![]() |
| Giorgio Chiellini (Sumber foto: Koleksi Pribadi (www.roelly87.com) |
GORILA. Demikian panggilan akrabnya. Itu bukan merujuk pada pernyataan bernada sarkasme. Melainkan memang fakta yang merupakan sapaan hangat untuk pemilik nama lengkap Giorgio Chiellini. Ya, dalam satu dekade terakhir, penggemar sepak bola mana yang tak mengenal Chiellini?
Salah satu bek terbaik Italia bahkan dunia yang memperkuat Juventus sejak 2005. Postur tubuhnya yang tinggi besar (186 cm dan 84 kg) seolah mengintimidasi lawan. Coba kita tanyakan pada maestro sepak bola seperti Zlatan Ibrahimovic, Cristiano Ronaldo, dan Luis Suarez. Betapa sulitnya hingga frustrasi, mereka untuk melewati adangan Chiellini!
Itu membuktikan pemain binaan akademi sepak bola Livorno ini sebagai salah satu batu karang terbaik bagi Juventus dan timnas Italia. Bahkan, tak hanya jago mengawal lini belakang saja. Chiellini juga dikenal sebagai difensore yang tajam. Sebagai bukti, pemilik nomor punggung 3 ini sukses menjadi pahlawan Juventus saat menjuarai Piala Italia 2014/15. Itu berkat golnya ke gawang Lazio di Stadion Olimpico, Rabu (20/5) atau Kamis dini hari yang menyamakan kedudukan hingga berlanjut pada perpanjangan waktu.
Total, Chiellini sukses mencetak 36 gol dari 477 laga bersama Juventus di semua kompetisi. Catatan yang sangat mengagumkan untuk pemain dengan posisi bek. Itu belum termasuk enam golnya dari 76 pertandingan saat memperkuat "Gli Azzurri".
* * *
Saya masih belum lupa dengan tindakannya yang "menyenggol" gelandang Real Madrid, James Rodriguez yang berujung penalti di semifinal leg kedua Liga Champions (13/5). Lantaran, akibat ulahnya membuat Juventus nyaris tersingkir karena Cristiano Ronaldo berhasil mengkonversi menjadi gol. Beruntung, ada Alvaro Morata yang menyamakan kedudukan hingga "I Bianconeri" menang agregat 3-2.
Bahkan, semusim sebelumnya, aksi "ceroboh" Chiellini secara tidak langsung menggagalkan Juventus untuk lolos dari fase grup Liga Champions 2013/14. Tepatnya saat bertandang ke markas Madrid di Santiago Bernabeu, 24 Oktober 2013. Saat itu, Chiellini melanggar Ronaldo di kotak terlarang yang berujung penalti dan kekalahan timnya. Ironisnya, tak lama kemudian, dia harus diusir wasit akibat -kembali- melanggar Ronaldo!
Ya, rentetan aksinya yang kontroversial memang kerap membuat Juventini -julukan fan Juventus- kecewa. Termasuk saya pribadi yang terkadang menyesalkannya. Namun, sebagai penggemar "si Nyonya Besar", biar bagaimanapun, saya tetap mengaguminya. Sebab, apa yang dilakukan Chiellini sebenarnya bertujuan mulia, demi kemenangan timnya. Hanya, caranya saja yang sedikit keliru.
* * *
Bahkan, Chiellini memiliki sahabat yang berasal dari Indonesia. Yaitu, Ponco Pamungkas yang sempat diservis ketika berada di Turin! "Ho ho ho (tertawa). Saya dan Ponco seperti saudara. Tahun lalu, saya mengajaknya berkeliling kota Turin. Saya senang bersahabat dengan Ponco. Saya juga senang berinteraksi dengan Juventini di Indonesia melalui twitter," kata Chiellini menjawab pertanyaan saya yang sedang mendapat tugas dari kantor untuk mewawancarainya secara eksklusif di Hotel Four Seasons, Selasa, 5 Agustus 2014.
Dalam kesempatan yang sama, Chiellini juga menegaskan sudah memaafkan Suarez yang menggigitnya di Piala Dunia 2014. Fakta itu membuktikan bahwa pengagum legenda hidup AC Milan, Paolo Maldini ini sebagai pesepak bola sejati. Yang menarik, untuk pertama kali sejak Piala Dunia berakhir, Chiellini bakal bertemu Suarez. Tepatnya, ketika kedua pemain memperkuat klubnya masing-masing di final Liga Champions 2014/15 di Berlin, Sabtu (6/5).
"(Insiden dengan Suarez) sudah selesai. Saya tak punya dendam atau masalah dengannya dan telah memaafkan dia. Saya memang sempat kecewa, tapi bukan karena insiden itu (gigitan) melainkan akibat Italia tampil buruk di Piala Dunia," tutur Chiellini yang setahun lalu turut serta dalam Juventus Tour 2014 yang dipromotori NineSport.
Ya, di balik tongkrongannya yang terkesan sangar, Chiellini merupakan pemain yang bersahaja. Itu saya rasakan langsung ketika mewawancarainya setahun lalu. Apalagi, di antara, tiga pemain Juventus yang saya temui -dua lainnya Andrea Pirlo dan Claudio Marchisio- justru Chiellini yang paling antusias menjawab seluruh pertanyaan saya. Mungkin, karena faktor kedekatannya dengan Juventini Indonesia dan juga akibat Pirlo serta Marchisio masih lelah setelah menempuh perjalanan panjang.
Padahal, awalnya saya sempat nervous juga ketika Chiellini memandangi saya yang kebetulan memakai batik bermotif Juventus. Namun, ketika memulai pertanyaan, pemeran Hulk dalam video klip promosi The Avengers: Age of Ultron ini malah merespons dengan semangat yang membuat suasana menjadi sangat cair.
Itu didukung kemampuan bahasa Inggrisnya yang sangat fasih dibanding saat saya mewawancarai Pirlo dan Marchisio yang harus di-translate. Maklum, disela-sela kesibukannya sebagai pemain profesional, Chiellini juga menyandang gelar Doktoral (S3) usai menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Ekonomi Universitas Turin.
Selamat Chiellini! Semoga dirimu kembali jadi pahlawan saat Juventus menghadapi Barcelona dua pekan mendatang.
* * *
![]() |
| Narsis bersama "Gorila" (www.roelly87.com) |
* * *
* * *
* * *
Wawancara Lainnya:
- Giorgio Chiellini: Saya Cinta Juventini Indonesia!
- Andrea Pirlo: Allegri bisa Memberi yang Terbaik
- Claudio Marchisio: Cuaca di Jakarta Seperti di Manaus
- Dahlan Iskan: Generasi Muda harus Olahraga
- Erick Thohir: Saya Percaya Loyalitas Dua Arah
Artikel Terkait:
- Demam The Avengers Melanda Skuat Juventus
- Kisah Ponsel Dua Presiden: Erick Thohir dan Andrea Agnelli
- JCI Konvoi Scudetto ke-30
- Fan Indonesia Diservis Chiellini
* * *
- Cikini, 22 Mei 2015







