TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Momen Berkesan Ronny Wabia di Piala Asia 1996

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Selasa, 28 Oktober 2014

Momen Berkesan Ronny Wabia di Piala Asia 1996

Duet sehati. Itulah julukan masyarakat terhadap Ronny Wabia dan Widodo Cahyono Putro. Keduanya merupakan salah satu tandem paling dikenal sepanjang sejarah tim nasional (timnas) Indonesia.

Maklum, baik Ronny maupun Widodo tampil impresif di Piala Asia 1996. Mereka sama-sama mengemas dua gol ke gawang yang identik pula, Kuwait dan Korea Selatan (Korsel). Bahkan, Ronny sukses memberi assist kepada Widodo yang berhasil mencetak gol terindah ke gawang Kuwait melalui tendangan salto. Gol tersebut hingga kini disebut sebagai salah satu gol terbaik yang tercipta di Piala Asia.

“Tentu, saya masih mengingat momen berkesan tersebut. Hingga kini, saya tetap terharu ketika bola yang saya sodorkan ke Widodo berhasil dieksekusi melalui tendangan salto,” kata Ronny, 42. “Hebatnya, dia melakukan itu tanpa menoleh ke gawang sekaligus mengecoh lima barisan bek Kuwait. Itu membuktikan insting Widodo sebagai predator di antara bomber Asia lainnya.”

Setelah lewat belasan tahun, Ronny tetap menyebut Widodo sebagai sahabat di dalam dan luar lapangan. Begitu juga dengan Widodo yang kini menjadi pelatih Persegres Gresik United, tidak melupakan rekan setimnya tersebut.

Bahkan, saat Gresik bertandang ke Jayapura pada 28 April lalu, tempat yang dituju Widodo adalah kediaman Ronny. “Iya, kami sempat foto bersama, manggang berbeque, hingga karaoke bareng sambil bercerita saat masih satu tim,” tutur Ronny.

Meski sudah pensiun sebagai pemain profesional, Ronny tidak pernah melewatkan berita dan informasi sepak bola. Sosok yang kini menjabat sebagai ketua teller di Bank Papua cabang Jayapura itu, masih berhasrat kembali ke dunia sepak bola yang telah membesarkannya. Terutama karena sejak setahun silam dia telah mengambil lisensi kepelatihan grade B dari AFC.

Rencana Melatih

“Tentu dong. Saya ingin kembali lagi berkecimpung di dunia sepak bola, terutama menjadi pelatih. Hanya, itu semua kemungkinan bisa terwujud sekitar lima tahun ke depan. Karena, saya masih ingin konsentrasi di pekerjaan saya ini. Tapi, jika ada beberapa sahabat lama seperti Widodo dan pemain lawas lainnya yang berkunjung ke Jayapura, saya selalu menerimanya dengan senang hati,” pria yang mencetak empat gol bersama timnas Indonesia ini mengungkapkan.

Selanjutnya, Ronny juga berpesan kepada pemain yang membela timnas saat ini. Yaitu, agar lebih menjunjung tinggi sportivitas dan bangga bagian dari skuat “Garuda”. “Iya, Boaz (Salosso) dan lainnya harus punya semangat nasionalisme yang tinggi membela timnas. Itu agar timnas bisa berprestasi lebih dan ujung-ujungnya pemain juga yang akan mendapat berkah,” ujar Ronny, semringah.*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)