TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Kritik Blogger untuk VIVA Log sebagai Agregator Blog

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Rabu, 17 Juni 2015

Kritik Blogger untuk VIVA Log sebagai Agregator Blog


Empat pembicara dalam Netizen Gathering 2015 ANTV (sumber foto: dokumentasi pribadi/ www.roelly87.com)


SEBAGAI blogger, tentu mengharapkan trafik yang tinggi berupa keterbacaan dan lintas share di media sosial. Salah satu caranya, ya bekerja sama dengan beberapa agregator dan memasang widget mereka. Misalnya dengan VIVA Log yang merupakan bagian portal berita VIVA.co.id yang selama ini terbukti mampu mendongkrak trafik sebuah blog.

Termasuk blog saya pribadi yang memasang widget berupa script iframe melalui edit HTML di dashboard blogspot atau wordpress. Terbukti, sejak April lalu, trafik saya meningkat pesat. Dari rasio 200-an pengunjung per hari melonjak hingga 500-an bahkan ribuan. Itu berdasarkan data unique visitor (pengunjung dengan IP tetap) di google analytics. Belum lagi jika menghitung visitor, pageview, backlink, dan sebagainya.

Namun, sebagaimana yang kita tahu, terkadang hidup ini tidak semulus wajah Scarlet Johanssen dalam suatu hubungan tidak selalu berjalan baik. Khususnya antara blogger dengan agregator VIVA Log.

Maklum,ada kalanya banyak artikel Vlogger -julukan blogger VIVA Log- yang justru tidak dimuat. Padahal, mereka sudah melakukan apa yang harus dilakukan seperti yang dikatakan salah satu admin di Grup Blogger VIVA Log. Seperti memasang iframe, bukan copy-paste, tidak sedang promosi suatu produk, dan bukan artikel berita.

Ujung-ujungnya, jelas blogger, khususnya saya pun kecewa. Bahkan, tak sedikit yang langsung melepas iframe karena memang tidak menguntungkan. Ibaratnya, tidak ada sinergi antara kami sebagai blogger dan pihak agregator. Mungkin, itu juga karena ekspekstasi kami yang terlalu berlebihan.

Untuk menjawab keraguan rekan-rekan blogger itu, saya mencoba dengan menanyakan langsung. Tentu, tidak melalui mengirim pesan di inbox atau grup Facebook dan Twitter, karena berdasarkan penuturan beberapa rekan blogger, jawabannya mengambang. Melainkan, saat bertemu langsung dengan dua admin di acara Netizen Gathering 2015 yang diselenggarakan ANTV yang masih bagian dengan VIVA Grup.

Kebetulan, sebagai blogger, saya baru dua kali mengikuti acara VIVA Grup, setelah sebelumnya turut berwisata ke Pulau Bidadari. Namun, dalam kegiatan sehari-hari, saya memang kerap mengikuti event yang diselenggarakan Grup VIVA. Khususnya yang berhubungan dengan sepak bola seperti saat nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2014 atau melalui salah satu petingginya yang merupakan pemilik FC Internazionale, Erick Thohir.

Maka, dalam acara yang bertempat di Empirica, Sabtu (13/6), saya pun mewakili rekan-rekan blogger untuk menyempatkan diri bertanya dengan dua admin VIVA Log, Dian Lestary dan Rizal Maulana. Yang menarik, kebetulan pada event bertajuk "Saatnya Bisnis Ga Cuma Eksis" itu turut menampilkan empat pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing.

Yaitu, Putri Silalahi selaku Communications Head Consumers & Youtube Google Indonesia, Maria Indrawati (founder The Rawits), Angghi Mulia (Current Affair & News ANTV), dan Renne Kawilarang (senior editor VIVA.co.id). Untuk dua nama pertama, akan saya buat dalam artikel selanjutnya karena saya memang tertarik dengan penuturan konsep bisnis mereka. Terutama Putri yang sedikit membeberkan rahasia sukses di  youtube dan google trend.

*       *       *

Nah, untuk dua nama terakhir ini, kebetulan masih berkaitan dengan VIVA Log sebagai agregator.Maka, dalam sesi tanya jawab, saya langsung melayangkan kritik yang kebetulan dibaca melalui layar di belakang mereka: "Pertanyaan, kenapa banyak artikel blogger yg ga kepublish di vivalog? meski udah pasang iframe".

Sebetulnya, jawaban ini sudah saya dapat dari dua admin yang saya temui saat berbincang dengan beberapa rekan blogger lainnya. Tapi, tidak ada salahnya, saya menanyakannya lagi kepada Renne dan Angghi. Gunanya, agar mereka, dalam hal ini pihak VIVA.co.id dan VIVA Log, lebih memahami keberadaan blogger yang sudah bersusah payah membuat artikel orisinal dan berharap bisa tayang. Toh, tanpa artikel dari blogger, belum tentu VIVA Log bisa seperti ini.

Dalam kesempatan itu, Renne mengakui bahwa kontribusi blogger juga sukses mendongkrak popularitas VIVA.co.id. Penggemar Liverpool ini pun meminta maaf, jika memang ada tulisan vlogger yang tidak atau belum termuat. Itu mengingat banyaknya artikel yang masuk dalam CMS VIVA Log yang seharinya bisa mencapai 300 tulisan.

Belum lagi jika ada kendala dengan engine yang membuat blogger sulit untuk login. Untuk itu, Renne juga meminta vlogger untuk tidak patah arang jika ada tulisan yang tidak dimuat. Salah satu caranya dengan mentions admin di Facebook atau Twitter.

Itu jawaban dari VIVA Log yang diwakili Renne selaku senior editor VIVA.co.id. Nah, bagaimana respons rekan-rekan blogger terkait kesulitan berhubungan dengan agregator selama ini? Atau ada kritik dan masukan yang bisa didengar admin VIVA Log? Silakan diajukan di kolom komentar.

*       *       *

Putri Silalahi dari Google Indonesia (@roelly87)
*       *       *

Kritik saya di twitter yang dibaca mereka di layar (@roelly87)
*       *       *
Budi Doremi mengisi acara puncak (@roelly87)

*       *       *

*       *       *
Artikel terkait:
- Kisah Ponsel Dua Presiden Seri A: Erick Thohir dan Andrea Agnelli
- Wawancara Eksklusif Erick Thohir: Saya Percaya Loyalitas Dua Arah
- Wawancara Eksklusif Erick Thohir: Mancini Sosok yang Ambisius
- Nobar ICI dan Erick Thohir: Inter Incar Liga Champions
- Meriahnya Nonton Bareng di Studio ANTV
- Nobar Merakyat Bersama tvOne
- Tujuh Alasan Pulau Bidadari Wajib Dikunjungi


*       *       *
- Cikini, 16 Juni 2015

63 komentar:

  1. emang susah, kebanyakan yang ditayangin itu yang mainstream kok, seperti nsaduran dari artikel luar negeri, gitu2. Untuk artikel sendiri yang diterima mayoritas yang wisata, tips & trik. PADahal kekuatan CJ salah satunya kan opini asli masyarakat hehehe...*tapi punyaku lom ku lepas tu banner, padahal hampir ga pernah submit* :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. he he he

      kebetulan, saya belom lama gabung jadi vlogger
      tepatnya April lalu
      makanya, pas acara ANTV kemaren, saya coba untuk nanya ke mereka
      untungnya, reaksi admin VIVA Log sangat responsif :)

      *semangat mbak

      Hapus
  2. Mudah2an masalah teknisnya bisa segera diatasi. Soalnya ini kan harusnya hubungan yg saling menguntungkan, jangan sampai salah satu pihak kecewa. #dariyangpernahkecewa :))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. cie cie cie...

      #dariyangpernahkecewa
      jangan sampe hastagh itu jadi trending topics ya bu :)

      Hapus
  3. keren nih mas roelly......

    BalasHapus
    Balasan
    1. sayanya atau artikelnya?
      ho ho ho

      makasih, mas :)

      Hapus
  4. Lumayan susah bang. Harus melakukan log in secara berulang-ulang yang pada akhir membuatku jadi malas untuk melanjutkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu juga yang jadi pertanyaan saya mas
      Kadang sih males juga, tapi emang harus diakui kalo kita pasang iframe di VIVA Log dan blog agregator lainnya, sangat mendongkrak trafik...

      Hapus
  5. Wah, aku malah jarang masukin tulisan ke Vivalog. Tapi, salut buat teman2 yang suka submit ke vivalog :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ho ho ho

      makasiiiiih mas
      saya juga baru dua bulanan ini

      Hapus
  6. Dulu sih artikel saya mayan direspon sama admin, tapi beberapa tahun belakangan ini, satu pun nggak pernah masuk..hiks :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. masa sih?

      *puk puk puk, jangan sedih ya mbak
      semoga adminnya baca komentar ini

      Hapus
  7. aku termasuk orang yang berekspektasi tinggi ke vivalog
    tapi akhirnya patah arang, hahah
    biarin lah ga pake vivalog, toh juga masih ada yang lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih mending patah arang, mas
      dibanding patah hati
      itu yang paling sulit diobatin...

      *lha ngelantur saya

      Hapus
  8. Saya pribadi ibarat kata orang Palembang itu sudah "ceni" dengan VivaLog :p artinya kecewa yang berat. Adminnya tidak responsif, ya ya ya mungkin benar adminnya kewalahan, aku baru tahu bahkan bisa 300 link perhari yang masuk. Tapi kan, harusnya kewalahan ini dapat diatasi.

    Ntah kenapa, saya tetap saja bermasalah memasang widgetnya. Bisa jadi widgetnya "musuhan" dengan wordpress versi dot com. (katanya baru bisa dipasang versi dot org). Hal-hal seperti ini juga harusnya dapat diatasi sehingga nggak blogger dengan platform blogspot saja yang bisa tayang.

    Yalah, semoga Viva makin sukses.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah aku pake blogspot aja gk tayang2, yan. Wkwkwkwk. Sekalinya tayang, pas reportase ke Pulau Bidadari, acaranya vivalog. Nulis artikel biasa dr satu acara, gk lolos. 10 menit kemudian, artikel yg ngeliput acara yg sama bisa tayang. Parahnya, yg tayang malah melanggar ketentuan dr vivalog (mencantumkan nama brand di judul). Jadi menurutku sih ini gk semata masalah teknis (kalau teknis bisa diperbaiki), tapi mungkin ada unsur2 kedekatan.
      Tiga kali ditolak, sudah cukup. Blogku lumayan rame, dgn pasang frame vivalog, viva yg dpt untung dr blogku, aku dapat apaaaah kakaaak? :')))))

      Hapus
    2. @Haryadi: iya mas, sekitar 300-an lebih artikel yang masuk
      mungkin ini yang bikin berat
      tapi di grup fb mereka (VIVA Log) bilang kalo ga tayang bisa mentions adminnya...

      @winda: kan ibu udah dapat bang edu
      wkwkkwkwkwkw

      eh ya, itu jadi masukan tuh, biar kita sebagai blogger dan pihak agregator sama-sama saling menguntungkan.
      *noted

      Hapus
  9. baru tayang pas nulis Pulau Bidadari....setelah itu sering kirim artikel murni tulisan pribadi...satu pun kagak tayang.... padahal iframe dah lama mejeng...dua lagi.... piyeee? mana simbiosis mutualismenya?

    manstaapp Rulll :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah ini yang harusnya jadi pertimbangan ya pak
      soalnya, kita sebagai blogger dan jurnalis warga kan biasanya nulis reportase dan juga opini (+ fiksi)

      saya forward ke mereka, komentarnya...

      Hapus
  10. Manggut-manggut deh baca artikelnya. Saya nulis tuh gak seluas Kak Huda:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. luas?
      lapangan kaleeee :)

      semangat puasa ramadan, lu2...

      Hapus
  11. Alhamdulillah, tulisan saya selalu tayang. Tapi sekarang saya submit ke sana hanya kalo lagi butuh traffic lebih. Kalo ga, share biasa aja. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, saya juga gitu
      ga semua artikel saya submit ke vivalog :)

      misalnya lomba, blog review, atau curhat...

      Hapus
  12. aku baru beberapa kali submit, tapi gak ada info kalau di publish ya. Tapi setelah aku cek sih ada di vivalog

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo saya liatnya di dashboard mbak
      biasanya ketahuan kalo artikel tayang apa nggak, dari trafiknya yang meningkat :)

      cie cie, blog baru euy...

      Hapus
  13. Saya pernah diberi saran oleh mba Astri Damayanti untuk mencoba masuk vivalog, kemudian saya baca cara caranya, yah lumayan sulit bagi blogger amatiran seperti saya, akhirnya belum mencoba udah patah semangat apalagi setelah banyak membaca pertanyaan mengapa artikel mereka belum tayang, tambah deh ciutnya. Akhirnya pasrah aja deh hanya dengan menggunakan share lewat fb, twitter, google+.dampaknya paling banter pengunjung hanya puluhan jumlahnya perhari. Pernah di satu kesempatan artikel saya dalam dua hari mencapai 800 pengunjung. Padahal artikel yg ditulis biasa saja. Kesimpulannya bagi amatiran seperti saya pasrah aja. He he habis mau masuk ke vivalog minder tuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. he he he
      saya juga tahu infonya dari bu/ mbak astri :)

      penasaran aja waktu april lalu
      tapi setelah dicoba emang mendongkrak banget
      cuma ya itu, ada beberapa hal yang gagal sampe akhirnya curhat ke 2 admin pas sabtu kemaren...

      Hapus
  14. Belakangan emang agak susah lolos Viva, submit berkali-kali ga dimuat. Baru kemarin lolos artikel kuliner, tetep bersyukur meski ga tampil di 1st page jadi kunjungannya nggak melonjak drastis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju mas
      yang pasti kalo tulisan kita tayang aja, itu lumayan ningkatin trafik :)

      he he h

      Hapus
  15. Aku pingin pajang iframe deh.. Tapi sejak sign up, sampai saat ini gak bisa login terus, padahal sudah ubah atw reset password puluhan kali.

    Http://beautyasti1.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo blogspot kayaknya bisa mbak
      ntah kalo wordpress, katanya banyak yang gagal pasang
      atau bisa mention adminnya aja...

      Hapus
  16. Kalok aku sih hampir selalu dinaikkan. Kadang kalau blom naik.. jika sdg rajin.. aku mention admnya kasih tau minta cek.. kalok lagi malas ya sudahlah lupakan... kayak 2 hari ini ada 2 artikel aku yg blom naik.. kadang juga musti submit berkali kali..

    @ranselahok
    Www.ranselahok.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. he he he
      asyik dong mas :)
      bisa dinaikin terus

      tapi kalo saya sih, ada beberapa yang ga saya submit di vivalog karena berkaitan dengan merek atau lainnya

      Hapus
  17. Saya malah belum vivalog, jadi ga ngerti juga hehe. Tapi kemarin itu materi bagus, waktunya yang kurang banyak. Kebanyakan heboh sama artis dan goyang-goyang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba aja pasang mbak, lumayan buat keterbacaan suatu blog
      gimana blogger yang waktu itu?

      ha ha ha

      Hapus
  18. Saya udah lama pasang vivalog di blog. Baru kemarin coba kirim , alhamdulillah masuk juga. Bener kata mas, sangat dongkrak pembaca artikel itu. Sampai terbengong bengong saya hehehe..
    Salam kenal ya mas ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, kalo artiekl kita tayang ya lumayan ningkatin trafik
      bahkan sampe ribuan pembaca :)

      terima kasih.

      Hapus
  19. walahh, ada vivalog toh, baru tau mas :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. walahh, ada pista toh, baru tau saya :)

      Hapus
  20. Daku pernah mendengar keluhan ini...kalau emang adminnya kerempongan krn sehari 300 artikel yg masuk, mending ditambah personil yg mengurusinya, biar tetap berjalan lancar dan tak mengecewakan org 2 yg sdh berjuang mengirimkan artikel..:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, udah dijelasin sama mereka via fb grup sama pas acara kemaren :)

      saya buat ini mah sebagai kritik aja sekalian nampung aspirasi rekan2 blogger

      #eaaaa

      Hapus
  21. awalnya saya pikir masalah log in yang harus berulang-ulang itu karena koneksi internet yang gak bagus. Ternyata banyak juga yang ngalamin kayak saya. Dan ternyata bukan karena koneksi internetnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi hi hi

      bukan banyak lagi, tapi emang banyak mbak
      tapi iya sih, emang sempat bermasalah dengan server atau cms-nya jadi kita ga bisa login gitu...

      Hapus
  22. wah seru nih acaranya ada Budi Doremi

    BalasHapus
  23. Halo mas Huda,,ikut komen yah...
    mungkin admin vivalog kebanyakan latar belakangnya jurnalis
    saya sebagai mantan jurnalis pun masih berpikiran mainstream ketika menulis,,secara tidak sadar jurnalis pasti punya selera yang sama yaitu memilah tulisan 5w 1h kalo gak ada itu paling tips and trik yg emg banyak dicari orang.

    pengalaman saya menjadi blogger, dan baru kali ini jadi blogger memang sangat sulit menulis dengan gaya blogger. blog saya lebih banyak menerjemahkan dari website luar negeri yg lagi-lagi bermuara pada 5w 1h..jadi benarlah adanya unsur kedekatan itu yang memang diputuskan berdasarkan "selera"...kayaknya wadah yang benar-benar mewadahi pikiran para blogger saat ini belum ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa jadi mbak
      tapi kan seharusnya dipilah antara kriteria jurnalistik dengan blog

      tertarik sama komentar ini: "pengalaman saya menjadi blogger, dan baru kali ini jadi blogger memang sangat sulit menulis dengan gaya blogger"

      he he he
      semangat ngebolang, eh ngeblog mbak :)

      Hapus
  24. Belum pernah tayang diviva log....gpp sih... Biarin aja wes :v mau nanya2 males xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. mentions adminnya aja mbak
      katanya sih gitu, coz yang masuk artikel 300-an
      he he he

      saya uga ga semua artikel yang dimasukin di vivalog, kayak sepak bola, fiksi, curhat dll

      tapi kalo yang ditayangin itu bener2 dongkrak trafik
      saya aja baru ngeh dari april kemaren :)

      Hapus
  25. Baca ini jadi semangat lagi mas roelly, jujur aja aku udah patah hati berkali2. Psang-copot dan sekarang lagi pasang iframenya...semoga dengan mencolek admin bisa diperhatiin getoo ya :) Slm sukses daah buat semuanya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, kalo belum tayang 1x24 jam coba aja colek adminnya di fb atau twitter :)
      itu kata mereka sendiri lho yang bilang, bukan saya...

      hi hi hi

      Hapus
  26. Saya malah blum berani submit ke viva log mas :) blog saya masih miskin artikel lagi fokus memperbanyak artikel aja dulu sama cari-cari hosting takut down kalo dibanjiri traffic dari viva log saya pake wordpress soalnya :D

    tapi saya yakin viva log ini sangat efektif mas tinggal kita aja yang pandai deketin adminnya via sosmed atau email

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju mas :)
      he he he

      saya juga dulu awalnya banyakin artikel dulu, baru berani share ke agregator blog...

      Hapus
  27. cara daftarnya gimana ya gan..? saya daftar gagal terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. di sini mas:
      http://log.viva.co.id/form

      Syarat dan Ketentuan

      Semua isi materi baik berupa teks, foto dan video yang dimuat oleh Vlog adalah tanggung jawab pengirim sepenuhnya.
      VIVAnews tidak bertanggung jawab atas isi dari materi.
      Redaksi berhak mengedit materi yang dikirimkan.
      Kami menolak memuat materi yang mengandung unsur-unsur SARA, pornografi, menganjurkan tindakan kekerasan, menyudutkan kelompok atau golongan tertentu, dan menyiarkan kebencian.
      Semua syarat dan ketentuan ini mengacu pada disclaimer VIVA

      Hapus
    2. Mas caranya gimana supaya widget Vivalog bisa nampang di wordpress? Punya saya gak muncul, seperti kepunyaan mas di blog ini. Bisa dijelaskan lebih lanjut mas :)

      Hapus
    3. kalo wordpress saya kurang paham mas, bisa ditanya langsung ke admin mereka atau via grup facebook.

      makasiiih :)

      Hapus
  28. Aku juga ga ada info pemberitahuanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. lha sama mas :)
      ntar kalo mau posting sekalian share ke grupnya aja atau colek admin...

      Hapus
  29. Aku sering gagal pas login. Lama gak ngecek, eh baru ngecek tiba-tba lolos. Tapi kirim selanjutnya banyak yang gak lolos. Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi hi hi
      ciri gampangnya, kalo pake platform blogger, cek di dashboard mbak
      kalo pembacanya banyak itu berarti lolos ke vivalog :)
      kalo stagnan atau dikit? ya ga lolos...

      Hapus
  30. Saya pakek wordpress nggak muncul iframe atau bannernya vivalog tuh mas. Malah munculnya link aja. Dan tiap kali mau login ke vlog susah ha ampyuuuuuun dije
    Pas bisa login dan submit, nggak pernah ada notifikasi hihihihi... Sabaar
    Eniwe makasih infonya :)

    BalasHapus
  31. tahu gak cara ganti avatar profil di vival log soalnya saya lihat banyak yang pakai avatar ... tapi pas saya pergi ke edit profil malah g ada untuk edit avatar ... itu caranya gimana yh

    BalasHapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)