TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Perumahan di Tangerang

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Perumahan di Tangerang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perumahan di Tangerang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 November 2018

Citra Maja Raya Luncurkan Cluster Sanur, Hunian Ideal Generasi Milenial


Unit contoh Cluster Sanur yang baru diluncurkan Citra Maja Raya dengan
Tipe Kana dan Soka
(Klik untuk perbesar gambar atau geser untuk melihat foto lainnya)



SANDANG, pangan, dan papan. Demikian tiga kebutuhan utama manusia. Itu meliputi, pakaian, makan, dan hunian.

Terkait tempat tinggal, sudah pasti kriteria yang kita inginkan aman dan nyaman. Terutama bagi generasi milenial, salah satunya seperti saya.

Nah, sebelum membeli rumah, tentu saya memiliki lima kriteria. Itu meliputi, kredibilitas pengembang, harga kompetitif, akses mudah, fasilitas, dan investasi.

Dalam berbagai penelusuran, beberapa faktor itu ada pada Citra Maja Raya. Yaitu, perumahan yang terletak di barat ibu kota.

Ya, Citra Maja Raya merupakan proyek pengembangan Ciputra Group seluas 2.600 Ha di Maja, Lebak, Banten. Tercatat, sejak 2015, Citra Maja Raya telah memasarkan dan membangun lebih dari 13.500 unit rumah serta ratusan unit ruko.

Nah, pada pengujung 2018 ini, Citra Maja Raya kembali merilis produk hunian terbarunya, Cluster Sanur. Cluster ini dapat menjadi pilihan terbaik bagi yang belum memiliki hunian idaman.

Seperti cluster pendahulunya, Bedugul, Uluwatu dan Legian, cluster Sanur memiliki karakteristik yang kental dengan nuansa Bali. Kawasan ini, merupakan kawasan hijau dan asri, Sanur juga memiliki taman tematik bernuansa Sanur, Bali.

"Dinamakan seperti ini, karena jadi ciri khas pada setiap cluster di Citra Maja Raya. Sebelumnya, ada Bedugul, Uluwatu, dan Legian," kata perwakilan Citra Maja Raya, Caca Casriwan dan Muhammad Yunus, saat memandu kami, blogger yang berkunjung, Sabtu (17/12).

Salah satu keunggulan Citra Maja Raya ada pada aksesnya yang mudah. Yaitu, cukup menggunakan transportasi umum dengan Kereta Rel Listrik (KRL).

Nah, sebagai blogger yang mengusung asas jurnalistik, terutama berdasarkan sembilan elemen Bill Kovach, tentu saya wajib membuktikan.

Itu mengapa, saya pagi-pagi langsung menuju Stasiun Tanah Abang untuk menumpang Commuter Line ke Stasiun Maja. Hanya butuh waktu 1 jam 31 menit saja untuk menempuh jarak 63,2 km.

Tarifnya? Hanya Rp 7.000! Murah, meriah, dan merakyat.

Ketika sampai di Stasiun Maja, saya dan rombongan cukup jalan kaki saja menuju Citra Maja Raya.

Maklum, lokasinya relatif dekat.

Selanjutnya, kami berkeliling meninjau berbagai fasilitas dari Citra Maja Raya. Terutama, cluster Sanur.

Yupz, ini jadi pilihan terbaik bagi masyarakat yang belum memiliki hunian. Khususnya, saya yang memang terpikat dengan cluster Sanur. Fasad rumah yang lebih modern dan berada dekat rencana Area Citra Maja Raya Business District (CBD) menjadi kelebihan cluster terbaru ini.

Selain itu, desain rumah di Cluster Sanur dibuat dengan ketinggian plafon mencapai empat meter di ruang keluarga sehingga membuat ruangan lebih luas dan sejuk.

Terlebih, kawasan dan unit rumah di Cluster Sanur dipasarkan dengan spesifikasi bangunan terbaik di kelasnya saat ini. Seperti, rangka atap baja ringan, plester cat aci luar dalam, cat luar menggunakan weathersield ex Jotun/setara, kusen jendela pintu menggunakan alumunium, plafond ruang utama gipsum, lantai keramik, dan jalan lingkungan di dalam clsuter sudah kualitas cor beton.

Bagaimana dengan harganya, menurut saya tergolong kompetitif. Itu karena rumah murah di Cluster Sanur bisa dimiliki dengan KPR. DP mulai 5%, cicilan mulai Rp 1 jutaan per bulan, KPR tersebut didukung berbagai bank. Mulai dari BCA, Mandiri, CIMB Niaga, BTN, BNI, BRI, OCBC NISP, Maybank, UOB, CCB,  Panin Syariah, Hana Bank, dan Artha Graha.

Di dalam Cluster Sanur akan dikembangkan tiga tipe rumah. Mulai dari Tipe Kana dengan luas bangunan 22 meter dan tanah 60 meter Rp 168 juta, Tipe Soka (27/72) Rp 208 juta, Tipe Dahlia (36/72) Rp 236 juta, dan Tipe Dahlia B (36/90) Rp 265 juta. Yang menarik, seluruh harga tersebut sudah termasuk PPN dan biaya surat AJB BPHTB.

Bahkan, untuk Pendaftaran Nomor Urut Pembelian (NUP) untuk penjualan perdana cluster terbaru di Citra Maja Raya sudah mulai dibuka bulan depan. Sekaligus, jadwal pemilihan unit pada Sabtu, 8 Desember mendatang mulai pukul 10.00 WIB di Atrium Mal Ciputra, Grogol, Jakarta Barat.

Bagi Anda yang berminat bisa menyaksikan Open House Rumah Contoh setiap harinya di Cluster Sanur. Sementara, untuk Customer Gathering setiap Sabtu dan Minggu di Kantor pemasaran Citra Maja Raya selama Oktober dan November 2018.

Nah, sehari setelah kunjungan kami, dari blogger,  Minggu (18/11) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga meninjau Citra Maja Raya. Bisa dipahami mengingat Maja merupakan satu dari 10 kota baru yang sedang dikembangkan pemerintah bersama beberapa kementerian terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Termasuk, pembangunan jalur ganda (double track) antara Stasiun Maja – Stasiun Rangkasbitung yang akan meningkatkan frekuensi perjalanan maupun kapasitas angkut KRL Lintas Tanah Abang-Rangkasbitung jadi dua kali lipat.

“Double track ini membawa manfaat yakni meningkat kapasitas dan perjalanan KRL menjadi dua kali lipat. Dari 32 perjalanan samapi 64 perjalanan pulang pergi,” kata Budi dalam siaran resminya yang terus memantau prasarana Sport Club yang kini sedang dalam pengerjaan di Citra Maja Raya bersama President Director PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata.

“Selain KRL, juga ada akan ada akses jalan tol yang menghubungkan Ulujami, Serpong, lanjut Tigaraksa. Nah, jalan tersebut akan lewat dekat lingkaran lima Ciputra Maja Raya Terus, sebelum ke Tigaraksa, itu ada tol exit yang bisa menuju ke Maja sekitar tujuh kilometer jaraknya,” Budiarsa, menambahkan.***


*         *         *
Citra Maja Raya merupakan proyek pengembangan Ciputra Group yang sejak
lama dikenal sebagai perusahaan penghasil properti berkualitas di Tanah Air

*         *         *
Citra Maja Raya memiliki akses yang mudah dengan transportasi umum.
Misalnya KRL yang turun di Stasiun Maja

*         *         *
Sejak 2015, Citra Maja Raya sudah memasarkan lebih dari 13.500 unit rumah
serta ratusan unit toko

*         *         *
Rekan blogger Windah Saputro berkesempatan meninjau isi dari Rumah
Contoh Cluster Sanur yang bisa diakses masyarakat luas setiap harinya

*         *         *
Foto bersama rekan blogger usai meninjau Citra Maja Raya, terutama
Cluster Sanur yang merupakan hunian ideal generasi milenial

*         *         *
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau pembangunan Sport
Club di Citra Maja Raya

*         *         *
Untuk kendaraan pribadi, akses menuju Citra Maja Raya bisa melalui Jalan Tol

*         *         *

- Jakarta, 20 November

Selasa, 25 September 2018

Lugano Lake Park yang Memesona untuk Generasi Milenial


Salah satu rumah Lugano Lake Park pada cluster Carona Park tipe Fiore
(Klik untuk perbesar gambar dan geser untuk lihat foto lainnya)

PADATNYA ibu kota membuat sebagian masyarakat mengalihkan perhatian untuk tempat tinggal di kawasan yang masih asri. Salah satunya, CitraRaya Tangerang yang memiliki fasilitas lengkap. Kota mandiri modern yang diprakarsai Ciputra Group ini memiliki luas 2.760 hektar.

Sebagai kota mandiri, CitraRaya disempurnakan dengan berbagai fasilitas pendukung. Khususnya untuk memanjakan penghuni. Mulai dari fasilitas kesehatan lewat Ciputra Hospital yang merupakan Rumah Sakit umum Swasta pertama dari Ciputra Group, pendidikan (SD, SMP, SMA, hingga tingkat perguruan tinggi), wisata keluarga, olahraga, dan sebagainya.

Teranyar, CitraRaya menghadirkan Lugano Lake Park sebagai kawasan hunian yang menawarkan kenyamanan untuk para penghuninya. Lugano Lake Park ini memiliki luas 200 hektar dengan menawarkan konsep lake park yang berpadu hunian modern dan asrinya taman serta danau.

Tinggal di Lugano Lake Park jadi dambaan banyak pihak. Termasuk, saya yang mendapat kehormatan untuk mengunjungi proyek ini pada Sabtu (22/9) bersama rekan-rekan blogger yang kembali didampingi perwakilan CitraRaya, Caca Casriwan dan Mahmud Yunus.

Apalagi mengingat Lugano Lake Park sebagai pilihan hunian anyar di CitraRaya terinspirasi dari Danau Lugano yang berada di Swiss. Danau Glasial ini terletak di perbatasan Swiss dan Italia yang menawarkan pemandangan eksotik dengan barisan Pegunungan Lugano Prealps yang membentenginya.

Kebetulan, sebagai penggemar olahraga, ketika mendengar Lugano, saya jadi terbayang dengan FC Lugano. Yaitu, klub sepak bola Swiss yang musim lalu tampil di Liga Europa.

Nah, nuansa alami Danau Lugano turut dihadirkan dalam kawasan Lugano Lake Park. Kawasan ini didesain seperti area kota di dalam kota dengan konsep back to nature lewat adanya danau alami yang diberi nama Lugano Lake dan hijaunya taman kota bernama Lugano Park. Alhasil, Lugano Lake Park menawarkan lingkungan hunian yang nyaman, tenang, serta cocok untuk relaksasi setelah seharian penuh beraktivitas di luar rumah .

Utamanya, saya sebagai bagian dari milenial. Tinggal di Lugano Lake Park ini merupakan dambaan hidup. Misalnya, usai seharian berkeliling ibu kota untuk menyusuri sudut demi sudut venue olahraga atau stadion, pulangnya disambut dengan keasrian Danau Lugano dan hijaunya taman kota.

Duh, sesuatu banget! Apalagi, akses dari dan menuju Jakarta sangat mudah. Yupz, sebagai kota mandiri modern, CitraRaya telah dilengkapi dnegan shuttle bus yang akan jadi penghubung. Tidak hanya ke Jakarta saja, melainkan kawasan lainnya.

Itu yang saya rasakan bersama rekan-rekan blogger ketika menaiki shuttle bus Trans CitraRaya dari Blok M, Jakarta Selatan. Untuk Anda yang berada di lokasi berbeda, jangan khawatir, shuttle bus juga tersebar di berbagai kawasan. Misalnya, Jakarta Pusat lewat Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Pun demikian di Jakarta Barat melalui Mal Ciputra Grogol.

Pertanyaannya, bagaimana dengan luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), misalnya, Bandung? Tenang. Pepatah lawas mengatakan, banyak jalan menuju Roma. Pun demikian dengan saat ini, banyak cara untuk terhubung ke CitraRaya.

Salah satunya, dengan travel garapan Putra KJU yang menyediakan transportasi khusus untuk mengantarkan Anda ke Kota Kembang. Berbagai kemudahan itu kian memanjakan penghuni CitraRaya.

"Lugano Lake Park kami buat konsepnya benar-benar hijau. Jika orang masuk ke kawasan CitraRaya, maka suasana urban atau city-nya begitu terasa. Namun, begitu masuk ke Lugano Lake Park, mereka akan merasakan suasana yang berbeda," kata Associate Director PT Ciputra Residence Yance Onggo.

Pernyataan tersebut beralasan Lugano Lake Park dari segi lokasi sangat unggul. Sebab, hanya selangkah menuju Central Business District (CBD) CitraRaya Tangerang. CBD ini luasnya 15 hektar dan sedang dikembangkan jadi business and lifestyle center, termasuk Mal Ciputra seluas 4,5 hektar yang mulai beroperasi pada awal 2020.

Lengkapnya fasilitas yang ada di CBD ini tentu akan menunjang kebutuhan gaya hidup penghuni. Posisi ini pun menginspirasi munculnya Golden Triangle dengan tiga titik. Yaitu, CBD, Lugano Lake, dan Lugano Park. Bahkan, lokasi Lugano Lake Park kian strategis karena letaknya dekat dengan akses rencana Tol Serpong-Balaraja.

"Kami tahu nanti akan ada akses Tol Serpong-Balaraja dengan salah satu exit-nya paling dekat dengan Lugano Lake Park," Yance, menambahkan.

Nah, terkait hunian, kawasan Lugano Lake Park bakal dikembangkan dengan sejumlah cluster di dalamnya. Yang menarik, penamaan cluster di kawasan Lugano merujuk pada konsep lake park dengan penambahan kata "Lake" untuk cluster yang berlokasi dekat danau dan penambahan "Park" jika lokasinya dekat taman.

Cluster perdana yang akan diluncurkan Sabtu (29/9) bernama Carona Park dengan jumlah sekitar 200 unit. Carona Park merupakan cluster rumah tapak satu lantai (compact house). Dibalut desain modern, semua unit di Carona Park dirancang dengan ceiling tinggi kurang lebih 4,5 meter yang membuat rumah terasa sejuk dan luas.

Terdapat tiga tipe pada Carona Park, yaitu:
- Albero (2 kamar tidur, 1 kamar mandi, luas tanah 72 meter, luas bangunan 34 meter)
- Fiore (2 KT, 1 KM, LT 84, LB 45)
- Giordano (2KT, 1KM, LT 96, LB 51)

Cluster ini juga sudah dilengkapi sistem keamanan 24 jam, CCTV, jaringan TV Kabel, internet, dan telepon. Penataan lingkungan Carona Park dirancang dengan baik dan estetik, seperti penggunaan jaringan kabel bawah tanah, saluran drainese tertutup, banyaknya area terbuka hijau, adanya jalur pedestrian, jogging track, dan bicycle lane.

Carona Park yang berdampingan dengan taman Lugano ini juga dekat dengan Lugano Centrum yang di dalamnya terdapat Universitas Esa Unggul dan commercial park

Nah, dengan banyaknya keunggulan yang ditawarkan Lugano Lake Park membuat kawasan ini menjanjikan sebagai hunian maupun investasi. Prospek yang ditaarkan Lugano Lake Park juga menarik dilihat dari pertambahan populasi dan pembangunan infrastruktur serta fasilitas di CitraRaya.

"Yang menjamin pembangunan infrastruktur dan fasilitas itu adanya landbank. CitraRaya memiliki luas 2.760 hektar dan yang baru di-develop hanya sepertiganya. Yaitu, 1.000 hektar Jadi, masih ada 1.760 hektar yang akan terus dikembangkan ke depannya," kata Yance.

Sebagai bocoran, Cluster Carona Park ditawarkan dengan harga di bawah Rp 578 juta. Yang menarik, itu sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN)! Sehingga, cocok untuk first buyer atau generasi milenial seperti saya yang ingin berinvestasi properti. Saya? Yupppiiiii, saya!

Kebetulan, saya sudah mengkalkulasi. Harga tersebut tergolong cocok bagi saya sebagai generasi milenial. Maklum, di ibu kota, dengan harga tersebut, cuma bisa mendapat rumah petak. Sementara, di Carona Park, terdapat taman yang hijau dan melangkah sedikit ada danau nan asri. Jadi, ketika pulang kerja setelah mengejar narasumber, saya akan disuguhkan pemandangan yang menyejukkan.

Oh ya, CitraRaya juga memberikan promo menarik berupa down payment (DP) mulai dari 5 persen. Bahkan, DP tersebut bisa dicicil hingga lima kali! Duh, CitraRaya benar-benar menggoda.***


*         *         *
Perwakilan CitraRaya Caca Casriwan dan Mahmud Yunus berbagi info kepada
kami. dari blogger terkait Lugano Lake Park

*         *         *
Tinggal berdampingan dengan danau alami dan taman?
Lugano Lake Park jawabannya!

*         *         *
Kami dari blogger meninjau show unit Lugano Lake Park pada Carona Park  

*         *         *
Interior dan eksterior dari Carona Park menyejukkan hati
(Foto: Moh Soharsono)

*         *         *

Artikel Sebelumnya:
Mal Ciputra CitraRaya Jadi Jawaban Warga Tangerang Barat
Kejarlah Angpao hingga ke CitraRaya
5 Alasan Harus Memiliki Rumah di Citra Maja Raya
Mengintip Fasilitas CitraRaya Tangerang sebagai Hunian Masa Depan

*         *         *
Jakarta, 25 September 2018