TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Indosat

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Indosat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indosat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Desember 2016

Yuk, Jadi Investor Bersama ISTC Indosat


Saya termasuk telat belajar tentang pasar modal dan saham. Sebab, baru mempelajarinya tahun lalu ketika mengikuti tur ke Bursa Efek Indonesia (BEI) di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Namun, setelah itu, saya tidak intens mengikutinya hingga akhirnya ilmu yang saya dapat jadi terlupakan.

Beruntung, saya bisa mengingatnya kembali saat mengikuti Training Pasar Modal dan Simulasi virtual training melalui aplikasi ISTC. Tepatnya, ketika bersama puluhan rekan blogger mengunjungi kantor pusat Indosat Ooredoo di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/12).

Saat itu, saya bisa kenal jauh dengan pasar modal dan trading saham. Apalagi, kami juga langsung praktik aplikasi vitrual online trading Indosat Ooredoo Stock Trading Contest (ISTC). Dengan aplikasi ini, saya bisa belajar dan mencoba untuk bermain saham.

ISTC merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat dalam bidang edukasi dan inovasi. Tujuannya, untuk memberikan literasi kepada masyarakat Indonesia. Khususnya, generasi muda yang tentang investasi pasar modal dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

"Meski trading-nya virtual, tapi hadiahnya beneran lho," kata Diah Kusuma Dewi, Dept CSR Indosat. "Kami sudah menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk pemenang. Baik umum maupun pelajar. Rekan-rekan blogger juga bisa mencobanya setelah mengikuti sharing hari ini."

Dalam kesempatan itu, Diah mengajak kami untuk mengenal trading saham dari dasar. Menurutnya, awalnya memang terlihat sulit. Tapi, jika tekun, banyak yang berhasil. Terlebih, dengan era teknologi ini yang kian memudahkan. Untuk melihat pergerakan saham, cukup lewat aplikasi ISTC di smartphone.

Pernyataan sama diungkapkan Della Agatha Linggar selaku Corporate Strategy Associate PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Yaitu, perusahaan yang menyediakan produk investasi yang bermitra dengan Indosat.

"Dengan aplikasi ISTC ini, kita bisa melihat pergerakan saham secara real time. Caranya mudah, tinggal instal melalui Google Play atau App Store. Setelah itu, ikuti petunjuknya dan pelajari secara bertahap. Jangan lupa, isi registrasi lebih dulu untuk bisa mengaksesnya," Della, mengungkapkan.

ISTC ini merupakan edisi kedua setelah tahun lalu. Sejak September, Indosat telah melakukan roadshow ke berbagai universitas di Tanah Air. Apa yang dilakukan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini tentu menarik.

Sebab, berdasarkan data dari BEI, masyarakat yang berinvestasi saham hanya 529.257 orang. Sementara, penduduk Indonesia menurut sensus 2010 lalu mencapai 250 juta jiwa. Itu berarti, kurang dari satu persen dari total rakyat Indonesia.

Tak heran jika Indonesia tertinggal dari beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Misalnya, Malaysia yang mencapai 13 persen dari jumlah penduduk sekitar 30 juta jiwa. Bahan, Singapura lebih bagus lagi dengan persentase mencapai 30% dari 5,5 juta jiwa.

Itu mengapa, Indosat menggelar ISTC kedua untuk mencari calon investor di kalangan generasi penerus. Mereka ingin anak muda melek saham agar kelak bisa jadi investor handal.

Saya beruntung sudah mengikutinya dengan menginstal aplikasi ISTC di smartphone. Bagaimana, dengan Anda?*** 

Tertarik dengan ISTC? Ikuti link di bawah ini:
Website: www.istc.indosatooredoo.com
FacebookIndosat Ooredoo ISTC
Twitter: @IsatOoredooISTC
Instagram: @indosatooredooistc
*        *        *
Diah Kusuma Dewi, Dept CSR Indosat

*        *        *
Della Agatha Linggar dari PT Trimegah Sekuritas Indonesia

*        *        *
Belajar trading sekaligus mengikuti kompetisinya

*        *        *
Rekan blogger aktif bertanya

*        *        *
Rekan-rekan blogger serius belajar trading

*        *        *
Antusiasme rekan-rekan blogger untuk terjun ke pasar modal

*        *        *
Suasana di Gedung Auditirium Indosat Ooredoo, Jakarta Pusat

*        *        **        *        *
*        *        **        *        *
*        *        **        *        *
Aplikasi ISTC di Google Play Store

*        *        *
ISTC dikelola PT Trimegah

*        *        *
Registrasi dengan isi data diri

*        *        *
Trading virtual di ISTC

*        *        *
Hasil "trading" saya selama mengikuti acara

*        *        *
Melihat pergerakan saham Indosat

*        *        *
- Jakarta, 16 Desember 2016

Rabu, 13 Januari 2016

Indosat Luncurkan Paket Freedom Combo untuk Bebas Waktu dan Rumitnya Tarif


Paket Freedom Combo dari Indosat Ooredoo



"MBAK, ini hadiah motornya untuk doorprize acara ini ya?"

"Nggak mas. Tapi buat kompetisi Talk a-thon."

"Waduh, apaan tuh mbak?"

"Semacam kompetisi yang kita adain dulu. Jadi, yang dapat motor itu peserta yang nelepon terbanyak tanpa pulsa. Juara dua kalo ga salah pulsa Indosat Ooredoo. Tapi, kalau mau jelas lagi, mas bisa tanya ke pak Syarif."

"Ok mbak, terima kasih banyak informasinya."

"Sama-sama mas. Semoga terhibur ya menghadiri acara kami."

"Pasti mbak."

DEMIKIAN percakapan saya dengan salah satu panitia menjelang dimulainya acara yang diselenggarakan Indosat Ooredoo di Gandaria City, sore tadi, Rabu (13/1). Tepatnya saat perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia itu meluncurkan produk teranyar: Paket Freedom Combo.

Yaitu, terobosan pertama di Tanah Air yang akan membebaskan pelanggannya dari ketentuan batas waktu penggunaan dan rumitnya tarif. Bagi saya sebagai pengguna Indosat Ooredoo sejak 2003 (IM3), jelas sangat terbantu. Lantaran, saya dapat menikmati layananan telekomunikasi hanya dalam satu paket. Itu belum termasuk bonus data hingga dua kali lipat serta telepon dan sms tanpa batas yang bisa dipakai kapan pun dan di mana pun.

"Sebagai perusahaan, kami memperlakukan pelanggan seperti sahabat. Itu mengapa Indosat Ooredoo menghadirkan paket yang simpel, transparan, dan mudah sehingga para pelanggan tidak perlu merasa khawatir terhadap ketentuan batasan waktu dan tarif yang tidak jelas. Inilah layanana telekomunikasi digital yang memberikan pengalaman dan produk terbaik untuk Indonesia," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli.

Dalam acara tersebut turut dihadiri dua petinggi dari perusahaan yang tergabung dengan Ooredoo Grup. Yaitu, Andreas Gregori yang menjabat sebagai Chief Marketing Officer Indosat Ooredoo dan Syarif Mahfud (Division Head Data Services Indosat Ooredoo). Dengan antusias, mereka melakukan tanya jawab kepada ratusan undangan yang hadir.

Termasuk menjelaskan empat paket Freedom Combo seperti berikut:

M = Langganan per bulan Rp 59 ribu yang sudah meliputi kuota internet 1 GB bagi pengguna 3G dan bonus 1 GB untuk 4G LTE. Total, pelanggan mendapat 2GB yang bisa dipakai 24 jam tanpa batas untuk internetan, sms, dan  nelepon.

L = Langganan per bulan Rp 99 ribu (6 GB)

XL = Langganan per bulan Rp 149 ribu (10 GB)

XXL = Langganan per bulan Rp 199 ribu (20 GB)

"Kami memberikan bonus khusus bagi pengguna 4G untuk memotivasi masyarakat agar beralih ke jaringan 4G yang lebih kencang," Syarif, menjelaskan. "Kenapa kami pakai 'M', 'L', 'XL', dan 'XXL'? Itu seperti ukuran pakaian. Jadi, agar pelanggan mudah mengingatnya."

Pernyataan sama diungkapkan Andreas seusai acara saat menerangkan untuk membeli paket tersebut, pelanggan bisa menekan *123# atau melalui myCare.indosatooredoo.com, "Paket ini menghadirkan cara baru untuk pelanggan agar bisa menikmati layanan telekomunikasi sesuai kebutuhannya dalam satu paket. Kami, Indosat Ooredoo selalu ingin memberikan yang terbaik untuk pelanggan dengan paket yang sederhana dan transparan."
*        *        *
KEMBALI ke kompetisi Talk a-thon, berikut mekanismenya seperti yang tertera di foto dan penjelasan Syarif yang berlangsung dalam empat hari ke depan (14-17 Januari):

- Peserta memiliki nomor Indosat Ooredoo dan telah terdaftar aktif dengan paket Freedom Combo. Peserta bisa mendaftar dengan menelepon nomor Hotline Freedom Combo atau registrasi langsung di Gandaria City.
- Mengisi form list daftar telepon tujuan panggilan keluar sebanyak-banyaknya yang akan dihubungi saat kompetisi berlangsung.
- Peserta diminta untuk melakukan panggilan keluar ke nomor Indosat sebanyak mungkin dalam waktu delapan jam. Setiap panggilan, minimal satu menit dan maksimal dua menit.

Sepertinya menarik nih. Bagaimana kalau kita ingin salat (bagi yang muslim) atau ke toilet? Berikut, jawabannya:

- Peserta ditemani satu Liaison Officer yang akan melakukan validasi atas telepon keluar
- Peserta berhak mendapat tiga kali ibadah dan ke toilet dengan masing-masing maksimal 10 menit.
- Peserta boleh bawa makan dan minuman masing-masing. (Menurut informasi, panitia hanya menyediakan snack dan minuman kemasan)

Selanjutnya, syarat dan ketentuan jika gugur:

- Ponsel peserta kehabisan baterai.
- Peserta istirahat melebihi ketentuan 70 menit.
- Daftar nomor panggilan keluar habis sebelum kompetisi selesai.

Dan, penentuan pemenangnya adalah:

- Hadiah utama (motor) diberikan kepada pemenang yang mengikuti kompetisi minimal enam jam tanpa henti saat melakuakn panggilan. Nah, jika semua peserta gugur sebelum mengikuti kompetisi minimal enam jam, hadiah batal.
- Jika terdapat dua peserta menang dengan skor imbang, hadiah akan dibagi dua dengan kesepakatan mereka.
- Kompetisi dimulai setiap setiap pukul 12.00 WIB setiap hari dan ditutup 20.00 WIB
- Peraturan dapat berubah sewaktu-waktu dengan kondisi tertentu.

Hadiah kompetisi Talk-a-thon setiap harinya (total empat hari)

- Hadiah utama: Sepeda motor Mio M3
- Hadiah kedua: Voucher Indosat Rp 2 juta
- Hadiah ketiga: Voucher Indosat Rp 1 juta
*        *        *
Booth Indosat Ooredoo

*        *        *
Rekan-rekan blogger dan media

*        *        *
Indosat Ooredoo menjangkau seluruh wilayah Tanah Air

*        *        *
Peluncuran paket Freedom Combo

*        *        *
Di balik layar 

*        *        *
Hadiah utama kompetisi Talk-a-thon


*        *        *
Empat paket Freedom Combo

*        *        *
Blogger dan media mengabadikan momen

*        *        *
Syarif dan Andreas

*        *        *

Gandaria City

*        *        *
Andreas seusai acara

     *        *        *
Artikel Indosat sebelumnya:

Indosat Ooredoo 4Gplus Jawaban untuk Akses Internet Lebih Cepat
Komitmen Indosat Terhadap Pelanggan, Sepak Bola, dan Blogger
Merajut Kebersamaan Sesama Blogger dalam #BukberBRID dan Ketupat Indosat
Serba Lengkap di Cipika Store
Kenapa Harus Indar Atmanto?
Kenangan Belajar Meliput di SEA Games 2011
Mereka yang Turut Mensukseskan SEA Games 2011
Hajar Vietnam 2-0, Indonesia ke Semifinal SEA Games 2011
Antusiasme Masyarakat Menyaksikan Timnas Indonesia Mengalahkan Malaysia
Menyaksikan Langsung Parade Obor SEA Games 2011 di Jakarta
Silaturahmi Blogger di Launching Produk Indosat Ramadan
Kopdar Kompasianer dan Indosat untuk Internet Murah
Dampak Negatif Internet dalam Keseharian Siswa SD
Rekam Jejak Satu Tahun IDKita Kompasiana

*        *        *
- Jakarta, 13 Januari 2015

Rabu, 05 Agustus 2015

Membedah Keunggulan Tablet Advan Vandroid X7

Membedah Keunggulan Tablet Advan Vandroid X7 dengan Prosesor Intel Atom X3

Tablet Advan Vandroid X7 dengan prosesor Intel Atom X3 (sumber foto: dokumentasi pribadi/ www.roelly87.com)

TAK kenal maka tak sayang. Adagium lawas itu masih saya ingat betul hingga kini yang kerap diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh nyatanya dalam hal memilih gadget. Dulu, jika mengetahui segala sesuatu mengenai Advan, stigma negatif sebagai perangkat murahan langsung muncul dalam benak saya. Bahkan, ketika beberapa waktu lalu perusahaan elektronik berbasis teknologi yang berdiri sejak 1998 ini merilis produk anyar, saya masih bergeming dengan stigma tersebut.

Namun, benar kata pepatah tersebut. Demi mengetahui benar atau salahnya pandangan itu, tentu saya harus membuktikannya lebih lanjut. Kebetulan, saya mendapat kehormatan dari grup Blogger Reporter (BRID) untuk menghadiri peluncuran produk keluaran Advan yang teranyar. Yaitu, tablet Advan Vandroid X7 yang sudah dibenamkan prosesor sekelas "otak" komputer Intel Atom X3 di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarat Pusat, Senin (3/8).

Dalam acara yang dihadiri puluhan blogger ini, saya akhirnya mengetahui lebih jelas tentang produk Advan. Pada akhirnya, stigma negatif "produk murahan" itu lenyap seketika berganti kekaguman. Lantaran, saya baru tahu ternyata Advan merupakan perusahaan asli Indonesia yang diproduksi putra-putri terbaik negeri ini di Semarang, Jawa Tengah.

*       *       *

SIANG itu, suasana ballroom Fairmont sangat ramai dihadiri puluhan blogger. Saya yang tiba di lokasi 30 menit sebelum acara dimulai langsung melakukan registrasi. Setelah berlebaran dengan rekan-rekan blogger, terutama dengan admin BRID yang kembali berkumpul sejak buka puasa bersama pada 8 Juli lalu.

Tak lama setelah santap siang sejenak, saya menuju booth yang menyediakan beberapa produk tablet Advan Vandroid X7. Tentu, ini yang jadi fokus utama saya untuk mengetahui seberapa hebat tablet pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi prosesor terbaru Intel Atom X3 dengan keunggulan prosesor sekelas "otak" komputer.

Ya, bagaimanapun, sebagai blogger yang kritis, saya harus membuktikan apa yang saya tulis memang berdasarkan pengalaman pribadi dan bukan "apa kata orang". Agar, artikel yang saya buat lebih bernyawa saat dibaca khalayak ramai. Apalagi, kehadiran saya pada peluncuran tablet Advan Vandroid X7 ini mengandung "dua misi".

Pertama, jelas demi membuktikan stigma Advan sebagai "produk murahan" yang selama ini membelenggu saya itu salah. Misi selanjutnya, untuk dituliskan dalam blog ini yang bertujuan agar dibaca banyak pihak. Syukur-syukur bisa dijadikan referensi jika ada pembaca yang ingin mengganti gadget mereka dengan tablet Vandroid X7 atau produk Advan lainnya.

Kesimpulan yang saya dapat setelah nyaris satu jam mengutak-atik Vandroid X7 sangat beragam. Jujur saja, saya belum bisa membuktikan kekuatan baterai dengan kapasitas 2500 mAh terkait keterbatasan waktu. Namun, dalam rentang waktu hampir 60 menit itu, indikator bar pada baterai masih 80 persen. Ini sangat menarik mengingat, saya merupakan tangan kesekian yang menjajalnya lantaran peluncuran Vandroid X7 sudah berlangsung sejak pagi yang dihadiri awak media. Berarti, tablet ini sangat awet baterai dan cocok dibawa ke mana saja.

Apalagi, Advan -menurut saya- sudah maju beberapa langkah dengan produsen gadget lokal. Itu karena sponsor resmi klub terbaik di dunia, FC Barcelona ini, memiliki layanan purna jual yang tersebar di berbagai penjuru nusantara. Ini salah satu tujuan utama saya jika ingin membeli gadget seperti ponsel, tablet, laptop, atau kamera. Jadi, saya tidak perlu khawatir jika saat memiliki  Vandroid X7 nanti ingin melakukan servis resmi.

Selanjutnya, yang bikin penasaran adalah "jeroannya". Kolaborasi Advan dengan Intel sukses menghasilkan X3-C3230 ORK Quadcore 1.0 GHz. Prosesor versi teranyar ini membuat Vandroid X7 lebih bertenaga. Khususnya dalam melakukan multitasking yang sangat nyaman. Termasuk ketika saya memainkan game 3D yang membuat saya terpesona terkait kualitas layar tujuh inci beresolusi qHD 1024x600 piksel.

Masih banyak kelebihan dari Vandroid X7 yang tentu saja tidak bisa saya jabarkan seluruhnya. Itu karena Anda harus membuktikannya lebih lanjut saat produk ini keluar beberapa pekan mendatang yang dibanderol sekitar Rp 1,1 juta ini. Yang menarik, jika kita membelinya, akan mendapat benefit istimewa. Yaitu, Kartu Perdana Indosat Mentari dengan bonus pulsa mencapai Rp 240 ribu dan masa aktif 12 bulan!

Nah, apakah Anda tertarik untuk membuktikan kehebatan Vandroid X7 sekaligus menghilangkan stigma murahan seperti yang saya alami sebelumnya?

*       *       *

Spesifikasi Tablet Advan Vandroid X7:

Rilis: Pertengahan Agustus 2015
SIM: Dual SIM (GSM + 3,5G)
Prosesor: Quadcore 1.0 GHz 64 bit Intel Atom X3-C323 ORK
Sistem Operasi: Android KitKat 5.1 Lollipop
Layar: 7 inci qHD (1024x600 pixel)
Memori: RAM 1 GB, Internal 8 GB, Micro SD 32 GB
Kamera: Dual Camera (Depan VGA, Belakang 2 MP)
Konektivitas: Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth v4.0 A2DP, Micro USB v2.0
Jaringan: 3G (HSPA+), 2G (Edge, GPRS)
Baterai: Li-Ion 2500 mAh
Fitur: A-GPS, FM Radio, MP3/MP4 Player



Multitasking dengan  tablet seharga Rp 1,1 juta ini (@roelly87)

*       *       *
Rekan blogger Lita Chan Lai saat membedah Vandroid X7 (@roelly87)

*       *       *
Mendapat kehormatan dari BRID untuk menghadiri peluncuran di Hotel Fairmont (@roelly87)

*       *       *
Rekan blogger Haya Aliya Zaki melakukan "wefie" sebelum acara dimulai (@roelly87)

*       *       *
Suasana peluncuran Vandroid X7 yang dihadiri puluhan blogger dan petinggi Advan (@roelly87)

*       *       *
Managing Direktur Advan, Tjandra Lianto menjelaskan Vandroid X7 secara spesifik (@roelly87)

*       *       *
Contry Manager Intel Indonesia Harry K Nugraha mengungkap kekuatan Atom X3 (@roelly87)

*       *       *
Perwakilan blogger turut melakukan penanda tanganan penggunaan produk lokal (@roelly87)

*       *       *
Foto bersama rekan-rekan blogger setelah acara selesai (@roelly87)

*       *       *

Cikini, 5 Agustus 2015

Kamis, 09 Juli 2015

Merajut Kebersamaan Sesama Blogger dalam #BukberBRID dan Ketupat Indosat



Lesehan ala admin BRid saat berbuka puasa bersama (Sumber foto: Dokumentasi pribadi/ www.roelly87.com)
"BLOGGER itu bisa jadi reporter. Yaitu, menuliskan pengalaman atau peristiwa di blog pribadinya yang bakal memberi informasi kepada masyarakat luas. Namun, reporter belum tentu bisa jadi blogger yang menulis dengan gaya khas seperti kita."

Demikian, pernyataan Hazmi Fitriyasa kepada saya tiga tahun lalu. Tepatnya, ketika kami tengah meliput pertandingan semifinal cabang sepak bola SEA Games 2011 di Stadion Gelora Bung Karno. Saat itu, saya mendapat kehormatan bergabung dengan sosok yang akrab saya panggil Bang Srondol -merujuk kota kelahirannya- bersama tiga rekan blogger lainnya seperti Dian Kelana, Yusep Hendarsyah, dan Joshua Limyadi yang disponsori Indosat.

Awalnya, saya belum paham apa yang dimaksud Hazmi. Namun, ketika penulis novel Srondol Gayus ke Italy itu menerangkan lebih lanjut, akhirnya saya baru ngeh. Lantaran, saat itu, kami berlima, mampu bersaing dengan media online untuk menuliskan laporan pertandingan di SEA Games 2011.

Bahkan, menurut salah satu wartawan senior, apa yang kami tulis sebagai blogger, memiliki kelebihan tersendiri. Sebab, kami mampu mengulas sisi lain dari perhelatan SEA Games 2011 itu yang tidak diungkap media mainstream.
*       *       *
TIGA tahun berselang, saya kembali bertemu dengan Hazmi. Kali ini bukan sedang liputan di lapangan. Melainkan, untuk menghadiri acara buka bersama (bukber) yang diselenggrakan komunitas Reporter Blogger (BRid) di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/7). Kebetulan, Hazmi merupakan pendiri BRid yang sudah eksis di grup facebook sejak 2012.

Bagi saya, ini kali pertama mengikuti acara yang bertema #BukberBRID dan Ketupat Indosat. Maklum, sebagai blogger, saya merasakan manfaatnya bergabung di grup yang dikenal ketat tersebut. Salah satunya, mendongkrak trafik dari banyak artikel yang saya share. Terlebih, saya juga sudah lama mengenal beberapa pengurus BRid seperti Hazmi, Ani Berta, Syaifuddin Sayuti, Rosid, dan sebagainya.

Apalagi, event yang didukung penuh Indosat ini tidak hanya kumpul-kumpul blogger semata. Melainkan demi merajut kebersamaan sesama anggota yang tergabung dalam BRid. Maklum, sebelumnya mayoritas dari kami hanya saling mengenal di dunia maya saja melalui facebook, twitter, atau blog.

*       *       *
Acara dibuka dengan testimoni dari 10 rekan blogger dengan di antaranya dari Nunik Utami dan Haya Aliya Zaki. Dalam kesan mereka, nyaris sama seperti saya. Yaitu, BRid merupakan wadah untuk kami para blogger menuliskan reportasenya. Di sisi lain, sebagai anggota, kami harus tunduk pada aturan dari pengurusnya.

Selanjutnya, giliran Hazmi yang memberikan sambutan mengenai sejarah berdirinya BRid. Tak lupa, penggemar berat AC Milan ini meminta dukungan rekan-rekan blogger, terkait kasus yang menimpa Bapak Internet Indonesia, Indar Atmanto. Saat ini, beliau masih mendekam di balik dinginnya jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin terkait kriminalisasi yang menimpanya.

Seusai testimoni Hazmi, saya beruntung bisa bertemu dengan salah satu desainer ternama di Tanah Air, Amy Atmanto. Wanita berusia 41 tahun ini tampak tegar meski saat ini suaminya, Indar, tengah dirundung musibah. Sebaliknya, Amy, bahkan memotivasi kami para blogger, terutama blogger wanita, agar mampu bangkit dari keterpurukan. Salah satu quote yang membuat kami tergugah dari sosok yang masuk dalam 100 Wanita Inspiratif Indonesia versi Kartini Award 2011 ini adalah, "Tidak ada wanita yang tidak cantik. Yang ada hanya, wanita yang tidak tahu cara membuat dirinya cantik."

Menjelang berbuka, kami mendapat siraman rohani dari rekan blogger, Ruli Nasrullah. Pria yang akrab disapa Kang Arul ini mengingatkan kami tentang peran blogger dalam kehidupan sehari-hari. Bahwa, saat ini, menjadi blogger bukan lagi sekadar sampingan. Melainkan jika ditekuni bakal jadi profesi utama. Sebuah ceramah singkat tapi sangat mengena bagi kami.

Pada saat yang sama, kami dikejutkan dengan kedatangan Yenni Wahid. Ternyata, putri kedua almarhum Presiden Abdurrahman Wahid ini tertarik dengan interaksi sesama blogger yang terjalin kuat.

*       *       *

Selesai? Tentu saja belum. Seusai buka puasa bersama, sekretaris BRid, Ani Berta, turut mengumumkan pemenang testimoni dan lomba tweet yang berhadiah gadget keren. Bahkan, ada satu gadget lagi yang akan diberikan kepada pemenang lomba review #BukberBRID.

Yang menarik, ternyata sehabis Idul Fitri, BRid kembali mengadakan acara kopi darat (kopdar) dengan rekan-rekan blogger. Tempatnya, di Gedung Indosat Mega Multimedia (IM2) di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan, sekitar dua pekan setelah lebaran.

Tertarik gabung dengan BRid? Bisa mengikutinya di :
Grup Facebook BRID: Blogger Reporter
Fan-Page Facebook BRID: Blogger Reporter
Akun Twitter BRID: @BR_ID

*       *       *
Testimoni BRID dari rekan blogger Nunik Utami dan Haya Aliya Zaki

*       *       *
Sambutan dari Hazmi Srondol sang pendiri BRid

*       *       *

Sambutan Amy Atmanto (@roelly87)
*       *       *

Kultum dari Dr. Ruli Nasrullah (@roelly87)
*       *       *

Takjil sebelum berbuka (@roelly87)
*       *       *

Suasana saat berbuka dengan rekan blogger (@roelly87)
*       *       *

Foto bersama blogger dengan Yenny Wahid (@roelly87)
*       *       *
Sekretaris BRID Ani Berta menutup acara (@roelly87)

*       *       *

Bingkisan dari BRID dan Indosat (@roelly87)
*       *       *
*       *       *
- Cikini, 9 Juli 2015

Kamis, 02 Juli 2015

Serba Lengkap di Cipika Store hingga Diskon 70%!


Program Lebaran Belanja Online hingga 70% di Cipika Store

SEBAGAI blogger, saya tentu tidak asing dengan berbagai produk keluaran Indosat (PT. Indosat Tbk).Yaitu, perusahaan penyedia jasa layanan dan jaringan telekomunikasi ternama di Indonesia. Apalagi, sejak dulu, Indosat dikenal dekat dengan kalangan blogger dan olahraga.

Seperti rutin mengundang kami secara eksklusif dalam berbagai peluncuran produk mereka. Bahkan, ketika Indosat menjadi sponsor utama SEA Games 2011, saya mendapat kehormatan dengan dipercaya untuk meliput pesta olahraga dua tahunan antarnegara Asia Tenggara itu bersama beberapa blogger hebat lainnya.

Saya pribadi menggunakan dua produk dari perusahaan yang bermarkas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat ini untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Misalnya, layanan prabayar IM3 yang sudah saya gunakan sejak 2003 hingga kini dan IM2 untuk pemakaian domain di blog ini.

Teranyar, Indosat juga meluncurkan unit usaha baru bernama Cipika Store pada 15 Maret 2014. Sebuah platform e-commerce yang beralamat di www.cipika.co.id. Sejak setahun terakhir, Cipika Store giat menyediakan beragam kuliner khas nusantara, hasil kerajinan daerah, produk busana lokal, gadget, dan sebagainya.

Meski belum lama dirilis, Cipika Store, sudah menjelma jadi sebagai salah satu toko online terbesar di Tanah Air. Lantaran, mereka mampu menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat umum. Apalagi, Cipika Store menerapkan keamanan yang ketat dalam bertransaksi agar konsumen merasa nyaman.

Yang menarik, saat ini, Cipika Store sedang mengadakan diskon besar-besaran bertema Lebaran Belanja Online dengan diskon hingga 70%! Hello... Hari gini, masih ada diskon gila-gilaan? Awalnya, saya tidak percaya begitu saja mengingat menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya harga-harga melambung tinggi.

Namun, seperti kata pepatah, bahwa "cabai itu pedas setelah dimakan", begitu pun dengan saya yang segera menelusuri Cipika Store untuk registrasi yang prosesnya mudah. Yaitu, setelah daftar, saya hanya menunggu beberapa menit untuk dilakukan validasi anggota melalui email.

*      *      *
LANGSUNG saya mencari beberapa barang yang saya butuhkan dengan diskon mencapai 70%. Yang pertama jelas cemilan mengingat di bulan Ramadan ini, saya cenderung mengkonsumsi makanan yang ringan setelah buka puasa. Baru pada sahur, saya mengkonsumsi hidangan yang berat seperti nasi dan sayur.

Ketika menelusuri berbagai produk cemilan melalui fitur pencarian, saya menemukan apa yang saya inginkan: Kripik Balado dengan merek Shirley yang didiskon 70%. Kebetulan, saya tidak asing dengan produk tersebut. Sebab, ketika masih merantau di Sumatera Barat, sebelum pulang ke Jakarta, saya biasanya selalu menyempatkan diri menuju toko Shirley yang berada di seberang Museum Adityawaran, Padang.

Tak butuh waktu lama, cemilan yang terbuat dari singkong dengan bumbu pedas ini saya masukkan dalam daftar keinginan (wishlist). Menariknya, ternyata banyak varian cemilan Shirley yang terdapat di Cipika Store. Mulai dari Kripik Balado Durian, Kerupuk Jangek, Kerupuk Sinjai, hingga Kentang Pedas.

Mengetahui hal itu, jelas membuat saya senang. Sebab, untuk bisa menikmati panganan khas Sumatera Barat itu, saya tidak lagi harus nostalgia terbang ke Padang. Kini, saya cukup duduk manis di depan komputer untuk melakukan pemesanan yang akan dikirim maksimal tujuh hari kerja.

Selesai? Nanti dulu. Masih banyak produk lainnya yang ingin saya masukkan dalam whistlist seperti laptop dan busana lebaran. Hanya, saat ini pilihan saya tertuju pada voucher isi ulang yang harganya relatif miring. Yaitu, untuk mendapat pulsa senilai Rp 50.000, saya hanya perlu membayar Rp 47.700! Alias diskon 10%.

Memang sih, cuma beda Rp 2.300 dari harga normal ketika saya membelinya via atm atau internet banking. Namun, harga yang ditawarkan di Cipika Store jauh lebih murah ketimbang saya membelinya di konter pinggir jalan yang rata-rata berkisar Rp 52.000-54.000. Dengan begitu, saya bisa melakukan penghematan mengingat setiap bulan, rata-rata saya bisa tiga hingga empat kali membeli pulsa.

Nah, itu pengalaman saya mencari apa yang saya butuhkan dan tersedia serba lengkap di Cipika Store. Bagaimana dengan Anda?

Website Cipika Store: www.cipika.co.id
Akun twitter: @Cipika_ID
Fan-page facebook: Cipika.co.id

*      *      *
Kripik Balado Shirley yang jadi cemilan favorit saya

*      *      *

Bahkan, beli pulsa pun dapat diskon 10%!
*      *      *

*      *      *
- Cikini, 2 Juli 2015