TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: All England

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label All England. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All England. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2018

Terima Kasih, Kevin/Marcus!


Menpora Imam Nahrawi menyerahkan bonus Rp 250 juta kepada
Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon
atas keberhasilan menjuarai All England 2018. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)


PROSES tidak pernah mengkhianati hasil. Demikian, pernyataan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat menyambut Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan yang akrab disapa Minions itu tiba di Tanah Air, Selasa (20/3) lewat Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Tepatnya, usai menempuh perjalanan belasan ribu kilometer dari Birmingham, Inggris, sejak sehari sebelumnya. Sontak, rencana kedatangan Kevin/Marcus mendapat perhatian dari rakyat Indonesia. 

Termasuk, pemerintah yang diwakilkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Bisa dipahami mengingat Kevin/Marcus tiba dengan membawa oleh-oleh luar biasa dari Negeri Ratu Elizabeth tersebut. Yaitu, gelar All England 2018 yang diraihnya usai menjungkalkan Mathias Boe/Carsten Mogensen pada final yang berlangsung Minggu (19/3).

Kevin/Marcus hanya butuh 42 menit untuk mengeliminasi wakil Denmark tersebut. Sekaligus, meraih gelar beruntun setelah pada All England 2017 sukses menumbangkan Li Junhui/Liu Yuchen (Cina).

“Mewakili pemerintah, saya mengucapkan selamat kepada Kevin/Marcus atas keberhasilan mempertahankan gelar ini. Hasil positif di All England 2018 ini jadi modal utama kita untuk menyambut Piala Thomas, Kejuaraan Dunia, Asian Games 2018, dan Olimpiade 2020 Tokyo,” kata Imam, semringah.

Dalam kesempatan itu, Imam memberikan bonus kepada Kevin/Marcus sebesar Rp 250 juta. Untuk pelatih, menerima bonus Rp 100 juta.

Hadir pada penyambutan itu, Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Wiranto, Wakil Ketua Umum PBSI Alex Tirta, Chef de Mission (CdM) Asian Games 2018 Syafruddin, Deputi Kemenpora Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Deputi Kemenpora Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, keluarga Kevin dan Marcus, serta puluhan suporter Indonesia yang memadati bandara.

Kevin/Marcus tiba bersama pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi, Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto, dan segenap perwakilan PBSI. Kendati lelah, akibat perjalanan belasan jam, senyum selalu tersungging dari wajah Kevin/Marcus.

Termasuk, momen langka Marcus yang tertawa hingga terbahak-bahak. Itu terjadi ketika Wiranto mencandai keduanya usai memberikan hadiah. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ini iseng mengintip isi suvenir tersebut.

“Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menyambut ganda putra yang mampu mempertahankan gelarnya di All England. Semoga, prestasi mereka tidak berhenti sampai di sini. Namun, justru lebih berkembang di masa mendatang,” Wiranto, mengungkapkan.

Usai seremoni di bandara, Menpora mengajak Kevin/Marcus dan keluarganya, perwakilan PBSI, dan puluhan awak media untuk santap malam di salah satu restoran di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

“Kesuksesan Kevin/Marcus di All England jadi kebanggaan bagi kita semua. Tentu, kami ingin mentradisikan penghargaan kepada atlet dan pelatih yang berprestasi. Terima kasih, Kevin/Marcus, pelatih, dan PBSI. Semoga (atlet) lainnya bisa mengikuti jejak Kevin/Marcus,” tutur Imam, optimistis.


Ya, selamat untuk Kevin/Marcus. Semoga dengan kesuksesan di All England 2018 bisa dilanjutkan pada berbagai turnamen penting lainnya. Terutama, Piala Thomas pada 20-27 Mei mendatang dan Asian Games (18 Agustus-2 September).***


*         *         *
Marcus mengakui, tidak mudah untuk mempertahankan gelar di turnamen sekelas
All England. Namun, dengan kesungguhan tekad, mereka bisa mencapainya kembali.
(Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Kevin tak menyangka bisa meraih All England secara beruntun.
Menurutnya, juara di turnamen bulu tangkis tertua di kolong langit ini
jadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Kevin dan Marcus dengan medali All England yang jadi impian setiap
pebulu tangkis di dunia. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Pelatih Ganda Putra Herry Iman Pierngadi menerima bonus Rp 100 juta dari Imam
yang didampingi Ketua PBSI Wiranto dan Wakapolri Syafruddin.
(Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Momen langka! Marcus tertawa lepas ketika Wiranto kepo ingin
mengetahui isi di suvenir tersebut. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Wartawan PBSI Amelia Widya tak kenal lelah mewartakan sejak di Birmingham,
Inggris,  hingga ketika Kevin/Marcus tiba di Tanah Air.
(Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Suasana santai dalam perjamuan makan malam di lambung pesawat Boeing 737
Seri 400 di salah satu restoran di kawasan Ancol. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Kevin tos dengan Putri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri yang kini
jadi juru bicara Kemenpora. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Marcus bersama kekasihnya, Agnes Amelinda Mulyadi.
(Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*         *         *
Selpiiiiih dengan rekan-rekan media di Tanah Air yang meliput kedatangan
Kevin/Marcus di bandara bersama Menpora Imam Nahrawi

*         *         *
- Jakarta, 21 Maret 2018

Rabu, 15 Maret 2017

Sambutan Meriah untuk Juara All England 2017


Kevin/Marcus menggigit medali All England yang   diabadikan
dalam jepretan kamera dari puluhan media (Klik untuk perbesar foto)

INDONESIA berhasil mempertahankan gelar di All England 2017. Tepatnya, setelah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon juara di nomor ganda putra. Di babak pamungkas, mereka mengalahkan wakil Cina, Li Junhui/Liu Yuchen 21-19, 21-14.

Pada final yang berlangsung di final yang berlangsung di Barclaycard Arena, Birmingham, Minggu (12/3), Kevin/Marcus tampil sempurna dengan memenangkan dua set langsung.  Berkat, mereka, Indonesia berhasil menjaga tradisi juara di turnamen tertua bulutangkis tersebut.

Maklum, juara bertahan Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran) sudah tersingkir di babak pertama. Sementara, andalan lainnya, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir terhenti di perempat final.

Tak heran jika Kevin/Marcus mendapat apresiasi dari banyak pihak. Termasuk, PBSI dan Kemenpora yang menyambut mereka secara istimewa di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (15/3).

"Capek sih. Tapi kami puas bisa juara," kata Marcus dengan wajah semringah saat ditemui kemarin.

Keberhasilan mereka jadi juara melanjutkan tradisi Indonesia di All England dalan enam tahun terakhir. Dalam periode itu, Merah Putih hanya minus pada 2015.

Sementara, 2014 menggondol dua gelar di ganda putra dan ganda campuran. Total, Indonesia meraih 44 gelar di All England dengan 19 di antaranya dari sektor ganda putra.

"Bagi kami, pencapaian ini (juara All England 2017) bukan sebagai puncak prestasi. Banyak yang ingin kami gapai ke depannya. Terima kasih untuk segenap rakyat Indonesia yang telah memberi dukungan," Kevin, menambahkan.

Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan seusai pengalungan bunga, "Syukur, alhamdulillah, kita juara."

Pria 43 tahun ini berharap kesuksesan Kevin/Marcus memotivasi pebulutangkis lainnya. Maklum, All England merupakan pembuka dari rangkaian Super Series tahun ini.

Imam mengakui selalu menyaksikan berbagai pertandingan wakil Indonesia di turnamen bulutangkis dunia tersebut. Termasuk, saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur, pekan lalu.

"Meski hanya satu gelar yang kita raih, namun tradisi ini senantiasa kita pertahankan. Terima kasih, Kevin/Marcus atas prestasi dalam super series ini. Kalian pahlawan yang keren dan luar biasa," Imam, mengungkapkan.

Gelar All England 2017 tersebar di lima negara berbeda. Selain Kevin/Marcus yang mewakili Indonesia, untuk sektor lainnya direbut Malaysia pada tunggal putra, Taiwan (tunggal putri), Korea Selatan (ganda putri), dan Cina (ganda campuran).

Selamat Kevin/Marcus! Kami, rakyat Indonesia bangga dengan pencapaian kalian. Semoga prestasi kalian bisa memotivasi pebulutangkis lainnya untuk berprestasi di turnamen bergengsi sepanjang 2017 ini.

Sebagai gambaran suasana penyambutan kemarin, berikut kronologis dari foto-foto yang saya abadikan.***  

*        *        *
Kevin/Marcus keluar dari pintu imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

*        *        *
Kehadiran Kevin/Marcus diabadikan puluhan awak media

*        *        *
Menpora Imam Nahrawi memberi sambutan untuk Kevin/Marcus

*        *        *
Wajah-wajah keletihan setelah perjalanan panjang dari Birmingham, Inggris

*        *        *
Awak media berusaha mengabadikan pahlawan Indonesia di All England 2017

*        *        *
Kata sambutan dan testimoni dari Kevin/Marcus

*        *        *
Hadiah Rp 250 juta untuk mereka masing-masing

*        *        *
Foto bersama Kevin/Marcus, pelatih, tim, Menpora, dan PBSI

*        *        *
Salah satu pekerja di bandara melakukan selfie (swafoto) dengan latar Kevin/Marcus

*        *        *
Kevin/Marcus bersama legenda hidup bulutangkis Indonesia, Ricky Subagja

*        *        *
Legenda hidup bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat mengapresiasi pencapaian
Kevin/Marcus yang mengharumkan merah-putih di All England 2017

*        *        *
Galeri Foto Sebelumnya:
Di Balik Final Piala Presiden 2017
Sisi Lain Kemenangan Indonesia atas Thailand di Stadion Pakansari
GBK Bersolek Sambut Asian Games 2018
- Kemeriahan BCA Indonesia Open 2016
- Rindu Juara di BCA Indonesia Open 2016

Artikel Terkait:
- Meningkatnya Prestasi Indonesia di Asian Games 2014 (http://www.kompasiana.com/roelly87/meningkatnya-prestasi-indonesia-di-asian-games-2014_54f4553c745513962b6c8914)
- Cerita Dibalik Sekeping Emas Cabang Wushu (http://www.kompasiana.com/roelly87/cerita-dibalik-sekeping-emas-cabang-wushu_54f4808b7455137c2b6c8a9a)
- Sisi Lain Paspampres yang Berprestasi (http://www.kompasiana.com/roelly87/sisi-lain-paspampres-yang-berprestasi_54f5de54a33311251f8b47e7)
Kota Roma Tidak Dibangun dalam Semalam

*        *        *
Seluruh foto merupakan dokumentasi pribadi (www.roelly87.com)
- Jakarta, 15 Maret 2017