TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Persahabatan Galliani dan Preziosi

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Jumat, 05 Desember 2014

Persahabatan Galliani dan Preziosi


SERING BERAKHIR DI MERCATO
Diawali dari liburan atau makan bersama, ujungnya terjadi barter atau jual beli pemain.

Enrico Preziosi dan Adriano Galliani di sebuah restoran di New York (sumber foto: reppublica.it)


BERJEMUR di pantai Versilia atau kota New York yang sedang bersalju. Terkadang menikmati liburan musim panas bahkan malam tahun baruan tak ada bedanya. Di mana ada Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani sering kali terdapat Enrico Preziosi (Presiden Genoa). Kali ini mereka akan berkumpul kembali di Dubai. 

“Galliani terburu-buru ingin datang. Di sini saya sedang menghabiskan liburan bersama (Antonio) Conte,” tutur Preziosi, 66 tahun. “Saya ingat, ketika berlibur di Brasil bersama Galliani pada akhir musim Milan meraih scudetto. Mungkin kali ini saya bisa memberi keberuntungan yang sama kepada Juve.”

Hubungan persahabatan antara Galliani dan Preziosi dimulai tepatnya 30 tahun silam. Itu ketika Galliani masih menjabat wakil presiden di Monza. Sementara, Preziosi sudah terjun lebih dulu, tepatnya di Seri C. Mungkin, takdir yang menempatkan mereka di dunia yang sama. Saat itu, Silvio Berlusconi yang kini menjabat Presiden Milan masih menjadi kepala Fininvest dan Preziosi tengah sibuk dengan perusahaannya.

“Saya dan Galliani terlalu dekat untuk melakukan bisnis bersama. Oleh karena itu kami sering bertengkar. Jadi, lebih baik dia mengirimkan perwakilan dan saya biarkan dia yang memilih. Makan malam bersamanya seperti dua sahabat saja. Tapi, kemudian kita tahu dari sana mungkin akan timbul sesuatu di mercato,” Preziosi berkelakar di depan Galliani.

Pada musim panas 2007 Milan melepas Marco Borriello ke Genoa yang setahun kemudian ditebus kembali dengan kepemilikan Di Gennaro. 17 Agustus 2010 Genoa mendatangkan Kevin Prince Boateng dari Portsmouth. Empat hari berselang, setengah kepemilikan pemain asal Ghana itu dibeli Milan.

Sebagai imbal balik, Genoa mendapat separuh Giacomo Beretta. Beberapa bulan sebelumnya juga ada operasi antara “I Rossoneri” dan Genoa untuk Kakha Kaladze yang dilakukan di restoran Il Consolare di kota Milan.

“Galliani memiliki intuisi yang bagus untuk (Stephan) El Shaarawy. Dia membuat saya melakukan semuanya dengan terburu-buru dan saya tidak percaya untuk menyesalinya,” tutur Preziosi membicarakan transfer El Shaarawy dari Genoa ke Milan senilai tiga juta euro (sekitar Rp 45,5 miliar). Itu belum termasuk paket barter setengah kepemilikan Alexander Merkel.

Barter Kiper?

Masih banyak nama lagi menyangkut mercato Galliani ke Preziosi atau sebaliknya. Marco Amelia, Sokratis Papastathopoulos, Valter Birsa, Francesco Acerbi, Luca Antonini, Dario Simic, dan Mario Samprisi. Ketika diklarifikasi hal tersebut, Galliani bercerita mengenai operasi Kevin Constant.

“Ketika saya tahu (Sulley) Muntari cedera parah pada lututnya, saya langsung menelepon Preziosi. Beruntung, mereka langsung memberikan Constant yang membuat saya berterima kasih,” Gallini, mengungkapkan.

Musim ini, kedua petinggi klub Seri A itu kembali melakukan operasi. Alessandro Matri pergi dari Milan ke Genoa sebagai pinjaman. Kebetulan, pekan ini Galliani akan berhadapan dengan eks pemainnya itu di Luigi Ferraris.

“Matri selalu bisa mencetak gol dan dia bakal melakukannya dengan banyak di Eropa. Mengenai kiper, saya ingin mendatangkan (Diego) Lopez. Sedangkan, Galliani yang tidak punya uang akan saya beri (Mattia) Perin,” ujar Preziosi dengan tersenyum.*

SOROT: Alessandro Matri jadi pemain pinjaman paling subur di Seri A hingga pekan ke-13 musim ini. Bomber Genoa itu sudah mengemas 6 gol yang seluruhnya tercipta di luar kandang. Menariknya, torehan itu unggul satu gol dibanding total musim lalu saat mengemas empat gol bersama Fiorentina dan Milan (satu gol).

Artikel AC Milan sebelumnya

Artikel Juventus sebelumnya:

Artikel FC Internazionale sebelumnya

Artikel Sebelumnya:


*       *       *


Cikini, 5 Desember 2014


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)