Anak Cowok Jadi Homo, yang Cewek Pelakor, dan Istri Kabur dengan Berondong: Kisah Tragis Eks Pejabat
(POV Mama Lisa)
ALHAMDULILLAH mudik tahun ini berlangsung sukses. Ya, gw bersama misua -anagram dari suami- dan kedua anak merayakan Idul Fitri 1447 H di timur ibu kota.
Tepatnya, di kampung halaman misua yang identik dengan kuliner berkuah nan khas. Kami menginap di rumah mertua selama delapan hari.
Menikmati eksotisnya alam dan suasana segar minim polusi ketimbang di Jakarta. Saking nyamannya, selama sepekan ini badan gw jadi melar.
Habisnya, tiap hari cuma makan, main dengan dua bocah di air terjun, mandi di sungai, keliling pematang, balik makan lagi, dan tidur.
Banyak cerita menarik di tempat kelahiran My Misua. Apalagi, ini kali pertama kami mudik dalam tiga tahun terakhir.
Sebab, 2024 justru mertua yang mendatangi kami. Katanya, "kangen cucu".
Padahal, kami udah siap-siap berangkat. Namun, semalam sebelumnya, umi -panggilan kepada ibu mertua- bilang bersama abi justru mau ke Jakarta.
Tahun kemarin kami juga tidak pulkam. Secara, mertua umrah jelang lebaran.
Jadi, betapa senangnya My Misua waktu tiba di kampung halamannya setelah dua tahun absen. Meski udah dewasa, namanya laki ya kelakuannya kayak bocah.
Main kelereng bareng anak-anak kecil. Ikutan Galasin. Kejar layangan. Hingga kecemplung di pematang sawah akibat sok-sokan balap egrang.
Sontak, pakaianya berlumur lumpur semua bersama beberapa teman masa kecil -kini udah setengah baya- dan anak-anak. Namun, justru itu kebahagian My Misua yang terpancar sangat girang.
Gw dan kedua bocah pun antusias mengiringi My Misua. Pokoknya, di kampung itu, kami benar-benar kayak makhluk tanpa beban.
Hepi terus bawaanya.
* * *
HUKUM Karma.
Demikian celetuk gw saat suami cerita eks pejabat daerah di kampung sebelah. Sosok yang dulu "berkuasa dan bergelimang uang" kini terbujur di ranjang kayu.
Tiap hari berharap belas kasihan orang lain. Beruntung ada saudara jauh yang masih setia merawatnya.
Itu karena sedikit kebaikan dari sang pejabat saat berkuasa dulu.
Mirip yang dilakukan Penasihat Dinasti Han, Cai Yong yang menangisi mayat Perdana Menteri Dong Zhuo nan lalim dalam Romance of the Three Kingdoms.
Gw yang dengar ceritera dari suami sampe menghela nafas. Kok ada ya, orang seperti pejabat itu.
Awalnya My Misua main ke tempat teman masa kecil di kampung sebelah. Nah, saat nongki-nongki itu, salah satu sohibnya cerita kalo tidak jauh dari lokasi ada rumah eks pejabat X.
Dulunya, pejabat itu yang juga kerap dijuluki -raja kecil- sangat berkuasa.
Zalim.
Menginjak hak masyarakat.
Tukang serobot tanah warga.
Memupuk kekayaan sendiri sementara lingkungan diabaikan. Termasuk, jalan rusak ga peduli.
Dibenci anak buah akibat kikir.
Paket lengkap deh.
...
Nah, ga lama usai jabatannya habis, tiba-tiba Mr X jatuh dari tangga. Diagnosis medis menyatakan stroke.
Uang simpanannya yang menggunung pun akhirnya tersedot. Baik untuk pengobatan medis maupun alternatif.
Hingga sekarang belum sembuh.
Warga sekitar menyebut kena hukum karma. Akibat disumpahin masyarakat yang menderita saat Mr X masih menjabat.
Setelah bertahun-tahun berobat tanpa hasil dengan biaya yang besar, akhirnya Mr X pun jatuh miskin. Rumah besar, kontrakan, sawah, kebun, mobil, hingga motor dijual.
Dari sini karma kian kencang.
Sebab, istrinya terpincut berondong asal kota sebelah. Kabur dengan bawa perhiasan dan sisa harta.
Selentingan kabar mengatakan, istrinya ogah mengurus suami ga berguna.
Anak sulungnya yang perempuan, pun 11/12 dengan sang ibu. Kabur dari rumah usai digerebek bersama laki orang hingga viral di medsos.
Putra bungsu? Jadi homo. Alias gay.
Itu akibat tekanan mental dibully warga yang dulunya tertindas. Dunia berbalik 180 derajat.
...
Kini, sekeluarga harus siap merasakan karma. Dulunya, mereka hidup bermewah-mewahan.
Orang pertama di kawasan itu yang punya parabola. Rumah besar. Sawah berhektar-hektar.
Namun, dibalik gemerlap mereka, banyak sisi negatif. Menjijikan kalo kata warga sekitar.
Asisten rumah tangga (ART) banyak yang digaji minim. Bahkan, seikhlasnya. Padahal kerja rutin.
...
Suka menyerobot tanah tetangga. Mengandalkan ormas yang bisa dibayar, Mr X enteng aja mematok lahan warga.
Pokoknya, banyak hal negatif dari Mr X yang kalo dibuat buku bisa berjilid-jilid.
Bukti, bahwa karma itu berlaku.
* * *
(Diceritakan ulang dari IRT yang anaknya penggemar Blackpink dengan editing sewajarnya)
- Jakarta, 13 April 2026



