TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Peringatan 40 Tahun Duel Ali vs Foreman

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Kamis, 06 November 2014

Peringatan 40 Tahun Duel Ali vs Foreman

Dari Kesehatan Hingga "Rumble In Jungle"

 
Duel legendaris Ali vs Foreman (sumber foto: BBC.co.uk)


BAGI pencinta tinju, nama Muhammad Ali telah menjadi legenda hidup yang tidak akan pernah bisa terhapus dalam sejarah. Terlahir dengan nama Cassius Marcellus Clay Jr., dari pasangan Cassius Marcellus Clay Sr. dan Odessa O'Grady Clay ini, ketenaran mantan juara dunia kelas berat (+90,7 kg) tak termakan zaman.

Bahkan, isu-isu terkait sosok kelahiran Lousville, Kentucky, Amerika Serikat, 17 Januari 1942 itu pun masih menarik perhatian media massa. Salah satu isu terbarunya terkait kesehatannya. Sebagaimana diketahui, sejak 1984 ayah dari petinju wanita kenamaan dunia, Laila Ali, ini telah didiagnoisisi menderita sindrom Parkinson.

Dan, kabar yang terbaru kesehatan Ali terus menurun. Bahkan, sang adik, Rahman Ali -juga mantan petinju- mengatakan tidak hadirnya Ali beberapa waktu lalu di pemutaran premier film dokumenter berjudul "I Am Ali" lantaran sedang sakit. Namun, isu tersebut langsung dibantah putrinya yang lain, Maryam Ali dan Hana Ali. "Terkadang ayah menatap saya, lalu berjalan-jalan, dan mengatakan dia tidak sekarat," tutur Hana.

Sementara itu, tepat 30 Oktober 2014 lalu merupakan peringatan 40 tahun pertarungan bersejarah antara Ali dan George Foreman. Pertarungan tersebut diberi judul "Rumble in The Jungle" karena Ali menampilkan kekuatannya secara fisik, strategi, dan kekuatan mental terbaik dalam kariernya.

Kemenangannya atas Foreman yang notabene juara dunia kelas berat WBA dan WBC yang belum terkalahkan saat itu telah menjadi kejutan banyak orang. Betapa tidak, sebelum pertarungan dimulai, Ali telah menelan dua kekalahan dari Jo Frazier dan Ken Norton.

Ali merencanakan duel yang digelar hari di 20th of May Stadium, Kinshasa, Zaire (sekarang Rep. Kongo), itu layaknya pertandingan catur. Dia merencanakan semuanya dengan rinci. langkah pertama dari rencananya, yakni dengan menjadikan publik Zaire sebagai pendukungnya.

Isu Rasial

Selama berada di Zaier, Ali sempat tampil di hadapan publik hingga terciptanya sebuah lagu yang terkenal, "Ali Bomaye" (Ali Bunuh Dia). Dalam hal ini, Ali menjadikan Foreman sebagai penjahat dan menjadikan dirinya sebagai contoh yang ditiru semua orang berkulit hitam.

Kejadian itu pun terekam jelas di ingatan Foreman yang kini telah berusia 65 tahun. "Ali telah menemukan isu rasial sebagai isu yang paling penting mengapa dia bertanding, melebihi uang, ketenaran atau perempuan. Ketika seorang petinju memiliki motivasi seperti itu, dia jadi nyaris tak terkalahkan," tutur Foreman.

Pada tahun 1974, Ali yang saat itu berusia 32 tahun bukanlah lagi petinju yang punya kecepatan. Jadi, rencana keduanya adalah melakukan langkakh mundur dan berpegangan pada tali ring saat dia mendapatkan pukulan dari lawannya. Teknik ini dikenal dengan nama "rope a dope" dan teknik inilah salah satunya yang membuat Ali terkenal.

Teknik ini didasarkan pada bertahan hingga lawan kelelahan secara fisik dan momen itu dimanfaatkan unutk melancarkan serangan balik dengan sengit. Sepanjang lima sampai enam ronde yang berlangsung, para penonton memprediksi Foreman bakal menang mudah.

Tapi, di ronde berikutnya, Foreman kelelahan. Di ronde kedelapan, tanpa ampun, Ali menjatuhkannya. Itu kejadian yang luar biasa dan membuat pertarungan ini dikenal hingga saat ini, termasuk oleh Frazier yang masih terkejut hingga saat ini melihat kekalahannya.

Profil Muhammad Ali:

Lahir: 17 Januari 1942
Debut prfoesional: 1960
Pensiun: 1981
Rekor tanding: 56-5 (KO 37)
Prestasi:
1964-1967 (juara dunia kelas berat WBC dan WBA)
1974-1978 (juara dunia kelas berat WBC dan WBA)
1978-1978 (juara dunia kelas berat WBA)
Medali Emas Olimpiade Roma 1960.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)