TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: (Esai Foto) Tewasnya Captain America dalam Civil War

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Selasa, 03 Mei 2016

(Esai Foto) Tewasnya Captain America dalam Civil War



(Esai Foto) Tewasnya Captain America dalam Civil War
PADA suatu ketika, di sebuah negara, terdapat kekacauan yang diakibatkan sekelompok villain. Tampak, beberapa musuh yang sudah familiar dalam ranah Marvel Cinematic Universe (MCU). Baron Zemo memimpin timnya bersama Doctor Doom untuk menyerbu kantor pusat Stark Industries milik Tony Stark (Iron Man).

*         *         *

Oo...  Reed Richard memimpin Fantastic Four (F4) untuk menghentikan chaos ini. 
*         *         *

Human Torch, Thing, dan Invisible Woman, berhadapan dengan Doom.
*         *         *

Sementara, di belakang gedung tua, Daredevil menghajar pasukan berseragam merah.
*         *         *

Di atapnya, Clint Barton tak ketinggalan membidik panahnya dengan jitu. 
*         *         *

Oo... Spider-Man dalam bahaya! Nasibnya kini berada di tangan Venom...
*         *         *

Ini bukan lagi Civil War. Melainkan, perang antargalaksi karena melibatkan... Black Bolt sang pemimpin Inhumans bersama Carol Danvers turut menginvasi bumi. Begitu juga Thor yang terlibat langsung dalam pertempuran.
*         *         *


Kekacauan kian terjadi dengan mengamuknya Hulk. Kalian bisa bayangkan jika Bruce Banner tidak bisa menahan emosinya?
*         *         *

Dan, akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba. Captain America datang dengan mengendarai motor gede (moge). Kita lihat apa yang terjadi dengan kehadiran Steve Rogers yang dibantu Doctor Strange?
*         *         *

Ternyata, tujuan Cap untuk membantu Bucky Barnes sang Winter Soldier.
*         *         *

Bucky sepertinya ingin meluncurkan roket di atas mobil. Sementara, Cap, memberinya aba-aba untuk menyerang.
*         *         *

Ooh... Kenapa dengan Cap yang terlihat limbung. Sepertinya ada yang membokong...
*         *         *

Cap terjengkang. Apakah pemimpin The Avengers ini tewas? Bagaimana dengan Iron Man yang tidak muncul? 
*         *         *

Sementara, dua makhluk berpostur raksasa mendatangi Cap. Apakah mereka Baron Zemo? Atau, makhluk ciptaan Lawrence Trask yang sebenarnya musuh X-Men.  
*         *         *

Cap dalam bahaya. Salah satu dari makhluk dengan kostum berwarna merah itu melangkah perlahan. Di sisi lain, rekan-rekan Cap sedang sibuk menghadapi musuhnya masing-masing.
*         *         *

Bucky memberondong lewat senjata yang sayangnya tidak mempan terhadap makhluk tersebut. Bahkan, mereka tetap mendekati Cap. Mungkin, makhluk itu ingin mengambil jasad Steve untuk dijadikan eksperimen?
*         *         *

Dalam chaos besar-besaran ini, masih ada harapan untuk menyelamatkan Cap. Tampak, Clint membidikkan panahnya dari atap gedung. Kita tahu, sesuai namanya, Hawk Eye tidak pernah salah sasaran saat memanah. Apalagi, Clint dikenal sebagai ahli strategi. Mungkin, Cap bisa terselamatkan...

*Bersambung
*         *         *        *         *         *
*         *         *        *         *         *
*         *         *        *         *         *

Ternyata, "Civil War" itu hanya diorama yang disusun dari action figure milik Komunitas Marvel Indonesia (KMI). Tampak, Dedi Fadim dan Singgih Nugroho yang keduanya termasuk pendiri KMI sedang memegang action figure Iron Man. Pertanda, Tony, akan membantu Cap?
*         *         *

Dan... Inilah di balik layar dari Civil War versi diorama. Ada keasyikan tersendiri menyaksikan rekan-rekan dari KMI mendesain dan mengeset ratusan action figure beserta perangkat miniatur bangunan, kendaraan, dan peralatan tempur. Melihat dan memotretnya gampang. Namun, butuh kesabaran tinggi untuk mendekorasinya (Baca: Lebih Dekat dengan Komunitas Marvel Indonesia).
*         *         *

Jangan tanya harga satu set dari yang ada di foto yang pasti jutaan rupiah. Sebab, untuk suatu hobi, mahal merupakan kata yang relatif. 
*         *         *
Artikel terkait:
Tujuh Film Terlaris Tahun Ini 
Setelah Ultron Giliran Ant-Man Beraksi
Lebih Dekat dengan Komunitas Marvel Indonesia
Age of Ultron Tembus 1 Miliar Dolar AS: Apakah Mampu Mengejar Furious 7?
Ternyata Thor Bisa Bahasa Indonesia!
Antara Hammer Girl, Palu, dan Senjata Unik Lainnya dalam Film
Mencari Hilal: Tontonan Sekaligus Tuntunan Film Berkelas
Ironi Film Indonesia: Terasing di Negeri Sendiri
Antara Guardian dan Sepinya Penonton Akibat Spiderman

*         *         *
- Jakarta, 3 Mei 2016

10 komentar:

  1. Nyimak mas... Itu gambar keren banget ya mas dari patung-patung kecil ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi hi hi
      miniatur mainan itu mas, action figure :)

      Hapus
  2. Dioramanya bagus bagus euy
    Bisa kali buat pajangan di rumah satu ahai

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mbak tya, bisa banget :)
      tinggal pilih mana yang suka he he he

      Hapus
  3. setuju !! buat sebuah hobi kata mahal itu relatif

    BalasHapus
    Balasan
    1. yupz, kayak kita blogger mas, hobinya ya nulis di blog :)

      Hapus
  4. Balasan
    1. iya mbak, jadi pengen ngumpulin dioramanya nih :)
      hehehe

      Hapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)