TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: BNN Tangkap Pilot dan Pramugari Lion Air yang Konsumsi Narkoba

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Selasa, 22 Desember 2015

BNN Tangkap Pilot dan Pramugari Lion Air yang Konsumsi Narkoba


Dari kiri: Kepala BNNP Banten Heru Februanto, Kepala BNN Budi Waseso, Kabag Humas BNN Slamet Pribadi


"RUL, acaranya diundur. Tapi kita bisa nunggu sampe siang ini ada info penting," demikian sambutan rekan blogger Thamrin Dahlan kepada saya di lobi Kantor Pusat Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur. Ya, pagi tadi, Selasa (22/12) kebetulan saya sudah ada janji untuk hadir ke acara yang rencananya melibatkan Kepala BNN Budi Waseso. Hanya berhubung satu hal, ternyata harus diundur.

"Yuk masuk aja. Kita langsung ke ruangan Kabag Humas buat ngobrol-ngobrol. Di sana sudah ada Rahab (Ganendra) dan Arrie (Boediman La Ede) yang nunggu," ujar Thamrin seraya menemani saya menuju ruangan Kabag Humas yang dijabat Slamet Pribadi.

"Ada berita terbaru nih pak? tanya saya kepada Slamet. Sosok yang menyandang pangkat Komisaris Besar (Kombes) Kepolisian ini tersenyum.

"Penangkapan pilot sama pramugari, rul. Total ada empat orang," Thamrin, menimpali.

"Wow... Dari maskapai mana pak?" Saya memberondong pertanyaan.

"Nanti saja tunggu saat konferensi pers jam satu siang ini. Ada pak Budi juga sama pak Heru Februanto (Kepala BNP Banten)," jawab Slamet yang terakhir kali saya temui saat BNN mengadakan Saresehan Advokasi P4GN di Kalangan Media Elektronik 13 Oktober lalu.

Seusai berbincang sejenak, kami pamit. Berhubung waktu masih pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, kami pun diajak Thamrin menuju kantin untuk ngopi-ngopi cantik. Selanjutnya, beliau mengajak saya dan Rahab kembali ke kantor BNN untuk mencari  informasi lainnya.

Termasuk diskusi dengan eks pemakai yang kini jadi konselor Peter Bunjani serta  Kepala Balai Rehabilitasi BNN Lido Yolan Tedjokusumah. Salah satunya agenda BNN mengikutsertakan blogger untuk mengunjungi balai rehabilitasi di Lido, Sukabumi.

Hal itu sudah lama direncanakan Thamrin dari tahun lalu sebagai bagian dari kampanye blogger peduli narkotika dan obat terlarang (narkoba). Maklum, pria 63 tahun ini memang sebelum pensiun menjabat sebagai Direktur Pasca Rehabilitasi BNN.

*      *      *

"JANGAN kita menghukum maskapainya. Karena ini kan orang per orangan yang menggunakan. Artinya, bisa terjadi di maskapai apa saja," kata Budi saat melakukan tanya jawab dalam konferensi pers. Saat itu, pria yang di pundaknya terdapat pangkat tiga bintang ini tidak mengungkapkan secara gamblang nama maskapai tempat bekerja tiga dari empat pemakai tersebut.

Namun, di kalangan wartawan saat itu sudah ramai diketahui jika pilot, pramugara, dan pramugari, yang diciduk BNN pada Sabtu (19/12) bekerja di Lion Air. Mereka diketahui sedang menggunakan narkoba di sebuah apartemen di Jalan Marsekal Suryadarma, Tangerang Selatan.

Seperti yang saya catat dan upload rekaman videonya di youtube, berikut ketiga inisial tersangka yang disebutkan Budi:

1. SH usia 34 tahun berprofesi sebagai pilot dengan positif ganja
2. MT (23 tahun) pramugara, positif amphetamine dan sabu
3. SR (20 tahun) pramugari, positif amphetamine dan sabu

Sementara, satu tersangka lagi merupakan ibu rumah tanga dengan inisial NM (33 tahun). Menurut Budi, keempat orang itu sudah melakukan tes urine, pemeriksaan (BA), dan pelimpahan ke Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNNP Banten untuk menjalankan assesment. Seluruh tersangka dikenakan pasal 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Pilot ini sedang mengikuti training di maskapai baru setelah pindah dari maskapai sebelumnya," kata Budi, 54 tahun. "Apakah keempat itu sedang bugil atau melakukan (hubungan) seks, kami belum tahu. Saat ini kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Mengenai sanksi untuk maskapai, ini tidak ada hubungannya. Mereka (maskapai) tidak bersalah karena sudah berusaha untuk melakukan pengawasan. Tapi oknumnya yang akan kita tindak."


*      *      *

*      *      *

*      *      *
Artikel sebelumnya:
BNN Tangkap Pilot dan Pramugari Lion Air
Sisi Lain Budi Waseso (Buwas): Pasukan Khusus, Ceplas-ceplos, dan Kritik Feodalisme
Komitmen Slank Rela Tidak Dibayar untuk Konser Anti Narkoba/ Lomba Blog BNN
Presiden dan Kepala BNN Kompak: Bandar Narkoba harus Dihukum Mati!
Profil Anang Iskandar: Calon Kapolri yang Merupakan Blogger Aktif
Kenapa Harus Blogger yang Kampanye?
Diskusi Blogger dengan Kepala BNN yang Juga Blogger
Sinergi BNN dan Blogger untuk Mengatasi Darurat Narkoba 
Narkoba: Berawal dari Coba-coba, Ketagihan, hingga Maut Menjemput (Artikel di Okezone.com)

Pentingnya Terapi Keluarga untuk Kesembuhan Pengguna Narkoba
Mengapa Pecandu Narkoba Harus Lapor?
Alasan Rehabilitasi bagi Pengguna Narkoba
Bagaimana Menjauhkan Anak dari Narkoba?
Yuk, Mengenali Ciri-ciri Pengguna Narkoba
Kenapa Harus Blogger yang Kampanye?
Narkoba dan Faktor “Kegalauan” Anak Muda
Yuk, Hadiri Diskusi bersama BNN bertema 2014 Bebas Narkoba
Narkoba: Berawal dari Coba-coba, Ketagihan, hingga Maut Menjemput
Kisah Inspiratif Dua Kompasianer di Acara Titik Balik
Mengenalkan Bahaya Narkoba melalui Game Online
Peran Orang Tua dalam Mengatasi Tren Merokok di Kalangan Remaja
Langkah Awal BNN dalam Memberantas Narkoba
*      *      *

- Senayan, 22 Desember 2015

5 komentar:

  1. walah rek gimana itu membawa pesawatnya kalau pakai narkoba? ngeri amat jadiya, syukurlah kalau sudah ketahuan

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia mas, sekarang sedang dirumuskan aturannya biar lebih ketat dan ga kecolongan lagi...

      sebab, banyak oknum nakal yang bekerja di maskapai bisa sambilan jadi kurir

      Hapus
  2. memalukan ya kejadian kaya gini. Pilot dan pramugari yang seharusnya sehat tanpa narkoba malah terjerat

    BalasHapus
    Balasan
    1. yupz mbak, karena itu sangat membayahakan ratusan penumpang dan wajib dievaluasi setelah ini...

      Hapus
  3. kenapa narkoba dan bandar semakin menjamur di negeri ini?
    krn negara sangat longgar dengan pendatang yang datang mengatasnamakan dirinya investor asing
    faktanya?
    ya kita memang punya investor
    investor narkoba
    haha
    payah juga ya?

    BalasHapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)