![]() |
| Empat pembicara dalam Netizen Gathering 2015 ANTV (sumber foto: dokumentasi pribadi/ www.roelly87.com) |
SEBAGAI blogger, tentu mengharapkan trafik yang tinggi berupa keterbacaan dan lintas share di media sosial. Salah satu caranya, ya bekerja sama dengan beberapa agregator dan memasang widget mereka. Misalnya dengan VIVA Log yang merupakan bagian portal berita VIVA.co.id yang selama ini terbukti mampu mendongkrak trafik sebuah blog.
Termasuk blog saya pribadi yang memasang widget berupa script iframe melalui edit HTML di dashboard blogspot atau wordpress. Terbukti, sejak April lalu, trafik saya meningkat pesat. Dari rasio 200-an pengunjung per hari melonjak hingga 500-an bahkan ribuan. Itu berdasarkan data unique visitor (pengunjung dengan IP tetap) di google analytics. Belum lagi jika menghitung visitor, pageview, backlink, dan sebagainya.
Namun, sebagaimana yang kita tahu, terkadang
Maklum,ada kalanya banyak artikel Vlogger -julukan blogger VIVA Log- yang justru tidak dimuat. Padahal, mereka sudah melakukan apa yang harus dilakukan seperti yang dikatakan salah satu admin di Grup Blogger VIVA Log. Seperti memasang iframe, bukan copy-paste, tidak sedang promosi suatu produk, dan bukan artikel berita.
Ujung-ujungnya, jelas blogger, khususnya saya pun kecewa. Bahkan, tak sedikit yang langsung melepas iframe karena memang tidak menguntungkan. Ibaratnya, tidak ada sinergi antara kami sebagai blogger dan pihak agregator. Mungkin, itu juga karena ekspekstasi kami yang terlalu berlebihan.
Untuk menjawab keraguan rekan-rekan blogger itu, saya mencoba dengan menanyakan langsung. Tentu, tidak melalui mengirim pesan di inbox atau grup Facebook dan Twitter, karena berdasarkan penuturan beberapa rekan blogger, jawabannya mengambang. Melainkan, saat bertemu langsung dengan dua admin di acara Netizen Gathering 2015 yang diselenggarakan ANTV yang masih bagian dengan VIVA Grup.
Kebetulan, sebagai blogger, saya baru dua kali mengikuti acara VIVA Grup, setelah sebelumnya turut berwisata ke Pulau Bidadari. Namun, dalam kegiatan sehari-hari, saya memang kerap mengikuti event yang diselenggarakan Grup VIVA. Khususnya yang berhubungan dengan sepak bola seperti saat nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2014 atau melalui salah satu petingginya yang merupakan pemilik FC Internazionale, Erick Thohir.
Maka, dalam acara yang bertempat di Empirica, Sabtu (13/6), saya pun mewakili rekan-rekan blogger untuk menyempatkan diri bertanya dengan dua admin VIVA Log, Dian Lestary dan Rizal Maulana. Yang menarik, kebetulan pada event bertajuk "Saatnya Bisnis Ga Cuma Eksis" itu turut menampilkan empat pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing.
Yaitu, Putri Silalahi selaku Communications Head Consumers & Youtube Google Indonesia, Maria Indrawati (founder The Rawits), Angghi Mulia (Current Affair & News ANTV), dan Renne Kawilarang (senior editor VIVA.co.id). Untuk dua nama pertama, akan saya buat dalam artikel selanjutnya karena saya memang tertarik dengan penuturan konsep bisnis mereka. Terutama Putri yang sedikit membeberkan rahasia sukses di youtube dan google trend.
* * *
Nah, untuk dua nama terakhir ini, kebetulan masih berkaitan dengan VIVA Log sebagai agregator.Maka, dalam sesi tanya jawab, saya langsung melayangkan kritik yang kebetulan dibaca melalui layar di belakang mereka: "Pertanyaan, kenapa banyak artikel blogger yg ga kepublish di vivalog? meski udah pasang iframe".
Sebetulnya, jawaban ini sudah saya dapat dari dua admin yang saya temui saat berbincang dengan beberapa rekan blogger lainnya. Tapi, tidak ada salahnya, saya menanyakannya lagi kepada Renne dan Angghi. Gunanya, agar mereka, dalam hal ini pihak VIVA.co.id dan VIVA Log, lebih memahami keberadaan blogger yang sudah bersusah payah membuat artikel orisinal dan berharap bisa tayang. Toh, tanpa artikel dari blogger, belum tentu VIVA Log bisa seperti ini.
Dalam kesempatan itu, Renne mengakui bahwa kontribusi blogger juga sukses mendongkrak popularitas VIVA.co.id. Penggemar Liverpool ini pun meminta maaf, jika memang ada tulisan vlogger yang tidak atau belum termuat. Itu mengingat banyaknya artikel yang masuk dalam CMS VIVA Log yang seharinya bisa mencapai 300 tulisan.
Belum lagi jika ada kendala dengan engine yang membuat blogger sulit untuk login. Untuk itu, Renne juga meminta vlogger untuk tidak patah arang jika ada tulisan yang tidak dimuat. Salah satu caranya dengan mentions admin di Facebook atau Twitter.
Itu jawaban dari VIVA Log yang diwakili Renne selaku senior editor VIVA.co.id. Nah, bagaimana respons rekan-rekan blogger terkait kesulitan berhubungan dengan agregator selama ini? Atau ada kritik dan masukan yang bisa didengar admin VIVA Log? Silakan diajukan di kolom komentar.
* * *
![]() |
| Putri Silalahi dari Google Indonesia (@roelly87) |
* * *
![]() |
| Kritik saya di twitter yang dibaca mereka di layar (@roelly87) |
* * *
![]() |
| Budi Doremi mengisi acara puncak (@roelly87) |
* * *
* * *
Artikel terkait:- Kisah Ponsel Dua Presiden Seri A: Erick Thohir dan Andrea Agnelli
- Wawancara Eksklusif Erick Thohir: Saya Percaya Loyalitas Dua Arah
- Wawancara Eksklusif Erick Thohir: Mancini Sosok yang Ambisius
- Nobar ICI dan Erick Thohir: Inter Incar Liga Champions
- Meriahnya Nonton Bareng di Studio ANTV
- Nobar Merakyat Bersama tvOne
- Tujuh Alasan Pulau Bidadari Wajib Dikunjungi
* * *
- Cikini, 16 Juni 2015














