TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Ketika yang Kedua Belum Tentu Kalah Bagus dari Tangan Pertama

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Nikmati Genflix Selama 7 Hari Gratis!

Jumat, 31 Maret 2017

Ketika yang Kedua Belum Tentu Kalah Bagus dari Tangan Pertama


Diskusi bersama Mobil123.com dengan tema Mobil Bekas,
Solusi Kebutuhan Anda (Klik untuk perbesar foto)


SEJAK kecil, saya memegang teguh prinsip untuk selalu (dan jadi) yang pertama. Bagi saya, yang terbaik itu nyaris selalu nomor satu. Termasuk, dalam urusan memiliki suatu barang atau menggunakan jasa. Saya selalu memilih yang nomor satu.

Mahal bagi saya relatif. Toh, pepatah mengatakan, ada rupa tentu ada harga. Contohnya, ketika membeli sepeda motor. Ketimbang bekas, saya cenderung memilih baru meski harus kredit. Begitu juga saat memiliki kamera yang merupakan senjata andalan saya sehari-hari.

Saya mengumpulkannya sedikit demi sedikit sejak pertengahan 2013 hingga bisa kebeli pada 7 Maret 2016. Padahal, dalam periode itu banyak yang menawarkan kamera bekas yang belum lama pakai dengan harga jauh lebih miring.

Tapi, saya bergeming untuk mengumpulkan dana demi membeli yang baru. Setelah hampir tiga tahun menyisihkan gaji ditambah hasil dari ngeblog, akhirnya saya kesampaian memiliki kamera dengan segel tertutup.

*         *         *
DALAM sepak bola, juara belum tentu berasal dari tim terbaik. Adakalanya, justru runner-up yang tampil bagus sepanjang turnamen atau kompetisi. Contohnya, Belanda yang dinobatkan sebagai spesialisasi runner-up karena selalu mentok di final Piala Dunia pada 1974, 1978, dan 2010.

Namun, publik mengakui, pada tiga edisi turnamen terelite di kolong langit itu, Tim Oranye tampil sangat baik. Hanya, Belanda apes saja akibat kalah dari tuan rumah Jerman (Barat) dan Argentina serta Spanyol. Tampil menghibur dan atraktif saja tidak cukup untuk jadi juara.

Demikian analogi yang terbayang di pikiran saya ketika mengikuti diskusi yang diselenggarakan Mobil123.com di The Hook Restoran, Jakarta Selatan, Jumat (31/3). Kehadiran saya di event Portal Otomotif No 1 di Tanah Air itu berkat informasi dari Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (Komunitas ISB).

Dalam acara bertema Mobil Bekas, Solusi Kebutuhan Anda itu, turut menghadirkan narasumber kompeten. Yaitu, Halomoan Fischer selaku Chief Operating Officer PT Serasi Mitra Mobil (Mobil88) dan Hendrik Wiradjaja (Deputy Marketing Director Hyundai Mobil Indonesia.

Dari Mobil123.com turut hadir Joe Dische selaku Chief Financial Officer (CFO) Icar Asia (Grup Mobil123.com) untuk memberi sambutan dan Indra Prabowo (Managing Editor Mobil123.com) selaku moderator.

"Membeli (mobil) secara bekas jadi solusi bagi masyarakat. Keuntungannya, harga tentu saja lebih murah, bisa langsung pakai, dan depresiasi rendah. Terutama, menjelang Idul Fitri, ketika sebagian masyarakat memilih untuk membeli mobil bekas ketimbang baru. Sebab, bisa langsung dipakai untuk mudik dibandingkan baru yang harus nunggu surat-suratnya lebih dulu," tutur Fischer dalam diskusi tersebut.

Dalam kesempatan itu, pria 41 tahun ini juga menjelaskan plus dan minus untuk membeli mobil bekas. Ya, bagaimana pun, membeli sesuatu itu pasti ada sisi positif dan negatifnya. Pun dengan ketika kita membeli mobil secara baru yang belum tentu sempurna.

Maklum, berdasarkan statistik,  depresiasinya hanya pada tahun pertama yang selanjutnya bakal menurun. Jadi, risiko membeli mobil bekas menurut saya seimbang dengan keuntungan yang didapat konsumen. Yang penting, kita harus jeli sebelum membeli. Khususnya, dengan menelusuri riwayat mobil itu dan pemiliknya.

Pernyataan sama diungkapkan Hendrik. Menurutnya, pangsa mobil seken (bekas) di Indonesia tergolong tinggi. Itu mengapa, Hyundai Mobil Indonesia ikut terjun dengan divisi mobil bekas, salah satunya diler Autosafe. Bahkan, mereka berani memberi garansi tiga tahun atau 65 ribu kilometer (mana yang lebih dulu dicapai).

"Menjual mobil bekas itu tidak mudah. Tapi, kami selalu berusaha untuk menjelaskan secara rinci kepada calon pembeli. Agar, konsumen mendapat rasa aman dan nyaman. Bagaimana pun, mobil bekas berbeda dengan baru. Untuk itu, kami juga menerangkan kepada konsumen untuk memperhatikan lebih lanjut tentang kilometer pemakaian," Hendrik, mengungkapkan.

*         *         *
SAYA bersyukur bisa mengikuti acara yang diadakan Mobil123.com. Apalagi, ini merupakan event kelima yang saya ikuti sejak 2015 lalu. Meski belum memiliki mobil, berkat menyimak rangkaian acara Mobil123.com membuat saya punya gambaran jika kelak akan membeli.

Yaitu, tidak selamanya barang bekas itu kalah dari yang baru. Alias, semuanya ada plus dan minusnya baik beli baru atau bekas. Itu semua tergantung situasi dan kondisi.

Sambil menyimak cuitan dari puluhan rekan blogger di twitter dangan tagar #MobilBekas dan #Mobil123, saya teringat ketika dulu bekerja di pertambangan. Saat itu, banyak perusahaan yang lebih memilih untuk membeli secara bekas untuk kendaraan operasionalnya.

Itu bukan berarti perusahaan tidak punya dana. Melainkan, demi efisiensi alias kepraktisan. Bisa dipahami mengingat jika beli baru, rumit mengurus berbagai suratnya. Sementara, kendaraan operasional hanya dipakai khusus untuk di tambang alias tidak cocok jika dikemudikan di kota. Alhasil, membeli mobil bekas jadi solusi bagi manajemen.

Berkat mengikuti diskusi dari portal terlengkap di Indonesia dengan lebih dari 200.000 listing kendaraan itu, wawasan saya tentang sesuatu yang bekas jadi terbuka. Ya, tidak selamanya yang kedua kalah bagus dari tangan pertama.

*         *         *
Kesimpulan Membeli Mobil Bekas (Sumber: Mobil123.com)

Benefit:
- Harga lebih murah
- Kendaraan langsung pakai
- Tingkat depresiasi lebih rendah

Risiko:
- Mobil disita
- Kerugian material
- Ancaman keselamatan
- Tidak bisa BBN
- Ancaman pidana 6 tahun

Faktor penyebab risiko:- Dokumen (status hukum)
- Kesesuaian fisik dan dokumen
- Kendaraan bekas tabrakan
- Kendaraan eks banjir
- Odometer putaran

Jika rekan blogger memiliki pengalaman membeli mobil bekas bisa berbagi pengalaman di kolom komentar. Begitu juga jika ada pertanyaan, saya akan menjawabnya berdasarkan pengalaman mengikuti berbagai acara yang diselenggarakan Mobil123.com. Atau, jika saya rasa sulit alias di luar kemampuan saya, akan saya coba teruskan ke pihak Mobil123.com untuk mendapat referensinya. Terima kasih.

*         *         *

Dua rekan blogger berpose di depan The Hook sebelum acara dimulai

*         *         *
Dua narasumber dan moderator dari kiri ke kanan:
Hendrik Wiradjdja, Halomoan Fischer, dan Indra Prabowo

*         *         *
Halomoan Fischer dari Mobil88

*         *         *
Hendrik Wiradjadja dari Hyundai Mobil Indonesia

*         *         *
Puluhan rekan blogger antusias menyimak diskusi tentang mobil bekas

*         *         *
Sisi lain dari tempat diskusi: Berbagai lampu yang menggantung ikonik  

*         *         *
Perwakilan Mobil123.com dan narasumber

*         *         *

Artikel Terkait:
Mau Kredit Mobil yang Menguntungkan? Ini Tipsnya
Mobil123.com Edukasi Blogger Pentingnya Asuransi untuk Kendaraan
Mobil123.com Rilis Fitur Live Chat untuk Mudahkan Calon Pembeli
Solusi Mudah Cari Mobil di Mobil123.com

*         *         *
Jakarta, 31 Maret 2017

22 komentar:

  1. Judulnya bikin deg-degan buibuk :),
    btw mobil bekaspun asal pintar memilih dan memilah akan mendatangkan benefit ya kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju pak. hehehe
      judulnya kepikiran pas waktu ikutan nge-twit :)

      Hapus
  2. Tidak selamanya cinta pertama lebih baik dari cinta kedua yah mas kalo diibaratkan? Haha Wah, by the way any way bus way, prinsipnya kok sama yah mas? Saya juga dulu gitu. Tapi sejak ikutan acaranya mobil123 melirik barang second juga gak ada salahnya. Toh yang pentingkan fungsinya. 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Tidak selamanya cinta pertama lebih baik dari cinta kedua yah mas kalo diibaratkan?"
      lha, kok cinta-cintaan sih?
      hi hi hi

      bener mas, berarti kita klop nih :)

      Hapus
  3. Yup ada plus minus.. tapi banyakan plus. Apalagi minus bisa dikurangi kalau kita tau tips triknya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju mas, gimana kitanya aja ya
      dan sesuai situasi dan kondisi serta kebutuhan :)

      Hapus
  4. Beli mobil bekas bisa jadi batu loncatan oom. Apalagi kalau belum bisa nyetir.

    Beli Mobkas bisa sangat bergantung pada dmana kita membelinya.Ingat jangan salah tempat ya oom!

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, setuju banget nih pak yusef
      yupz, jangan salah beli
      untuk rekomendasinya bisa dicek di mobil123.com :)

      Hapus
  5. Mobil bekas, memang tak selalu buruk konotasinya,s elama kita bisa memilih mobil yang tepat dari dealer yang tepat

    BalasHapus
  6. Iya nih harus udah mulai nabung buat beli mobil, mudah2an suatu saat kebeli walaupun bekas, yang penting kan berkualitas

    BalasHapus
  7. wah, jadi semakin tahu nih tentang mobil bekas

    BalasHapus
  8. yuk yuk beli mobil bekas mas :) makin yakin dan tenang ya kalau tau caranya dan harus beli di mana ;p

    BalasHapus
  9. Judul sama analoginya menarik ini :D

    BalasHapus
  10. Aku suka analoginya. Hahahahaha
    Tapi bener sih, yg pertama belum tentu yang utama.

    BalasHapus
  11. Tapi jangan galau kalau milih mobil bekas ya om...

    BalasHapus
  12. keren nih mobil123 selalu ada aja informasi menarik dan bermanfaat terutama mengenai tips agar nggak nyesel beli mobil bekas.

    BalasHapus
  13. klo dapat penjual yang jujur enak, apalagi klo dia bisa kasih harga murah,,mobil bekas ya gapapa

    BalasHapus
  14. oh, emang lbh praktis ya kalau beli mobil bekas, utk urusan dokumennya :)

    BalasHapus
  15. ya nih harus udah mulai nabung buat beli mobil, semoga diberi rizki agar bisa cepat beli mobil sendiri, aamiin

    BalasHapus
  16. Beli mobil bekas tetap kudu hati-hati ternyata ya Mas, bisa berabe juga jika salah pilih.

    BalasHapus
  17. Yup ada plus minus.. tapi banyakan plus. Apalagi minus bisa dikurangi kalau kita tau tips triknya ya

    BalasHapus
  18. kalau duit nya belum cukup beli mobil baru lebih baik beli mobil bekas aja dulu,kudu hati-hati ya Mas, bisa berabe juga kalau salah pilih.

    BalasHapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)