TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: BCA Beri Bekal Dunia Perbankan kepada 30 Finalis Miss Grand Indonesia 2018

Di Perbatasan, Harga Diri Indonesia Dipertaruhkan

Di Perbatasan, Harga Diri Indonesia Dipertaruhkan
PLBN Entikong

Selasa, 17 Juli 2018

BCA Beri Bekal Dunia Perbankan kepada 30 Finalis Miss Grand Indonesia 2018


Foto bersama Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dan perwakilan BCA
dengan 30 Miss Grand Indonesia 2018 di BCA Learning Institute
(Klik untuk perbesar gambar dan geser untuk melihat foto lainnya)



SENANTIASA di Sisi Anda. Demikian slogan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang selalu terpatri di masyarakat Indonesia. Mulai dari ujung Sumatera hingga pedalaman Papua. BCA selalu melayani masyarakat lewat berbagai produknya.

Selain dari sisi finansial, BCA juga memiliki komitmen tanpa batas terhadap masyarakat. Itu melalui Program Bakti BCA yang dilakukan secara berkesinambungan lewat tiga pilar utama. Yaitu, Solusi Cerdas BCA pada bidang pendidikan, Solusi Sinergi BCA pada bidang budaya, kesehatan, olahraga, dan empati, dan Solusi Bisnis Unggul BCA.

Dari berbagai program yang diusung bank swasta terbesar di Tanah Air ini, beberapa di antaranya tidak asing bagi saya. Baik sebagai bagian dari 17,5 juta nasabah BCA di Indonesia, blogger, dan jurnalis olahraga.

Misalnya, konsistensi BCA terhadap budaya nusantara seperti batik, wayang, dan kain tenun. Juga terkait olahraga dengan BCA kerap mendukung berbagai event. Termasuk, Indonesia Open dan Liga Mahasiswa.

Teranyar, BCA turut mendukung penuh penyelenggaraan Miss Grand Indonesia 2018. Ini sebagai bagian dari komitmen bank yang pada 21 Februari lalu genap 61 tahun ini terhadap generasi muda di Tanah Air

*          *          *

"TERIMA kasih kepada 30 finalis Miss Grand Indonesia yang sudah berkunjung. Bahkan, meski masih pagi, tapi semangatnya luar biasa," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam sambutannya di BCA Learning Institute (BLI), Sentul, Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Ya, Senin (16/7) sangat istimewa bagi saya. Dini hari WIB, saya larut merayakan keberhasilan Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Beberapa jam berselang, jadi saksi kunjungan 30 finalis Miss Grand Indonesia ke BLI.

Alhasil, meski mata masih lima watt, tapi tetap antusias menyimak aksi mereka. Bisa dipahami mengingat keberadaan 30 finalis Miss Grand Indonesia di BLI ini sudah lewat saringan ketat. Mereka tidak hanya memiliki paras yang indah saja. Melainkan, kecerdasan di atas rata-rata.

Fakta itu yang saya dapat ketika menyaksikan diskusi mereka yang didampingi National Director Miss Grand Indonesia 2018 Dikna Faradiba dengan Jahja dan Direktur BCA Santoso. Calon Miss Grand Indonesia ini mampu berpikir kritis. Terutama terhadap perkembangan teknologi yang berkaitan dengan BCA.

Ya, jangan pernah menunggu hujan reda, kelamaan. Ketimbang menanti yang belum pasti, kenapa tidak sekalian menari di bawah badai?

Demikian kesimpulan yang saya dapat ketika mendengar dialog antara salah satu finalis Miss Grand Indonesia 2018 bersama Jahja dan Santoso. Kedua petinggi BCA menegaskan perkembangan teknologi tidak bisa dilawan. Sebaliknya, mereka memilih beradaptasi.

Misalnya terkait uang elektronik yang perkembangannya kian masif. Inovasi itu dikeluarkan beberapa perusahaan berbasis aplikasi. Alih-alih menyatakan perang, BCA justru merangkul mereka. Tepatnya dengan berkolaborasi seperti dengan perusahaan A, B, atau C.

Fakta itu yang ditegaskan Jahja dalam dialog dengan finalis Miss Grand Indonesia 2018. Menurutnya, BCA tidak pernah merasa perusahaan berbasis aplikasi atau start-up sebagai ancaman. Namun, justru BCA menjadikannya mitra. Terutama dalam bersama-sama menggeliatkan ekonomi Indonesia.

"Harapan kami, dengan kunjungan ini, generasi muda dapat mengetahui teknologi terkini di dunia perbankan yang digunakan untuk menambah kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. Utamanya, mereka dapat menyampaikan atau sharing kembali pengalaman dari teknologi yang dicoba langsung di myBCA," Jahja, menambahkan.


*          *          *

MISS Grand Indonesia 2018 merupakan ajang kontes kecantikan yang bertujuan untuk mengubah paradigma kontes kecantikan yang ada selama ini. Yaitu, dengan semangat generasi muda untuk lebih modern, kreatif, dan berjiwa sosial.

Mengangkat tema Beauty in Diversity, Miss Grand Indonesia 2018 kali pertama diselenggarakan di Tanah Air. Kontes ini melibatkan wanita-wanita muda berkualitas terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.

Nah, ke-30 finalis Miss Grand Indonesia ini mendapat bekal mendalam terkait dunia perbankan saat melakukan kunjungan ke BLI. Bisa dipahami mengingat pada gedung yang diresmikan sejak 23 Januari 2017 ini, di dalamnya terdapat Galeri BCA dan myBCA.

Di Galeri BCA, mereka diajak untuk mengenal sejarah BCA dari awal berdiri pada 1957 hingga sekarang. Menurut saya,  Galeri BCA seperti mini museum. Sebab, banyak koleksi bersejarah dari bank yang di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki kode BBCA. ---> Untuk artikel selanjutnya: Lebih Dekat dengan BCA Lewat Galeri BCA

Setelah puas berkeliling Galeri BCA, ke-30 finalis Miss Grand Indonesia diajak langsung untuk merasakan teknologi terkini di myBCA. Dilengkapi dengan teknologi terkini serta berlokasi di mal, myBCA dapat melayani berbagai kebutuhan perbankan individu.

Mulai dari transaksi ATM, informasi produk dan layanan, pembukaan rekening. Tahapan Xpresi, pembelian dan top up kartu Flazz, pengajuan kartu kredit, KPR, KKB, KSM, hingga layanan customer care dari Halo BCA.

"Tentu, kami senang sekali atas kunjungan yang dilaksanakan hari ini. Ke-30 finalis Miss Grand Indonesia 2018 bisa melihat sejarah BCA dari awal hingga sekarang disertai pengembangan teknologi perbankan yang kami kembangkan," ujar Jahja, semringah yang tak hentinya menerima permintaan selfie (swafoto) dari finalis Miss Grand Indonesia 2018.

Pernyataan dari alumni Universitas Indonesia (UI) ini tidak hanya menarik perhatian 30 finalis Miss Grand Indonesia 2018 saja. Melainkan, rekan media serta kami, blogger yang turut hadir. Ya, keberadaan saya bersama rekan blogger di BCA Institute Learning ini ingin mengetahui lebih dalam terkait pengembangan teknologi perbankan.

Kebetulan, saya memang menyukai sejarah dan hal berbau museum. Apalagi, saya sudah jadi nasabah BCA sejak masih kanak-kanak hingga rekan seangkatan sudah memiliki anak lagi. Jadi, ketika ada kesempatan untuk mengunjungi BLI bersama rekan blogger untuk jadi saksi agen perubahan dari finalis Miss Grand Indonesia ini, tentu sangat antusias.***


*          *          *
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja berbagi inspirasi di hadapan puluhan
finalis Miss Grand Indonesia 2018

*          *          *
Salah satu finalis Miss Grand Indonesia 2018 bertanya dengan perwakilan BCA
terkait perbankan nasional di masa depan

*          *          *
30 finalis Miss Grand Indonesia 2018 memperlihatkan kartu Flazz BCA yang
kini jadi pengganti uang fisik karena bisa digunakan sebagai alat pembayaran
seperti ke supermarket, restoran, SPBU, transportasi, hingga Tol

*          *          *
Direktur Nasional Miss Grand Indonesia Dikna Faradiba menerima penghargaan
dari BCA

*          *          *
Foto bersama yang dilakukan Jahja lewat smartphone-nya

*          *          *
Dua finalis Miss Grand Indonesia 2018 tidak mau kalah untuk melayangkan
foto bareng

*          *          *
Direktur BCA Santoso saat mendampingi 30 finalis Miss Grand Indonesi 2018
berkelilin di BCA Learning Institute

*          *          *
Salah satu finalis Miss Grand Indonesia 2018 melakukan selfie di BCA
Learning Institiute yang diresmikan 23 Januari 2017

*          *          *
Yessss suatu kehormatan bagi kami bisa ikut berdiskusi dan foto bersama
dengan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja

*          *          *

- Jakarta, 17 Juli 2018

1 komentar:

  1. Aku suka Dengan slogan Beauty in Diversity dari Miss Grand Indonesia 2018
    selain cantik, mereka juga smart
    andai aku lebih muda belasan tahun pasti mau ikut mas, hehehe

    BalasHapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan obat kuat, virus, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik.

Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)