TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Indosat IM3

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Indosat IM3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indosat IM3. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Juni 2017

(Galeri Foto) Seru-seruan dalam Bukber IM3 Ooredoo


Foto bersama blogger dan perwakilan IM3 Ooredoo
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat foto lainnya)


PUASA ke-22, Sabtu (17/6) jadi salah satu hari berkesan bagi saya sepanjang Ramadan ini. Tepatnya, ketika saya mengikuti buka bersama (bukber) IM3 Ooredoo di Segarra Restoran, Ancol, Jakarta Utara.

Ini kali kedua saya hadir dalam bukber yang diselenggarakan operator ternama di Tanah Air ini. Sebelumnya, terjadi tepat setahun lalu, yaitu 18 Juni 2016 di tempat yang sama. Seperti berbagai acara sebelumnya yang saya ikuti, IM3 Ooredoo selalu memberikan pengalaman terbaik.

Itu sesuai dengan slogan mereka, memudahkan pelanggan di mana pun dan kapan pun. Salah satunya, dengan merilis program #AppsdanRp1 (https://indosatooredoo.com/id/personal/apps-dan-rp1). Yaitu, kita menggunakan layanan tanpa kuota utama di 19 aplikasi berbeda. Mulai dari Facebook, Twitter, Youtube, Spotify, hingga ojek online!

Bahkan, dengan #AppsdanRp1, kita bebas menelepon ke semua operator hanya dengan tarif Rp 1/ detik! Dengan berbagai penawaran menarik dan inovasi yang dilakukan, tak heran jika IM3 Ooredoo memiliki puluhan juta pelanggan setia yang tersebar di seluruh Tanah Air.

*       *       *

SIANG itu, matahair bersinar dengan terik. Suasana ibu kota yang padat merayap mewarnai perjalanan saya menuju Taman Impian Jaya Ancol. Saat sampai di Segarra yang terletak kawasan Pantai Karnaval, saya langsung registrasi.

Saat itu, sudah hadir beberapa rekan blogger, IM3 Ooredoo Squad, dan perwakilan Indosat Ooredoo. Usai ngadem sejenak dan saling silaturahim, kami pun bersiap mengikuti tiga perlombaaan. Yaitu, membuat video, lipsync, dan semacam kuis kata berkait.

Kami terbagi dalam lima grup. Saya bersama rekan blogger Haya Aliya Zaki, dan #IM3OoredooSquad tergabung di Grup Ungu. Kami membuat video dengan tema Long Distance Relationship (LDR). Wow.... Pembahasannya, anak muda banget!

Tapi, tetap sesuai dengan perkembangan saat ini. Terutama karena kami merupakan pelanggan IM3 Ooredoo yang membuat jarak tidak jadi masalah. Sebab, untuk menelepon ke semua operator, kami hanya perlu mengeluarkan Rp 1 per detik hingga 30 detik.

Haya bertindak sebagai sutradara sekaligus videografer. Pemilik blog www.hayaaliyazaki.com ini kebetulan merupakan editor di berbagai media cetak. Berbagai penglamannya itu membuat Haya sangat mudah mengarahkan kami untuk mengisi peran.

Terutama, bagaimana dalam video yang tayang di laman instagram dengan url https://www.instagram.com/p/BVb-YQLjRyM/ terdapat dialog nyata antarkekasih yang menjalin hubungan secara LDR.

"Hari gini LDR jangan bingung. Meski bulan tua, kita tetap bisa menelepon orang-orang tersayang. Hanya Rp1/detik ke semua operator sepanjang hari! Kalau lagi gak sempat, bisa juga whatsapp-an dan BBM-an karena sekarang pakai aplikasi gratis tanpa kuota yeay! Total ada sekitar 18 aplikasi bisa dipakai gratis, termasuk Youtube. Apa dulu dong operatornya @im3ooredoo gitu lho. LDR gak galau lagi. Baaang abis ini buruan halalin aku Baaaang buruan! 😘😘😘 Song: LDR (by Raisa) #AppsdanRp1 #IM3OoredooSquad #TimUngu #LDR #LongDistanceRelationship."

Usai berbuka puasa, kegiatan yang kami lalui kian seru. Termasuk, ketika kami harus membawakan lagu Britney Spears secara lypsinc. Asli, momentum ini bikin ramai seisi restoran Segarra. Tidak ada lagi yang malu tampil di depan umum, apalagi jaga imej (jaim) segala.

Semua larut dalam berbagai keseruan hingga waktu yang akhirnya memisahkan. Yupz, sekitar pukul 20.00 WIB, kami menyudahi acara yang berlangsung dalam lima jam ini. Bagaimana pun, ada pertemuan tentu ada perpisahan.

Yupz, nantikan bukber IM3 Ooredoo dalam Ramadan 1439 pada 2018 mendatang!

*       *       *
Haya Aliya Zaki memberi pengarahan untuk tema LDR

*       *       *
Dengan #AppsdanRp1, nelepon ke semua operator hanya Rp 1 per detik!

*       *       *
Layanan #AppsdanRp1 bikin kita gratis akses 19 aplikasi berbeda 

*       *       *
Haya sedang men-shoot ketiga rekan yang berdialog

*       *       *
Dua pameran pria yang memanfaatkan #AppsdanRp1 untuk menelepon
pacarnya yang berada jauh di seberang

*       *       *
1, 2, 3...! 

*       *       *
Aksi dari rekan blogger dan IM3OoredooSquad ber-lypsinc ria

*       *       *
Lomba lypsinc dengan membawakan lagu Soneta Grup hingga Britney Spears!

*       *       *
Perwakilan IM3 Ooredoo menerangkan kelebihan dari layanan IM3 Ooredoo

*       *       *
Suasana jelang berbuka puasa di Segarra Restaurant

*       *       *
Vay, putri Astrid Sivara Damanik (Dept. Media Partnership &
 Analytic-Div. Digital Marketing Indosat Ooredoo)

*       *       *
Rekan blogger yang tepat hari itu berulang tahun

*       *       *
Suasana pemutaran video yang dibuat Grup Ungu

*       *       *
Semacam kuis kata berkait yang diikuti lima orang per kelompok

*       *       *
Selfie dulu sebelum mengikuti acara

*       *       *
1, 2, 3... Klik!

*       *       *
Perwakilan masing-masing grup dan manajemen IM3 Ooredoo

*       *       *
Foto berjamaah (wefie) jelang acara berakhir

*       *       *
(Lagi-lagi) wefie di halaman Segarra, Ancol

*       *       *
Artikel Sebelumnya:
- Bukber IM3 Ooredoo yang Berkesan dalam Silaturahmi Unlimited
- Kolaborasi Sushiroll-Indosat Luncurkan Aplikasi untuk Pencinta Anime
- Jawab Keluhan Pelanggan, IM3 Ooredoo Hadirkan Data Rollover
- Yuk, Jadi Investor Bersama ISTC Indosat
- Rayakan HUT ke-49, Indosat Gelar Program Berhadiah untuk Pelanggan
- Peringati Hari Batik Nasional, Indosat Ooredoo Gelar "The Beauty of Indonesian Batik"
- Menkominfo Rudiantara Resmikan Aplikasi "Obrol" & "Fantasy League"
- Kolaborasi Indosat Ooredoo dan Spotify lewat #FreedomMusic
- (Esai Foto) Menikmati Ketenangan di Danau Linow
- Indosat Luncurkan Paket Freedom Combo untuk Bebas Waktu
- Indosat Ooredoo 4Gplus Jawaban untuk Akses Internet Lebih Cepat
- Komitmen Indosat Terhadap Pelanggan, Sepak Bola, dan Blogger
- Merajut Kebersamaan Blogger dalam #BukberBRID dan Ketupat Indosat
- Serba Lengkap di Cipika Store
- Kenapa Harus Indar Atmanto?
- Kenangan Belajar Meliput di SEA Games 2011
- Mereka yang Turut Mensukseskan SEA Games 2011
- Hajar Vietnam 2-0, Indonesia ke Semifinal SEA Games 2011
- Antusiasme Masyarakat Saksikan Indonesia Tekuk Malaysia
- Menyaksikan Langsung Parade Obor SEA Games 2011 di Jakarta
- Silaturahmi Blogger di Launching Produk Indosat Ramadan
- Kopdar Kompasianer dan Indosat untuk Internet Murah
- Dampak Negatif Internet dalam Keseharian Siswa SD
- Rekam Jejak Satu Tahun IDKita Kompasiana

*       *       *
- Jakarta, 18 Juni 2017

Rabu, 12 Oktober 2016

Peringati Hari Batik Nasional, Indosat Ooredoo Gelar "The Beauty of Indonesian Batik"



"The Beauty of Indonesian Batik" yang digelar Indosat Ooredoo, Rabu (12/10)


BATIK merupakan warisan budaya nenek moyang Indonesia yang jadi simbol identitas bangsa. Bahkan, batik diakui secara internasional sebagai karya luhur dari negeri ini yang tertuang dalam daftar UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Benda pada 2 Oktober 2009. Itu mengapa pemerintah menetapkan setiap 2 Oktober sebagai "Hari Batik Nasional".

Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia selalu memberi apresiasi untuk anak bangsa. Termasuk batik yang bahkan dibuatkan laman khusus pada www.batikology.org. Tujuannya, sebagai portal informasi untuk masyarakat mengenai batik. Termasuk wadah antarkomunitas, tokoh batik, tipe mengenai batik, dan sebagainya.

Sejak dua tahun lalu, Indosat melalui Batikology menggelar kegiatan untuk memperingati Hari Batik Nasional. Dimulai pada 2014 dengan mengangkat Batik Pekalongan karya Sapuan dan mendukung Kegiatan KBRI Swiss untuk program "Live Painting Batik Show". Pada 2015, Indosat-Batikology memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh wanita.

Nah, tahun ini perusahaan yang memiliki 80,5 juta pelanggan di Tanah Air itu menyelenggarakan "The Beauty of Indonesian Batik". Tepatnya di Auditorium Gedung Indosat di Jalan Medan Merdeka Barat No 21, Rabu (12/10). Kebetulan, saya mendapat kehormatan untuk menyaksikan berbagai parade batik tersebut bersama rekan-rekan blogger lainnya.

"The Beauty of Indonesian Batik" menampilkan karya batik Sjully Darsono yang nantinya bakal ditampilkan pada acara jamuan diplomatik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Praha, ibu kota Republik Ceko, pada akhir Oktober mendatang.

Yang menarik, karya Sjully tidak hanya ditampilkan model profesional dari Komunitas Batikology saja. Tapi juga turut dipersembahkan jajaran manajemen Indosat dengan berbagai busana khas yang bermotif batik.

"Upaya untuk menunjukkan identitas bangsa indonesia melalui eksistensi batik di kancah global tidak boleh berhenti hanya pada pengakuan UNESCO saja. Kita harus membantu pemerintah untuk terus memperkenalkan batik kebanggaan Indonesia hingga ke pelosok dunia," tutur President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli.

Apa yang dikatakan pria 45 tahun ini beralasan. Sebab, seiring perkembangan teknologi, batik kini tidak hanya dikenal di pelosok desa saja. Melainkan juga sudah merambah ke penjuru dunia, terutama dipakai artis Hollywood dan selebriti terkenal di mancanegara.

Rusli optimistis, Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober  jadi momentum bagi seluruh elemen di negeri ini seperti pemerintah, perusahaan termasuk Indosat, dan masyarakat, untuk melestarikan batik.

"Kami berharap acara ini dapat membawa manfaat dan memberi inspirasi kepada semua elemen bangsa untuk terus meningkatkan eksistensi batik ke pentas global," Rusli, mengungkapkan.

Selain koleksi Sjully, Indosat juga menampilkan koleksi batik dari  Ginandjar Kartasasmita, Aang Kunaefi, dan Komunitas Batikology. Seluruh karya ditampilkan model profesional Komunitas Batikology dan karyawan Indosat Ooredoo yang mendapat apresiasi dari yang hadir.

Termasuk, pasangan Agum Gumelar-Linda Amalia Sari yang antusias menyimak berbagai koleksi dan peragaan tersebut. Bahkan, Linda yang menjabat sebagai  Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia 2009-2014 ini, sangat bersemangat ketika berkeliling area untuk melihat berbagai batik yang ditampilkan.

"Eh bagus sekali ya (batik) ini. Boleh saya pakai sekarang?" ujar Linda bercanda kepada perwakilan Indosat dan Batikology yang mendampinginya yang langsung disambut tawa. Mantan Ketua Kongres Wanita Indonesia (Kowani) 2004-2009 ini kemudian menghampiri saya dan beberapa rekan blogger yang juga sedang memotret berbagai koleksi ibu Aang Kunaefi, "Mas, minta tolong foto saya sambil memegang batik ini?"

Sudah tentu, keinginannya itu langsung kami sambut dengan bunyi shutter kamera yang saling bersahutan. Ya, selamat Hari Batik Nasional. Mari kita lestarikan warisan luhur nenek moyang dengan menggunakannya secara rutin.

*      *      *
Koleksi batik ibu Aang Kunaefi

*      *      *
Salah satu koleksi batik yang dipamerkan di Ruang Auditorium Indosat

*      *      *
Batik bisa dipakai kapan pun di mana pun

*      *      *
Berbagai stan yang memajang koleksi batik

*      *      *
Batik ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya pada 2 Oktober 2009

*      *      *
Motif Mega Mendung yang memesona

*      *      *
Linda Gumelar saat berdialog dengan blogger

*      *      *
Agum Gumelar, Linda, dan perwakilan Indosat serta Batikology

*      *      *
CEO Indosat Alexander Rusli

*      *      *
Peragaan batik karya Sjully Darsono

*      *      *
Kompasianer of the Year, Yayat (kanan) memotre salah satu model 

*      *      *
Corak batik dengan motif modern

*      *      *
Parade batik karya Sjully Darsono yang akan diperagakan di Republik Ceko

*      *      *
Rekan-rekan blogger ber-wefie ria bersama Agum dan Linda

*      *      *
Artikel Batik Sebelumnya:
- #BatikIndonesia Sebagai Identitas Bangsa
- Jelang Hari Batik Nasional: Yuk, Biasakan Memakai Batik
- Selamat Hari Wayang Nasional

Artikel Indosat Sebelumnya:
- Bukber IM3 Ooredoo yang Berkesan dalam Silaturahmi Unlimited
- Kolaborasi Indosat Ooredoo dan Spotify lewat #FreedomMusic
- (Esai Foto) Menikmati Ketenangan di Danau Linow
- Indosat Luncurkan Paket Freedom Combo untuk Bebas Waktu
- Indosat Ooredoo 4Gplus Jawaban untuk Akses Internet Lebih Cepat
- Komitmen Indosat Terhadap Pelanggan, Sepak Bola, dan Blogger
- Merajut Kebersamaan Blogger dalam #BukberBRID dan Ketupat Indosat
- Serba Lengkap di Cipika Store
- Kenapa Harus Indar Atmanto?
- Kenangan Belajar Meliput di SEA Games 2011
- Mereka yang Turut Mensukseskan SEA Games 2011
- Hajar Vietnam 2-0, Indonesia ke Semifinal SEA Games 2011
- Antusiasme Masyarakat Saksikan Indonesia Tekuk Malaysia
- Menyaksikan Langsung Parade Obor SEA Games 2011 di Jakarta
- Silaturahmi Blogger di Launching Produk Indosat Ramadan
- Kopdar Kompasianer dan Indosat untuk Internet Murah
- Dampak Negatif Internet dalam Keseharian Siswa SD
- Rekam Jejak Satu Tahun IDKita Kompasiana


- Jakarta, 12 Oktober 2016

Selasa, 29 Maret 2016

Kolaborasi Indosat Ooredoo dan Spotify demi Manjakan Pencinta Musik lewat #FreedomMusic


Laman www.Spotify.com 

BAGI saya, musik itu sudah jadi kebutuhan tersier. Terutama setelah primer yang meliputi pangan-sandang-papan dan sekunder (gadget, sepeda motor, internet). Ya, dalam kehidupan sehari-hari saya, mendengarkan musik setara dengan menonton film di bioskop atau menyaksikan pertunjukkan seni. Intinya tidak wajib, tapi sedikit keharusan.

Lantaran, saya mendengarkan musik bisa dijadikan sebagai terapi kebosanan, teman dalam bekerja, serta pengobat rindu menyalurkan hobi. Itu mengapa sejak pertama kali memiliki telepon seluler (ponsel), fitur yang ada musiknya jadi pilihan utama.

Khususnya saat memiliki dua smartphone seri xpressmusic 5610 dan 5730. Bahkan, untuk yang terakhir masih bertahan sejak kali pertama menggenggamnya pada swaranamasa 2009 hingga kini masih setia menemani. Baik untuk mendengarkan ribuan lagu dan radio.

Seiring berjalannya waktu, mendengarkan musik pun disesuaikan dengan teknologi. Dulu, saya sangat menikmati Ovi Store Nokia yang kerap menyediakan banyak lagu secara gratis. Sayangnya, kini aplikasi itu sudah almarhum seiring akuisisi Microsoft terhadap perusahaan asal negerinya Jari Litmanen tersebut.

*          *          *
SAAT ini, beredar puluhan aplikasi penyedia lagu gratis yang legal. Empat di antaranya saya kenal seperti Spotify, Guvera, Deezer, dan Apple Music. Mereka memiliki kelebihan masing-masing. Namun, yang membuat saya antusias mengenai Spotify. Lantaran penyedia layanan streaming asal Swedia itu akan segera hadir di Indonesia.

Itu setelah menyimak berbagai cuitan dari akun twitter resminya yang bahkan sudah centang biru, alias terverifivasi, @SpotifyID. Dalam beberapa hari ini, mereka sukses membangun antusiasme pencinta musik di Indonesia dengan hashtag #WaktunyaSpotify.

Rencananya, Spotify akan tersedia secara resmi mulai hari ini, Rabu (30/3). Menariknya, pada peluncurannya yang berlangsung di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) itu, mereka bakal menggandeng salah satu operator terbesar di Tanah Air, Indosat Ooredoo.

Pertama kali saya mengetahui kabar itu pada Selasa (22/3) saat membaca laman MetroTVnews.com berjudul "Spotify Cooperates With Indosat Ooredoo to Enter Indonesian Market?". Tentu, kolaborasi antara penyedia layanan musik streaming raksasa dengan provider terkemuka di Indonesia ini sangat layak ditunggu.

Bahkan, saya mendapat informasi dari sumber terpercaya, bahwa duet kedua pemimpin pasar di bidangnya masing-masing ini demi memanjakan pelanggannya. Maklum, Spotify butuh rekan terpercaya untuk masuk ke Tanah Air setelah dikembangkan di negerinya sejak 2006.

Sementara, Indosat Ooredoo dikenal sebagai penyedia jasa telekomunikasi dan jaringan yang terpercaya sejak dulu. Itu yang mendasari saya untuk tetap sebagai pelanggan utama dari perusahaan yang bermarkas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat ini. Baik itu layanan prabayar (suara, SMS, dan data) dari IM3 yang saya gunakan sejak 2003 serta IM2 untuk pemakaian domain di blog ini.

Menariknya lagi, kolaborasi ini selain memanjakan pencinta musik, juga memberikan kemudahan untuk pelanggan Indosat Ooredoo. Terutama yang memakai paket Freedom Combo yang memberikan kebebasan pelanggan untuk menggunakan layanan suara, SMS, dan data sepuasnya tanpa syarat.

Sebab, menurut informasi dari sumber yang akurat, pengguna Indosat bakal mendapatkan diskon untuk langganan premium Spotify. Bisa jadi tagline Freedom Combo bakal bertambah jadi #FreedomMusic.


*          *          *
SEKADAR informasi dari situs resminya, di negara tetangga, Singapura, untuk berlangganan premium Spotify setiap bulan dikenakan 9,90 dolar Amerika Serikat (AS) atau menurut kurs Bank Indonesia saat ini sekitar Rp 137 ribu. Bagaimana dengan di Indonesia?

Tentu saja belum ada info resmi dari Spotify. Bahkan, di laman mereka pun, www.spotify.com, masih bertuliskan, "Kami belum tiba di Indonesia! Jadilah yang pertama tahu kapan kami diluncurkan."

Namun, menurut sumber resmi itu kepada saya, Spotify premium tarifnya sekitar Rp 49 ribu. Sudah pasti, nominal itu jauh lebih murah jika dikomparasi dengan layanan sejenis. Misalnya, Guvera Rp 75 ribu, Deezer Rp 73 ribu, dan Apple Music Rp 79 ribu.

Satu hal lagi, Spotify juga menyediakan layanan gratis yang tetap bisa dinikmati pencinta musik. Hanya, dengan syarat tertentu seperti daftar lagunya terbatas, tidak bisa disimpan, dan akan disusupi iklan. Sementara, untuk yang premium, lagunya bisa di-save untuk didengarkan kapan saja tanpa khawatir list-nya dibatasi dan bebas iklan.

Tentu, dua pilihan itu tergantung kita yang memutuskan. Yang pasti, sebagai pencinta musik legal, saya tak sabar menantikan kehadiran Spotify!

*          *          *
- Jakarta, 29 Maret 2016