TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Yuk, Kunjungi Pameran Filateli Christie Damayanti di Central Park

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Rabu, 28 Oktober 2015

Yuk, Kunjungi Pameran Filateli Christie Damayanti di Central Park


Pengunjung memotret berbagai koleksi filateli Christie Damayanti

BERKIRIM surat merupakan kegiatan yang saat ini bisa dikatakan sudah jarang dilakukan, bahkan mendekati nyaris punah. Wajar saja mengingat sekarang sudah era digital. Yaitu, berkirim pesan mayoritas mengguanakan surat elektronik (email), pesan pendek (sms), atau forum di internet. Meski begitu, bukan berarti sudah tidak ada lagi yang melakukannya.

Kebetulan, bulan ini diperingati sebagai hari surat-menyurat internasional, pada 9 Oktober lalu. Untuk beberapa kalangan, termasuk blogger, ada yang mengadakan lomba atau acara untuk berkirim surat.

Ya, ada keasyikan tersendiri saat berkirim surat dan menunggu balasan. Terutama kepada orang yang kita kenal secara pribadi. Baik itu keluarga, teman, kerabat, hingga publik figur. Pada dekade 1990-an, saya pernah mengalaminya yang tentu saja jauh lebih asyik dan berkesan ketimbang lewat email atau sms. Terutama, jika mendapat balasan dari orang yang kita inginkan.

*      *      *

BAGAIMANA rasanya mendapat surat balasan dari tokoh sekaliber Putri Diana, Ronald Reagan, Roger Moore, hingga Adam Malik? Mungkin, jika mendapat balasan dari mereka, rasanya lebih deg-degan ketimbang dapat surat dari pacar. Apalagi, jika kegiatan itu dilakukan ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Beragam kisah tersebut dialami Crhistie Damayanti. Wanita 46 tahun ini sejak kecil sudah berkirim surat dengan beberapa tokoh ternama dunia. Selain keempat sosok tersebut, masih banyak lagi. Seperti, eks Presiden Filipina Ferdinand Marcos, Indira Ghandi (India), Putri Caroline (Monako), Ratu Beatrix (Belanda), hingga Paus Paulus II.

Yang menarik, semuanya dilakukan saat Christie sejak masih SD. Tak heran jika hingga kini, dia masih menyimpan seluruh koleksinya dengan apik. Bahkan, beberapa kali, peraih penghargaan Kompasianer of the Year 2011 ini mengadakan pameran filateli. Baik secara bersama atau tunggal. Termasuk, yang berlangsung sepanjang pekan ini.

Ya, saat ini, Christie tengah mengadakan pameran tunggal bertema "Gallery of Animals" di Mal Central Park, Jakarta Barat. Acaranya berlangsung sejak pembukaan pada Senin (26/10) hingga Minggu (1/11).

Kebetulan, kemarin, saya sempat mengunjungi pameran tersebut. Sayangnya, saya tidak sempat menyaksikan diskusi bertajuk "Mau tahu cara mendapat surat balasan dari orang terkenal" yang dilakukan Christie bersama pengelola Kompasiana, Iskandar Zulkarnaen.

Meski begitu, saya cukup terhibur melihat berbagai koleksi Christie. Tidak hanya prangko, surat, atau perlengkapan filateli saja, melainkan juga berbagai lukisan yang ternyata dibuat sang bunda. Total, dalam pameran tersebut, ada ribuan koleksi yang dapat dinikmati gratis secara terbuka untuk masyarakat umum.

"Ini merupakan pameran ketujuh aku, Rul. Untuk prangko, koleksi di sini hanya setengah dari yang aku miliki. Sekitar 1.600 frame A4 yang dikalikan 10 lembar. Sementara, lukisan dari mama aku," kata Christie, semringah. Kebetulan, saya jadi saksi saat wanita yang berprofesi sebagai arsitek itu mengadakan pameran perdana bertema Disney di Museum Prangko, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 16-26 Agustus 2012.

*      *      *

"MALAM sebelum datang badai, langit tampak cerah. Namun, jangan lupakan, setelah badai, biasanya terbit pelangi." Demikian, adagium lawas yang memiliki makna dalam. Ternyata, itu dialami Christie dalam hidupnya. Maklum, sebelumnya, dia sempat lupa dengan beragam koleksi filatelinya. Itu karena kesibukannya sebagai arsitek.

Namun, itu semua berubah sejak Januari 2010. Tepatnya ketika sedang menikmati liburan di Amerika Serikat (AS), Christie mengalami stroke yang mengubah perjalanan hidupnya. Alhasil, dia pun harus berhenti sementara dari pekerjaannya. Namun, seperti kata pepatah tadi, ternyata penyakit tersebut memiliki sisi positif. Yaitu, Christie bisa menyalurkan hobinya untuk menulis sebagai blogger, kembali mengoleksi filateli, bahkan mengadakan berbagai pameran.

"Kalau aku tidak seperti ini, mungkin aku tidak bakalan mengenal kamu, Rul. Ada hikmah yang aku rasakan dengan kondisi seperti ini. Meski begini (hanya satu tangan) aku jadi suka menulis di mana pun dan kapan pun," tutur Christie sambil membereskan berbagai koleksinya.

Tanpa terasa, sudah lewat pukul 15.00 WIB. Berarti, hanya satu jam lagi sebelum acara diskusi berlangsung. Tampak, belasan pengunjung di mal mewah yang identik dengan taman terbukanya itu mendatangi booth pameran. Pada saat yang sama, saya justru memohon pamit kepada Christie karena harus kembali ke kantor.

Ketika beranjak menuju pintu keluar, terdengar kekaguman dari beberapa pengunjung yang menyaksikan ribuan koleksi tersebut. Mayoritas mengatakan si empunya pameran -Christie- beruntung bisa mengoleksi berbagai benda filateli ini yang mencapai ribuan.

Namun, mereka mungkin tidak tahu, ada harga yang harus dibayar untuk bisa mengumpulkan semuanya. Ya, selalu ada pelangi setelah badai.*

- Artikel ini ditulis untuk menyambut Hari Surat Menyurat Internasional pada 9 Oktober lalu dan Hari Stroke Sedunia (29 Oktober)

*      *      *
Isi daftar hadir

*      *      *
Christie dengan ribuan koleksinya

*      *
Ibunda Christie dengan ramah menyambut setiap tamu
     *

*      *      *
Ada koleksi lukisan dari sang bunda yang turut dipamerkan

*      *      *
Berbagai macam prangko yang bisa dimiliki pengunjung

*      *      *
Seorang anak yang sedang disuapi pun larut menyaksikan berbagai koleksi 

*      *      *
Wow... Komodo 

*      *      *
Surat balasan dari Adam Malik

*      *      *
Putri Diana

*      *      *
Ronald Reagan

*      *      *
Penggemar James Bond pasti sudah familiar

*      *      *


Sekilas Info Pameran Filateli: 
Pembukaan: Senin, 26 November 2015
Waktu: 26 Oktober - 1 November 2015
Tiket: GRATIS!
Lokasi: Lantai LG Mal Central Park, Jakarta Barat

Tentang Christie Damayanti:
Blog pribadi: christiesuharto.com
Blog di Kompasiana: Christie Damayanti
Email: christie***.com
Facebook: Christie Damayanti
Twitter: @SuhartoChristie


*      *      *

*      *      *

- Jakarta, 28 Oktober 2015

12 komentar:

  1. Koleksi filateli Mbak Cristie Damayanti banyak juga ya. Salut sama ibu yang satu ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk mas, kalo mampir ke jakarta bisa singgah ke pameran beliau :)

      Hapus
  2. Wah...rupanya ini bukan kali pertama beliau mengadakan pameran ya... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, yang ketujuh :)
      kalo yang pertama, kebetulan saya juga sempat hadir di tmii 3 tahun lalu...

      Hapus
  3. Mas kasi tahu dunk kenapa bisandpt undangan menarik terus, bukanyya dirimu reporter bola?? E bner g sih heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi hi hi

      yang ngadain pameran ini kan blogger juga, makanya saya saya dateng...
      kalo sempat dateng aja mbak tya, beliau itu inspiratif banget :)

      kalo acara/pameran lain, biasanya saya cari info di websitenya, kayak museum nasional besok ada acara

      Hapus
  4. ya Allah filateli...jadi inget jaman sekolaaahhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. wow...

      pasti kirim-kiriman surat dengan "si dia"?
      wkwkwkwkwkwk :)

      Hapus
  5. kisahnya inspiring banget ya ...
    punya hobi dari kecil yang bersinggungan dengan orang2 besar dunia .. ck ck ck ...
    dulu waktu kecil hobinya main kelereng sama sesepedaan .. jadinya sudah gede .. beginilah ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kelereng?
      kalo di tempat saya namanya gundu, sampe sekarang masih asyik dimainin
      terutama kalo ngabuburit jelang buka puasa :)

      *nostalgia

      Hapus
  6. lah..disini toh foto fotonya kegiatan Christie Damayanti pada ngumpul..hehehe..dan bundanya juga melukis ya,..ih,..keren ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. he he he
      penasaran ya :)

      makasiiiiiih

      Hapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)