TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Asus The Incredible Race: Pengalaman yang Tak Terlupakan

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Senin, 19 September 2016

Asus The Incredible Race: Pengalaman yang Tak Terlupakan



Saya mengikuti Asus The Incredible Race dalam Kelompok 35 (diabadikan melalui Zenfone 3/ foto: istimewa)


KICAU burung terdengar merdu dari balik jendela kamar di Hotel Courtyard Mariott. Sambil melirik, arloji menunjukkan pukul 04.55. Tapi, di seberang kamar, sudah ramai beberapa pengunjung yang beraktivitas. Mulai dari sarapan pagi, joging, hingga berenang. Saya baru sadar pas alarm di smartphone Zenfone 3 berbunyi yang menunjukkan pukul 05.55 am.

Oh, ternyata di arloji saya masih Waktu Indonesia Barat (WIB) yang belum diubah ke Waktu Indonesia Tengah (Wita). Dengan semangat 45, saya bangunkan rekan jurnalis yang asyik terlelap di kasur sebelah sambil menarik tirai jendela.

Sebetulnya, pagi itu masih ngantuk berat mengingat saya baru bisa tidur sekitar pukul dua dini hari Wita. Maklum, sebelumnya kami larut menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. Namun, meski tidur hanya sejenak, kami tetap semangat menyambut pagi yang cerah.

Ya, seusai mandi dan ngopi-ngopi ganteng -karena ngopi-ngopi cantik sudah terlalu mainstream- sambil merampungkan tugas kantor sebentar, kami pun bergegas menuju Hotel Inaya Putri. Tujuannya, untuk mengikuti Asus The Incredible Race yang merupakan bagian dari rangkaian Asus Zenvolution 2016.

Tiba di Inaya yang sama-sama kategori hotel bintang lima dengan Courtyard, tampak sudah ada beberapa peserta. Total, terdapat 551 orang yang mengikuti Asus The Incredible Race hingga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Yaitu, sebagai "Permainan dengan Peserta Terbanyak yang Dilakukan Perusahaan IT".

Saya dan rekan jurnalis dari media online berpencar untuk mencari kelompok masing-masing. Kebetulan, saya mendapat kelompok 35 yang beranggotakan 13 peserta. Selain urutan paling buncit. dalam daftar kelompok kami juga paling sedikit pesertanya. Tapi, seperti kata Kurt Cobain jelang manggung di Big Day Out, nyaris seperempat abad silam, meski hanya satu orang penonton, konser harus jalan terus. Ya, the show must to go on!

*        *        *
SEUSAI mendapat pengarahan dari panitia, kami pun mulai bergerak menyusuri rute yang sudah ditentukan dalam aplikasi QR Droid dalam Zenfone 3 masing-masing. Total, terdapat 10 pos yang akan kami tuju mulai pukul 09.00 hingga finis 15.00 Wita.

Berikut, 10 pos tersebut:

1. Low Light Station
2. Design Station
3. Performance and Battery Station
4. Long Exposure 32 Second Station
5. Display Station
6. Sonicmaster Station
7. Eis Station
8. HDR Station
9. OIS Station
10. 4K Station

Namun, berhubung terdapat 35 kelompok berbeda, jadi untuk menuju pos itu tidak berurutan. Melainkan, sesuai tugas dari panitia yang diterjemahkan melalui bar code dari QR Droid dan Google Maps.

Oh ya, The Incredible Race ini merupakan permainan untuk menyelesaikan misi ke-10 pos dengan hadiah tunai Rp 109 juta rupiah! Jumlah yang sangat "wah" bagi setiap peserta. Mungkin, cukup buat biaya kawinan di Jakarta dengan menyewa gedung dan pernak-perniknya.

Tapi, bagi kami, kelompok 35 yang didampingi salah satu tim Asus, Ririn Fitriani, bukan hadiah yang jadi tujuannya. Melainkan, kebersamaan yang kuat antarpeserta. Meski gagal menang, hingga kini kami masih aktif berinteraksi satu sama lain lewat aplikasi chatting Whatsapp. Maklum, di kelompok kami sangat heterogen yang berasal dari ujung Sumatera hingga pedalaman Kalimantan. Ibaratnya, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap kompak.

Misi perdana kami pada pos 3, yaitu Performance and Battery Station, untuk mengumpulkan Pokemon di Bali Collection.

Pokemon?

Apa?

Ya, Pokemon, permainan anak-anak yang pada Agustus lalu mewabah hingga kalangan dewasa. Ini jadi tantangan menarik bagi kami di kelompok 35. Sebab, mayoritas dari kami belum pernah bermain Pokemon. Termasuk, saya pribadi yang agak pangling dengan permainan ini.

Beruntung, dalam Zenfone 3 sudah terinstal aplikasi Pokemon GO. Jadi, kami tinggal mencari Pikachu dan kawan-kawan di areal Bali Collection yang siangnya jadi tempat bersantap. Total, kami mengumpulkan 35 Pokemon dengan tujuh di antaranya -bangga karena baru pertama kali tapi bisa mengoleksi banyak- dari saya.

Seusai menyelesaikan misi tersebut, kami melanjutkannya dengan total melewati enam pos lagi. Jujur saja, sejak masih kecil hingga kini rekan seangkatan mayoritas sudah punya anak kecil, Asus The Incredible Race ini jadi permainan paling tak terlupakan.

Bagaimana tidak, dari satu pos ke pos yang lain, kami harus melakukannya bersama-sama. Oh ya, kami menyelesaikannya hanya jalan kaki dan tidak menggunakan mobil. Pengecualian pada Eis Station yang memang disediakan panitia untuk berkeliling kawasan Nusa Dua sambil merekam aktivitas sekitarnya.

Dalam periode itu, tentu kami beberapa kali istirahat. Baik menukarkan voucher dari panitia untuk air mineral dan air isotonik atau santap siang -salah satu menu termewah dalam tiga windu lebih hidup saya karena sekali makan menghabiskan Rp 150 ribu- di Bali Collection.

Banyaknya istirahat itu bisa dipahami mengingat lokasi dari satu pos ke pos yang lain berjauhan. Namun, justru itu jadi tantangan tersendiri bagi kami hingga menyelesaikan tujuh pos. Termasuk, pada pos Long Exposure 32 Second Station yang menurut panitia saat itu, kelompok kami memotret hasil paling baik (Lihat fotonya di Instagram: Zenvolution) dengan 20 poin yang merupakan nilai maksimal dari 35 kelompok.

Pada pos pamungkas, kami menuju Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Ini kali kedua saya ke gedung pertemuan terbesar di "Pulau Dewata" itu setelah sehari sebelumnya, Zenvolution 2016, dan malam harinya seusai acara (Gala Dinner).

Tujuan kami untuk menuntaskan misi 4K Station. Yaitu, 13 anggota kami menari bersama dua penari asli Bali yang direkam rekan kami menggunakan Zenfone 3. Hasilnya, sangat luar biasa karena di Zenfone 3 terdapat resolusi video hingga 4K (3840x2160) yang jauh lebih tinggi dibanding hanya Full HD (1920x1080).

Oh ya, berkat mengikuti Asus The Incredible Race, untuk kali pertama saya bisa belajar menari. Apalagi tarian bali tidak hanya sekadar tarian saja, melainkan ada unsur seni yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata karena terkait dengan filosofi yang tinggi.

*        *        *
MATAHARI tampak malu-malu memberikan sinarnya pada sore itu, Kamis (8/9). Seusai menyelesaikan tujuh pos -rencananya mau satu lagi, apalah daya kaki tak sanggup-, kami kumpul bersama di lapangan ITDC yang merupakan akronim dari pengelola (Indonesian Tourism Development Corporation).

Setelah menginjakkan kaki di gerbang, kami dikagetkan dengan ucapan selamat dari panitia. Bahkan, diberi medali yang mengingatkan saya seperti Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir usai merebut medali emas Olimpiade Rio 2016. Setelah mendapat pengarahan dari panitia dan foto bersama, kami pun kembali menuju hotel masing-masing.

Oh ya, kalau tidak salah, Asus Indonesia menyediakan tiga hotel untuk menginap kami yang berjumlah lebih dari 800 undangan. Yang bikin saya kagum, ketiganya itu termasuk hotel termewah di Bali, dengan kategori bintang lima.

1. Courtyard by Mariott: Hotel untuk media dan blogger. Dalam The Incredible Race menggunakan pos untuk Long Exposure 32 Second Station.

2. Inaya Putri Bali: Hotel untuk distributor,dealer, retailer, dan selebriti. Dalam The Incredible Race dijadikan start seluruh kelompok.

3. Novotel Bali Nusa Dua: Hotel untuk akomodasi tim Asus Indonesia, panitia, desainer, koreografer, dan model. Dalam The Incredible Race menggunakan pos untuk Sonicmaster Station, yaitu menebak 25 lagu yang diputar panitia.

*        *        *
SEMILIR angin menerpa kami saat memasuki Hotel Courtyard usai mengikuti Asus The Incredible Race. Wajah-wajah penuh lelah menghiasi seluruh peserta dengan keringat sebesar biji jagung. Namun, di balik keletihan itu, terpancar raut kegembiraan dari seluruh kelompok yang mengikuti acara sepanjang hari ini.

Termasuk, saya dan rekan-rekan di Kelompok 35. Sambil menuju kamar hotel masing-masing, kami melewati kolam renang yang asri. Sudah pasti, itu jadi tujuan kami untuk melepas lelah sekaligus untuk menyegarkan kami setelah seharian disorot sang surya untuk menghadiri Gala Dinner seusai magrib.

Senja itu, suasana di Courtyard kian memesona. Adagium lawas melukiskan, "Tiada perjamuan yang tak berakhir", ada pertemuan tentu ada  perpisahan. Ya, tuntas sudah kami mengikuti Asus The Incredible Race yang jadi bagian dari hari kedua Zenvolution 2016 yang luar biasa seru.

Di sisi lain, saya juga percaya dengan pepatah masa lampau, "Selama gunung masih menghijau dan air sungai tetap mengalir, masih ada waktu untuk bersama lagi". Tentu, dalam kesempatan selanjutnya pada 2017 dengan tema berbeda. Tepatnya, setelah ZenFestival 2015 dan Zenvolution 2016 ini.

*        *        *
Kegiatan ini dimulai dari kicauan burung di balik kamar Hotel Courtyard (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Seluruh peserta Asus The Incredible Race kumpul di Hotel Inaya (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Kelompok 35 sedang diskusi jelang dimulainya acara (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Berswafoto alias selfie (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Pagi itu... (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Display station untuk mengumpulkan kepingan hati foto di bawah sinar matahari (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Voucher yang bisa ditukarkan dalam tiga kesempatan (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Kelompok 35 istirahat sejenak sebelum tancap gas kembali (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Kelompok 35 embali ke Hotel Courtyard untuk menjalankan misi (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Mungkin, saya lelah... (diabadikan melalui Zenfone 3/ foto: istimewa)

*        *        *
32 detik mencari cinta berdiam diri untuk hasil foto terbaik dengan nilai 20 (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Buanglah sampah pada tempatnya (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Panas-panasan jadi sensasi tersendiri untuk seluruh peserta (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Perwakilan kelompok 35 berdiskusi dengan panitia (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Di pos ini, kami menebak 17 dari 25 lagu yang diberikan panitia (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Bali Collection yang jadi tempat persinggahan kami (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Di balik keberadaan banner ini terdapat pertanyaan berapa jumlahnya dalam Eis Station (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Papan informasi ini jadi petunjuk berharga kami untuk mengelilingi Nusa Dua (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Keliling Nusa Dua untuk mencari jawaban video (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Eis Station dengan misi merekam video dengan gambar yang stabil (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Kelompok 35 menjawab pertanyaan panitia (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Menari Bali... (diabadikan melalui Zenfone 3)

*        *        *
Belajar menari itu, susah-susah gampang ternyata (diabadikan melalui Zenfone 3/ foto: istimewa)

*        *        *
Pengalungan medali seusai menyelesaikan tujuh dari 10 misi (diabadikan melalui Zenfone 3/ foto: istimewa)

*        *        *
1, 2, 3... (diabadikan melalui Zenfone 3/ foto: istimewa)

*        *        *
Byur... (diabadikan melalui Zenfone 3/ foto: istimewa)

*        *        *
Kolam renang di Hotel Courtyard jadi ajang pelepas lelah (diabadikan melalui Zenfone 3/ foto: istimewa


*        *        **        *        *
*        *        **        *        *



*        *        *

*        *        *

*        *        *


*        *        **        *        *
*        *        **        *        *

Artikel Lainnya:

Prolog:
- Asus Zenvolution 2016

Tetralogi Zenvolution 2016
- Asus The Incredible Race: Sensasi Tak Terlupakan
Asus Incredible Race Pecahkan Rekor MURI
Ini Parade Produk Anyar Asus pada Zenvolution 2016
Zenvolution 2016: Asus Rilis 3 Produk Anyar di Bali 7 September

Spin-off Zenvolution
Sensasi Menelusuri Sungai Citarik 9 Km

Prekuel Zenvolution
Pengalaman Perdana Menghadiri ZenFestival 2015
Asus Zenfone 2 Laser ZE500KL: Kualitas Bintang 5 dengan Harga Kaki 5

Epilog 
- Di Balik Zenvolution 2016

*        *        *
- Jakarta, 19 September 2016

16 komentar:

  1. Wow, total orangnya 551 orang ya, banyak juga ya! Mantabh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yoi mas, sampe tercatat sebagai Rekor MURI :)

      Hapus
  2. Wah action sama penari bali hihi
    Eh mas, padahal kmaren aku uda komen ini tapi begitu kutekan tombol publish langsung broken link, apa lagi diedit apa ya, semalam klo ga salah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, edit lagi, gagal masukkin video
      ga taunya salah url dari link youtube, hehehe

      *btw, belajar nari itu susah-susah gampang ternyata :)

      Hapus
  3. wah serunya bisa ikutan asus incredible race, btw kasih bocoran dong gimana caranya suapaya bisa ikutan acara tersebut? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga ada bocoran mas, yang penting aktif mantau di laman sosial media Asus Indonesia aja :)

      Hapus
  4. wah, seru ya acaranya mas,
    saya juga pengguna setia asus, mulai dari laptop asus sama zenfone :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayuk mas, kalo ada event Asus lagi, kita bareng :)

      Hapus
  5. Mas, saya pinjem beberapa fotonya ya, hehe...
    Makasih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasiiih juga foto2nya mbak :)
      hehehe

      Hapus
  6. penulisan pengalamannya menarik, kalau akau di suruh nulis pengalaman engga sebagus ini nih, ada tips engga mas, biar tulisan pengalaman bagus..???

    BalasHapus
  7. Wah seru sekali acaranya. Hasil kameranya juga bagus. Kayaknya menggiurkan sekali zenfone 3.

    Soalnya produk asus yang saya pakai cuman laptopnya saja, belum pernah nyoba smartphonenya

    BalasHapus
  8. saya juga pengguna asus, kapan nih ada event kayak gini lagi?

    BalasHapus
  9. ah ga ngajak ngajak nih, padalah saya pengguna setia asus lho. kapan diadain lagi om?

    BalasHapus
  10. tulisannya enak banget dibaca.. salutt. ngomong-ngomong udah berapa tahun ngeblog gan?

    BalasHapus
  11. ASUS memang luar biasa, laptop ane pake asus semua ^_^
    Tinggal HPnya aja yang belum pake ASUS. semoga besok bisa kebeli tuh HP

    BalasHapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)