TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Mengintip Fasilitas CitraRaya Tangerang sebagai Hunian Masa Depan

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Selasa, 24 Mei 2016

Mengintip Fasilitas CitraRaya Tangerang sebagai Hunian Masa Depan


Salah satu cluster mewah di CitraRaya Tangerang yang memesona, The Leaf


FASILITAS yang lengkap, akses mudah dijangkau (dari Jakarta), keamanan dan kenyamanan terjamin, harga terjangkau, dan kredibilitas pengembang terpercaya. Demikian, beberapa faktor utama bagi saya sebelum menjatuhkan pilihan saat mencari rumah di luar ibu kota.

Ya, bagi saya pribadi, mencari tempat tinggal untuk masa depan itu memang agak rumit karena harus memenuhi lima kriteria tersebut. Kurang satu saja, dipastikan membuat saya enggan untuk menjatuhkan pilihan. Maklum, beli rumah itu tidak seperti beli gorengan. Lantaran harganya yang di atas ratusan juta, jadi harus teliti sebelum membeli agar tidak kecewa di kemudian hari.

Untuk saat ini, lima kriteria itu sudah saya temukan di CitraRaya Tangerang. Bahkan, perumahan yang terletak di kecamatan Cikupa, kabupaten Tangerang, Jawa Barat ini, sudah melebihi standar yang saya tetapkan sejak beberapa tahun silam.

Apalagi, Fasilitas CitraRaya sebagai kota mandiri, sangat "wah". Itu meliputi kesehatan dengan berdirinya Ciputra hospital yang merupakan rumah sakit umum swasta dari Ciputra Group. Lalu, sebagai penggemar olahraga, saya bisa memenuhi kebutuhan di CitraRaya Sports Club, untuk nge-gym, main futsal, tenis, bulu tangkis, atau renang.

Begitu juga wisata, dengan berdirinya Water World yang merupakan kolam renang superlengkap dan World of Wonders yang bakal mewujudkan impian saya keliling dunia. Untuk kuliner, CitraRaya Tangerang bisa disebut sebagai "surga pecinta makanan" dengan adanya CitraRaya Food Festival (Ciffest).

Puncaknya, jika kelak, ingin mendaftarkan anak sekolah. Di perumahan yang jadi proyek terbesar Ciputra Group ini telah dilengkapi sekolah dengan berbagai tingkatan pendidikan. Mulai dari playgroup, Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP, SMA, hingga Universitas. Seperti, Sekolah Citra Berkat, Citra Islami, Tarakanita, TK Mutiara Bangsa, dan Universitas Esa Unggul.

*       *       *
PAGI itu, Sabtu (21/5) langit ibu kota tampak cerah. Hangatnya sinar matahari membuat saya bersemangat mengendarai sepeda motor menuju Ciputra World 1. Keberadaan saya di mal yang terletak di Jalan Dr. Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan itu, untuk berkumpul dengan belasan rekan blogger.

Rencananya, kami akan melakukan City Tour ke CitraRaya Tangerang yang diprakarsai rekan blogger, Rosid Din, yang didampingi dua perwakilan CitraRaya, Caca Casriwan, dan Mahmud Yunus.

Menurut aplikasi GPS di ponsel saya, estimasi dari Ciputra World ke CitraRaya, hanya satu jam. Maklum, perumahan yang dikelola PT Ciputra Residence (anak usaha Ciputra Group) ini memiliki lokasi yang strategis dengan jalur Tol Jakarta-Merak.

Sampai di lokasi, kami berkeliling menyusuri setiap jengkal area CitraRaya seluas 2.760 hektar (Ha). City Tour ini sangat menarik bagi saya. Sebab, ini kali pertama saya sebagai blogger, mengunjungi suatu perumahan. Keberadaan saya di CitraRaya Tangerang menambah daftar portofolio saya setelah sebelumnya turut mengunjungi stasiun demi stasiun, kantor Bea Cukai, kantor Pajak, berbagai pabrik seperti kertas, oli, sepeda motor, dan sebagainya.

Salah satu yang membuat saya takjub ketika lewat gerbang utama. Maklum, beberapa patung kuda itu merupakan ikon CitraRaya yang sangat melekat di masyarakat. Saya sendiri  baru kali ini bisa menyaksikan kemegahannya saat city tour. Biasanya, saya hanya bisa melihat di CitraGarden City yang terletak di Kalideres, Jakarta Barat. Atau, ketika tahun lalu melihat brosurnya saat meghadiri BTN Property Expo 2015 di JCC.

Yang menarik, menurut beberapa rekan kantor yang berdomisili di Tangerang, kawasan CitraRaya dulunya dikenal sebagai daerah antah-berantah. Malah, ada yang menyebut sebagai tempat jin buang anak. Namun, itu semua berubah setelah Ciputra Group-Ciputra Residence memasuki kawasan tersebut pada 1994. Berkat kerja keras dan kerja cerdas mereka, sukses mengubah wajah kecamatan Cikupa lebih tertata lewat CitraRaya.

22 tahun kemudian, hasilnya bisa dilihat ketika CitraRaya jadi pilihan utama warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin memiliki rumah. Bahkan, CitraRaya kini jadi pilot Project Ciputra Group dalam mengembangkan kawasan yang berwawasan lingkungan dengan program EcoCulture. Sejak 2011, CitraRaya sukses diadopsi di berbagai proyek yang dikembangkan Ciputra Group di seluruh Tanah Air dan juga mancanegara.


*       *       *
CITRARAYA kini memiliki lebih dari 42 cluster perumahan yang beragam mulai dari yang sederhana hingga mewah. Kebetulan, saya bersama rekan blogger lainnya berkesempatan mengunjungi beberapa tipe. Khususnya, Villaggio yang merupakan rumah contoh namun sudah terjual 300 unit meski belum dibangun.

Ini membuat saya heran sekaligus takjub, lantaran mereka sukses menjual rumah yang harganya mulai dari Rp 479-636 juta seperti kacang goreng. Laris dalam sekejap. Di sisi lain, itu membuktikan nama besar dari Ciputra Group yang sudah melekat di masyarakat karena reputasinya sudah teruji.

Di banding, beberapa tipe lainnya, Villaggio ini yang sukses menggoda saya. Sebab, harganya yang tidak terlalu tinggi, juga terkait spesifikasi teknis seperti pondasi dari batu kali dan struktur beton bertulang. Termasuk dengan tidak adanya pagar yang membuat para penghuni jadi lebih dekat karena bisa saling berinteraksi satu sama lain.

Di sisi lain, cluster The Leaf yang menurut saya paling memesona. Memang sih, harganya lumayan mahal dibanding Villaggio atau tipe sejenis, karena berkisar di atas satu miliar rupiah. Namun, seperti kata pepatah, ada rupa ada harga. Alias, kita membayar mahal atas apa yang memang pantas kita dapatkan.

Maklum, The Leaf merupakan cluster pertama di kawasan premium CitraRaya yang bekerja sama dengan depelover asal Jepang, Mitsui Residential. Sepenglihatan mata saya, tampak jalanan yang lebar dan terdapat Children's Playground yang sangat memanjakan penghuninya. Kelebihan lainnya, instalasi jaringan kabel listrik dan telepon sudah tertanam di bawah tanah yang aman bagi keluarga yang memiliki anak.

Setelah puas menglilingi dari satu cluster ke cluster lainnya, kami pun menelusuri berbagai tempat menarik di kawasan CitraRaya. Saat ini, terdapat lebih dari 1.800 ruko dan area komersial yang ditempati lebih dari 60 ribu kepala keluarga. Salah satu yang menarik perhatian saya tertuju pada bangunan ecoPlaza.

Kenapa saya bilang menarik, karena ecoPlaza ternyata bukan sekadar bangunan mal saja, melainkan kompleks komersial yang menawarkan pengalaman luar ruang untuk aktivitas gaya hidup dan belanja. Rencananya, ecoPlaza akan diresmikan pada Oktober 2016 dengan berbagai tenant besar yang bergabung seperti CGV Blitz, Gramedia, Baskin Robbins, hingga Batik Keris.

Sebelum pulang, kami mampir ke Gubug Makan Mang Engking yang keberadaannya di CitraRaya merupakan cabang ke-16. Rumah makan khas Sunda yang sudah ada sejak April 2015 ini tidak hanya menawarkan kelezatan dari masakan saja. Tapi juga turut memanjakan mata kami karena pemandangan yang indah menghadap danau buatan untuk menemani santap siang.

Suasana pedesaan seperti menyambut kami ketika tiba di pelataran Mang Engking yang lokasinya berdampingan dengan CitraRaya Water World dan World of Wonders. Uniknya lagi, ada kolam terapi yang jadi magnet bagi pengunjung. Termasuk, kami yang sangat menikmati semilir angin seusai makan hingga mengingatkan pada kampung halaman.


*       *       *
ADAGIUM lawas mengatakan, "Kota Roma tidak dibangun dalam semalam". Alias, di dunia ini, segala sesuatu butuh proses. Itu berlaku pada CitraRaya Tangerang yang bermetamorfosis sejak 1994 dengan mengubah kecamatan Cikupa. Dari awalnya hanya sebatas kawasan industri dan pergudangan jadi daerah yang identik memiliki tempat hunian terpadu yang modern dan humanis.

Hebatnya lagi, mereka sukses mengubah stigma perumahan di luar Jakarta yang tidak hanya untuk ditempati ketika pulang mencari nafkah di ibu kota. Melainkan juga sudah jadi bagian dari Tangerang sebagai penyangga ibu kota. Bahkan, CitraRaya sudah memiliki kelengkapan fasilitas skala kota mandiri. Ibaratnya, dalam bahasa sehari-hari seperti Palugada: Apa yang elo cari, gue ada.

Berikut, beberapa fasilitas di CitraRaya yang saya catat sepanjang mengikuti city tour.
- Kesehatan: Ciputra Hospital yang merupakan rumah sakit umum swasta.
- Olahraga: CitraRaya Sports Club untuk yang hobi gym, tenis, basket, bulu tangkis, hingga futsal.
- Pendidikan: Sekolah Citra Berkat, Citra islami, Tarakanita, TK Mutiara Bangsa, Universitas Esa Unggul.
- Wisata: Water World dengan kolam renang olimpik, World of Wonders yang mewujudkan impian keliling dunia dengan berbagai miniatur keajaiban dunia.
- Kuliner: CitraRaya Food Festival (Ciffest) yang merupakan surga pencari makanan, Gubug Makan Mang Engking bikin betah seharian.
- Tempat nongkrong: MardiGras merupakan Palugada di CitraRaya.
- Otomotif: Auto Center sebagai sentra perlengkapan dan peralatan kendaraan.
- Hiburan: ecoPlaza untuk menunjang gaya hidup warga CitraRaya baik itu nonton film, belanja, ngemil, beli buku, dan sebagainya.
- Penginapan: Amaris Hotel yang sudah beroperasi sejak 2015 dan Yello Hotel

Informasi selengkapnya bisa dilihat di:
Website: www.citraraya.com
Fanpage: www.facebook.com/CitraRaya
Twitter@CitraRaya_Eco
Instagram@CitraRaya 

*       *       *
Hanya butuh satu jam dari pusat kota di Ciputra World, Kuningan, Jakarta, menuju CitraRaya


*       *       *
Gerbang CitraRaya yang ikonik (sumber foto: Rosid.net)

*       *       *
Jalan khusus sepeda yang tersedia di CitraRaya (sumber foto: Rosid.net)


*       *       *
Terminal Trans CitraRaya sebagai penghubung penghuni yang ingin bepergian (sumber foto: Rosid.net)


*       *       *
Eco Culture di CitraRaya (sumber foto: Rosid.net)


*       *       *
CitraRaya Food Festival (Ciffest)


*       *       *
Auto Center untuk memenuhi kebutuhan otomotif 


*       *       *
Little Kyoto EcoPark di CitraRaya


*       *       *
Rumah contoh Villaggio yang merupakan idaman saya di masa depan


*       *       *
Ruang keluarga yang minimalis tapi fungsional di Villaggio


*       *       *
Denah kamar di Villaggio yang memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi


*       *       *
Cluster The Leaf yang sangat memesona bagi saya


*       *       *
CitraRaya Water World


*       *       *
Menikmati gemericik air di CitraRaya Water World


*       *       *
Salah satu wahana di Walter World


*       *       *
Pintu masuk di CitraRaya World of Wonders


*       *       *
Suasana di CitraRaya World of Wonders


*       *       *
Miniatur Jembatan San Francisco yang bisa dilintasi di World of Wonders


*       *       *
Miniatur Candi Borobudur di World of Wonders


*       *       *
Miniatur Menara Pisa dan Koloseum Roma


*       *       *
Gubug Makan Mang Engking di CitraRaya 


*       *       *
Menikmati hidangan dengan suasana ala pedesaan di Gubug Makan Mang Engking


*       *       *
Terapi di kolam ikan yang terdapat di Gubug Makan Mang Engking


*       *       *
- Jakarta, 23 Mei 2016

4 komentar:

  1. Dari semua penjelasannya, cuma satu yang saya tidak temukan, yakni type bangunannya.

    Karena harganya berkisar Rp 479-636 juta, maka saya mencoba mengira-mengira. Rumah yang dijual pasti antara type 45-72.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yupz
      luas bangunannya ada tiga mas, dari 29, 41, dan 47.
      tapi kalo bagi kita2 yang masih muda, cukup yang 29, dengan luas tanah 72 :)
      hehehe, minimalis tapi futuristik...

      Hapus
  2. Next, akan kita ajak lebih jauh lagi mengitari CitraRaya, sehingga menjadikan perjalanan kita nanti menjadi tak terlupakan sekaligus menghipnotis siapa saja yang datang berkunjung... sampai jumpa lagi kawan2, terimakasih telah berkunjung ke CitraRaya Tangerang

    BalasHapus
    Balasan
    1. asyik...
      siap mas, makasiiih ya atas jamuannya pekan lalu
      jadi tersanjung nih untuk kali pertama saya bisa city tour ke CitraRaya Tangerang :)

      Hapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)