TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Fakta Menarik Seri A Pekan ke-12

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Selasa, 25 November 2014

Fakta Menarik Seri A Pekan ke-12

Paul Pogba dan Carlos Tevez, simbol kemenangan Juventus (telegraph.co.uk)


SERI A pekan ke-12 telah selesai. Drama yang berlangsung sejak Atalanta versus AS Roma pada Sabtu (23/11) hingga disudahi Genoa kontra Palermo dini hari WIB tadi. Berikut ini beberapa fakta menarik menyangkut pertandingan, statistik, dan rekor di Seri A pekan ke-12:

Juventus vs Lazio
Terakhir kali  Juventus mengalahkan Lazio 3-0 pada 1961.
Lazio tidak pernah menglaahkan Juventus di Seri A dalam laga tandang-kandang sejak menang 2-0 pada 2-13.
Rekor Juventus vs Lazio dalam 20 pertemuan terakhir: 14 menang & 6 seri.
Terakhir kali Lazio kebobolan 3 gol di kandangnya dari Chievo pada 15 Maret 2009.
Juventus mencetak rekor tersubur sejak 60 tahun terakhir dengan mengemas 28 gol dalam 12 laga. Catatan sebelumnya 29 gol dari 13 laga pada 2012/13.
Juventus merupakan tim terbanyak clean sheet di kompetisi Eropa hingga sembilan kali menyamai Bayern Muenchen (Bundesliga Jerman).
Juventus selalu menang musim ini  jika mencetak gol lebih dulu atas lawannya.
Stefano Pioli tidak pernah mengalahkan Massimiliano Allegri dalam 8 laga: 3 seri & 5 kalah.
Paul Pogba mencetak doppietta kedua di Seri A sejak 19 Januari 2013 sekaligus gol ke-15 di Seri A bersama Juventus.
Carlos Tevez memimpin capocannoniere sementara dengan 9 gol dari 10 pertandingan.

Atalanta vs Roma
Roma berhasil meraih kemenangan tandang dalam dua bulan terakhri sejak 2 seri dan 3 kalah di semua kompetisi.
Adem Ljajic mencetak gol ke-13 di Seri A. Sementara, Radja Nainggolan mengemas gol ke-11.
Atalanta hanya sekali menang dalam 10 laga terakhir yang berujung 6 kekalahan.
Atalanta memulai start terburuk di Seri A sejak 1978/79 dengan hanya mencetak 5 gol musim ini dari 12 laga.
Maxi Moralez kembali mencetak gol (ke-19 di Seri A) sejak 9 Maret ke gawang Lazio.

Napoli vs Cagliari
Dalam 4 laga terakhir kedua tim di San Paolo berujung 23 gol.
Napoli mencetak 2 gol musim ini yang berawal dari operan ke dalam saat melawan Cagliari (Gonzalo Higuain) & Inter (Jose Callejon).
Higuain selalu mencetak gol dalam 5 pertandingan terakhir dengan total 5 gol.
Gokhan Inler mengemas gol ke-15 di Seri A sekaligus yang pertama sejak ke gawang AC Milan pada 8 Februari lalu.
Napoli mencatat rekor musim di Seri A dengan tak terkalahkan dalam 9 laga terakhir: 5 menang & 4 seri.
Cagliari gagal mengalahkan Napoli sejak menang 2-0 pada 2009: 5 seri & 6 kalah (kandang-tandang)
Victor Ibarbo mencetak gol ke-15 di Seri A dengan gol terakhir sejak 21 April 2013.
Diego Farias mencetak doppietta pertama di Seri A dengan total 3 gol dari 2 laga.

Milan vs Inter
Hasil seri 1-1 merupakan yang kedua dalam 20 Derby terakhir: Inter menang 11 kali dan Milan 7.
Terakhir kali derby berlangsung imbang saat Milan menjadi tuan rumah pada 24 Oktober 2004 (0-0).
Kedua tim hanya meraih 35 poin dari 12 laga musim ini (Milan 18 & Inter 17) yang merupakan terburuk sejak 2000/01.
Sejak pergantian milenium kedua tim meraih hasil identik di derby: Sama-sama menang 13 kali dan seri 4 kali.
Roberto Mancini kembali untuk melakoni derby ke-11 di semua kompetisi dengan hasil 4 menang, 2 seri, 5 kalah. Di Seri A 4 menang, 2 seri, 3 kalah.
Milan belum pernah menang dalam 5 laga terakhir di Seri A musim ini (4 seri & 1 kalah) yang terburuk sejak November 2013.
Inter selalu meraih hasil seri dalam 3 laga terakhir di semua kompetisi.
Jeremy Menez mencetak 12 gol di Seri A dalam 10 laga.
Menez merupakan pemain Prancis terakhir yang mencetak gol pada derby sejak Youri Djorkaeff untuk Inter pada April 1997.
Sejak Bruno N’Gotty (Milan) mencetak gol bunuh diri pada 13 Maret 1999, hingga kini belum terjadi lagi di derby.
Joel Obi mencetak gol pertama di derby sejak debutnya pada November 2011.

Udinese vs Chievo
Antonio Di Natale mencetak gol ke-200 dalam 400 pertandingan di Seri A.
Di Natale menempati urutan pemain tersubur ketujuh sepanjang masa tertinggal 5 gol dari Roberto Baggio (205 gol).
Di Natale berada di posisi kedua setelah Francesco Totti sebagai pemain tersubur di antara yang masih aktif di Seri A.
Gol perdana Di Natale di Seri A pada 14 September 2002 saat memperkuat Empoli melawan Como 2-0.***

Referensi:
 - Lega SerieAESPN SerieA

Artikel Sebelumnya:

Artikel FC Internazionale sebelumnya
"We are Rival, but Not Enemy"
Cinta Lama Bersemi Kembali
Keluarga Vergani Terbelah karena Derby
Moratti Tak Menyangka Tifosi Membenci Mazzarri
Efek Roberto Mancini
Derby di La Gazzetta
Diego Milito dan Angka 22
Samir Handanovic sang Raja Penalti
Benteng Pertahanan Itu Bernama Giuseppe Meazza
Lotito: Erick bawa Filosofi Baru
Dari Mazzola untuk Mazzarri
Giuseppe Meazza Pindah ke Jakarta
ICI Syukuran HUT ke-11
Buka Bersama ICI: Dari, Oleh, dan Untuk Interisti
Satu Dekade ICI: Semangat Kekeluargaan dari Interisti

Artikel Juventus sebelumnya:
Nike Laporkan Juve ke Pengadilan Arbitrase
Kostum Buffon Selamat dari Banjir
Ketika Perayaan 500 Pertandingan Buffon Ternoda
Pirlo sang Maestro Tendangan Bebas
40 Tahun Alessandro Del Piero
Fan Indonesia Diservic Chiellini
JCI Konvoi Scudetto Ke-30
Dua Sisi Juventus: Belum Layak Tampil di Eropa
Kembalinya "Il Sette Magnifico"
Wawancara Eksklusif Claudio Marchisio
Wawancara Eksklusif Andrea Pirlo
Wawancara Eksklusif Giorgio Chiellini

Artikel AC Milan sebelumnya


- Cikini, 25 November 2014

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)