TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Moratti Tak Menyangka Tifosi Membenci Mazzarri

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Minggu, 23 November 2014

Moratti Tak Menyangka Tifosi Membenci Mazzarri




Erick Thohir dan Massimo Moratti (sumber foto: inter.it)


ROBERTO Mancini bagus, Erick Thohir hebat, dan dalam derby Milan, Minggu (23/11) ini, FC Internazionale akan melakukan semuanya untuk menang. Itu adalah ringkasan pemikiran Presiden Kehormatan Massimo Moratti yang disampaikan secara informal dalam pesta peluncuran kalender baru Pirelli di Hangar Bicocca Milan, Selasa (18/11).

Moratti duduk semeja dengan istrinya Milly, koleganya Marco Tronchetti Povera yang menjabat sebagai CEO Pirelli, serta beberapa tamu kehormatan. Di sela-sela acara, pengusaha minyak tersebut berjalan-jalan sembari menyapa para undangan yang dikenalnya.

Pembicaraan mengenai kondisi Inter selalu muncul. Meski kini statusnya hanya pemegang saham minoritas, kecintaan Moratti pada "I Nerazzurri" tak berkurang. Mata pria 69 tahun tersebut selalu berbinar ketika menceritakan tentang klub yang dipimpinnya selama dua dekade itu.

Moratti mengeluhkan tentang Walter Mazzarri, pelatih yang baru dipecat pekan lalu. Tidak adanya ikatan yang kuat antara tecnico asal San Vincenzo itu dengan tim merupakan masalah besar.

"Saya belum pernah melihat pelatih yang sangat dibenci tifosi. Sebenarnya Mazzarri adalah orang yang sangat baik tapi mudah sekali gelisah. Pada akhirnya dia tidak memahami apa pun tentang kami," ujar Moratti, 69 tahun. "Ingat ya... ini bukan wawancara,"

Moratti memperingatkan wartawan yang mengerubunginya karena tidak mau komentarnya dipelintir sehingga melukai pihak tertentu. Sekarang Inter sudah mendudukkan Mancini di bangku pelatih. Pilihan tersebut tentu didukung 100 persen oleh tifosi. Rekam jejak positif selama menukangi tim yang bermarkas di Appiano Gentile musim 2004-2004 menjadi acuan.

"Hanya sedikit pelatih seperti dia yang bisa juara bersama Inter. Kami membutuhkan seseorang yang dapat dipercaya banyak pihak. Saat itu tidak banyak alternatifnya, saya merkomendasikan Mancini atau Leonardo kepada Erick. Memanggil Mancini memberikan kepastian dari sisi ekonomi," tuturnya lagi.

Moratti kemudian meminta agar semua pihak memberi support kepada patron baru. "Erick berkomitmen kuat melakukan sesuatu untuk klub ini. Berikanlah dia waktu. Problemnya hanya satu, tempat tinggalnya terlalu jauh sehingga agak susah memahami apa yang terjadi di sini," lanjut putra dari presiden legendari Inter, Angelo Moratti ini. "Terkait investor baru, beberaap waktu lalu Erick menelepon saya dan menjelaskan kalau kabar itu tidak benar."

Hal yang paling penting adalah "Derby della Madonnina". Moratti yang sudah beberapa kali absen menyaksikan pertandingan Inter mengisyaratkan akan hadir di stadion.*

Artikel ini dimuat di Harian TopSkor edisi 21 November 2014

16
Trofi yang dimenangkan Inter era Massimo Moratti. Itu meliputi 1 Piala Dunia Klub, 1 Liga Champions, lima Scudetto, 1 Piala UEFA, 4 Piala Italia, dan 4 Piala Super Italia.

Artikel FC Internazionale sebelumnya
Cinta Lama Bersemi Kembali
Efek Roberto Mancini
Derby di La Gazzetta
Diego Milito dan Angka 22
Samir Handanovic sang Raja Penalti
Benteng Pertahanan Itu Bernama Giuseppe Meazza
Lotito: Erick bawa Filosofi Baru
Dari Mazzola untuk Mazzarri
Giuseppe Meazza Pindah ke Jakarta
ICI Syukuran HUT ke-11
Buka Bersama ICI: Dari, Oleh, dan Untuk Interisti
Satu Dekade ICI: Semangat Kekeluargaan dari Interisti

Artikel Juventus sebelumnya:
Nike Laporkan Juve ke Pengadilan Arbitrase
Kostum Buffon Selamat dari Banjir
Ketika Perayaan 500 Pertandingan Buffon Ternoda
Pirlo sang Maestro Tendangan Bebas
40 Tahun Alessandro Del Piero
Fan Indonesia Diservic Chiellini
JCI Konvoi Scudetto Ke-30
Dua Sisi Juventus: Belum Layak Tampil di Eropa
Kembalinya "Il Sette Magnifico"
Wawancara Eksklusif Claudio Marchisio
Wawancara Eksklusif Andrea Pirlo
Wawancara Eksklusif Giorgio Chiellini

Artikel AC Milan sebelumnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)