TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Profil

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Agustus 2015

Menguak Rahasia Tong Setan


Menguak Rahasia Tong Setan (Roda-roda Gila)

Atraksi Tong Setan (sumber foto: Dokumentasi pribadi/ www.roelly87.com)


TONG Setan? Saat ini atraksi yang kerap terdapat di Pasar Malam itu nyaris sulit ditemui. Terutama di beberapa kota besar, seperti Jakarta. Namun, untuk beberapa daerah, khususnya di pelosok, pertunjukan yang juga dikenal sebagai Roda-roda Gila itu masih sering berlangsung.

Yang menarik, setelah terakhir melihatnya di Sumatera Barat pada 2009, saya kembali bisa menyaksikan atraksi menantang maut ini. Bahkan, letaknya di pusat Jakarta! Itu terjadi ketika saya mengunjungi Heyho Festival di Plaza Tengara Senaya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8).

Bermodalkan tiket masuk seharga Rp 45.000, banyak yang saya peroleh. Mulai dari mencari berbagai busana trendi, cuci mata, menyaksikan konser Sheila On 7, dan tentu saja melihat atraksi Tong Setan. Untuk yang terakhir, saya benar-benar puas.

Apalagi, seusai pertunjukkan, saya berhasil "menculik" salah satu kru untuk diajak berbincang-bincang di balik panggung. Dengan melakukan pendekatan persuasif ala Billy Costigan dalam film "The Departed", akhirnya saya berhasil mengorek beberapa keterangan mengenai Tong Setan. Bahkan, di bawah todongan senjata ponsel sebagai alat perekam, dengan ramah pria bernama Ardian itu mau buka suara. Berikut petikan obrolan kami:

Sudah berapa lama Anda tampil di Tong Setan?
Kalo tidak salah, tujuh tahunan.

Bisa diceritain, awalnya bergelut dengan Roda-roda Gila ini.
Ya, begitu. Mulanya karena hobi mengulik motor. Terus ada rencang -teman- yang menawarkan. Akhirnya ikutan.

Anda tidak takut saat melakukan atraksi? Terutama saat lepas tangan sambil mengendarai motor dalam posisi miring seperti tadi?
Kan udah biasa mas. Ini kan kayak makanan sehari-hari, jadi udah ga ngeri kayak dulu lagi.

Maksudnya?
Waktu belajar itu emang takut, apalagi pas lihat ke bawah. Tapi, setelah beberapa waktu, jadi terbiasa lagi. Yang penting, kecepatan saat di atas tong harus konstan. Ga boleh lebih atau kurang sedikit bisa fatal.

Berapa lama Anda belajar?
Butuh setahunan biar bisa lancar seperti ini. Latihan, jatoh, latihan, jatoh, latihan, jatoh. Lama-lama juga ntar terbiasa.

Tanggapan keluarga?
Istri sama anak saya dukung mas. Ini kan halal, kami melakukannya dengan keahlian.

Menurut beberapa info yang saya baca di internet, konon, ini konon ya. Kabarnya, atraksi Tong Setan ini ada unsur magic...
Ha ha ha... Mas (maksudnya saya) lihat sendiri kan. Sebelum sama sesudah atraksi saya gimana. Ga ada itu magic, mistik, dan lain-lain. Ini hanya soal keahlian. Mas juga bisa kok tampil di dalam asal mau belajar dan "berani" jatoh (tertawa).

Jadi benar, atraksi Tong Setan ini ga ada unsur aneh-aneh?
Ga ada mas. Saya jamin. Rahasianya untuk bisa melakukan atraksi, hanya perlu latihan, latihan, dan latihan. Ini kan berkaitan dengan ilmu fisika gitu soal teori keseimbangan. Yang penting, kita mau, berani, dan siap tanggung risiko kalo jatuh. Mas kalo lihat saya atraksi di atas itu mungkin ngeri. Padahal, bagi saya, beraksi di dalam itu udah jadi santapan sehari-hari. Sama aja kayak saya disuruh ngeblog kayak yang mas lakuin, ya saya belom tentu bisa.

Selain di sini, Anda dan tim beraksi di mana lagi?
Ga tentu mas. Biasanya seputaran Jabodetabek. Kadang di Jakpus, Jakbar, Jaksel, dan lain-lain.

Ok mas, terima kasih banyak atas informasinya. Sampai jumpa di lain kesempatan.
Sama-sama mas. Terima kasih sudah menonton.

*       *       *
Saat latihan sebelum beraksi

*       *       *
Dua pengendara Tong Setan saling kebut

*       *       *
Ardian yang jatuh bangun setiap latihan

*       *       *
Atraksi Tong Setan terlihat dari jauh

*       *       *

Video rekaman Tong Setan
*       *       *

*       *       *

- Cikini, 10 Agustus 2015