TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Traveloka

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Traveloka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveloka. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Mei 2017

Melancong ke Bali, Coba Mampir ke Tempat Baru yang Cantik-cantik Ini

SELAMA ini banyak orang yang hanya mengenal Pantai Kuta atau Sanur sebagai tempat wisata di Bali. Padahal sebenarnya Pulau Dewata memiliki banyak sekali tempat wisata lainnya yang sama cantiknya dan belakangan sudah mulai terkenal di kalangan para pelancong.

Mulai dari pantai yang indah, sampai dengan kawasan pegunungan cantik yang bakal bikin kamu betah. Dan beberapa tempat baru berlibur ke Bali ini masuk list wajib kunjung agar travellingmu lebih berwarna...

Pantai Suluban, Uluwatu

Pantai ini terletak di antara bebatuan karang tinggi menjulang dengan ombak yang besar. Karena ombaknya yang menantang, pantai Suluban kerap dikunjungi para surfer dari berbagai negara untuk memacu adrenalin mereka.

Foto: Marischkaprudence.blogspot.com

Pantai Suluban sekarang menjadi salah satu tempat wisata di Bali yang digemari para pelancong. Tidak hanya memiliki pemandangan indah, pantai ini juga memberikan tantangan tiada dua.

Baca: Romantisnya Pantai Jimbaran

Air Terjun Tibumana

Air terjun ini terletak di kawasan Bangli, cukup jauh dari Denpasar. Meski demikian, jarak yang harus ditempuh akan terbayar setelah kamu melihat betapa indahnya air terjun ini. Air Terjun Tibumana memiliki warna biru yang segar seperti lautan.

Airnya yang biru memberikan rasa segar buat siapa saja yang mandi di sana. Enaknya lagi, tempat wisata di Bali yang satu ini belum terlalu ramai. Sehingga kamu bisa menikmati indahnya alam dengan sepuasnya.

Pantai Atuh, Nusa Penida

Berbeda dengan pantai lainnya yang dinikmati dari jarak dekat dengan hamparan pasir putih yang cantik. Pantai Atuh yang terletak di Nusa Penida ini justru menawarkan pemandangan laut dari kejauhan.

Lewat rumah-rumah pohon yang berada di ujung bukit dan menghadap ke laut lepas, kamu akan menemukan sensasi baru liburan di Bali. Rumah-rumah pohon ini pun nyaman untuk ditinggali, dan cocok buat mencari ketenangan diri.

Sunday Beach Club

Foto: TheHoneyCombers.com

Pantai berpasir lembut ini terletak di kawasan Pecatu dan sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Pemandangan di Sunday Beach ini memang sangat cantik, dengan air laut bersih berwarna biru terang yang menyenangkan.

Di tepi pantai Sunday Beach terdapat resto-resto dan tenda tempat bersantai menikmati deburan ombak yang menderu. Pantai ini kurang cocok buat berjemur, tapi sempurna buat kamu yang memang ingin bermain air laut.

Baca juga: Jembatan Ampera yang Memesona

Candi Gunung Jawi

Pernah melihat candi yang terpahat di dinding pegunungan? Itulah yang akan kamu temui kalau berkunjung ke Candi Gunung Jawi yang terletak di kawasan Gianyar. Bangunan bersejarah ini menjadi daya tarik wisata yang nggak bisa diabaikan begitu saja. Selain indah, ada banyak kisah yang tersampaikan lewat candi megah ini.

Air Terjun Kanto Lampo

Foto: Viva.co.id

Di tempat ini kamu bisa menikmati serunya bermain tubing dengan perahu dari ban dalam karet. Air dari sumbernya cukup dingin, namun sangat menyegarkan dan bikin betah berlama-lama ada di dalam air. Ikuti saja arusnya, dan kamu akan terpesona dengan indahnya alam hijau di Pulau Bali.

Crystal Bay Beach

Seperti namanya, pantai ini memiliki laut yang sangat jernih dan berwarna kebiruan seperti kristal. Pantai ini terletak di kawasan Nusa Penida dan kamu bisa snorkeling dengan santai di sana.
Air lautnya yang jernih membuatmu bebas melihat keindahan alam bawah laut Crystal Beach dan pasti lupa pulang kalau sudah berada di sini. Main ke Bali yuk!

*        *        *

- Jakarta, 29 Mei 2017

Rabu, 25 Mei 2016

Pesona Air Terjun di Madiun

Menikmati Tiga Air Terjun di Madiun yang Memesona
MADIUN dikenal sebagai "surga" bagi pencinta kuliner. Siapa yang tidak pernah mencicipi pecel Madiun yang kesohor itu? Juga brem, makanan kecil yang terasa dingin saat meleleh di mulut. Itu baru dua contoh saja, santapan berat dan cemilan ringan. Masih banyak, aneka makanan lainnya dari kabupaten yang terletak di Jawa Timur ini. Bahkan, kalau dibahas, bisa puluhan artikel, saking banyaknya.

Namun, Madiun, bukan hanya kuliner saja. Dengan perkembangan pembangunan yang meningkat, baik kabupaten maupun kota, membuat kawasan itu jadi sentra perdagangan dan industri di timur Jawa. Itu mengapa, kota Madiun memiliki slogan sebagai Kota Gadis. Bukan hanya karena banyak wanita cantiknya saja, melainkan terkait pesatnya perdagangan dan industri yang jadi akronim tersebut.

Berbicara mengenai Madiun, tidak lepas dari obyek wisata yang sangat menarik untuk dijelajahi. Mulai dari wisata kuliner, wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, hingga wisata Iptek karena terdapat PT Inka yang merupakan satu-satunya industri kereta api di Indonesia.

Perkembangan pariwisata ini juga diikuti dengan pesatnya akomodasi penginapan seperti hotel dan wisma. Di kota ini, kita akan menemui banyak hotel kelas melati atau wisma dengan harga yang ringan di kantong.

Untuk pemesanan, biasanya saya cari di Traveloka yang merupakan situs pencarian tiket pesawat dan hotel terkemuka di Asia Tenggara. Di website tersebut, terdapat banyak hotel kelas melati atau wisma dengan harga yang ringan di kantong. Cocok untuk rekreasi, traveling, dan backpaper.

Mengenai wisata, di Madiun, banyak air terjun yang sangat memesona. Tiga di antaranya yang jadi rekomendasi untuk kita kunjungi seperti:

*        *        *

Air Terjun  Kedung Malem (Sumber foto: mazmuzie.blogspot.com)

1. Air Terjun Kedung Malem
Air terjun ini memiliki banyak sebutan, mulai dari Air Terjun Seweru karena letaknya di dusun Seweru, kecamatan Kare, kabupaten Madiun. Air terjun yang berada di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut (Mdpl) ini sangat dikenal masyarakat Madiun karena hanya berjarak 30 km dari alun-alun atau pusat kota.

Untuk mencapai air terjun ini hanya bisa menggunakan sepeda motor karena jalan yang tidak beraspal mulus dengan tanjakan curam. Namun, minimnya fasilitas ini justru jadi tantangan bagi para pengunjung karena akan terbayar lunas jika sudah mendatanginya.

Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dari pintu gerbaang dan tempar parkir kendaraan yang dikelola penduduk setempat dengan medan yang menurun, berliku, licin, dan sempit. Jadi, kita harus berpegangan pada dinding bukit.

Selanjutnya, dilanjutkan menyusuri sungai sepanjang 300 meter dengan dengan batu-batu besar yang berada di antara aliran sungai. Setelah melewati tebing, di hadapan kita berdiri gagah air terjun dengan dua aliran yang saling berhadapan.

Rimbunnya pepohonan yang mengelilingi air terjun ini membuat suasana di sekitar air terjun jadi sejuk dan segar. Seolah, keadaan masih pagi hari meski kita tiba pada siang hari yang sebenarnya terik. Keunikan bentuk Air Terjun Kedung Malem ada pada ketinggian 30 meter di tempat yang masih terpencil menjadikan obyek wisata ini wajib didatangi saat berada di Madiun.

*        *        *
Air Terjun Banyulawe (Sumber foto: andriantw1964.wordpress.com)
2. Air Terjun Banyulawe

Air terjun ini berada di desa Kepel, kecamatan Kare, Madiun, di pegunungan Wilis yang masih alami. Untuk mencapai lokasi, bisa menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki dengan menyusuri pemukiman penduduk yang berjarak 5 km. Air terjun ini memiliki ketinggian 30 meter yang berada di lahan Perhutani.

Keasrian dan sulitnya medan yang harus ditempuh menjadikan air terjun ini belum banyak dikunjungi. Banyu Lawe dalam bahasa setempat berarti air yang melambai karena bentuk air terjun ini seperti melambai dari kejauhan.

Keberadaannya yang dikelilingi hutan dan jauh dari pemukiman dengan akses jalan berbatu menjadikan lokasi ini sebagai tantangan bagi komunitas motor trail di kota Madiun dan sekitarnya. Apalagi, debit air yang deras dan suasana asri di sekelilingnya menjadikan Air Terjun Banyu Lawe jadi tempat wisata paling cantik di kabupaten Madiun.

*        *        *
Air Terjun Krecekan Denu (Sumber foto: madiunwisata.blogspot.com)
3. Air Terjun Krecekan Denu

Air Terjun Krecekan Denu berada di desa Kepel, kecamatan Grape, kabupaten Madiun. Ketinggiannya kurang lebih 15-20 meter dan debit airnya sangat bergantung pada curah hujan. Lokasi tempat wisata ini tidak jauh dari Wana Wisata Grape, kurang lebih 15 menit ke arah timur. Sehingga, setelah beriwasata di Grape, kita dapat sekalian mengunjungi Krecekan Denu ini.

Mengenai akses jalan menuju air terjun ini memang tergolong sulit karena masih baru dibuka untuk umum, tepatnya pada 2010. Wajar jika Krecekan Denu masih sangat alami dan asri. Setelah melewati pintu gerbang dan membayar tiket yang sangat terjangkau, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri tangga batu yang lumayan panjang dan harus berhati-hati karena licin.

Maklum, pengamanannya masih standar karena pagar jalan belum ada. Tapi, jika sudah mendengar gemericik air sungai, itu menandakan lokasi air terjun sudah dekat. Ceruk di bawah air terjun yang tidak terlalu dalam jadi tempat favorit pengunjung untuk berendam sembari menikmati keindahan air terjun.

Musim kemarau tidak memengaruhi debit Air Terjun Krecekan Denu, sehingga obyek wisata ini jadi tempat rekreasi yang utama pada musim liburan sekolah. Untuk fasilitas yang sudah ada meliputi tempat ganti pakaian. Sekadar saran, jika kita ingin berkunjung ke Air Terjun Krecekan Denu wajib membawa makanan dan minuman secukupnya karena kantin dan warung terdekat berada di pintu masuk. Agar, jika lapar dan haus, kita tidak perlu bolak-balik lagi.

*        *        *
Artikel terkait:
- Menikmati Segarnya Air di Curug Nangka
- Kenangan Wisata ke Kawasan Pesisir Selatan, Sumatera Barat
- Kawasan Indah Tak Terjamah di Sumatera Barat

*        *        *
- Jakarta, 25 Mei 2016