TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Diskusi Nasional Prospek Benih Sawit 2018

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Sabtu, 12 Agustus 2017

Diskusi Nasional Prospek Benih Sawit 2018


Pemimpin Umum Media Perkebunan Gamal Nasir membuka Diskusi Nasional
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat foto lainnya)

KELAPA sawit merupakan salah satu penghasil devisa tertinggi non minyak bumi dan gas di Tanah Air. Bahkan, Indonesia jadi produsen terbesar kelapa sawit di dunia. Tak heran jika pengembangan kelapa sawit memiliki peranan dalam meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan bangsa.

Bisa dipahami mengingat kelapa sawit banyak digunakan untuk berbagai industri. Misalnya, minyak sawit sebagai bahan untuk pembuatan makanan, minuman, produk rumah tangga, dan sebagainya. Dalam catatan saya, berbagai olahan kelapa sawit itu secara tidak langsung digunakan dari bangun tidur hingga menjelang tidur lagi.

Kebetulan, saya tidak asing dengan kelapa sawit. Sebab, ketika masih merantau di pedalaman Sumatera dan Kalimantan pada dekade 2000-an, tempat kerja saya selalu bersebelahan dengan kelapa sawit.

Itu mengapa saya sangat antusias ketika mendapat informasi dari Indonesian Social Blogpreneur (Komunitas ISB) untuk menghadiri acara terkait sawit. Tepatnya, dalam Diskusi Nasional "Prospek Benih Sawit 2018" dan Peluncuran serta Bedah Buku "I'M PROUD TO BE AN OIL PALM BREEDER".

Apalagi, dalam acara yang berlangsung di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (10/8) itu menampilkan berbagai narasumber yang kompeten di bidangnya.

Yaitu, Pemimpin Umum Media Perkebunan Ir. Gamal Nasir, MS, Ir. Bambang, MM (Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian), Dedih Hermawan, SP, MM (Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Riau), Dr. Dwi Asmono (Director of Research and Development PT Sampoerna Agro Tbk) dan Razak Purba (Peneliti Madya Kementerian Pertanian sekaligus penulis I'M PROUD TO BE AN OIL PALM BREEDER).

Bagi saya yang hadir bersama empat rekan blogger seperti Ani Berta, Dewi Sulistiawaty, Teddy Rustandi, dan Fitria Upit, tentu diskusi ini dapat menambah wawasan. Terutama karena kami dapat menggali informasi lebih lanjut terkait sawit.  Mulai dari budi daya, industri, prospek benih sawit pada 2018.

Maklum, minyak sawit dan turunannya jadi bahan memasak seperti minyak goreng. Minyak sawit ini juga digunakan untuk pemberi rasa makanan misalnya cemilan dan cokelat. Dalam industri berskala besar lainnya, minyak sawit bisa diolah jadi sabun, deterjen, semir sepatu, lilin, hingga tinta.

Itu mengapa, sebagai blogger, saya antusias untuk mengetahui lebih dalam terkait kelapa sawit. Kebetulan, ini kali pertama saya mengikuti diskusi nasional mengenai kelapa sawit. Alhasil, berbagai informasi terkait kelapa sawit dari berbagai narasumber sudah tentu pantang untuk saya lewatkan.

Termasuk, ketika Bambang mengukuhkan Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia. Bisa  dipahami mengingat sawit salah satu sektor utama bagi perekonomian di Tanah Air.

Dalam kesempatan itu, Bambang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merapikan industri kelapa sawit di Indonesia. Termasuk,mendorong pemilik lahan untuk segera memiliki Sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil System).

Tujannya, agar lahan kelapa sawit di berbagai wilayah nusantara tidak bersinggungan dengan pihak lain. Khususnya, menjaga lahan gambut agar tidak rusak dan terbakar serta tidak ada penyempitan lahan.

Untuk itu, dalam diskusi nasional ini mengedukasi kepada berbagai pihak untuk saling memberi manfaat. Misalnya, pelaku industri (perusahaan) dengan petani di sekitarnya. Bambang berharap, prospek benih sawit 2018 akan lebih baik lagi.


*          *          *
Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang melakukan
Pengukuhan Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia

*          *          *
Penyerahan buku I'M PROUD TO BE AN OIL PALM BREEDER dari
Razak Purba kepada Bambang dan narasumber lainnya

*          *          *
Diskusi Nasional "Prospek Benih Sawit 2018" serta Peluncuran dan Bedah
Buku "I'M PROUD TO BE AN OIL PALM" diselenggarakan di Menara 165

*          *          *
Diskusi Nasional ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya

*          *          *
Empat rekan blogger antusias menyimak diskusi dan men-share
informasinya di media sosial seperti twitter

*          *          *
Rekan blogger Fitria Upit berdiskusi kepada Razak dalam sesi bedah buku

*          *          *
Saya dan buku "I'M PROUD TO BE AN OIL PALM"

*          *          *
- Jakarta, 12 Agustus 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)