TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Tentang Tapir Emas (Tapiro d'Oro)

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Kamis, 04 Desember 2014

Tentang Tapir Emas (Tapiro d'Oro)


Trofi Tapir Emas (sumber foto: mediaset.it)


TAPIRE d'Oro alias Tapir Emas adalah penghargaan yang diberikan salah satu program televisi terkenal di Italia, Stricia La Notizia sejak 1996. Utamanya untuk selebritas, politikus, dan olahragawan yang sedang dalam performa buruk dan mendapat sindiran di "Negeri Piza". Hingga memasuki pengujung 2014, sudah ada puluhan sepak bola, meliputi pemain, pelatih, manajemen, presiden klub, hingga wasit, yang mendapat Tapir Emas.

Teranyar, pada 27 November lalu yang menimpa Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero. Itu setelah pria berusia 63 tahun ini mendapat sorotan publik Italia akibat melontarkan kalimat bernada rasisme kepada Presiden FC Internazionale, Erick Thohir. Sebelumnya, "penghargaan" serupa diberikan untuk pelatih timnas Italia, Antonio Conte yang mengkritik pola latihan klub Seri A.

Ferrero sendiri mengaku tidak mengerti harus bahagia atau sedih menerima trofi tersebut. Satu hal yang pasti, salah satu produser film ternama di Italia ini memang merupakan sosok yang nyeleneh. Bahkan, Ferrero menajdi salah satu sosok terkenal di Seri A meski dalam konotasi negatif sejak menggantikan Edoardo Garrone, presiden Sampdoria sebelumnya pada musim panas lalu.

"Saya tidak tahu apakah bahagia atau tidak. Saya juga tidak paham tentang semua ini. Saya hanya seorang produser film dan presiden sebuah klub hebat," kata Ferrero sambil tersenyum saat diwawancarai kru Stricia La Notizia.

Berikut ini beberapa insan sepak bola terkenal yang mendapat Tapiro d'Oro sejak 1996:

1996: Oscar Tabarez
1997: Arrigo Sacchi, Cesare Maldini
1998: Roberto Baggio, Ronaldo Luis Nazario de Lima, Fabio Capello, Pierluigi Casiraghi, Luigi Simoni, Alessandro Del Piero
1999: Zdenek Zeman, Juventus,
2000: Pierluigi Collina, Marcello Lippi, Dino Zoff
2001: Fabio Capello, Francesco Totti, Edgar Davids
2002: Vincenzo Montella, Pierluigi Collina, Giovanni Trapattoni, Fabio Capello
2003: Luigi Di Biagio, Hernan Crespo, Pavel Nedved, Christian Vieri
2004: Diego Maradona, Antonio Cassano, Roberto Mancini
2005: Massimo Cellino, Andriy Shevchenko, Fabio Cannavaro
2006: Giovanni Trapattoni, Francesco Coco, Luciano Moggi, Christian Vieri, Adriano Galliani
2007: Silvio berlusconi, Roberto Baggio, Christian Vieri, Roberto Mancini, Alberto Gilardino, Luciano Moggi, Alessandro Del Piero, Lapo Elkann, Ronaldo Luis Nazario de Lima
2008: Ronaldo Luis Nazario de Lima, Gianluigi Buffon, Luciano Moggi, Massimo Moratti, Lapo Elkann, Massimo Moratti, Filippo Inzaghi, Gianluca Vialli, Marco Borriello, Luciano Moggi, Antonio Cassano
2009: Francesco Totti, Marco Borriello
2010: Leonardo Nascimento de Araujo, Roberto Bettega, Gianluigi Buffon, Mario Balotelli, Luciano Moggi, Ricardo Quaresma, Antonio Cassano, Riccardo Garrone
2011: Francesco Totti, Zlatan Ibrahimovic, Christian Vieri, Alessandro Del Piero, Antonio Cassano, Pablo Osvaldo, Silvio Berlusconi, Ezequiel Lavezzi
2012: Alexandre Pato, Paolo Maldini, Zlatan Ibrahimovic, Fabio Capello, Luis Enrique, Alessandro Matri
2013: Lapo Elkann, Alessandro Del Piero, Antonio Conte
2014: Antonio Conte, Massimo Ferrero


Massimo Ferrero saat menerima Tapiro d'Oro (sumber foto: www.striscialanotizia.mediaset.it)
*       *       *



Artikel Juventus sebelumnya:
Agnelli-Cerci Demam Derby
Nike Laporkan Juve ke Pengadilan Arbitrase
Kostum Buffon Selamat dari Banjir
Ketika Perayaan 500 Pertandingan Buffon Ternoda
Pirlo sang Maestro Tendangan Bebas
40 Tahun Alessandro Del Piero
Fan Indonesia Diservic Chiellini
JCI Konvoi Scudetto Ke-30
Dua Sisi Juventus: Belum Layak Tampil di Eropa
Kembalinya "Il Sette Magnifico"
Wawancara Eksklusif Claudio Marchisio
Wawancara Eksklusif Andrea Pirlo
Wawancara Eksklusif Giorgio Chiellini

Artikel FC Internazionale sebelumnya
"We are Rival, but Not Enemy"
Cinta Lama Bersemi Kembali
Keluarga Vergani Terbelah karena Derby
Moratti Tak Menyangka Tifosi Membenci Mazzarri
Efek Roberto Mancini
Derby di La Gazzetta
Diego Milito dan Angka 22
Samir Handanovic sang Raja Penalti
Benteng Pertahanan Itu Bernama Giuseppe Meazza
Lotito: Erick bawa Filosofi Baru
Dari Mazzola untuk Mazzarri
Giuseppe Meazza Pindah ke Jakarta
ICI Syukuran HUT ke-11
Buka Bersama ICI: Dari, Oleh, dan Untuk Interisti
Satu Dekade ICI: Semangat Kekeluargaan dari Interisti


*       *       *
Referensi: Stricia La Notizia
Cikini, 4 Desember 2014


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)