TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Batik Indonesia Sebagai Identitas Bangsa

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Rabu, 05 Oktober 2016

Batik Indonesia Sebagai Identitas Bangsa


#BatikIndonesia Sebagai Identitas Bangsa

"Sekarang hari batik kan, nanti kita pakai batik yuk," demikian chat rekan blogger Ani Berta di aplikasi facebook,  Minggu pagi (2/10). Kebetulan, sore harinya, saya, Ani, dan beberapa rekan blogger hendak menghadiri acara di suatu mal di kawasan Senayan. Jadi, kami pun kompak berbatik ria untuk berbaur dengan pegunjung mal tersebut.

Dalam empat tahun terakhir, saya memang kerap menggunakan batik dalam berbagai acara. Tidak hanya setiap Jumat saja yang memang disunahkan di kantor tempat saya bekerja. Bahkan, pada hari lainnya seperti saat menghadiri pernikahan, tugas liputan, acara blogger, hingga nonton konser. Konser? Ya, konser musik. Terakhir, tahun lalu ketika Bon Jovi datang ke Indonesia.

Bagi saya pribadi, batik bukan hanya sekadar pakaian yang dikenakan dalam acara seremonial saja. Melainkan sebagai identitas diri. Ya, saya bangga memakai batik di mana pun dan kapan pun. Misalnya, ketika dinas ke luar kota atau luar negeri seperti Singapura, batik selalu saya bawa.

Atau, ketika saya mendapat tugas kantor untuk mewawancarai pesepak bola asal Italia, Giorgio Chiellini saat berkunjung ke Indonesia pada 4 Agustus 2014. Saat itu, saya mengenakan batik yang saya beli di pasar Beringharjo, Yogyakarta, di sela-sela liputan beberapa bulan sebelumnya.

Yang menarik, Chiellini sempat memberi pujian, "Bagus batiknya," Komentar itu bukan tanpa alasan mengingat saat itu saya mengenakan batik bermotif Juventus yang merupakan klub asal Chiellini. Kebetulan, pesepak bola 32 tahun itu memang sudah lama mengenal Indonesia, yang tentu tahu tentang batik.

Ya, saat ini, batik tidak hanya dipakai untuk acara formal saja. Tapi juga dapat digunakan sehari-hari. Termasuk, dalam kegiatan olahraga. Apalagi, sebagai orang lapangan, saya kerap menyaksikannya langsung di stadion dengan beberapa klub di Tanah Air menjadikan batik sebagai jersey utama. Beberapa di antaranya seperti yang dipakai tim PSIM Yogyakarta, Persiba Bantul, Persis Solo, dan Sriwijaya FC Palembang.

Itu membuktikan batik sudah jadi tradisi dalam masyarakat yang kini berinovasi dalam berbagai bidang. Bahkan, ada maskapai domestik yang menjadikannya sebagai nama disertai corak batik pada ekor dan sayap pesawat.

Sementara, di ranah gadget, beberapa produsen smartphone merilis produknya dengan seri batik pada tampilannya. Begitu juga dengan berbagai aplikasi smartphone bertema batik yang banyak terdapat di layanan penyedia aplikasi. Fakta itu menjadikan batik sebagai salah satu mahakarya dari negeri ini.

Bahkan, Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), memasukkan batik dalam Daftar Respresentatif sebagai Budaya Non-Benda Warisan Manusia pada 2 Oktober 2009. Itu mengapa, setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Dalam daftar UNESCO, batik bersanding dengan enam warisan luhur lainya dari Indonesia. Yaitu, Keris, Wayang, Angklung, Noken, Tari Saman, dan Tari Bali.

*        *        *
Rekan blogger serempak mengenakan batik pada Hari Batik Nasional

*        *        *
Presiden Joko Widodo kerap mengenakan batik pada setiap acara

*        *        *
Batik juga dijadikan sebagai salah satu maskapai penerbangan lokal

*        *        *
Pramugari di maskapai nasional juga mengenakan batik

*        *        *
"Batik Goes to School" yang digagas komunitas pencinta batik

*        *        *
Membatik pada topeng

*        *        *
Dua siswa salah satu sekolah turut membatik tulis

*        *        *
Saya bercorak logo sepak bola yang saya pakai saat mewawancarai Giorgio Chiellini

*        *        *
Berbatik ria saat berdiskusi dengan seniman Yayat Yatmaka

*        *        *
Bangga memakai batik saat tugas ke luar negeri

*        *        *
Inovasi batik yang dipadukan dengan logo klub sepak bola, Chelsea

*        *        *
Berbatik ria bersama rekan blogger

*        *        *
Batik sangat keren dipakai untuk nonton konser malam hari

*        *        *
Berbatik ria saat menonton konser Bon Jovi

*        *        *
Artikel Terkait
Jelang Hari Batik Nasional: Yuk, Biasakan Memakai Batik
Selamat Hari Wayang Nasional
*        *        *
- Jakarta, 5 Oktober 2010

8 komentar:

  1. Pecinta batik maksimal dirimu Mas, bayangin lihat Bon Jovi pake batik juga.

    Say juga suka pake batik Mas, tapi kalo ke kantor atau acara resmi aja.
    Semoga batik makin disukai banyak org dan lestari hingga anak cucu nanti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Semoga batik makin disukai banyak org dan lestari hingga anak cucu nanti." Aamiin...

      kalo batik, kebetulan di rumah punya beberapa stel, jadi selain jumat pas ngantor, suka pake untuk acara lain :)

      Hapus
  2. mantap pokoknya mas roelly, solo banyak banget mas batik beginian heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. seragam Persis Solo FC keren tuh mas, ada motif batiknya yang bikin unik pas di lapangan :)

      Hapus
  3. Tadinya saya gak suka pakai batik kalau untuk bepergian. Tapi sekarang banyak yang bagus model pakaian batik. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayukkk, kita berbatik ria lagi mbak :)

      Hapus
  4. wah keren bang pas wawancara chiellini pake baju batik corak juve.. mantap

    BalasHapus
    Balasan
    1. sesuatu banget ya mas, ketemu bintang juventus :)

      Hapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)