TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Romantisme Pantai Jimbaran dan Eksotisnya Bali dari Garuda Wisnu Kencana

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Minggu, 14 Februari 2016

Romantisme Pantai Jimbaran dan Eksotisnya Bali dari Garuda Wisnu Kencana



Senja di Pantai Jimbaran, Bali

DESTINASI ke Bali? Apa saja ya?

PANTAI Kuta? Ah mungkin sudah terlalu mainstream! Sebab, masih banyak  tempat wisata lainnya yang menarik di Bali. Mulai dari Tanah Lot, Bedugul, Pura Besakih, Goa Gajah, Ubud, Uluwatu, Kintamani, Pantai Jimbaran, hingga Monumen Garuda Wisnu Kencana (WKC), dan lainnya. Jadi, bagi traveller yang ingin berwisata ke Bali sebenarnya diberikan berbagai pilihan tempat untuk dikunjungi.

Meski, harus diakui bahwa, sama seperti Monumen Nasional (Monas) yang identik dengan Jakarta, Gedung Sate (Bandung), dan Malioboro (Yogyakarta), maka wajar jika mendengar kata "Bali", yang terpatri diingatan banyak orang adalah pantai Kuta. Hanya, itu subyektif. Alias tergantung keinginan orang itu masing-masing.

Termasuk saya yang sejatinya masih terkagum-kagum dengan Pantai Kuta karena sudah lama tidak mengunjunginya lagi sejak 1996. Saat itu, saya dan keluarga dalam rangka liburan sekolah yang berkeliling Bali. Mulai dari pantai Kuta, Tanah Lot, Ubud, Kintamani, hingga Nusa Penida.

Hingga, beberapa waktu lalu, saya berkesempatan kembali ke Bali dalam rangka tugas dari kantor. Alhasil, setelah kerjaan beres, saya pun meluangkan waktu untuk berpesiar. Tapi, berhubung tempat saya menginap jaraknya lumayan jauh, sekitar 20 menit dengan kendaraan, maka terpaksa saya harus melupakan Kuta.

Beruntung, di provinsi seluas 5,6 ribu kilometer itu tersedia alternatif pantai yang sangat banyak. Salah satunya Jimbaran yang memang sudah terkenal di mata wisatawan lokal dan mancanegera.

Kebetulan, lokasi saya menginap berada di kelurahan Jimbaran, kecamatan Kuta Selatan. Oh ya, meski ada nama “Kuta”, tapi jaraknya ke pantai Kuta di arah utara masih sekitar 10 km lagi.

Jadi, seusai melaksanakan tugas, sore harinya saya bisa menikmati berbagai keindahan di beberapa tempat wisata di sekitar Jimbaran. Tentu, yang terkenal adalah pantai Jimbaran yang menawan hati dan lokasinya hanya seperlemparan batu dari lokasi saya menginap.

Di sini berjejer kafe atau restoran yang menawarkan suasana makan dengan semilir angin yang disertai debur ombak. Kalau kata teman yang asli sana, makan di pinggir pantai Jimbaran itu kerap dijadikan ajang menyatakan cinta bagi pria untuk wanitanya! Romantis...

Selain pantai tersebut, sebenarnya banyak tempat wisata yang tak kalah menariknya untuk dikunjungi. Beberapa di antaranya yang terkenal adalah Pantai Dream Land, Tanjung Benoa, dan Taman Budaya serta Monumen Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Dengan tiket masuk yang relatif terjangkau, saya bisa mengeksplorasi keindahan GWK dari berbagai sisi. Mulai dari Wisnu Plaza yang merupakan tempat patung dewa Wisnu setinggi 20 meter.

Dari lokasi ini, saya bisa menyaksikan keindahan pulau Bali yang sangat, sangat, sangat, eksotis! Jika sudah terbangun seluruhnya, patung ini memiliki tinggi 127 meter yang melebihi Patung Liberty di Amerika Serikat (93 meter).

Selanjutnya, Lotus Pond (Kolam Teratai) yang kerap digunakan untuk berbagai pertunjukkan berskala besar, termasuk konser musik. Lalu, Amphitheatre yang rutin menyuguhkan berbagai pertunjukkan budaya asli Bali. Saat saya berkunjung ke sana, kebetulan sempat menyaksikan Tari Kecak dengan kisah peperangan Ramayana dengan Rahwana demi memperebutkan Dewi Sinta.

Jadi, dengan mengunjungi pantai Jimbaran dan GWK, saya sudah membuktikan masih banyak destinasi menarik di Bali yang tidak hanya Kuta. Bagaimana, dengan Anda?


Santai menunggu pergantian waktu

*       *       *
Makan malam diiringi gemerlap lilin

*       *       *
Lotus Pond yang dikeliling batu kapur

*       *       *
Patung Dewa Wisnu yang bermandikan cahaya

*       *       *
Garuda Wisnu Kencana (GWK)

*       *       *
Artikel bertema wisata lainnya:
- Bunaken
- Ragunan
- Curug Nangka (I)
- Curug Nangka
- Taman Ayodia
- Masjid Hidayatullah
- Museum Nasional
- Tempat Nongkrong di Jakarta
- Pulau Bidadari
- Taman Gratis di Jakarta
- Candra Naya
- Mal Central Park
- Pasar Santa

*       *       *
- Jakarta, 14 Februari 2016

11 komentar:

  1. pernah ke wisnu kencana. tapi yg menarik disana cuma tarian kecaknya. agak kecewa sih kesana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga suka sama tariannya, waktu itu lakon rama-sinta mas...

      Hapus
  2. duhhh ini udah ke Bali aja, aku dong ya belum pernah sama sekali *kasian banget deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. belom pernah ke bali tapi udah ke tembok besar ya :)
      hi hi hi pengen sayaaaaaa

      Hapus
  3. wah ini ni besok kalo ke bali perku berkunjung kesitu, bagus banget itu lilinya, malem hari liat begituan.
    2014 ke bali tapi gak ketempat itu, sole kkl fakultas.
    1996 udah lama banget ya bang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1996 sama saya juga waktu kecil
      saat itu ke kintamani...

      *jadi ingat lagu ebiet :)

      Hapus
  4. jalan jalan terus ni mas irul, saya jadi iri nih ahahahahha
    salam buat garuda wisnu kencananya ya

    tapi kok tangannya belum diperbaiki ya, terakhir ke sana sma...masih gitu juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. jalan2 plus makan2 :)
      selamet yang baru menang lomba yaaaaa

      Hapus
  5. Wahhh Bali, kapan aku bisa ke sini ya. Hikhik

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayuk atuh mbak, nyusul ke sini :)
      #eaaaa

      Hapus
  6. ada yang kurang tuh makan malam romantisnya, kurang hmmm apa ya....kasih tau gak ya :)

    BalasHapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)