TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Nobar Liverpool vs Real Madrid di Kampus Trilogi

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Jumat, 24 Oktober 2014

Nobar Liverpool vs Real Madrid di Kampus Trilogi


Ketika Dua Kelompok Suporter Saling Respek

Suasana nobar Liverpool vs Real Madrid di Kampus Trilogi


REAL Madrid dan Liverpool merupakan dua klub besar di Eropa. Secara total, mereka sudah mengoleksi 15 trofi Liga Champions. Madrid yang berasal dari Spanyol memimpin dengan 10 kali juara dan Liverpool (Inggris) lima kali. Puncak rivalitas kedua tim terjadi pada final 1980/81 yang dimenangkan Liverpool atas raksasa La Liga tersebut.

Namun, 33 tahun kemudian, “The Reds” –julukan Liverpool– justru dibuat tak berdaya oleh Madrid. Bahkan, Steven Gerrard dan kawan-kawan dipermalukan tiga gol tanpa balas di Stadion Anfield. Fakta itu membuat suporter Liverpool yang menyaksikan pertandingan melalui nonton bareng (nobar) jadi tertunduk.

Aula Universitas Trilogi, Kalibata, Jakarta, Kamis (23/10) dini hari WIB jadi saksi wajah-wajah lesu fan Liverpool. Namun, tidak sebaliknya untuk “Madridista” –suporter Madrid– yang tampak berpesta menyaksikan tim kesayangannya menang 3-0. Ya, kedua suporter yang kalau ditotal sekitar ratusan orang itu memang mengadakan nobar serempak.

Selain demi mendukung tim masing-masing, mereka juga tetap respek terhadap pendukung lawan. Bahkan, seusai laga, puluhan Madridista “menggeruduk” barisan fan Liverpool untuk sama-sama menyanyikan lagu You’ll Never Walk Alone. Mereka saling berjabat tangan satu sama lain. Tampak, suasana kebersamaan itu menghapus rivalitas kedua pendukung sepanjang 90 menit pertandingan.

“Enaknya gini kalo nobar sama anak-anak Liverpool, terus bareng Madridista asyik-asyik orangnya. Ini saya sampai menyeret anak buah Louis van Gaal, biar selama 90 menit dukung Liverpool,” ujar Yenni, salah satu fan Liverpool meledek pacarnya yang kebetulan fan Manchester United. Meski kalah, tapi raut wajah Yenni dan rekan-rekannya tetap ceria.

Fan Madrid tetap respek terhadap suporter Liverpool


El Clasico di Otista

Sementara, Hafizh Alkautsar Septian, 21 tahun, bersyukur Madrid bisa menang di markas Liverpool yang selama ini angker, “Sayangnya ‘Los Blancos’ cuma menang 3-0. Meski begitu, saya yakin hasil di Anfield bisa membuat Madrid mengalahkan Barcelona pada ‘El Clasico’ nanti.”

Ya, Sabtu (25/10) Madrid akan menjamu musuh bebuyutannya, Barcelona di Santiago Bernabeu. Tak heran jika, kemenangan atas Liverpool membuat ratusan Madridista optimistis timnya bisa melakukan hal yang sama pada “El Clasico”. Itu diungkapkan Ihsan Haikal, Ketua Pena Real Madrid Indonesia (PRMI) yang mengadakan nobar tersebut.

“Kemenangan telak malam ini merupakan pesan serius untuk Barcelona agar berhati-hati di Bernabeu. Lihat saja faktanya, meski tidak diperkuat (Gareth) Bale dan (Sergio) Ramos, tapi Madrid tetap bisa menggilas Liverpool,” tutur Ihsan yang menyebut PRMI kembali mengadakan nobar “El Clasico” di GOR Otista, Jakarta Timur, akhir pekan ini.*

Suporter Liverpool tetap semangat mendukung tim kesayangannya



Artikel ini dimuat di Harian TopSkor edisi 24 Oktober 2014


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)