TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com

roelly87.com

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Rabu, 18 Oktober 2017

Michelin Ajak Marquez dan Pedrosa untuk Kampanye Kesadaran Berkendara


Marc Marquez dan Dani Pedrosa menandatangani 10 Golden Rules
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat gambar lainnya)


MICHELIN Safety Academy (MSA) 2017 mencapai puncak kegiatan dengan perayaan kelulusan yang berlangsung kemarin. Tepatnya, penyerahan hadiah simbolisasi di Hotel Santika Premiere ICE BSD City, Tangerang, Selasa (17/10).

Kebetulan, saya turut hadir dalam fase pamungkas kampanye berkendara aman dari Michelin bersama enam rekan blogger dan belasan media. Ini merupakan lanjutan dari Kick-off Michelin Academy Safety yang berlangsung di Miradelima Restaurant pada 4 Oktober lalu (Artikel sebelumnya: Michelin Safety Academy Edukasi Pelajar untuk Berkendara dengan Penuh Tanggung Jawab).

Dalam rangkaian acara itu dihadiri perwakilan dari 400 siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) yang telah mengikuti program edukasi berkendara aman pada 7 dan 14 Oktober lalu. Juga yang lulus ujian Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C.

Bahkan, puncak dari Michelin Academy Safety 2017 ini turut diramaikan dengan kehadiran dua pembalap MotoGP.Yaitu, Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang sama-sama memperkuat Repsol Honda Team.

Kehadiran dua riders ternama itu bukan tanpa alasan. Maklum, Michelin merupakan sponsor utama MotoGP. Perusahaan ban terkemuka di dunia ini juga menjalin kerja sama dengan Federasi Otomotif Internasional (FIA) untuk kampanye keselamatan.

Di Tanah Air, FIA diwakili Ikatan Motor Indonesia (IMI). Selain kedua federasi itu, Michelin juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas).

Tujuannya, supaya kampanye ini mengena langsung kepada masyarakat luas. Terutama remaja atau pelajar yang belum lama mengendarai sepeda motor. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan berkendara aman supaya dapat jadi pengendara yang bertanggung jawab.

Apalagi, syarat untuk bisa melajukan kendaraan di jalan raya harus memiliki SIM. Itu mengapa, kampanye ini sangat tepat sasaran. Supaya, pelajar yang mengikuti Michelin Safety Academy ini bisa jadi anutan dari orang-orang terdekatnya dalam hal berkendara.

"Para instruktur Michelin Safety Academy dan para coaches telah melakukan pekerjaan baik dalam membantu para siswa untuk lebih memahami pentingnya berkendara," ujar Presiden Direktur Michelin Indonesia Frederick Mueller.

Pria yang akrab disapa Fritz ini menambahkan, "Kehadiran Marquez dan Pedrosa diharapkan dapat menginspirasi siswa untuk jadi pengendara yang bertanggung jawab. Serta, selalu waspada dan mengutamakan keselamatan."

Gayung pun bersambut dengan antusiasme Marquez menyimak rangkaian acara Michelin Safety Acedemy. Pembalap 24 tahun ini mengatakan, "Harapan saya, generasi muda di Indonesia lebih mengutamakan keselamatan berkendara."

Pernyataan senada diungkapkan seniornya, Pedrosa. Rider bernomor punggung 26 ini mengakui, sejak masih muda sangat menyukai balapan. Namun, Pedrosa menegaskan, tidak melakukannya di jalan raya, melainkan sirkuit.

Menurutnya, jalan raya bukan lokasi yang tepat untuk memacu sepeda motor dengan kecepatan maksimal. "Kalau mau balapan ya di sirkuit, bukan di jalanan," Pedrosa, menjelaskan.

"Di sirkuit, kita bisa memacu kendaraan dengan maksimal karena dilengkapi alat keselamatan. Beda dengan di jalan raya yang bisa membahayakan diri sendiri atau orang lain," lanjut pria asal Spanyol ini.

Komentar dari Pedrosa beralasan. Sebagai pembalap, tentu dia tahu bagaimana risiko melajukan kendaraan hingga batas maksimal. Untuk itu, Pedrosa dan Marquez menyarankan kepada masyarakat Indonesia yang saat itu diwakili belasan pelajar, supaya berkendara dengan penuh tanggung jawab.

Apalagi, Marquez merupakan Duta FIA untuk keselamatan berkendara dalam skala global. Dalam kesempatan itu, juara dunia tiga kali ini turut mengkampanyekan kesadaran berkendara aman. Salah satunya, dengan selalu menggunakan helm saat mengendarai motor yang termasuk dalam 10 Golden Rules hasil kemitraan FIA dan Michelin.

Marquez bersama Pedrosa, perwakilan dari organisasi pendukung dan siswa, menandatangani deklarasi 10 Golden Rules sebagai tanda dukungannya bagi para pengendara pemula di Indonesia untuk menjadi pengendara yang bertanggung jawab.

"Saya sangat beruntung bisa menjadi salah satupeserta di Michelin Safety Academy. Melalui acara ini, saya mendapatkan pengetahuan berharga mengenai berkendara aman," tutur Anita Rahmawati, salah satu peserta Michelin Safety Academy edisi keempat ini.

Siswi SMAN 50 Jakarta ini melanjutkan, "Termasuk, pengetahuain menegenai tekanan angin pada ban yang sangat penting untuk menjamin keamanan berkendara. Informasi ini dapat menyelamatkan nyawa, tidak hanya bagi diri sendiri saja, tapi juga orang lain."

Yupz, Marquez, Pedrosa, Anita, dan peserta Michelin Safety Academy 2017 sudah membulatkan tekad untuk jadi pengendara yang bertanggung jawab. Saya pun berusaha untuk menerapkannya karena punya pengalaman buruk akibat di jalan raya. Bagaimana dengan kalian?

Yuk, bersama-sama kita terapkan berkendara yang aman di jalan raya. Sekaligus, jadi pengendara yang bertanggung jawab supaya tidak mencelakai diri sendiri dan orang lain. Itu semua, tentu dimulai dari diri sendiri.***


Berikut, 10 Golden Rules Hasil Kemitraan FIA dan Michelin:


1. Memakai Sabuk Pengaman
2. Mematuhi Peraturan Lalu Lintas
3. Mematuhi Batas Kecepatan
4. Memperhatikan Kebugaran
5. Melindungi Anak-anak di Belakang Saya
6. Selalu Siaga Saat Mengemudi
7. Berhenti Saat Merasa Lelah
8. Memakai Helm Saat Bermotor/Bersepeda
9. Berprilaku Santun di Jalan
10. Memeriksa Ban

*         *         *
Saya dan rekan-rekan blogger ikut jadi saksi kampanye kesadaran berkendara

*         *         *
Siswa-siswi pemenang reportase video berhadiah beasiswa dari Michelin

*         *         *
Foto bersama dua pelajar yang meraih hasil tes SIM A dan C terbaik bersama
perwakilan Michelin, Korlantas, Kemenhub, dan IMI 

*         *         *
Deklarasi Golden Rules sebagai wujud nyata kontribusi Michelin untuk Indonesia

*         *         *
Marquez dan Pedrosa memamerkan cendera mata boneka Michelin bersama
Presiden Direktur Frederick Mueller dan Nora Guitet (Head of Public Affair)

*         *         *
1... 2... 3... Klik! Selfie berjamaah Marquez dan Pedrosa

*         *         **         *         *
*         *         **         *         *
*         *         **         *         *

*         *         *


Artikel Terkait:
Michelin Safety Academy Edukasi Pelajar untuk Penuh Tanggung Jawab
Michelin Selenggarakan Road Safety Day di Polda Metro Jaya
HUT Polantas ke-60: Aspirasi Masyarakat Mengurai Kemacetan
(Esai Foto) Jakarta Metropolitan Police Expo 2016: Demi 3M untuk Masyarakat

*         *         *
- Jakarta, 18 Oktober 2018

Senin, 16 Oktober 2017

Belanja di Tokopedia, Bayar di JNE dengan JNE-Tokopedia Payment


Saya dipandu salah satu staf JNE untuk menyelesaikan pembayaran di Tokopedia
lewat JNE-Tokopedia Payment
(Foto: www.roelly87.com/ Dipotret @OnosSemblang)

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) genap 27 tahun pada 26 November mendatang. Pada usia lebih dari seperempat abad ini, perusahaan yang memiliki maskot ikonik, Si Joni itu tidak kenal lelah untuk berinovasi. Tujuannya, demi memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan secara kontinuitas.

Tak heran jika sejak didirikan pada 1990 silam, hingga kini JNE jadi pemimpin pasar. Inovasi dan konsistensi terhadap pelanggan jadi kunci utama mereka. Di Tanah Air ini, siapa yang tidak pernah mengirim surat atau barang dengan JNE? Mayoritas tentu sudah pernah menggunakan jasa JNE. Termasuk, saya pribadi sejak masih di pesisir Sumatera, pedalaman Kalimantan, hingga sudut sempit ibu kota, JNE jadi andalan saat mengirim atau menerima barang.

Itu berkat pengembangan dan inovasi yang diimplementasikan mereka di berbagai bidang. Mulai dari informasi dan teknologi, sumber daya manusia, hingga infrastruktur. Selain itu, JNE pun giat menjalin kerja sama strategis. Khususnya, dengan e-commerce dan marketplace dalam rangka mendukung kemajuan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Tanah Air.

Teranyar, JNE menjalin kerja sama metode pembayaran dengan Tokopedia. Wajar saja mengingat keduanya memiliki kesamaan tujuan, yaitu menciptakan peluang dan memberiakn kemudahan para UKM dalam melakukan proses jual beli secara online.

Yang saya tahu, awalnya JNE merupakan partner dari Tokopedia dalam memberikan solusi pengiriman barang dari merchant ke pembeli. Selanjutnya, kerja sama ini berkembang dalam bentuk layanan pembayaran.

Yaitu, JNE-Tokopedia Payment, yang diluncurkan di Kantor Pusat JNE Jalan Tomang Raya No 11, Jakarta Barat, Senin (16/10). Kebetulan, saya turut hadir bersama belasan rekan blogger, media, dan undangan. Kolaborasi dua pemimpin pasar di bidang usaha masing-masing ini dalam bentuk kanal pembayaran.

JNE-Tokopedia Payment jadi salah satu alternatif pilihan kanal pembayaran. Yaitu, ketika saya ingin berbelanja di berbagai merchant Tokopedia, dapat melakukan pembayaran di lebih dari 200 kantor perwakilan JNE di Indonesia!

Untuk bisa melakukan pembayaran melalui JNE-Tokopedia Payment, setelah berbelanja di Tokopedia, kita dapat langsung memilih titik kantor perwakilan JNE yang sudah terdaftar di Tokopedia. Selanjutnya, pelanggan dapat langsung melakukan pembayaran di lokasi tersebut.

Demikian fakta yang saya tangkap saat meliput kerja sama tersebut. Saya dan rekan-rekan blogger turut menyambangi gerai penjualan JNE yang bersebelahan dengan kantor pusat, yaitu Tomang Raya nomor 9.

Kami menyimak secara detail proses pembayaran usai melakukan pembelian lewat JNE-Tokopedia Payment dengan dipandu staf JNE yang bertugas. Termasuk, cara menyimpan kode yang akan diberikan kepada staf JNE yang bertugas untuk menyelesaikan transaksi.

"Dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, JNE tidak hanya mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan kenyamanan saja bagi kiriman pelanggan. Melainkan juga kami berusaha untuk dapat menyediakan layanan yang memiliki nilai tambah," kata Presiden Direktur JNE M. Feriadi.

Menurutnya, JNE berupaya untuk selalu memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Itu sesuai dengan tagline "Connecting Happines" yang berarti, kebahagiaan pelanggan merupakan prioritas JNE.

Komentar senada diungkapkan CEO sekaligus Co-Founder Tokopedia William Tanuwijaya, "JNE memiliki jaringan yang sangat luas di Indonesia. Kemitraan ini akan memungkinkan masyarakat Indonesia tidak hanya menggunakan JNE sebagai solusi pengiriman barang. Melainkan, turut digunakan sebagai kanal pembayaran."

Pernyataan tersebut beralasan. Sebab, tidak semua masyarakat Indonesia memiliki akun bank. Dengan JNE-Tokopedia Payment jadi solusi bagi mereka yang belum memiliki akun bank tapi ingin berbelanja di Tokopedia. Sekaligus, kerja sama JNE dengan Tokopedia ini dalam rangka mendorong pemerataan ekonomi secara digital.

Bisa dipahami mengingat JNE tidak hanya berinovasi dalam bentuk layanan dan fitur. Namun juga rutin melaksanakan workshop untuk memberikan edukasi kepada para UKM dalam bentuk kemajuan teknologi saat ini.

Salah satunya, workshop "JNE Ngajak Online" yang diselenggarakan di 18 kota di Tanah Air. Yaitu, Tanjung Pandan, Bengkulu, Sorong, Jayapura, Bontang, Samarinda, Banda Aceh, Jambi, Palangkaraya, Tarakan, Manado, Gorontalo, Ambon, Pangkal Pinang, Cilegon, Kupang, dan Mataram.

"Kami berharap layanan dan kegiatan yang digagas JNE tidak hanya mendukung perkembangan UKM di Tanah Air saja. Namun turut secara tidak langsung berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia," Feriadi, menjelaskan.***

*       *       *
Kantor Pusat JNE di Jalan Tomang Raya nomor 11
Jakarta Barat

*       *       *
Maskot JNE Joni asyik ber-Baby Shark Dance

*       *       *
Presiden Direktur JNE M. Feriadi membuka acara

*       *       *
CEO dan Co-Founder Tokopedia William Tanuwijaya

*       *       *
William dan Feriadi usai meresmikan JNE-Tokopedia Payment

*       *       *
JNE-Tokopedia Payment solusi bagi masyarakat yang tidak memiliki akun bank

*       *       *
Foto bersama petinggi JNE dan Tokopedia

*       *       *
Rekan blogger dan media mencoba kemudahan JNE-Tokopedia Payment

*       *       *
JNE-Tokopedia Payment bisa dilakukan di 200 kantor perwakilan JNE

*       *       *
Peluncuran #JNETokopediaPayment
disambut antusias warganet dengan jadi
trending topics di twitter

*       *       **       *       **       *       *
*       *       **       *       **       *       *
*       *       **       *       **       *       *
Simulasi proses pembayaran di JNE-Tokopedia Payment
*       *       **       *       **       *       *
*       *       **       *       **       *       *
*       *       **       *       **       *       *

Artikel JNE Sebelumnya:

*       *       *
- Jakarta, 16 Oktober 2017

Sabtu, 14 Oktober 2017

Abu-abu dalam Derby della Madonnina


Marco Materazzi dan Rui Costa (Foto: Squawka.com)

GIORNATA kedelapan Seri A 2017/18 ditandai dengan tiga pertandingan yang berlabel “Big Match”. Ya, usai jeda dua pekan terkait agenda internasional, pencinta sepak bola di kolong langit langsung disuguhi aksi saling bunuh.

Itu karena tiga pertandingan yang dimulai malam ini melibatkan klub yang menempati enam dari tujuh klasemen sementara. Juventus yang berada di peringkat dua mengawalinya versus Lazio (empat).

Dua jam kemudian, giliran pemuncak klasemen sementara, Napoli, tandang ke markas AS Roma (lima). Sehari berselang, FC Internazionale yang berada di posisi tiga akan menjamu AC Milan (tujuh) di Stadion Giuseppe Meazza.

Menilik kondisi di klasemen, jelas Inter kontra Milan sangat timpang dibanding dua big match lainnya. Namun, bagi Anda penggemar sepak bola, khususnya Seri A, tentu paham rivalitas dua klub asal kota mode tersebut.

Ya, Inter dalam kondisi terbaik karena tidak terkalahkan dari tujuh pertandingan musim ini. Enam di antaranya berujung kemenangan dengan sekali imbang di markas Bologna (19/9).

Di sisi lain, Milan justru lagi menurun akibat dua kekalahan beruntun. DNA-Eropa yang didengungkan Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan seolah tak berguna pada kompetisi lokal.

Meski begitu, Derby della Madonnina bukanlah partai biasa. Ibarat dunia persilatan, derby sekota ini merupakan puncak bagi petarung.

Spanyol boleh memiliki El Clasico, Inggris dengan Manchester United-Liverpool, dan Argentina punya SuperClasico yang melibatkan Boca Juniors kontra River Plate. Namun, jika ditanyakan kepada anak-anak kecil hingga yang sudah punya cucu dan cicit sekalipun, Derby Milan jauh lebih mewah.

Inter versus Milan bukan sekadar pertandingan. Kedua tim ini mewakili simbol Italia, Eropa, dan juga dunia.

Sejak Giuseppe Bergomi dan Franco Baresi mempertahankan legitimasi Seri A sebagai kiblat sepak bola hingga kids zaman now, Derby della Madonnina tetap sakral.

Tanyakan kepada Ricardo Kaka yang nyaris memenangkan segalanya pada level klub dan timnas. Sosok yang memperkuat Milan dalam dua periode ini mengakui, duel melawan Inter bukan sekadar tiga poin apalagi gengsi semata.

“Saya sudah memainkan banyak pertandingan penting dan juga derby. Namun, (Derby Milan) ini sangat berbeda. Dua tim besar dunia bermarkas dalam jarak berdekatan di satu kota. Anda akan merasakan sesuatu yang fantastis sepanjang 90 menit,” tutur Kaka kepada La Gazzetta dello Sport.

Pernyataan senada diungkapkan Diego Milito. Pencetak dua gol ke gawang Bayern Muenchen pada final Liga Champoins 2009/10 ini mengakui, Derby della Madonnina selalu membuatnya bergairah.

“Aura kehidupan jelang Derby Milan sudah terasa bahkan seminggu sebelum pertandingan. Setiap pemain berusaha untuk menampilkan yang terbaik dibanding pertandingan lainnya. Sebab, semua mata tertuju pada kami,” Milito, mengisahkan.

Ketika jutaan pasang mata tertuju pada Meazza, ada letupan yang membuncah dari sisi pemain. Lembaran baru pun tertulis usai wasit Paolo Tagliavento meniup peluit panjang.***

- Jakarta, 14 Oktober 2017

Jumat, 13 Oktober 2017

Lebih Dekat dengan Aplikasi SOBATKU, Tabungan Online Berhadiah Milyaran Rupiah


Grand prize Rp 100 juta dari SOBATKU menanti kita pada periode selanjutnya
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat gambar lainnya)

TAK kenal maka tak sayang. Demikian adagium lawas terkait sesuatu yang belum familiar. Fakta itu berlaku bagi saya ketika mendengar kata "SOBATKU" yang dalam beberapa pekan terakhir ramai diperbincangkan di media sosial.

Apa sih Sobatku itu hingga jadi perbincangan publik? Ada apa dengan SOBATKU? Kenapa tagar #NabungUntungMilyaranRupiah kerap jadi trending topic?

Demikian berbagai pertanyaan yang mengemuka dalam pikiran saya terkait SOBATKU. Untuk menuntaskan rasa penasaran, Minggu (8/10) akhirnya saya mengunduhnya di aplikasi Google Play Store.

Tentu, sebelumnya saya membaca informasi lebih lanjut pada laman www.sobatku.co.id. Selanjutnya, saya menginstal aplikasinya pada smartphone berbasis android di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sobatku.mb.

Ternyata, SOBATKU ini merupakan kependekan dari Simpanan Online Sahabatku. Yaitu, produk simpanan atau tabungan yang dikeluarkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sahabat Mitra Sejati berbasis online yang dapat diakses lewat aplikasi.

Nah, KSP Sahabat Mitra Sejati ini dipimpin pengurus profesional serta secara langsung didukung Bank Sahabat Sampoerna dan Sampoerna Strategic Group. Dalam website resminya, KSP Sahabat Mitra Sejati ini sudah memiliki sekitar 120 cabang di Tanah Air yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

*          *          *

SORE itu, Kamis (12/10) rinai membasahi ibu kota. Sambil membelah kemacetan, saya menuju jantung Jakarta. Tepatnya ke Sampoerna Strategic Square di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 45-46, Jakarta Pusat. 

Ya, kemarin berlangsung pengundian Grand Prize 100JT dan ratusan hadiah total jutaan rupiah dari SOBATKU. Kehadiran saya pada acara yang dihibur komika Jui Purwoto dan juara Sampoerna Got Talent ini setelah membaca informasi dari komunitas Blogger Perempuan Network.

Selain grand prize yang diberikan setiap tiga bulan, SOBATKU juga menyediakan hadiah bulanan. Mulai dari Rp 100 ribu untuk ratusan pemenang, Rp 500 ribu, Rp 1 juta, Rp 5 juta, dan Rp 10 juta. Pada akhir periode, total hadiah yang dipersembahkan SOBATKU mencapai ribuan hadiah pada Undian Milyaran Rupiah.

Sejak diluncurkan tiga bulan lalu, SOBATKU sudah dua kali menggelar undian bulanan senilai ratusan juta rupiah. Untuk kemarin, grand prize senilai Rp 100 juta dimenangkan Anggi Saputra.

Bagi saya, sungguh menarik sekaligus deg-degan menyimak detik-detik pengundian grand prize tersebut yang disaksikan pihak berwenang. Mulai dari perwakilan Dinas Sosial DKI Jakarta, Kementerian Sosial, Polsek Setiabudi, notaris, anggota dan calon anggota KSP Sahabat Mitra Sejati.

"SOBATKU memanfaatkan teknologi untuk masyarakat luas. Saat ini, dengan teknologi digital, setiap orang bisa mempunyai tabungan dengan cara yang mudah, cepat, aman, dan murah. Sehingga, seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses layanan keuangan dengan gampang," ujar Pengawas KSP Mitra Sejati Dodong Cahyono.

Pernyataan tersebut beralasan. SOBATKU merupakan produk tabungan yang bisa diakses lewat smartphone. Hebatnya, nomor seluler pengguna bisa jadi rekening di SOBATKU. Apalagi, tabungan berbasis digital ini, kita sebagai pengguna tidak dikenakan biaya administrasi.

Sebaliknya, setiap tahun kita mendapat imbal hasil sebesar satu persen! Bagi saya, berbagai tawaran dari SOBATKU ini sangat menarik. Termasuk, mengenai cara menabung dan tarik tunai. Maklum, sebagai orang yang sehari-hari di lapangan, saya sangat terbantu dengan aplikasi SOBATKU ini.

Sebab, saya bisa menabungnya tanpa perlu buka rekening seperti bank konvensional lainnya. Alias, cukup mendaftarkan nomor seluler pada aplikasi yang diunduh. Syaratnya pun sangat mudah, cukup melampirkan scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) disertai mengisi formulir digital di aplikasi tersebut.

*          *          *

BAGAIMANA dengan keamanan? Nah, awalnya ini juga jadi kekhawatiran saya karena menyangkut privasi. Namun, kekhawatiran saya terhadap tabungan online ini akhirnya mereda. Itu karena SOBATKU hanya bisa diakses menggunakan PIN, ada One Time Password (OTP), dan Security question-answer. Ketiganya ini jadi garansi bagi saya dan ribuan pengguna SOBATKU.

Pertanyaan, selanjutnya. Jika -semoga tidak- smartphone hilang? Laman SOBATKU memberikan dua alternatif. Pertama, jika kita ingin menggunakan nomor tersebut, kita mengganti PIN dengan mengurus kartu baru pada nomor smartphone yang hilang atau sudah berpindah tangan. Lalu, masuk ke menu setting, dan lakukan pergantian PIN. Setelah itu, blokir rekening SOBATKU untuk sementara dengan menghubungi Kontak Sahabat 1500218.

Yang kedua, jika ingin mengganti nomor smartphone yang baru, tinggal instal aplikasi SOBATKU. Setelah itu, menginput nomor smartphone yang hilang beserta PIN pada menu ubah nomor HP lama ke nomor HP baru. Tidak lama kemudian, muncul notifikasi dalam bentuk kode konfirmasi One Time Password (OTP) ke nomor HP baru.

Terkait menabung, ada empat cara seperti yang sudah saya pelajari di aplikasi SOBATKU.

1. Transfer Bank
Ini bisa lewat ATM Banking, M-Banking, dan Internet Banking. Ketiga cara ini masing-masing ada petunjuknya di aplikasi SOBATKU. Kebetulan, pagi tadi saya sudah melakukannya ketika singgah di ATM yang berada dalam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Setiap kali kita menabung atau akan ada notifikasi pada email.

2. Setor Tunai di ALFA
Baik Alfamart atau Alfamidi yang lokasinya tersebar di pelosok Tanah Air.

3. Setor Tunai di Cabang Sahabat UKM
Ini menarik bagi saya yang kerap ke luar kota terkait tugas kantor. Sebab, tidak khawatir lagi jika ingin menarik atau mengambil uang dengan aplikasi SOBATKU. Pasalnya, saya cukup mendatangi salah satu dari 120 cabang Sahabat UKM yang lokasinya bisa dicek pada http://www.sahabat-ukm.com/jaringan-kantor/.

4. Nabung Lewat Teman
Ini mirip transfer pulsa. Kita tinggal meminta teman untuk menggunakan menu TRANSFER SESAMA SOBATKU.

Nah, tiga dari empat cara nabung di SOBATKU ini juga bisa untuk tarik tunai. Yaitu, di ALFA, Cabang Sahabat UKM, dan Tarik Tunai Lewat Teman. Caranya, pun sama dengan kita mengikuti petunjuk terlebih dulu pada aplikasi SOBATKU.

*          *          *

KESIMPULANNYA, banyak keuntungan dengan menggunakan SOBATKU. Bagi saya pribadi, esensi dari menabung itu untuk menyimpan dan di tempat yang aman. Biasanya, Nabung Uang Nganggur ini usai menyisihkan gaji atau ketika mendapat rezeki lebih.

Kini, selain di bank, pilihan saya bertambah dengan adanya SOBATKU. Aplikasi ini membuat nabung untung dengan program undian berhadiah ratusan milyar.

Pepatah mengatakan, rezeki tidak ke mana-mana. Namun, tidak ada salahnya bagi kita untuk mencarinya di mana-mana. Termasuk, dengan mengikuti program undian berhadiah ratusan milyar dari SOBATKU. Siapa tahu, setelah Anggi Saputra, giliran saya, Anda, dan kalian yang mendapatkan grand prize ini.

Selain grand prize, banyak keuntungan lagi menabung di SOBATKU. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

- Aplikasinya gratis! Bisa diunduh di Google Play Store dan App Store
- Nomor rekning sama dengan nomor HP kita, alias tidak perlu mendatangi bank secara fisik
- Tidak ada biaya administrasi. Alias, tarik, setor, dan transfer, saldo kita tak kan berkurang.
- Dapat bunga 1% per tahun dari saldo harian rata-rata
- Tanpa saldo minimal alias boleh nihil. Ini jadi kelebihan dibanding bank konvensional yang mematok saldo minimal sekian rupiah
- Gratis biaya untuk membeli pulsa
- Gratis tarik tunai di Alfamart dan Alfamidi
- Transfer antarbank biayanya murah
- Keamanan terjamin dengan adanya PIN,  One Time Password (OTP), dan Security question-answer

Demikian sekilas tentang aplikasi SOBATKU. Jika rekan blogger memiliki pengalaman serupa atau pertanyaan terkait tabungan online ini, bisa mengisinya pada kolom komentar di bawah ini.***


Sekilas tentang Aplikasi SOBATKU
Pemilik: KSP Sahabat Mitra Sejati
Ukuran: 2,46 MB
Diperbarui: 25 September 2017
Versi terkini: 1.29
Google Play Store: Ya
Apple Apps Store: Ya
Email pengembang: picsobatku@sahabat-ukm.com
Website: http://www.sobatku.co.id



*          *          *
Antusiasme pengunjung untuk ikut berpartisipasi dalam grand prize

*          *          *
Komika Jui Purwoto menghibur peserta di Lobby Sampoerna Strategic

*          *          *
Tampilan aplikasi SOBATKU yang interaktif dan informatif

*          *          *

Suasana jelang pengundian Grand Prize di Lobby Samperna Strategic Square

*          *          *
Detik-detik pengumuman pemenang grand prize Rp 100 juta dari SOBATKU

*          *          *
Dan... Anggi Saputra keluar sebagai pemenangnya!

*          *          *
Ekspresi Anggi usai mendapat kejutan nomplok dari SOBATKU.
Setelah Anggi, ada periode selanjutnya yang menanti kita semua

*          *          *
Foto bersama komunitas Blogger Perempuan Network dan perwakilan SOBATKU

*          *          *
Tidak hanya di Lobby Sampoerna Strategic Square
yang ramai, tapi juga di media sosial dengan tagar
#nabunguntungmilyaranrupiah memuncaki trending
topic di twitter

*          *          *

Ini tampilan aplikasi SOBATKU dari
KSP Sahabat Mitra Sejati di Google Play Store

*          *          *
Registrasinya sangat mudah, cukup melampirkan scan KTP

*          *          *
Isi tabungaan pertama saya pagi tadi

*          *          *
Salah satu fitur di aplikasi SOBATKU salah satunya
untuk pembelian token listrik yang memudahkan
saya di rumah

*          *          *
Akan ada notifikasi di email setiap kali kita
melakukan transaksi di aplikasi SOBATKU

*          *          *
Nah ini, aplikasi SOBATKU bisa untuk
pembayaran dan pembelian berbagai
kebutuhan sehari-hari

*          *          *

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog  yang diselenggarakan oleh
Blogger Perempuan Network dan SOBATKU.
Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi.

- Jakarta, 13 Oktober 2017

Rabu, 11 Oktober 2017

Belajar Saham lewat Aplikasi RHB TradeSmart ID


Peluncuran aplikasi RHB TradeSmart ID di Tower 1 BEI, Selasa (10/10)
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat gambar lainnya)


BELAJAR itu tidak pernah mengenal batas. Tanpa sekat antara ruang dan waktu. Salah satunya, tentang saham. Saya sudah mengenalnya sejak satu dekade silam. Namun, baru sebatas kulit-kulitnya saja dengan kenal dan tahu, "Ooh... Saham begitu, begini."

Sebulan berlalu, setahun, hingga sewindu lewat, akhirnya terlupakan. Bisa dipahami ketika itu, teknologi belum secanggih sekarang. Praktis, hanya mengandalkan buku. Beda, dengan sekarang, yang kian dimanjakan dengan gadget. Termasuk, lewat aplikasi yang memudahkan masyarakat awam.

Itu yang dijawab PT RHB Sekuritas Indonesia (RHB Sekuritas). Bagian dari RHB Banking Group ini, kemarin meluncurkan aplikasi perdagangan saham pertama di Tanah Air yang dilengkapi fitur layaknya sahabat baik dalam berinvestasi. Yaitu, RHB TradeSmart With ARO.

Kebetulan, saya dapat kehormatan jadi saksi peluncuran yang diselenggarakan di Tower 1 Bursa Efek Jakarta, Selasa (10/10). Tepatnya, setelah mendapat informasi dari Komunitas Blogger Perempuan Network.

Bagi saya, kehadiran RHB TradeSmart ID ini kian membuka cakrawala. Bisa dipahami mengingat aplikasi ini dapat memberikan akses kepada masyarakat Indonesia atas rekomendasi saham secara mudah, cepat, dan cerdas. Itu berkat fitur ARO (Assisted Robo Optimization).

Simpelnya, fitur ini dihadirkan untuk membantu investor dan trader dalam mengambil keputusan saat bertransaksi saham secara real time. Yupz, di mana pun dan kapan pun. Meski, saya belum lama mengenalnya, karena baru dicoba saat peluncuran. Namun, aplikasi ini sukses menjawab rasa keingintahuan saya tentang saham.

Tentu, tidak instan langsung paham. Toh, menggoreng bala-bala saja perlu proses, baik pengumpulan sayur, terigu, minyak, hingga di panci. Apalagi, terkait saham yang bagi masyarakat umum memiliki stigma rumit alias sulit dipelajari. Termasuk, saya dulu.

Fakta itu diungkapkan Presiden Direktur PT RHB Sekuritas Indonesia Chan Kong Ming,"Kami menghadirkan RHB TradeSmart With ARO ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinvestasi di saham. ARO merupakan fitur dalam aplikasi yang memberikan analisis teknis dan strategi investasi secara real-time."

Menurutnya, untuk investor pemula, ARO bisa jadi fitur pembelajaran dan analisis atas saham tertentu. Ini cocok bagi saya yang kian tertarik dengan saham. Pernyataan Chan seperti mengguyur es di kepala saya yang selama ini menganggap saham itu sulit dipelajari.

Selain untuk pemula, aplikasi dengan ukuran 27,35 MB ini juga bisa jadi panduan untuk investor berpengalaman. Bahkan, dengan ARO, setiap investor besar maupun kecil akan menerima notifikasi sama. Pada saat yang sama, memberikan kesempatan merata bagi setiap orang untuk meraih keuntungan atas momentum investasi yang menarik secara real time.

Tuh kan, PT RHB Sekuritas Indonesia sudah memberi kail bagi saya dan jutaan masyarakat Indonesia yang ingin berinvestasi lewat saham. Tinggal, bagaimana kita mampu memaksimalkan aplikasi ini dengan baik.

Maklum, berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi masyarakat Indonesia akan pasar modal serta tingkat utilitas produk pasar modal masih sangat rendah dibanding negara lainnya di Asia.

Selain itu, data Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memperlihatkan investor pasar modal yang aktif di Tanah Air hanya berjumlah sekitar 600.000, sangat minim dibandingkan jumlah penduduk Indonesia.

Padahal, besarnya populasi di Indonesia serta banyaknya emiten yang terdaftar di BEI sebenarnya memberikan peluang yang sangat besar untuk pertumbuhan industri pasar modal. Terkait kondisi itu, BEI pun menggerakkan kampanye "Yuk Nabung Saham" dengan mengajak masyarakat untuk mulai mengenal dan berinvestasi di pasar modal secara rutin.

Nah, peluncuran RHB TradeSmart With ARO ini merupakan bagian dari komitmen RHB Sekuritas untuk membantu BEI dalam meningkatkan literasi mengenai pasar modal. Sekaligus, mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi saham secara berkala dan membantu pertumbuhan pasar modal Indonesia.

Salah satu upaya RHB Sekuritas dalam mendukung kampanye "Yuk Nabung Saham" dengan menunjuk Merry Riana sebagai Duta RHB TradeSmart. Di Tanah Air, siapa yang tidak mengenal wanita 37 tahun ini? Merry merupakan penulis sekaligus motivator yang sukses memotivasi dirinya dan memberikan inspirasi masyarakat luas.

Dalam diskusi bersama blogger dan media usai peluncuran, Merry memberi pencerahan, "Mayoritas masyarakat khawatir akan investasi saham karena risiko yang dianggap terlalu tinggi. Padahal, sebenarnya risiko muncul akibat kurangnya pengetahuan seseorang akan produk investasinya."

Pernyataan peraih Creative and Innovative Person of The Year 2016 ini beralasan. Namun, seperti kata pepatah, kalau takut ombak ya jangan berlayar. Begitu juga dengan saham. Saham, investasi, dan sebagainya ini bukan judi. Sebab, dilakukan dengan melakukan kalkulasi yang matang. Beda dengan judi yang tercipta akibat spekulasi dan hitung-hitungan mencari untung besar.

"Dengan adanya aplikasi RHB TradeSmart With ARO ini, setiap orang mendapatkan kemudahan dan akses informasi yang sama untuk berinvestasi saham. Termasuk, mereka yang sehari-hari cukup sibuk untuk bisa mengamati perkembangan saham," Merry, melanjutkan.

"Saya sendiri sudah merasakan manfaatnya dengan memonitor investasi sekaligus membuat langkah investasi baru berdasarkan rekomendasi yang diberikan ARO, kapan pun dan di mana pun saya berada."

Nah, pernyataan Merry membuat antusiasme saya untuk terjun lebih jauh mengenal saham kian besar. Itu semua diawali dengan mempelajari aplikasi RHB TradeSmart With ARO.

Saya sudah mengunduhnya via Google Play Store pada laman https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fgsinfotama.skytrade.neo&hl=in atau di website-nya langsung, www.rhbtradesmart.co.id. Bagaimana dengan kalian?


Sekilas tentang Aplikasi RHB TradeSmart With ARO
Pemilik: PT RHB Sekuritas Indonesia
Ukuran: 27,35 MB
Diperbarui: 2 Oktober 2017
Versi terkini: 3.0.9
Google Play Store: Ya
Apple Apps Store: Ya
Email pengembang: id.support@rhbgroup.com

*         *         *
Tidak ada kata terlambat untuk belajar sesuatu, termasuk tentang saham
(Foto: www.roelly87.com/ dipotret @Fitrian)

*         *         *
Rekan blogger, media, dan undangan yang menyaksikan
peluncuran aplikasi RHB TradeSmart ID

*         *         *

Presiden Direktur PT RHB Sekuritas Indonesia Chan Kong Ming 

*         *         *
Aplikasi RHB TradeSmart ID dalam rangka mendukung kampanye
Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan terkait "Yuk Nabung Saham"

*         *         *
Merry Riana sudah merasakan manfaat dari aplikas RHB TradeSmart ID,
kalian kapan?

*         *         *
Aplikasi RHB TradeSmart ID bisa diunduh pada dua platform berbeda

*         *         *
Dengan aplikasi RHB TradeSmart ID, saya terpacu untuk kenal lebih dalam
tentang saham (Foto: www.roelly87.com/ dipotret @Timo_WP)

*         *         *
Aplikasi RHB TradeSmart ID yang bisa
diunduh gratis di Google Play Store

*         *         *
Tampilan aplikasi RHB TradeSmartID
dengan berbagai notifikasi secara real-time

*         *         *
- Jakarta, 11 Oktober 2017