TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: (Galeri Foto) Jembatan Ampera yang Memesona

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Kamis, 25 Mei 2017

(Galeri Foto) Jembatan Ampera yang Memesona


Kilau Jembatan Ampera yang disorot sang Dewi Rembulan
(Klik untuk perbesar gambar dan geser jika ingin melihat foto lainnya)


JANGAN bilang pernah ke Sumatera Selatan, khususnya Palembang, kalau belum singgah di Jembatan Ampera. Demikian, seloroh rekan menyebut nama jembatan legendaris di Bumi Sriwijaya tersebut.

Kebetulan, saya sudah beberapa kali pergi ke Sumatera Selatan atau Palembang. Namun, sejauh ini, baru sebatas melihat Jembatan Ampera dari kejauhan. Termasuk, ketika kali terakhir mengunjungi kota yang jadi penyelenggara SEA Games 2011 itu pada tujuh tahun silam.

Alhasil, ketika saya mendapat kesempatan kembali ke Palembang pada  dua pekan lalu, tentu tidak saya lewatkan untuk menyaksikan lebih dekat jembatan sepanjang 1.117 meter ini. Itu saya lakukan disela-sela mengikuti Bonn Challenge 2017 bersama rekan blogger, media, dan perwakilan Asia Pulp and Paper (APP).

Momen tersebut dimulai ketika makan makan malam di Restoran Riverside yang berada di sisi Sungai Musi untuk melihat keindahan Jembatan Ampera di bawah sinar sang dewi rembulan.

Selain itu, saya juga mengabadikan eksotisnya jembatan yang memiliki menara kembar ini dari jendela kamar Hotel Batiqa, saat ngebolang -bertualang sendiri- hingga dari ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut dari jendela Garuda Indonesia.

Yupz, bagi saya, Jembatan Ampera sangat memesona. Itu mengapa, saya percaya dengan perkataan rekan bahwa belum ke Sumatera Selatan, khususnya Palembang, jika tidak mengunjungi Jembatan Ampera.

Ya, miriplah seperti jika kita ke Jakarta, harus mampir ke Monumen Nasional (Monas), atau Bandung (Gedung Sate), Yogyakarta (Malioboro), dan landmark kota lainnya di Tanah Air. Tak heran jika Jembatan Ampera masuk dalam lokasi salah satu peta di game Point Blank!

Berikut, beberapa foto terkait Jembatan Ampera yang saya abadikan berkat ngebolang yang didukung APP dan Sinar Mas Group!

Untuk perjalanan saya lainnya di Sumatera Selatan dan Palembang, Anda bisa mengunjungi laman Jelajahi Eksotisnya Bumi Sriwijaya. Terima kasih!

*         *         *
Menara kembar Jembatan Ampera dari jendela kamar Hotel Batiqa

*         *         *
Jembatan Ampera dari kejauhan 

*         *         *
Kolong Jembatan Ampera terdapat pasar seni

*         *         *
Jembatan Ampera dibangun pada April 1962

*         *         *
Pasar 16 Ilir 

*         *         *
Salah satu pengendara melambaikan tangannya ketika saya mengarahkan kamera

*         *         *
Pedagang Kaki Lima (PKL) terlihat dari Jembatan Ampera

*         *         *
Sisi Sungai Musi yang memiliki panjang 750 km

*         *         *
Sungai Musi sejak dulu jadi denyut nadi perekonomian Sumatera Selatan
khususnya Palembang

*         *         *
Trans Musi yang sama dengan Trans Jakarta

*         *         *
Salah satu menara Jembatan Ampera

*         *         *
Wefie alias foto bersama yang dilakukan penumpang kapal yang melintasi
Sungai Musi terekam dari Jembatan Ampera

*         *         *
Hilir mudik kapal di Sungai Musi

*         *         *
Pos Pengawasan Ampera 7 Ulu

*         *         *
Jembatan Ampera menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir Palembang

*         *         *
Tug Boat menarik tongkang bermuatan batubara

*         *         *
Tongkang batubara memasuki kolong Jembatan AMpera

*         *         *
Jembatan Ampera merupakan ikon Palembang

*         *         *
Perdagangan yang menggunakan perahu sebagai media perantara di sisi
Sungai Musi

*         *         *
Bocah-bocah bermain di tepi Sungai Musi dengan salah satu dari mereka
berpose memberi jempol saat saya bidikkan kamera

*         *         *
Jembatan Ampera terlihat dari Restoran Riverside yang terletak di sisi
Sungai Musi

*         *         *
Jembatan Ampera memiliki lebar 22 meter dan berada di ketinggian rata-rata
11,5 meter dari permukaan sungai

*         *         *
Jembatan Ampera bisa disebut sebagai Golden Gate-nya Indonesia

*         *         *
Menara kembar Jembatan Ampera jika dilihat dari udara sekilas
mengingatkan  saya pada film The Lord of the Rings

*         *         **         *         *
*         *         **         *         *

*         *         *


Artikel Terkait:

Prolog: Jelajahi Eksotisnya Bumi Sriwijaya

Ke Palembang, Aku Kan Kembali
Bonn Challenge 2017 sebagai Simbol Keberhasilan Indonesia dalam Restorasi Hutan
Bonn Challenge 2017: Aksi Nyata Restorasi untuk Masa Depan
SiDU dan Kertas yang Jadi Bagian dalam Sejarah Indonesia
Kunjungan Blogger ke PT Pindo Deli Pulp and Paper (APP)
Sinar Mas: Berawal dari Kebaikan
ITC Permata Hijau Jadi Sentra Batik Pekalongan
Lengkapnya Fasilitas Sinarmas World Academy (SWA) di BSD
Orange TV Tayangkan Liga Primer sebagai Komitmen "Jagonya Sepak Bola"
Menikmati TSC 2016 Bersama Orange TV
Aplikasi OrangeKu bikin Mudah Cek Jadwal Pertandingan Sepak Bola
Jadi Sutradara dalam ProjecTV Genflix
Genflix Puaskan Penggemar Seri A
Piala Amerika dalam Genggaman Bersama Genflix
Grand ITC Permata Hijau bikin Kontes Modifikasi

Referensi: 
- http://indonesia.go.id/?infographic&paged=11
- http://dispora.sumselprov.go.id/berita-159-jembatan-ampera-palembang.html
- http://www.palembang.go.id/berita/192/menikmati-pasar-seni-di-kolong-jembatan-ampera
- http://www.thejakartapost.com/travel/2017/05/15/ampera-bridge-becomes-battle-location-in-point-blank-game.html

*         *        *
Jakarta, 25 Mei 2017

6 komentar:

  1. Ini mah seru neh jalan-jalannya, ajak dong hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayuk mbak, bisa ikutin twitter @AsiaPulpPaperID
      biasanya, suka ada info untuk blogger :)

      Hapus
  2. ampera kecenya pas malam hari..nongkrong sambil makan mie dan jajan gt

    BalasHapus
    Balasan
    1. so sweet mbak :)
      hi hi hi

      yupz, saya penasaran sama pagi hari pas ada kabut, kemaren bangunnya telat terus sih

      Hapus
  3. Masih bau pesing gak Mas sekitar jembatan?

    Itu jembatan legendaris, kapan kapanlah ke sana, walau lewat doang. Hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya ga deh mbak, udah tertata dibanding beberapa tahun silam
      iya itu legendaris banget, sampe saya gagal muv-on nih hehehe :)

      Hapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)