TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: (Esai Foto) Anugerah Jurnalistik Aqua V: Apresiasi untuk Blogger

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Kamis, 17 Desember 2015

(Esai Foto) Anugerah Jurnalistik Aqua V: Apresiasi untuk Blogger




SORE itu, Selasa (15/12) saya menghadiri acara Malam Penganugerahan Anugerah Jurnalistik Aqua (AJA V) kelima di Thamrin Nine Ballroom, UOB Plaza, Jakarta Pusat. Kedatangan saya sebagai undangan blogger yang 25 April lalu kebetulan pernah mengunjungi pabrik Aqua di Ciherang, Bogor, Jawa Barat.


*          *         *

PIMPINAN Aqua Grup, Parmaningsih Hadinegoro memberi sambutan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan. Khususnya, pemenang dalam acara Malam Penganugerahan Anugerah Jurnalistik Aqua (AJA) V.

"Tema untuk tahun ini, 'Kelestarian Air dan Lingkungan sebagai Tanggung Jawab Bersama', diharapkan membuat banyak pihak untuk tergerak dalam pelestarian air dan lingkungan di Indonesia," Presiden Direktur PT. Aqua Golden Missisipi ini mengungkapkan.

*          *         *

KETUA Dewan Juri AJA V, Yadi Hendriana, mengaku senang dengan kontribusi Aqua untuk menyelenggarakan acara tersebut. Menurut sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) ini, terkumpul 2.545 karya dari berbagai kategori. Seperti karya tulis cetak/online untuk blogger dan media, foto, televisi, hingga radio yang pertama kali diadakan tahun ini.

"Kami sebagai juri sangat senang karena minat masyarakat untuk berpartisipasi pada AJA V begitu antusias," tutur Yadi, 40 tahun. "Apalagi, saat ini media massa dan sosial memiliki peran penting dalam pelestarian air serta lingkungan. Untuk itu, sepantasnya jika ada penghargaan yang mengapresiasi mereka. Semoga apa yang dilakukan selama ini mampu memberi inspirasi pada masyarakat luas."

*          *         *

PEMBERIAN piagam juara dari Pepih untuk para pemenang. Total terdapat enam kategori sebagai berikut:

Kategori Karya Foto Umum (Media Sosial)
Juara 1: Wisnu Yudowibowo
Juara 2: Dede Sudiana
Juara 3: Komarudin

Kategori Karya Tulis Umum (Media Sosial)
Juara 1: Bayu M. Wicaksono
Juara 2: Evrina Budiastuti
Juara 3: Wandari Auliya Izzati

Kategori Karya radio:
Juara 1: RRI Pro 1
Juara 2: RRI Pro 3
Juara 3: Suara Surabaya

Kategori Karya Televisi:
Juara 1: DAAI TV
Juara 2: Metro TV
Juara 3: Trans 7

Kategori Foto Jurnalis:
Juara 1: Antara Foto
Juara 2: Merdeka (dot) com
Juara 3: Tempo

Kategori Karya Tulis Jurnalis:
Juara 1: Pos Kupang
Juara 2: Kompas
Juara 3: Suara Merdeka

*          *         *

EVRINA (ketiga dari kiri) meraih juara dua kategori media sosial. Wanita kelahiran 29 April ini memang konsisten menulis tentang lingkungan hidup di blog pribadi yang beralamat di evrinasp (dot) com. Itu mengapa, artikelnya yang berjudul "Bahu Membahu Melestarikan Air dan Lingkungan" mendapat apresiasi dari juri.

"Awalnya ga nyangka bisa menang. Alhamduliillah, semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi pembaca," kata Evrina yang didampingi suaminya. "Artikel ini mengajak kita secara bersama melestarikan sumber daya air (SDA) dan lingkungan. Karena, memang menjaga kelestarian air dan lingkungan bukan merupakan tanggung jawab perorangan, kelompok, atau suatu lembaga saja. Tapi juga merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dari hulu hingga hilir."

*          *         *

ALAT musik angklung yang kami mainkan serempak sebelum pengumuman juara pertama. Sayangnya, hingga detik ini, saya gagal meng-upload video di youtube karena file terlalu besar.

*          *         *


ADA kejutan dalam AJA V. Selain enam kategori tersebut, ternyata Aqua memberi penghargaan non-kompetisi Media Kreatif dan inspiratif kepada dua media. Yaitu, Harian Republika dan Majalah National Geographic Indonesia.

Republika dipilih karena karena karyanya yang menggugah publik saat menampilkan halaman depan yang seolah tertutup asap hingga tidak terbaca dengan jelas pada edisi Kamis, 8 Oktober 2015. Secara tidak langsung, mereka mengingatkan kepada pemerintah agar segera turun tangan. Sebab, apa yang dilakukan Republika memang mendapat dukungan dari masyarakat luas. Terutama di media sosial.

Sementara, National Geographic mendapat penghargaan pada edisi November yang terbit tanpa foto sama sekali pada cover-nya. Alias hanya kuning polos dengan teks: "Maaf. Tak ada gambar indah untuk perubahan iklim: Mampukah kita bertahan?" Bagi saya, ini menarik mengingat National Geographic dikenal sebagai majalah yang identik dengan keindahan foto pada halaman depan.

"Kami sangat terkesan dengan apa yang dilakukan kedua media itu yang mengkomunikasikan betapa besarnya dampak lingkungan kepada masyarakat lewat cara sederhana. Namun, justru efektif, sekaligus kreatif, dan inspiratif. pesan yang disampaikan itu sepenuhnya sejalan dengan tema AJA V yang ingin mengajak semua lapisan masyarakat untuk melestarikan lingkungan," kata Parmaningsih, semringah saat memberi penghargaan.

*          *         *

*          *         *

*          *         *

Artikel tentang Aqua sebelumnya:
Aqua Tak Hanya Sekadar Memproduksi Air Mineral

Artikel tentang Lingkungan sebelumnya
Tenggelamnya Tiang Gawang Kami
Sosok Pemungut Sampah yang Terlupakan
Pelabuhan Sunda Kelapa: Banyak Sampah dan Airnya Tercemar Limbah
Perlunya Peraturan Tegas Pemerintah dalam Menangani Banjir
"Jakarta Banget": Mengupas Sisi Lain Kehidupan Jakarta 
Pengalaman Ekstrem di Pedalaman Sumatera
Ketika Sepak Bola Tinggal Kenangan
Serunya Menanam Pohon di Hutan Kota
Nangkring Bareng Newmont: Menepis Stigma Negatif Pertambangan
Menyaksikan Keindahan Pelabuhan Sunda Kelapa yang Termahsyur
Waspadai Pohon Tumbang Mengancam Kendaraan Kita

Artikel tentang Esai Foto sebelumnya
- Membongkar "Rahasia" Bea Cukai
Headlines Kompasiana: Realita Kehidupan
Ketika Iron Man Buka Topeng Aslinya
Terobosan Kompas.com dengan Foto Virtual ala Tokoh Idola
Penampilan Tokoh Kartun dan Video Game

*          *         *
- Jakarta, 17 Desember 2015

20 komentar:

  1. Aku kemarin jalan kaki dari stasiun jadi aman deh. Kalo gak salah AJA IV kemarin siang kok, makanya tumben ini malam. Terimakasih ya kemarin sudah membantu fotoin. Btw baru kemarin nih bener2 ngobrol sama mas roelly dan mas agung. Kemarin jadi kenal sama mas rushan juga yg ternyata satu profesi pegang pertanian

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo saya kebetulan baru edisi sekarang ikutnya mbak :)

      fotonya banyak yang burem, maklum pake hape
      sama ini video gagal terus diuplod di om yutub, filenya kegedean...

      Hapus
  2. Tulisan Mas Huda bagus, saya suka bacanya dan gak pake skip. Hmmm, tipikal orang Indonesia mmg mudah memaklumi dan memaafkan ya. Kalo di LN (pengalaman saya di Aussie) akan diprotes tuh kalo ngaret. hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia mas, molor sampe nyaris 1,5 jam untuk acara yang diselenggarakan brand sekelas aqua, agak gimana gitu...
      tapi untungnya tertutup sama rangkaian acara yang menginspirasi :)

      Hapus
  3. Mbak Evrina hebat memang. Konsisten dengan artikel-artikel ttg lingkungan. Saya juga suka baca blognya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga suka baca blognya, tapi baru tahu orangnya pas kemaren :)
      he he he

      Hapus
  4. senengnya bisa ikut acara AJA.
    selamat buat para pemenang.
    tempat megah tapi gak nyaman bagi undangan, jam molor emang sih kalo kayak gitu bikin kesel.

    BalasHapus
    Balasan
    1. he he he
      iya mas, secara undangan udah hadir tepat waktu, tapi acaranya malah telat :)

      Hapus
  5. yeeeay Evrina menang, keren. paling bete kalau acaa molor waktunya ya apalagi buat orang sibuk yang jadwalnya padat kaya aaku hahahah Jangn protes

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi hi hi
      ini bukan protes mbak, sekadar masukan buat AJA VI yang rencananya digelar 2016 :)

      Hapus
  6. Jie nggak bisa hadir nih,padahal undangan dah nyampe eit masuk siang :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi hi hi
      pantes kemaren nyari2 mas topik ga ketemu
      kalo saya kebetulan pas pulang ngantor dari gbk tinggal lurus ke sudirman :)

      Hapus
  7. Semoga taun depan ga molor lagi
    Selamat evrina \m/

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, kalo bisa diadain di tempat yang bersahabat bagi pengendara motor :)

      Hapus
  8. wuiiiiih reportasenya kereennn

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuiiiiih komentarnya juga kereennn :)
      makasiiiih mbak atas apresiasinya

      #eaaaa

      Hapus
  9. Aku klo nulis temanya lingkungan idup langsung mentok angkat tangan ni huihuiii

    Wah itu acaranya sampek jam brapa mas irul, keren galla dinner

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga lama kok, cuma sampe jam 9-an :)

      oh ya, angkat tangan mau ngapain?
      emang lagi belajar di kelas he he he

      Hapus
  10. wkwkwkw, curhat ni ye, sudahlah gak dapet tempat parkir motor, angklung cuma dipinjemin doang, hihih..tapi serulah acaranya walau molor..tapi makannya enak Rul, #ehh

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo acaranya emang seru banget mbak, menginspirasi kita agar lebih dekat sama lingkungan :)

      makanannya? juga hi hi hi

      Hapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)