TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Lima Kejutan di Mercato Musim Dingin Ini

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Selasa, 03 Februari 2015

Lima Kejutan di Mercato Musim Dingin Ini


BURSA transfer Seri A musim dingin resmi telah ditutup pada Senin (2/2) tepat pukul 24.00 waktu Italia atau 06.00 WIB. Sebagaimana biasanya, mercato yang relatif singkat karena dimulai 1 Januari hingga 2 Februari ini kerap "dipandang" sebelah mata oleh pelaku sepak bola. Lantaran, alasan klub merekrut pemain hanya sebagai alternatif untuk menghadapi sisa kompetisi. Terutama jika tim tersebut bertanding di Eropa.

Berbeda dengan bursa transfer musim panas yang waktunya lumayan lama karena berlangsung dua bulan (1 Juli - 31 Agustus). Itu menjadi alasan mayoritas klub, khususnya kelompok elite yang dijuluki "Il Sette Magnifico" cenderung melakukan aktivitas pada periode tersebut ketimbang Januari.

Namun, bukan berarti mercato musim dingin ini terkesan adem ayem. Bahkan, mendekati tenggat, banyak tim yang terkesan jor-joran merekrut pemain. Ada yang membeli secara tunai, gratisan, pinjaman, atau kembali dari masa pinjama. Nah, berikut ini ada lima transfer kejutan di Seri A 2014/15 pada mercato musim dingin:

1. Xherdan Shaqiri
Muda, bertalenta, memiliki mobilitas tinggi, tipikal sayap alami, dan gelandang yang haus gol. Itulah sedikit gambaran mengenai Xherdan Shaqiri. FC Internazionale beruntung bisa mendapatkannya pada 9 Januari lalu secara "gratis". Sebab, Shaqiri merupakan calon bintang masa depan yang ironisnya "disia-siakan" pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola. Apalagi, tak sedikit raksasa Eropa yang menginginkannya. Namun, Shaqiri lebih memilih Inter karena faktor Roberto Mancini serta jaminan starter ketimbang hanya berstatus "pelapis" di Muenchen.

2. Manolo Gabbiadini
Pelatih Sampdoria, Sinisa Mihajlovic sempat kecewa ketika Presiden Massimo Ferrera membiarkan Manolo Gabbiadini memilih masa depannya. Bisa dipahami mengingat striker 23 tahun itu merupakan aktor penting dibalik kebangkitan "Il Samp" musim ini. Tapi, Ferrero tak kuasa ketika Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis menyodorkan segepok uang. Terbukti, musim ini Gabbiadini sudah mencetak tujuh gol di Seri A. Tujuh gol bersama Sampdoria dan satu lagi ketika berseragam Napoli.

3. Samuel Eto'o
Kekecewaan Mihajlovic mereda ketika manajemen Sampdoria memastikan negosiasi dengan Everton berhasil. Yaitu, mereka berhak memakai jasa Samuel Eto'o hingga 2017! Tentu, kehadiran bomber asal Kamerun itu membuat tifosi Sampdoria senang. Pasalnya, meski Eto'o sudah uzur, tepatnya berusia 33 tahun. Tapi, performanya masih bisa diandalkan di depan gawang. Apalagi, Eto'o memiliki segudang pengalaman tampil di Eropa. Termasuk ketika dua musim beruntun meraih "Treble Winners" bersama Inter 2009/10 dan Barcelona (2008/09).

4. Mattia Destro
Kekhawatiran Milanisti -julukan fan AC Milan- mengenai timnya yang tidak memiliki sosok bomber setelah Fernando Torres hengkang ke Atletico Madrid dan Stephan El Shaarawy cedera, sirna. Itu karena manajemen "I Rossoneri" memastikan transfer Mattia Destro dari AS Roma. Bahkan, Wakil Presiden Adriano Galliani sampai mendatangi rumah Destro untuk membuktikan "keseriusan" mereka. Terbukti, debut Destro bersama Milan berujung pada kemenangan atas Parma 3-1 yang mengakhiri periode buruk sepanjang Januari lalu.

5. Alessandro Matri
Keputusan manajemen Juventus mendatang  kembali Alessandro Matri layaknya telenovela. Ya, cinta lama bersemi kembali (CLBK), yang didengungkan Juventini terkait striker yang dipinjam dari Milan tersebut. Sebab, Matri tidak asing dengan Juventus Stadium, karena sudah pernah bermain selama 2,5 musim (Januari 2011-2013). Setelah itu, Juve melepasnya ke Milan senilai 11 juta euro (sekitar Rp 157 miliar). Namun, di klub yang juga membesarkannya sebagai pemain profesional itu, Matri hanya bertahan setengah musim lantaran cuma mencetak satu gol di Seri A hingga dipinjamkan ke Fiorentina. Musim panas lalu, Milan kembali "menyekolahkan" Matri ke Genoa yang bisa dibilang sukses karena mencetak tujuh gol dengan enam gol di antaranya tercipta pada laga tandang.*

- Cikini, 3 Februari 2015

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)