TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Seri A

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Seri A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seri A. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Oktober 2017

Abu-abu dalam Derby della Madonnina


Marco Materazzi dan Rui Costa (Foto: Squawka.com)

GIORNATA kedelapan Seri A 2017/18 ditandai dengan tiga pertandingan yang berlabel “Big Match”. Ya, usai jeda dua pekan terkait agenda internasional, pencinta sepak bola di kolong langit langsung disuguhi aksi saling bunuh.

Itu karena tiga pertandingan yang dimulai malam ini melibatkan klub yang menempati enam dari tujuh klasemen sementara. Juventus yang berada di peringkat dua mengawalinya versus Lazio (empat).

Dua jam kemudian, giliran pemuncak klasemen sementara, Napoli, tandang ke markas AS Roma (lima). Sehari berselang, FC Internazionale yang berada di posisi tiga akan menjamu AC Milan (tujuh) di Stadion Giuseppe Meazza.

Menilik kondisi di klasemen, jelas Inter kontra Milan sangat timpang dibanding dua big match lainnya. Namun, bagi Anda penggemar sepak bola, khususnya Seri A, tentu paham rivalitas dua klub asal kota mode tersebut.

Ya, Inter dalam kondisi terbaik karena tidak terkalahkan dari tujuh pertandingan musim ini. Enam di antaranya berujung kemenangan dengan sekali imbang di markas Bologna (19/9).

Di sisi lain, Milan justru lagi menurun akibat dua kekalahan beruntun. DNA-Eropa yang didengungkan Gianluigi Donnarumma dan kawan-kawan seolah tak berguna pada kompetisi lokal.

Meski begitu, Derby della Madonnina bukanlah partai biasa. Ibarat dunia persilatan, derby sekota ini merupakan puncak bagi petarung.

Spanyol boleh memiliki El Clasico, Inggris dengan Manchester United-Liverpool, dan Argentina punya SuperClasico yang melibatkan Boca Juniors kontra River Plate. Namun, jika ditanyakan kepada anak-anak kecil hingga yang sudah punya cucu dan cicit sekalipun, Derby Milan jauh lebih mewah.

Inter versus Milan bukan sekadar pertandingan. Kedua tim ini mewakili simbol Italia, Eropa, dan juga dunia.

Sejak Giuseppe Bergomi dan Franco Baresi mempertahankan legitimasi Seri A sebagai kiblat sepak bola hingga kids zaman now, Derby della Madonnina tetap sakral.

Tanyakan kepada Ricardo Kaka yang nyaris memenangkan segalanya pada level klub dan timnas. Sosok yang memperkuat Milan dalam dua periode ini mengakui, duel melawan Inter bukan sekadar tiga poin apalagi gengsi semata.

“Saya sudah memainkan banyak pertandingan penting dan juga derby. Namun, (Derby Milan) ini sangat berbeda. Dua tim besar dunia bermarkas dalam jarak berdekatan di satu kota. Anda akan merasakan sesuatu yang fantastis sepanjang 90 menit,” tutur Kaka kepada La Gazzetta dello Sport.

Pernyataan senada diungkapkan Diego Milito. Pencetak dua gol ke gawang Bayern Muenchen pada final Liga Champoins 2009/10 ini mengakui, Derby della Madonnina selalu membuatnya bergairah.

“Aura kehidupan jelang Derby Milan sudah terasa bahkan seminggu sebelum pertandingan. Setiap pemain berusaha untuk menampilkan yang terbaik dibanding pertandingan lainnya. Sebab, semua mata tertuju pada kami,” Milito, mengisahkan.

Ketika jutaan pasang mata tertuju pada Meazza, ada letupan yang membuncah dari sisi pemain. Lembaran baru pun tertulis usai wasit Paolo Tagliavento meniup peluit panjang.***

- Jakarta, 14 Oktober 2017

Rabu, 11 Februari 2015

Fakta Menarik Seri A Pekan ke-22


Fakta Menarik Seri A Pekan ke-22

Selebrasi gol bomber Juventus, Carlos Tevez ke gawang AC Milan (Sumber foto: Juventus.com)


SERI A pekan ini  tinggal menyisakan satu pertandingan lagi yang berlangsung malam nanti antara Parma versus Chievo. Itu berarti, giornata ke-22 ini sudah melangsungkan sembilan pertandingan yang melibatkan 18 tim. Yang menarik, tiada perubahan di antara posisi tiga besar. Itu karena baik Juventus, AS Roma, dan Napoli, sama-sama meraih kemenangan.

Sementara, FC Internazionale mencatat tiga poin perdana setelah mengalami paceklik hampir sebulan lamanya. Di sisi lain, perebutan gelar capocannoniere kian seru karena posisi Carlos Tevez sebagai pencetak gol terbanyak sementara (14) terus dikuntit. Di belakang bomber Juventus itu ada Mauro Icardi (Inter, 13), Gonzalo Higuain (Napoli, 12), Jeremy Menez (AC Milan, 12), dan Paulo Dybala (Palermo, 11).

Berikut ini beberapa fakta menarik yang tersaji pada Seri A pekan ke-22:

Hellas Verona 1-3 Torino
Torino meraih empat kemenangan beruntun di Seri A menyamai pencapaian pada Maret 1978.
"Il Toro" tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di Seri A menyamai catatan di Seri B 2011.
Terakhir kali Torino kalah di markas Verona pada 1987 (1-2).
Verona kalah empat kali dari lima laga terakhir di semua kompetisi.
Luca Toni sudah mencetak 136 gol di Seri A dan hanya tertinggal dua gol dari Enrico Chiesa dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Fabio Quagliarella sudah mengemas 84 gol di Seri A sepanjang kariernya dengan lima gol di antaranya terjadi pada empat laga terakhir.
Kamil Glik merayakan pertandingan ke-100 di Seri A sepanjang kariernya.
Torino sudah mencetak 25 gol dari 22 pertandingan di Seri A musim ini dengan hanya satu gol tercipta dari luar kotak penalti.

Juventus 3-1 AC Milan
Untuk pertama kalinya sejak 1980-84, Juventus mampu mengalahkan Milan dalam lima pertandingan beruntun di Seri A.
Milan tidak pernah menang dalam empat kunjungan terakhir ke markas Juventus di Juventus Stadium.
Juventus mencatat rekor pertahanan terbaik di Seri A sejak 1999/00 dengan hanya kebobolan 10 gol dari 22 laga.
Luca Antonelli mengakhiri clean sheets Gianluigi Buffon dalam 420 menit pada pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Juventus memparpanjang rekor tak terkalahkan  kandang di Seri A dalam 39 pertandingan terakhir: 35 menang & 4 seri. Untuk di semua kompetisi 37 menang & 8 seri.
Juventus selalu mencetak gol dalam 42 pertandingan kandang di Seri A dengan total 100 gol.
"Si Nyonya Besar"  sudah mencetak 10 gol dalam durasi 15 menit pertama di Seri A musim ini dengan lima gol di antaranya dari Tevez.
Leonardo Bonucci mencetak gol ke-10 sepanjang sejarahnya berkostum Juventus di Seri A.
Alvaro Morata mengemas gol kelima di Seri A dan ketujuh di semua kompetisi bersama "La Vecchia Signora".
Untuk pertama kalinya, Morata mampu mencetak gol dan assist dalam satu pertandingan di Seri A dan La Liga.
Milan menderita tiga kekalahan dan empat seri pada laga tandang sejak mengalahkan Verona 3-1 (19 Oktober).
"Iblis Merah" tidak pernah clean sheets dalam 8 pertandingan di semua kompetisi hingga kebobolan 13 gol.
Filippo Inzaghi hanya meraih 29 poin dalam 22 pertandingan sepanjang melatih Milan di Seri A.
Juventus meraih 19 poin dari sembilan laga terakhir di Seri A yang merupakan pencapaian terbaik bersama Torino dan Napoli.

Fiorentina 3-2 Atalanta
Fiorentina sukses melewati tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi musim ini tanpa terkalahkan.
Alessandro Diamanti menjadi pemain Fiorentina ke-16 yang menjebol gawang lawan dan terbanyak di antara tim lainnya di Seri A musim ini.
Diamanti sudah mengemas 31 gol di Seri A dengan terakhir kali saat memperkuat Bologna melawan Sampdoria 1-1 pada 26 Januari 2014.
Atalanta tidak pernah mampu mengalahkan Fiorentina sejak menang 1-0 pada Januari 1993 dengan hasil enam seri dan sembilan kalah di Seri A dan Seri b.

Empoli 2-0 Cesena
Empoli meraih kemenangan perdana dalam sembilan pertandingan terakhir di Seri A sejak menekuk Parma pada 23 Noevmber 2014.
Empoli hanya kalah dua kali dari 11 laga terakhir di Seri A dengan tujuh seri dan dua kali menang.
Cesena gagal menang di Seri A setelah dua pertandingan terakhir berhasil menekuk Lazio 2-1 dan Parma 2-1.

Cagliari 1-2 AS Roma
Roma tidak terkalahkan dalam 12 laga terakhir di Seri A dengan enam kemenangan dan enam seri.
Terdapat 15 pemain berbeda yang menyumbang 36 gol Roma di Seri A musim ini dan hanya kalah dari Fiorentina (16 pemain berbeda).
Morgan de Sanctis merayakan selebrasi 400 pertandingan di Seri A.
Cagliari menderita kekalahan kandang perdana di bawah asuhan Gianfranco Zola setelah sebelumnya sukses menggasak Cesena dan Sassuolo 2-1.

Sampdoria 1-1 Sassuolo
Sampdoria tidak pernah menang dalam empat laga terakhir di semua kompetisi dengan hasil dua seri dan dua kalah.
Stadion Luigi Ferraris masih angker karena Sampdoria belum terkalahkan dalam 11 laga kandang di Seri A musim ini yang menyamai catatan Juventus.
Sassuolo sukses mengemas 29 poin dari 22 laga musim ini yang merupakan pencapaian terbaik dibanding musim lalu (18 poin).

Napoli 3-1 Udinese
Napoli meraih empat kemenangan beruntun sejak ditekuk Juventus pada 11 Januari lalu (1-3).
"I Partenopei" selalu mencetak gol dalam 15 laga kandang terakhir di semua kompetisi dengan total 38 gol.
Manolo Gabbiadini mencetak gol kedua bersama Napoli sekaligus yang kesembilan di Seri A musim ini (7 Sampdoria).
Dries Mertens sudah mengemas lima gol bersama Napoli di semua kompetisi dengan dua di antaranya tercipta di Seri A.

FC Internazionale 3-0 Palermo
Inter mengakhiri tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi (2 Seri A & 1 Piala Italia).
Roberto Mancini meraih kemenangan ketiganya bersama "I Nerazzurri" dari 11 pertandingan: 4 seri dan 4 kalah.
Untuk pertama kalinya di Seri A musim ini, Inter meraih clean sheets sejak dilatih Mancini di Giuseppe Meazza.
Fredy Guarin mencetak gol ketiga di Seri A musim ini yang seluruhnya tercipta di Meazza.
Mauro Icardi sudah mengemas 32 gol di Seri A sepanjang kariernya dengan 13 gol dibukukan sepanjang musim ini.
Icardi sukses melesakkan 18 gol dari 30 laga resmi bersama "La Beneamata".
Palermo menelan kekalahan kedua dari 13 pertandingan terakhir di Seri A (sebelumnya dari Fiorentina 3-4) dengan rekor enam menang dan lima seri.
Palermo merupakan klub yang paling banyak kebobolan melalui sundulan di Seri A musim ini dengan delapan gol.
"I Rosanero" tidak pernah mengalahkan Inter di Meazza sepanjang sejarahnya: 26 laga, tujuh seri, dan 19 kalah.

Lazio 0-1 Genoa
Genoa sukses mengalahkan Lazio untuk kedelapan kalinya secara beruntun di Seri A dalam duel kandang-tandang sejak Mei 2011 dan tidak kebobolan pada empat laga terakhir.
Lazio merupakan tim yang pemainnya paling banyak mendapat kartu merah di Seri A musim ini hingga lima pemain.
Genoa meraih kemenangan perdana sepanjang 2015 ini di Seri A.
Miroslav Klose mencatat pertandingan ke-100 di Seri A bersama Lazio dengan mencetak 39 gol.
Klose belum pernah membobol gawang Genoa dalam enam laga terakhir yang berujung kekalahan Lazio.


Fakta Menarik Seri A sebelumnya:

Artikel Juventus sebelumnya:

Artikel AC Milan sebelumnya
Kembalinya "Il Sette Magnifico"

Artikel sepak bola lainnya:
Tentang Teknologi Garis Gawang [Infografis] 
17 Januari Kelahiran Guillermo Stabile
Juara Bertahan Real Madrid Tersingkir
Sepak Bola Italia Miskin Ide

*        *        *
- Cikini, 11 Februari 2015

Senin, 02 Februari 2015

Fakta Menarik Seri A Pekan ke-21


Fabio Quagliarella (Sumber foto: Uefa.com)

KONTRAS! Itulah fakta yang melibatkan tiga tim sekota seperti Turin (Juventus dan Torino), Milan (AC Milan dan FC Internazionale), serta Genoa (Genoa dan Fiorentina). Lantaran, keenam klub itu meraih hasil berbeda antartim sekota. 

Selain itu, terdapat dua tim sekota yang sama-sama melempem: Roma (AS Roma dan Lazio) dan Verona (Chievo dan Hellas Verona). Bagaimana performa mereka pada pekan ke-21 Seri A musim ini? Berikut beberapa fakta menariknya:

Genoa 1-1 Fiorentina
Fiorentina tidak pernah kalah di Marassi (Stadion Luigi Ferraris) sejak 2009 (1-2 Genoa) dengan hasil 2 kemenangan & 3 seri.
"I Viola" hanya kalah sekali dari 10 laga terakhir dengan 5 menang & 4 seri.
Gonzalo Rodriguez merupakan bek tersubur di Seri A sejak debutnya pada Agustus 2012 dengan mencetak 14 gol.
Genoa gagal meraih kemenangan dalam 7 laga terakhir di Seri A: 4 seri & 3 kalah.
Untuk pertama kalinya sejak April 2013, "Il Griffone" meraih 3 hasil seri beruntun pada laga kandang di Seri A.

AS Roma 1-1 Empoli
Roma tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir di Seri A. Tapi hanya meraih 6 seri dengan 5 kemenangan.
"I Giallorossi" tidak pernah menang dalam 4 laga terakhir di Seri A yang seluruhnya berakhir imbang.
Untuk pertama kalinya terdapat 2 kartu merah dalam babak pertama di Seri A sejak duel Udinese-Genoa, Mei 2012.
Empoli tidak pernah menang di Stadion Olimpico dalam 10 kunjungan terakhir di Seri A..
Empoli belum pernah menang dalam 9 laga terakhir di Seri A, tapi hanya kalah 2 kali (7 imbang).

Untuk ketiga kalinya musim ini, Inter mengalami dua kekalahan beruntun di Seri A.
"I Nerazzurri" hanya meraih 26 poin dari 21 laga yang merupakan terburuk sejak 1946/47 (22 poin).
Sassuolo berhasil mengalahkan Inter untuk yang pertama kalinya setelah dalam 3 pertemuan terakhir di Seri A berujung kekalahan.
Nicola Sansone mencetak 16 gol dalam sepanjang kariernya di Seri A, dengan 4 di antaranya tercipta ke gawang Inter.
Simone Zaza membukukan 8 gol dari 16 laga musim ini yang merupakan catatan terbaik dibanding musim lalu (9 gol dari 33 laga).
Sassuolo hanya kalah sekali dari 13 laga kandang terahir di semua kompetisi: 6 menang, 6 seri, 1 kalah (0-1 Napoli).

Atalanta 2-1 Cagliari
Stefano Colantuono mencatat 500 pertandingan sepanjang karier profesionalnya dengan hasil 218 menang, 135 seri, & 147 kalah.
Cagliari tidak pernah mengalahkan Atalanta di Bergamo sejak menang 1-0 pada 1991 dengan hasil 10 kalah & 4 seri di semua kompetisi.
Cagliari belum pernah menang pada laga tandang di Seri A musim ini sejak menekuk Empoli 4-0 pada 25 Oktober 2014: 3 seri & 7 kalah.

Palermo 2-1 Hellas Verona
Verona tidak pernah mengalahkan Palermo sejak menang 2-1 pada 1974 dengan hasil 7 seri & 20 kalah di Seri A dan Seir B.
Verona hanya mampu mengemas 1 poin dari 3 laga tanadang terakhir di Seri A musim ini.
Paulo Dybala mengemas 11 gol di Seri A musim ini yang menyamai Mauro Icardi dan hanya kalah dari Jeremy Menez & Gonzalo Higuain (12 gol) & Carlos Tevez (13 gol).


Juventus 4 kali seri dari 8 laga terakhir di Seri A sekaligus yang kelima sepanjang musim ini.
Untuk ketiga kalinya di Seri A musim ini, Juventus gagal mencetak gol sejak melawan Fiorentina 0-0 dan Genoa 0-1.
Udinese tidak pernah membobol gawang "I Bianconeri" dalam 5 laga terakhir melawan Juventus yang berujung pada kebobolan 9 gol.

Cesena 2-1 Lazio
Giuseppe Biava mencetak gol ke-12 di Seri A sepanjang kariernya sekaligus yang pertama sejak 10 mei 2014.
Cesena meraih kemenangan ketiga di Seri A musim ini terhadap 2 tim berbeda (Parma 1-0 & 2-1 dan Lazio 2-1).
Miroslav Klose mencetak gol ke-40 sepanjang kariernya di seri A bersama Lazio.

Untuk pertama kalinya sejak September 2013, Napoli sukses meraih 3 kemenangan beruntun pada laga tandang.
"I Partenopei" sukses meraih 5 kemenangan dalam 6 laga terakhri di Seri A.
Chievo belum pernah menang dalam 5 laga terakhir di Seri A yang berujung 2 seri & 3 kalah.
Manolo Gabbiadini mencetak gol perdana untuk Napoli sekaligus yang kedelapan musim ini (7 bersama Sampdoria).
Untuk pertama kalinya di Seri A musim ini terdapat dua tim yang sama-sama melakukan gol bunuh diri dalam satu pertandingan.

Torino 5-1 Sampdoria
Sampdoria tidak pernah kalah dari Torino sejak 2007 dengan hasil 4 menang & 4 seri di Seri A.
"Il Samp" mengalami kekalahan kedua di Seri A musim ini dari 21 laga setelah ditekuk Inter 0-1 (29/10) & Lazio 0-3 (5/1).
Untuk pertama kalinya musim ini Torino berhasil meraih 3 kemenangan beruntun: vs Inter 1-0 (25/1) & Cesena 3-2 (18/1)
Torino tak terkalahkan dalam 8 laga terakhir di Seri A sejak ditekuk Juventus 1-2 pada 30 November 2014.
Fabio Quagliarella mencetak 83 gol di Seri A sepanjang kariernya dan merupakan hattrick kedua setelah bersama Juventus (November 2012 vs Pescara 6-1).
Quagliarella sudah mengemas 8 gol yang jadi catatan terbaik kedua sepanjang kariernya setelah 9 gol bersama Juventus di Seri A 2012/13 dan 2010/11.
Quagliarella merupakan pemain kelima yang mampu mencetak hattrick di Seri A musim ini setelah Mauro Icardi, Albin Ekdal, Filip Djordjevic, dan Gonzalo Higuain.
Sampdoria merupakan klub favorit Quagliarella yang sudah 8 kali dibobolnya bersama Chievo dan Atalanta.
Carvalho Amauri mengakhiri paceklik gol sejak 18 Mei 2014 ketika Parma mengalahkan Livorno 2-0 sekaligus gol ke-58 sepanjang kariernya di Seri A.

Milan mengakhiri paceklik gol dalam empat laga terakhir di Seri A sepanjang 2015: 1 seri & 4 kalah.
Terakhir kali "I Rossoneri" menang saat mengalahkan Napoli 2-0 pada 14 Desember 2014.
4 duel terakhir yang melibatkan Milan vs Parma sukses menghasilkan 24 gol dengan rata-rata 6 gol per laga.
Jeremy Menez sukses mencetak 19 gol di Seri A sepanjang kariernya (12 gol dengan Milan & 7 gol bersama Roma).
Menez sudah 4 kali membobol gawang Parma di Seri A dengan 2 doppietta pekan ini & pekan ke-2 (Parma 4-5 Milan).
Menez berperan atas 11 gol dari 13 gol terakhir Milan di Seri A: Mencetak 9 gol dan 2 assist (6 penalti).
Parma mencatat rekor sejarah terburuk di Seri A dengan satu-satunya tim yang menelan 6 kekalahan beruntun pada laga tandang.
Dari 10 laga tandang musim ini, Parma hanya menang sekali (vs Chievo 3-2) dan berujung 10 kekalahan.
Antonio Nocerino mencetak gol ke-20 sepanjang kariernya di Seri A, tapi yang pertama sejak 16 Desember 2012 (Milan 4-1 Pescara).



Fakta Menarik Seri A sebelumnya:

Artikel Juventus sebelumnya:

Artikel AC Milan sebelumnya
Kembalinya "Il Sette Magnifico"

Artikel sepak bola lainnya:
Tentang Teknologi Garis Gawang [Infografis] 
17 Januari Kelahiran Guillermo Stabile
Juara Bertahan Real Madrid Tersingkir
Sepak Bola Italia Miskin Ide

*        *        *

Cikini, 2 Februari 2015

Rabu, 28 Januari 2015

Fakta Menarik Seri A Pekan ke-20


Fakta Menarik Seri A Pekan ke-20

Tifosi Juventus di Indonesia (Sumber foto: www.roelly87.com)


JUVENTUS tak terbendung! Itulah fakta yang tersaji pada Seri A pekan ke-20 ini. Itu karena skuat asuhan Massimiliano Allegri ini unggul tujuh poin dari pesaing utama dalam perebutan scudetto, AS Roma.

Di sisi lain, duo tim sekota Milan justru sedang mengalami periode terburuk akibat FC Internazionale dan AC Milan sama-sama menderita kekalahan. Sementara, Lazio memperlihatkan kesungguhannya untuk meraih tiket ke Eropa musim depan. Bagaimana dengan 15 tim lainnya? Berikut ini beberapa fakta menarik dari Seri A pekan ke-20:

Cagliari 2-1 Sassuolo
Cagliari tidak pernah menang beruntun pada laga kandang di Seri A sejak April 2014.
Sassuolo hanya mampu meraih 1 kemenangan dari 7 laga terakhir di Seri A dengan hasil 4 imbang & 2 kalah.

Lazio 3-1 AC Milan
Milan menjalani start terburuk pada tahun kalender di Seri A dalam 70 tahun terakhir.
Terakhir kali "I Rossoneri" gagal menang dalam 4 laga di bulan Januari terjadi pada 1941.
Milan meraih 14 poin dari 7 laga awal musim dengan mencetak 16 gol. Sementara, dalam 13 duel selanjutnya hanya meraih 12 poin (12 gol).
Terakhir kali Milan hanya meraih 2 poin dari 5 laga beruntun di Seri A terjadi pada 1997/98.
"Iblis Merah" belum pernah mengalahkan Lazio sejak menang 2-1 pada November 2009 dengan gol yang dicetak Filippo Inzaghi dan Clarence Seedorf.
Marco Parolo sudah mengemas 22 gol di Seri A dan yang kedua ke gawang Milan bersama Parma sejak Oktober 2013.
Miroslav Klose mencetak 3 gol ke gawang Milan dari total 39 gol di Seri A sekaligus mengakhiri paceklik gol dalam 82 hari terakhir.
Stefano Pioli sebelumnya tidak pernah mengalahkan "Il Diavolo Rosso" dalam 10 pertemuan: 3 seri & 7 kalah.
Milan mencetak 4 gol dari 5 gol terakhir saat pertandingan baru berjalan 10 menit dengan 3 gol di antaranya dibukukan Jeremy Menez.
Phillippe Mexes mendapat kartu merah ke-16 sepanjang kariernya dengan 10 di antaranya terjadi di Seri A dan 4 bersama Milan.

Hellas Verona 1-0 Atalanta
Javier Saviola sukses mencetak gol perdana di Seri A sekaligus mencatat rekor sebagai satu-satunya pemain yang mampu mengemas gol dalam 6 kompetisi berbeda bersama 9 klub.
Untuk pertama kalinya sejak Desember 2013, Verona berhasil meraih 2 kemenangan beruntun pada laga kandang di Seri A.

Parma 1-2 Cesena
Parma merupakan tim dengan pertahanan terburuk di Seri A musim ini karena sudah kebobolan 43 gol dari 20 laga di Seri A.
Cesena hanya mampu meraih 2 kemenangan di Seri A musim ini yang seluruhnya tercipta saat melawan Parma (2-1 & 1-0).
Cesena berhasil meraih kemenangan perdana pada laga tandang di Seri A sejak mengalahkan Palermo 1-0 pada 10 Desember 2011.

Juventus 2-0 Chievo
Juventus tak terkalahkan di kandangnya, Juventus Stadium, dalam 2 musim terakhir di Seri A dengan meraih 36 kemenangan & 8 seri.
Juventus menyamai rekor musim 1966/67 ketika hanya kebobolan 9 gol dari 20 pertandingan di Seri A dan juga rekor Roma 2003/04.
Stephan Lichtsteiner mengemas gol ketiga musim ini sekaligus yang ke-14 dalam sepanjang kariernya di Seri A.
Paul Pogba selalu mencetak gol dalam 5 laga beruntun di Seri A musim ini.
Leonardo Bonucci menandai pertandingan ke-200 bersama "I Bianconeri" di semua kompetisi.
Juventus sudah mengemas 44 gol musim ini dengan 13 di antaranya dari luar kotak penalti yang merupakan terbanyak di antara 5 kompetisi top Eropa lainnya.
Chievo tidak pernah menang sepanjang 2015 tapi belum kalah dalam laga tandang sejak ditekuk Palermo 0-1 pada 29 Oktober 2014 dengan rekor 2 menang & 2 seri.
"The Flying Donkeys" tidak pernah mampu mengalahkan Juventus di Turin dalam 12 kunjungan di Seri A.

Sampdoria 1-1 Palermo
Sampdoria mengikuti jejak Juventus dan Roma yang belum pernah kalah pada laga kandang di Seri A musim ini.
Palermo tidak pernah menang dalam 3 laga terakhir dan hanya mengemas 2 poin dari hasil 2 kali imbang.

FC Internazionale 0-1 Torino
Torino berhasil mengakhiri "kutukan" tak pernah menang di markas Inter, Stadion Giuseppe Meazza sejak 27 tahun terakhir (1-0 pada Februari 1988).
Untuk pertama kalinya sejak April 1995, Torino berhasil meraih kemenangan beruntun di Seri A (sebelumnya vs Cesena 3-2).
Emiliano Mmoretti mencetak gol ke-4 di Seri A dengan 2 di antaranya tercipta ke gawang Inter.
Untuk pertama kalinya Inter gagal mencetak gol di Seri A musim ini setelah dalam 9 laga sebelumnya mengemas 21 gol.
Roberto Mancini hanya meraih rata-rata 1,11 poin per pertandingan yang kalah dibandingkan Walter Mazzarri (1,45 poin).
"I Nerazzurri" hanya meraih 26 poin dari 20 laga musim ini yang merupakan terburuk sejak musim 1995/96.
Inter dan Milan sudah 3 kali mengalami kekalahan pada pekan yang sama. Padahal, musim lalu hanya sekali.

Fiorentina 1-1 AS Roma
Roma mencatat 5 kali seri dari 7 laga terakhir di Seri A dengan tak terkalahkan dalam 10 duel beruntun.
Mario Gomez mencetak 3 gol dari 2 laga terakhir bersama Fiorentina di semua kompetisi sekaligus yang ke-5 di Seri A  sejak 2013.
Fiorentina hanya kalah sekali dari 9 laga terakhir di semua kompetisi dengan meraih 5 kemenangan, 3 imbang, & 1 kalah.
Vincenzo Montella tidak pernah mampu mengalahkan Roma sebagai pelatih dengan rekor 3 seri & 6 kalah dari 9 pertemuan di semua kompetisi.
Roma sudah 7 kali dalam posisi tertinggal di Seri A musim ini dengan catatan 1 menang, 4 seri, & 2 kalah.

Empoli 1-2 Udinese
Empoli tidak pernah menang dalam 8 laga terakhir di Seri A sejak mengalahkan Parma 2-0 (23/11) dengan rekor 6 seri & 3 kalah.
Udinese mengakhiri paceklik kemenangan dalam 6 laga terakhir di Seri A sejak mengalahkan Inter 2-1 dengan catatan 3 imbang & 2 kalah.
"Il Zebrette" mencatat rekor tandang terbaik di Seri A sejak Mei 2013 dengan tak terkalahkan: 2 menang & 2 imbang.
Antonio Di Natale sudah mengemas 202 gol di Seri A dan hanya tertinggal dari Roberto Baggio (205) dalam daftar pemain tersubur sepanjang masa.

Napoli 2-1 Genoa
Napoli kalah dalam 10 laga terakhir di Seri A jika bermain pada hari Senin (waktu Italia) dengan catatan 6 kemenangan & 4 imbang.
Gonzalo Higuain mengemas 5 gol dari 7 laga terakhir sekaligus doppietta -dua gol dalam 1 laga- kelimanya di Seri A.
Napoli sukses meraih 4 kemenangan dalam 5 pertandingan terakhir di Seri A musim ini (sekali kalah dari Juventus 0-3).
Genoa tidak pernah menang dalam 4 laga di bulan Januari yang merupakan terburuk sejak 1992.
"Il Grifone" tidak pernah mengalahkan Napoli di San Paolo sejak menang 1-0 pada 2009 dengan hasil 2 seri & 6 kalah.
*       *       *


Fakta Menarik Seri A sebelumnya:

Artikel Juventus sebelumnya:

Artikel AC Milan sebelumnya
Kembalinya "Il Sette Magnifico"

Artikel sepak bola lainnya:
Tentang Teknologi Garis Gawang [Infografis] 
17 Januari Kelahiran Guillermo Stabile
Juara Bertahan Real Madrid Tersingkir
Sepak Bola Italia Miskin Ide

*        *        *

- Cikini, 28 Januari 2015

Website: prenagen.com
Facebook: fb.com/PRENAGENworld
Twitter: @PrenagenWorld
Instagram: @PrenagenWorld
Youtube: PrenagenWorld