TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Waktu adalah Uang

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Jumat, 14 November 2014

Waktu adalah Uang



Screen shot pemesana di Lazada.co.id (dok. roelly87.com)




NYARIS setahun ini saya absen membeli sesuatu melalui toko online. Tepatnya, sejak 22 Desember 2013 ketika bermasalah saat membeli suatu produk di toko online lokal. Sebenarnya sepele, cuma terlambat sehari dari apa yang dijanjikan dengan alasan terkendala di jasa pengiriman. Padahal, setelah saya cek di resi asli, pengirimannya sudah benar yang berarti toko online itu sedikit menyimpang (ehm).

Waktu adalah Uang

Begitulah adagium lawas yang terpatri jelas di ingatan saya. Salah satu alasan membeli barang secara online, tentu karena kualitas, ketepatan kirim, dan garansi dari seller terpercaya. Jadi, jika salah satu dari tiga kriteria itu "cacat", saya pun menjadi kecewa. Akibatnya, setelah keterlambatan itu, sepanjang 2014 ini saya jadi malas berbelanja online. Baik itu untuk membeli souvenir, aksesoris elektronik, hingga buku yang rutin dilakukan.

Namun, stigma buruk itu perlahan hilang sejak kemarin. Ya, Kamis (13/11) saya merasa puas karena kiriman yang saya pesan dapat terealisasi sesuai janji. Itu setelah saya melakukan transaksi di sebuah toko online yang belakangan ini kian gencar berpromosi di media cetak dan ranah internet, yaitu Lazada Indonesia yang beralamat di lazada.co.id.

Sebenarnya, barang yang saya pesan tidak terlalu penting atau bahkan kurang mendesak. Tapi, saya akui memang lumayan butuh. Adalah baterai dari telepon seluler (ponsel) bermerek Samsung dengan seri Galaxy Mini S5570. Sejak dua bulan terakhir, baterai tersebut terasa "gemuk" yang membuat ponsel saya harus sering men-charge agar dayanya tidak padam. 

Memang sih, kendala itu bisa diatasi dengan membawa power bank. Hanya, tetap saja jadi masalah jika saya ada keperluan mendesak semisal liputan, wawancara, atau tugas di lapangan. Sebab, ponsel dari Korea Selatan dengan kategori low-end itu sangat memiliki peranan penting dalam keseharian saya. Meski harganya murah, tapi bisa untuk merekam gambar dan suara serta fasilitas internet lainnya.

Apalagi, kendati sudah jadul karena diproduksi sejak 2011 dan beberapa komponennya (keypad) agak keras, tapi bagi saya Galaxy Mini S5570 ini masih sangat berguna. Terutama karena ponsel ini merupakan smartphone pertama saya yang memakai sistem operasi Android yang dibeli dengan hasil keringat sendiri. Tentu, sangat berat untuk menggantinya, karena di satu sisi saya masih memiliki ponsel CDMA dari Nokia.

Kembali ke masalah baterai. Saya memesannya di Lazada.co.id pada Selasa (11/11) sekitar pukul 08.00 WIB. Tentu, setelah saya melakukan registrasi terlebih dulu. Usai berkeliling sejenak di toko online yang masih "saudara" dengan penyedia busana terkemuka, Zalora Indonesia ini, saya pun memutuskan untuk membeli baterai Galaxy Mini S5570 orisinal seharga sekian rupiah.




Screen shot pemesana di Lazada.co.id (dok. roelly87.com)


Nah, pada situasi ini, saya yang menyukai hal detail, khususnya berhubungan dengan waktu, melihat dengan seksama di fitur pengenalannya. Yaitu, mengenai estimasi pengiriman yang menurut pihak Lazada.co.id, barang akan dikirim 2-4 hari (mungkin tergantung hari kerja). Akhirnya, saya pun menyelesaikan adiministrasi dengan metode BCA klik pay (maklum, jika transfer dan sebagainya saya kerap kesulitan karena harus mobile setiap hari).

Tak beberapa lama, datang email dari pihak Lazada.co,id yang menyatakan pesana sedang diproses langsung dari supplier/ seller ke pelanggan. Esok harinya, Rabu (12/11) muncul  email yang menegaskan barang sudah dikemas dengan rincian:

Dear Choirul Huda ,
Produk Anda dari pesanan *** sedang dikemas untuk pengiriman di gudang supplier kami. Mohon untuk menunggu, produk akan Anda terima dalam rentang waktu berikut ini:
  • Wilayah Jabodetabek: 1 - 3 hari kerja dengan beberapa pengecualian
  • Luar Wilayah Jabodetabek: 4 - 10 hari kerja dengan beberapa pengecualian
    (Pengecualian/Waktu pengiriman yang lebih lama, dapat terjadi tergantung pada suplier dan lokasi Anda)

Ok, sampai situ saya masih tetap tenang. Toh, baru sehari, dan perkiraan saya barang akan sampai Jumat (14/11). Lalu, kemarin pagi, Kamis (13/11) kembali ada email yang menyatakan sebagai berikut:

Dear Choirul Huda ,
Pesanan Anda *** berupa produk yang tercantum di bawah ini telah dikirim pada 06:39:59 tanggal 2014-11-13 dengan rekanan logistik kami JNE.
Anda dapat memeriksa status pesanan Anda di Lacak Pesanan kami. Atau Anda dapat membuka website JNE, masukkan kode resi Anda *** dan periksa pengiriman pesanan Anda. Mohon dicatat bahwa terkadang status pesanan Anda kemungkinan butuh waktu 2 hari untuk diperbaharui di website rekan logistik kami.

Bagi saya tak masalah. Sebab, proses pengiriman memang butuh satu atau dua hari (tergantung kondisi di lapangan). Tapi, siang harinya ketika sedang nyenyak tidur, pintu rumah saya diketuk seorang kurir JNE yang ternyata menyerahkan baterai pesanan saya. Wow! 

Sambil saya cek, takut ada yang "cacat" karena saya sudah belajar dari pengalaman pahit dulu saat berbelanja di toko online. Akhirnya, saya simpulkan, baterai Galaxy Mini S5570 memang orisinal dan tak kurang satu apapun.

Pastinya, singkatnya proses pengiriman dari pihak mereka (Lazada.co.id) hingga sampai di rumah saya yang kurang dari dua hari, mendapat apresiasi tersendiri dari saya. Sebab, saya senang karena apa yang dijanjikan dalam katalog di situs Lazada.co.id memang benar-benar terbukti. Setidaknya, jauh lebih baik ketimbang beberapa toko online yang sebelumnya pernah saya ikuti dengan janji 2-4 hari sampai, tapi malah seminggu lebih :)

Kesan pertama begitu menggoda. Selanjutnya, terserah Anda.

Mungkin, kalimat dari iklan yang populer pada pertengahan 1990-an itu layak saya berikan untuk Lazada.co.id. Memang, pujian ini masih prematur mengingat saya baru sekali melakukan transaksi dengan mereka. Namun, selanjutnya, saya berharap agar toko online yang berdiri di Indonesia pada 15 Maret 2012 ini mampu mempertahankan konsistensi pelayanan yang responsif kepada konsumen. Gunanya, agar pelanggan tidak kabur dan melirik ke toko online sebelah!




Lazada.co.id (sumber foto: blog.lazada.co.id)


- Cikini, 14 November 2014

10 komentar:

  1. Coba buka alikolo.com
    Website online shopping lokal Indonesia, harga barang murah, pelayanan super ramah, pengirimannya cepat dan lagi promo free shipping se-Indonesia (just for sharing)
    Pengalaman belanja 3 kali di sini super puas. Selalu sampai tepat waktu, harga juga bersaing dan ga bohong2an, wajib disupport sih website lokal seperti ini, semoga info nya bermanfaat dan nambah pilihan belanja online kalian. :)

    BalasHapus
  2. saya kapok bro beli di lazada, sudah 3 bulan barang ngak jelas

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah lho...

      ada alamatnya mas?
      biar saya forward via twitter resmi lazada.

      Hapus
  3. ngeri-ngeri cemas kalau belanja on line, dan sampai hari ini, saya tak pernah belanja on line via dunia maya. Sekalinya pernah itu karena toko on linenya punya teman dan barangnya dia antar sendiri ke tempat ku, itu pun tak membuat saya puas..dan tetep cemas kalau belanja on line, hihihihi... #curhat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh...
      trauma mungkin ya mbak?

      kalo saya sering belanja online
      bahkan di kaskus fjb juga sering, tapi kalo itu harus COD atau rekber (rekening bersama), buat jaga2 aja sih takutnya malah ditipu :)

      Hapus
  4. Saya jadi tertarik untuk belanja online di lazada, thanks ya sudah berbagi pengalamannya.

    BalasHapus
  5. saya bru order asus zenfone 2 , 3 jta lbih .. tgl 5 agustus tdi ..
    mdah''an lancar .. :v

    BalasHapus
  6. So far pengalaman saya belanja di lazada sih oke2 aja. Waktu event harbolnas saya belanja camdig fujifilm kondisinya oke dan sampai skrg alhamdulillah tdk ada masalah. Emg kalo belanja elektronik online mesti ekstra hati2 gan. Saya pun wkt nunggu barangnya cemas bgt takut barangnya ga sesuai ekspektasi, rusak di jln, blm lg kalo bermasalah pasti klaimnya ribet. Saya jg cm sekali itu belanja elektronik online, itu jg gara2 lg butuh. Gak mau lg krn utk urusan elektronik dan semacamnya saya lbh baik dtg ke toko lgsg, gambling bgt kalo mau beli online

    BalasHapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)