relationship (LDR). Wow.... Pembahasannya, anak muda banget!

Tapi, tetap sesuai dengan perkembangan saat ini. Terutama karena kami merupakan pelanggan IM3 Ooredoo yang membuat jarak tidak jadi masalah. Sebab, untuk menelepon ke semua operator, kami hanya perlu mengeluarkan Rp 1 per detik hingga 30 detik.

Haya bertindak sebagai sutradara sekaligus videografer. Pemilik blog www.hayaaliyazaki.com ini kebetulan merupakan editor di berbagai media cetak. Berbagai penglamannya itu membuat Haya sangat mudah mengarahkan kami untuk mengisi peran.

Terutama, bagaimana dalam video yang tayang di laman instagram dengan url https://www.instagram.com/p/BVb-YQLjRyM/ terdapat dialog nyata antarkekasih yang menjalin hubungan secara LDR.

"Hari gini LDR jangan bingung. Meski bulan tua, kita tetap bisa menelepon orang-orang tersayang. Hanya Rp1/detik ke semua operator sepanjang hari! Kalau lagi gak sempat, bisa juga whatsapp-an dan BBM-an karena sekarang pakai aplikasi gratis tanpa kuota yeay! Total ada sekitar 18 aplikasi bisa dipakai gratis, termasuk Youtube. Apa dulu dong operatornya @im3ooredoo gitu lho. LDR gak galau lagi. Baaang abis ini buruan halalin aku Baaaang buruan! 😘😘😘 Song: LDR (by Raisa) #AppsdanRp1 #IM3OoredooSquad #TimUngu #LDR #LongDistanceRelationship."

Usai berbuka puasa, kegiatan yang kami lalui kian seru. Termasuk, ketika kami harus membawakan lagu Britney Spears secara lypsinc. Asli, momentum ini bikin ramai seisi restoran Segarra. Tidak ada lagi yang malu tampil di depan umum, apalagi jaga imej (jaim) segala.

Semua larut dalam berbagai keseruan hingga waktu yang akhirnya memisahkan. Yupz, sekitar pukul 20.00 WIB, kami menyudahi acara yang berlangsung dalam lima jam ini. Bagaimana pun, ada pertemuan tentu ada perpisahan.

Yupz, nantikan bukber IM3 Ooredoo dalam Ramadan 1439 pada 2018 mendatang!

*       *       *
Haya Aliya Zaki memberi pengarahan untuk tema LDR

*       *       *
Dengan #AppsdanRp1, nelepon ke semua operator hanya Rp 1 per detik!

*       *       *
Layanan #AppsdanRp1 bikin kita gratis akses 19 aplikasi berbeda 

*       *       *
Haya sedang men-shoot ketiga rekan yang berdialog

*       *       *
Dua pameran pria yang memanfaatkan #AppsdanRp1 untuk menelepon
pacarnya yang berada jauh di seberang

*       *       *
1, 2, 3...! 

*       *       *
Aksi dari rekan blogger dan IM3OoredooSquad ber-lypsinc ria

*       *       *
Lomba lypsinc dengan membawakan lagu Soneta Grup hingga Britney Spears!

*       *       *
Perwakilan IM3 Ooredoo menerangkan kelebihan dari layanan IM3 Ooredoo

*       *       *
Suasana jelang berbuka puasa di Segarra Restaurant

*       *       *
Vay, putri Astrid Sivara Damanik (Dept. Media Partnership &
 Analytic-Div. Digital Marketing Indosat Ooredoo)

*       *       *
Rekan blogger yang tepat hari itu berulang tahun

*       *       *
Suasana pemutaran video yang dibuat Grup Ungu

*       *       *
Semacam kuis kata berkait yang diikuti lima orang per kelompok

*       *       *
Selfie dulu sebelum mengikuti acara

*       *       *
1, 2, 3... Klik!

*       *       *
Perwakilan masing-masing grup dan manajemen IM3 Ooredoo

*       *       *
Foto berjamaah (wefie) jelang acara berakhir

*       *       *
(Lagi-lagi) wefie di halaman Segarra, Ancol

*       *       *
Artikel Sebelumnya:
Bukber IM3 Ooredoo yang Berkesan dalam Silaturahmi Unlimited
Kolaborasi Sushiroll-Indosat Luncurkan Aplikasi untuk Pencinta Anime
Jawab Keluhan Pelanggan, IM3 Ooredoo Hadirkan Data Rollover
- Yuk, Jadi Investor Bersama ISTC Indosat
Rayakan HUT ke-49, Indosat Gelar Program Berhadiah untuk Pelanggan
Peringati Hari Batik Nasional, Indosat Ooredoo Gelar "The Beauty of Indonesian Batik"
Menkominfo Rudiantara Resmikan Aplikasi "Obrol" & "Fantasy League"
Kolaborasi Indosat Ooredoo dan Spotify lewat #FreedomMusic
(Esai Foto) Menikmati Ketenangan di Danau Linow
Indosat Luncurkan Paket Freedom Combo untuk Bebas Waktu
Indosat Ooredoo 4Gplus Jawaban untuk Akses Internet Lebih Cepat
Komitmen Indosat Terhadap Pelanggan, Sepak Bola, dan Blogger
Merajut Kebersamaan Blogger dalam #BukberBRID dan Ketupat Indosat
Serba Lengkap di Cipika Store
Kenapa Harus Indar Atmanto?
Kenangan Belajar Meliput di SEA Games 2011
Mereka yang Turut Mensukseskan SEA Games 2011
Hajar Vietnam 2-0, Indonesia ke Semifinal SEA Games 2011
Antusiasme Masyarakat Saksikan Indonesia Tekuk Malaysia
Menyaksikan Langsung Parade Obor SEA Games 2011 di Jakarta
Silaturahmi Blogger di Launching Produk Indosat Ramadan
Kopdar Kompasianer dan Indosat untuk Internet Murah
Dampak Negatif Internet dalam Keseharian Siswa SD
Rekam Jejak Satu Tahun IDKita Kompasiana

*       *       *
- Jakarta, 18 Juni 2017

Kamis, 15 Juni 2017

Tiga Hari Penuh Kesan di Kapal Pesiar

Berkat Nissan Motor Indonesia, saya bisa merasakan menginap di kapal pesiar
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat gambar lainnya)

SYAHDAN, sejak kecil, saya sering terpesona dengan adegan dalam film Titanic. Terutama, ketika melihat tayangan Jack Dawson dan Rose DeWitt Bukater di geladak kapal pesiar tersebut. Sepertinya, gimana gitu.

Apalagi, film yang rilis pada akhir 1997 itu selalu diulang-ulang di layar kaca setiap libur. Seperti libur sekolah, tahun baru, atau Idul Fitri. Namun, sejauh itu, saya hanya sekadar kagum saja pada suasana di kapal pesiar.

Untuk mimpi, saya sama sekali tidak berani. Yupz, saya menyadari, untuk menaiki kapal pesiar, tidak mudah. Bisa dipahami mengingat dalam berbagai situs penyedia tiket online, menginap di kapal pesiar per malamnya mencapai tujuh digit!

Hingga, pada pertengahan Mei lalu, saya mendapat informasi untuk merasakan sensasi menginap di kapal pesiar. Tepatnya, di The Magellan selama tiga hari dua malam di Wales, Britania Raya (United Kingdom/UK). Itu berkat Nissan Motor Indonesia (NMI) yang menjamu saya dan enam rekan lainnya dalam rangka menyaksikan final Liga Champions 2016/17.

Ya, laga pamungkas kompetisi terelite antarklub Eropa itu berlangsung di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, 3 Juni lalu. Kami (lima blogger dan dua perwakilan NMI) menginap di kapal pesiar milik otoritas Bahama itu bersama ratusan perwakilan Nissan Global dari berbagai negara.

Pada 2-4 Juni itu, The Magellan disewa khusus untuk peserta nonton bareng dari salah satu produsen otomotif terbesar di dunia. Apalagi, Nissan merupakan rekan utama Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) untuk Liga Champions.

Itu mengapa, kami mendapat keistimewaan untuk jadi saksi sejarah Madrid saat merebut trofi ke-12 Si Kuping Lebar (Artikel sebelumnya: Jadi Saksi Kekalahan Juventus dari Madrid di Final Liga Champions 2016/17). Di Tanah Air, Nissan mengeluarkan tiga produknya (Nissan, Datsun, Infiniti) di bawah naungan Nissan Motor Indonesia.

*          *          *
MENYAKSIKAN final Liga Champions merupakan impian saya sejak 21 tahun silam (Artikel sebelumnya: Nissan Motor Indonesia Wujudkan Impian Nonton Final Liga Champions). Begitu juga ketika saya akhirnya bisa jalan-jalan ke Eropa, yang selama ini hanya bisa saya lihat di tv atau internet saja. Hanya, bisa merasakan menginap di kapal pesiar, sungguh mimpi pun saya tidak berani.

Tapi, tiga hal itu terwujud sekaligus. Yupz, berkat Nissan (Nissan Motor Indonesia dan Nissan Global) saya mampu melampaui batas-batas impian. Bagaimana tidak, saya dan enam rekan lainnya dijamu bak pangeran dalam negeri dongeng saat berada di kapal pesiar dengan panjang 222 meter ini atau dua kali dari panjang standar lapangan sepak bola (105 meter).

Sumpah, menyusuri kapal pesiar ini dari ujung ke ujung benar-benar jadi sensasi bagi saya. Seperti yang saya tulis sebelumnya, mimpi pun saya tidak berani. Namun, Nissan justru sukses memberikan realita yang melebihi impian untuk saya!

*          *          *
MATAHARI tampak malu-malu saat SUV Nissan yang kami tumpangi tiba di Newport, kota di tenggara Wales yang bersebelahan dengan Cardiff, pada Jumat (2/6) siang. Menurut Budi Nur Mukmin (General Manager Marketing Strategy and Communication Division Nissan Motor Indonesia) yang sering keliling dunia, pada Juni ini UK memasuki musim panas.

Namun, dinginnya bahkan melebihi ac yang di Jakarta biasa saya setel maksimal 16 derajat. Saat mengecek di aplikasi smartphone, saat itu, suhu udara mencapai 11 derajat! Ebuset, musim panas saja 11 derajat, bagaimana dengan musim dingin? He he he. Untung, saya membawa jaket Nissan GT Academy yang supertebal hingga mampu menghangatkan tubuh.

Usai registrasi, kami memasuki The Magellan untuk mandi dan istirahat. Sorenya, setelah menikmati semilir angin di dek tertasa kapal pesiar sambil mengabadikan berbagai gambar, kami ikut party. Party? Yupz, pesta!

Party dimulai pukul 20.00 waktu setempat (sekitar 02.00 WIB). Tapi, berhubung UK berada di utara, jadi meski sudah malam, matahari tetap terlihat. Sementara, buka puasa sekitar pukul 21.25. Ho ho ho, ramadan di UK memang sangat panjang. Imsak saja pukul 02.55. Alias, puasa sekitar 18 jam setengah!

Tiga hari dua malam di kapal pesiar tentu banyak kegiatan yang kami lakukan. Mulai dari foto-foto (ho ho ho), keliling dek, mencoba berbagai aneka permainan, hingga berkenalan dengan sesama warga Indonesia. Oh ya, di The Magellan terdapat 20 awak kapal yang berasal dari Indonesia.

Keberadaan mereka sangat membantu kami yang muslim, dalam memilih makanan. Apalagi, kami dapat berbagi pengalaman. Misalnya, tentang The Magellan yang setelah disewa Nissan, akan berlayar ke Norwegia. Untuk kisah mereka akan saya tulis pada artikel mendatang (Suka dan Duka di Kapal Pesiar: Antara Dolar, Mabuk Laut, Gadis Spanyol, dan Lainnya).

*          *          *
ADAGIUM lawas mengatakan, "Di dunia ini, tiada perjamuan yang tak berakhir". Minggu pagi, kami berkemas menuju bandar udara (bandara) Heathrow, London. Yupz, kami akan kembali ke Tanah Air menumpang KLM Royal Dutch Airlines dengan transit di Amsterdam (Belanda) dan Kuala Lumpur (Malaysia).

Ya, setelah tiga hari penuh kesan yang jadi salah satu pengalaman terindah dalam hidup saya, akhirnya kami harus kembali ke rumah masing-masing. Seperti kata pepatah, "Ada pertemuan, tentu (harus) ada perpisahan". Saya berharap, pada waktu mendatang bisa berkesempatan kembali merasakan sensasi di kapal pesiar.

Terima kasih untuk Nissan Motor Indonesia atas pengalaman yang luar biasa selama tiga hari pada awal Juni ini.***

*          *          *
Menginap di kapal pesiar? Mimpi pun saya tidak berani

*          *          *
Parade kendaraan Nissan di dermaga Newport, 

*          *          *
Kami bertujuh tiba di The Magellan

*          *          *
Salah satu mobil konsep Nissan

*          *          *
Santai sejenak sambil bermain playstation

*          *          *
Ketika menginjakkan kaki di lorong The Magellan, asosiasi saya langsung
tertuju  pada adegan Jack dan Rose dalam Titanic

*          *          *
Kamar yang jadi saksi kegiatan saya selama tiga hari dua malam 

*          *          *
Berbagai petunjuk bagi tamu selama di The Magellan

*          *          *
Ketika masuk toilet ini, saya merasa berada di daratan
meski akhirnya menyadari sedang dalam kapal

*          *          *
Narsis sejenak sambil beristirahat

*          *          *
Pemandangan pelabuhan Newport dari balik jendela The Magellan

*          *          *
Dek The Magellan dengan berbagai banner Nissan sebagai partner UEFA

*          *          *
Suasana di dek paling atas The Magellan jelang party

*          *          *
The Magellan dimiliki otoritas Bahama yang masuk  Persemakmuran Britania
Raya yang membuat kami hanya perlu visa UK untuk menginap

*          *          *
Salah satu sudut Wales yang sangat memesona

*          *          *
Kelak, artikel dan foto ini akan jadi album yang indah untuk anak dan cucu

*          *          *
Jadi saksi final Liga Champions yang berujung kekalahan Juventus

*          *          *
Suasana jelang berbuka puasa

*          *          *
Keberadaan awak The Magellan asal Indonesia sangat membantu kami dalam
memilih menu makanan

*          *          *
Foto bersama salah satu awak The Magellan asal Indonesia

*          *          *
Mural "To Excited Too" yang jadi slogan Nissan

*          *          *
Atraksi jelang party

*          *          *
Duduk manis di dek kapal pesiar sambil memandangi langit-langit

*          *          *
Malam yang benar-benar bikin semangat

*          *          *
Atraksi yang jadi bagian dari party

*          *          *
Ratusan perwakilan Nissan Global menikmati party di dek The Magellan 

*          *          *
Anjungan di The Magellan

*          *          *
Kolam renang mini yang menggoda tamu untuk nyebur

*          *          *
Tetap mendukung Juventus meski kalah untuk ketujuh
kalinya  dari sembilan kesempatan di final Liga Champions

*          *          *
Saya dan salah satu Madridista asal Prancis yang masih keturunan Indonesia

*          *          *
Saya dan Luiz Felipe asal Brasil yang merupakan pendukung Madrid

*          *          *
Saya dan (lagi-lagi) dengan dua fan Madrid

*          *          *
Saya dan pemenang lomba blog Nissan, Sudawrin (kiri) dan Herdiana (kanan)

*          *          *
Terima kasih, Nissan, atas pengalaman luar biasa ini!

*          *          *
General Manager Marketing Strategy and Communication Division
Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin 

*          *          *
Budi yang memiliki blog TheTinyTravellers.com mengamati hasil fotonya

*          *          *
Saya foto iseng-iseng di mesin jackpot yang terdapat di kasino The Magellan

*          *          *
Tiada perjamuan yang tak berakhir...

*          *          *

Halaman #RoadToCardiff
Tentang Juventus dan Liga Champions
Nissan Motor Indonesia Wujudkan Impian Nonton Final Liga Champions
(Galeri Foto) Jadi Saksi Kekalahan Juventus di Final Liga Champions 2016/17

Artikel selanjutnya:
- (Galeri Foto) Sisi Lain dari Perjalanan ke Stadion Millennium
- Eksotisnya Bangunan Kuno di Cardiff
- Musim Panas di Britania Raya
- Satu Final Tembus Lima Negara

Artikel Tentang Juventus
Wawancara Eksklusif: Claudio Marchisio
Wawancara Eksklusif: Giorgio Chiellini
Wawancara Eksklusif: Andrea Pirlo
Trofi Liga Champions yang Dekat di Mata tapi Jauh di Hati
(Kilas Balik) Juventus Tur di Indonesia 2014

Foto-foto Legenda Juventus
Fabio Cannavaro, Edgar Davids, dan Gianluca Zambrotta
Fabio Cannavaro, David Trezeguet, dan Edgar Davids

*          *          *
Jakarta, 15 Juni 2017