Tengah Malam Ambil Orderan di Lantai 3 Mal
![]() |
| Saya jalan kaki naik eskalator ke lantai tiga (Foto: dok.pribadi/@roelly87) |
BULAN ini, saya genap tujuh tahun berprofesi sebagai ojek online (ojol). Tepatnya, sejak 11 Juli 2019 usai dua pekan sebelumnya mendaftar.
Saya punya lima aplikasi ojol aktif. Berdasarkan urutan, Gojek, Shopee, Lalamove, Maxim, dan Indriver.
Ada satu lagi yang sudah ditutup induk perusahaannya meski hanya seumur jagung beroperasi. Yaitu, Traveloka East yang nonaktif November 2002.
Dalam tujuh tahun terakhir ini, banyak suka dan duka yang saya alami. Beberapa di antaranya sudah saya tulis di blog pribadi, www.roelly87.com atau di Kompasiana (www.kompasiana.com/roelly87).
Baik lucu, kocak, sedih, seram, horror, memantik emosi, dan sebagainya.
Itu meliputi toilet SPBU ga ada airnya, penumpang kecebur got saat menuju bandara, nemenin BAP di Polsek yang dijambret, diceramahi customer akibat naruh piza di jok belakang, hingga digerepe-gerepe boti!
* * *
MINGGU malam hingga Senin pagi di stasiun antarkota seperti Gambir, Pasar Senen, dan Jatinangor, selalu dipenuhi ojol, taksi online, hingga konvensional. Itu karena banyak penumpang kereta yang turun dari arah timur Jawa.
Orderannya pun mayoritas kakap. Alias, jarak jauh. Seperti yang saya dapat Senin (6/7) menuju salah satu cluster di Pantai Indah Kapuk (PIK).
Selesai antar, saya streaming Brasil vs Norwegia yang antiklimaks. Sambil ngopi dan "menghirup asap kehidupan".
Saat lagi seru usai pemain Brasil gagal eksekusi penalti, bunyi orderan masuk. Kirim makanan dari mal PIK Avenue ke apartemen di seberangnya.
Spontan, aktivitas nonton Piala Dunia 2026 saya hentikan. Cek di aplikasi, rinciannya ambil orderan di salah satu restoran yang terletak di lantai tiga, Haidilao Hot Pot.
Hah?
Ini pukul tiga dini hari WIB. Mal mana yang buka jam segini?
Serius nih?
Biar ga penasaran, saya telepon pemesannya. Katanya, memang resto khas oriental itu satu-satunya yang buka di PIK Avenue.
Dalam percakapan itu, beliau minta tolong untuk diambil orderannya dan diganti parkir.
Oke.
Saya pun bergegas.
Sampai parkiran sepi. Ga ada orang satu pun.
Wkwkwk.
Kocak!
Yah, namanya juga pukul 03.00 WIB!
...
Serem dong?
Ga lah. Lebih serem lagi kalo ga punya duit!
Untungnya, setelah berkeliling hingga seperminuman teh, ada petugas. Memberi info saya, lokasi resto di lantai tiga.
Namun, aksesnya hanya bisa jalan kaki. Sebab, katanya eskalator dan elevator masih off yang baru nyala pukul 10.00 WIB sesuai waktu operasional mal.
Ebuset.
Pegal banget kaki. Naik dari basement parkiran motor menuju lantai tiga.
Setapak demi setapak menaiki tangga jalan.
Mana gelap lagi sekeliling malnya.
Sumpah, mungkin saya satu-satunya manusia di area itu. Ga ada orang lain lagi!
...
Merinding euy.
Bulu rambut saya berdiri seketika pas sudah sampai lantai tiga. Efek capek kali akibat jalan kaki.
Sebenarnya ga ada apa-apa. Ga ada penampakan atau hal aneh.
Mungkin, ini saya sedang halu. Atau sugesti gara-gara sering nonton film horor.
Kendati, saya ingat-ingat, ada tiga momen yang terasa janggal.
Pertama, pas jalan kaki naik eskalator terdengar suara orang napas.
Lalu, saat lewat etalase, ada manekin yang seperti melirik dan membayangi.
Terakhir, saat turun lewat lift barang. Ada sesuatu.
Ya, pokoknya, ada...
* * *
USAI perjalanan yang "seru" dari parkiran motor di basement ke lantai tiga, akhirnya saya sampai di resto. Disambut hangat oleh kasirnya sambil diberi segelas teh dengan aroma wangi yang khas.
Segar!
Eh iya. Saya pun mengamati sang pegawai itu. Dari ujung rambut hingga kaki.
Yes, sepatunya napak tanah.
Kalo melayang, sumpah mungkin saya langsung sipat kuping.
Bukan maksud mendramatisir, tapi bisa dipahami mengingat saat itu masih jam tiga malam. Apalagi, dalam mal yang masih tutup.
Wajar jika saya harus teliti.
Kendati, saya bukan tipe penakut. Biasa ngojol malam hari yang sering nemuin anomali di jalan.
...
Namun, waspada itu boleh.
Sebab, seketika -efek kebanyakan nonton film horor- di imajinasi saya bahwa pegawai itu makhluk halus. Begitu juga dengan gedung yang saya tempati, halusinasi saya malah lahan kosong.
Wkwkwkwk.
Kocak.
Ini gara-gara kebanyakan baca Majalah Misteri, Nyata, Tatang S, sampe Enny Arrow!
(Selengkapnya: Brigitte Lin Ching-hsia yang Memesona - http://www.roelly87.com/2023/12/brigitte-lin-ching-hsia-yang-memesona.html)
Faktanya, normal aja. Pegawai itu memberikan saya bungkusan penuh cemilan.
"Untuk masnya ya. Sambil nunggu makanan lagi diproses," kata pegawai yang sekilas mengingatkan saya pada Winona Ryder.
(Ebuset, jadul amat dah referensinya!)
Saya pun langsung membukanya. Isinya banyak.
Ada es krim, wafer, stik, chiki, hingga rumput laut.
Ih, sedapnya!
Saya jadi pengen terus dapat orderan di resto ini.
Dasar matre!
Wkwkwkw...
Hanya, pemberian itu mungkin situasional. Alias, hanya pada jam-jam tertentu.
Sebab, di PIK Avenue, ojol yang mau ambil orderan food ga perlu ke resto. Melainkan, cukup nunggu di pick-up point yang biasanya dijaga dua petugas dengan berlokasi di basement parkiran.
Nanti, pegawai resto yang memberikan makanan kepada ojol setelah diverifikasi petugas jaga. Pun demikian dengan parkir.
PIK Avenue menyediakan parkir gratis untuk ojol dan kurir paket. Syaratnya, kertas parkir distempel petugas jaga di pick-pu point.
(Selengkapnya: Daftar Mal Elite di Jakarta dan yang Gratiskan Parkir untuk Ojol - http://www.roelly87.com/2024/06/daftar-mal-elite-di-jakarta-dan-yang.html)
* * *
SEPEMBAKARAN hio berlalu. Pegawai satunya lagi menghampiri saya yang sedang sibuk "unboxing" cemilan.
Ternyata, makanan udah jadi. Dua plastik besar.
Akhirnya!
Beliau pun memberi info, ada lift barang yang biasa diakses karyawan. Lokasinya ga jauh.
Saya baru tahu, euy. Ga apa-apa telat daripada ga sama sekali!
Saya pun mengucapkan terima kasih.
Secara, turun dengan lift jauh lebih enak ketimbang jalan kaki lewat eskalator yang masih off.
Hufft.
Eh, bentar.
Lewat lift?
Waduh, sepi dong.
...
Jadi ingat drama Thailand, ada orang yang dikejar makhluk halus berbusana penari tradisional.
Wkwkwkw.
Yasudahlah, mending lewat lift. Secara, saya agak rempong bawa dua plastik ukuran besar.
Yang penting, saat itu, saya cuma ingin segera ke parkiran. Perkara "ada sesuatu", itu urusan belakangan.
...
...
Ternyata, pas sampe aman-aman aja. Emang ga ada apa-apa.
Mungkin, saya terlalu halu. Ini zaman modern, era teknologi canggih, masa percaya takhayul?
Usai memberikan pesanan kepada customer, saya buka hape.
Kaget dong!
Bukan, ini bukan soal ada penampakan di foto atau video yang saya rekam.
Ternyata, lihat berita, Brasil disingkirkan Norwegia 0-2. Semua gol diborong Erling Haaland.
Ya, gagal deh Brasil melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026. Sekaligus, jadi panggung antiklimaks bagi Neymar...
* * *
Disclaimer: Artikel ini murni pengalaman pribadi saya sebagai bloger yang berprofesi ojol. Ga ada pesanan dan tendensi apa pun. Video di akun youtube dan tiktok saya, @roelly87.
* * *
Jakarta, 21 Juli 2026
* * *
Artikel Terkait Bloger
- Blog Saya, roelly87.com Ditawar Rp 13 Juta (https://www.roelly87.com/2026/07/blog-saya-roelly87com-ditawar-rp-13-juta.html)
- Insiden Membokongi Piza (https://www.roelly87.com/2025/01/insiden-membokongi-piza.html)
- Dan Terjadi Lagi... Pelecehan Seksual terhadap Ojol (https://www.roelly87.com/2024/08/dan-terjadi-lagi-pelecehan-seksual.html)
- Penumpang Kecebur Got dan Motor Hampir Mogok: Drama Banjir 22 Maret (https://www.roelly87.com/2024/03/penumpang-kecebur-got-dan-motor-hampir.html)
- Terjebak di Toilet SPBU Kuningan (http://www.roelly87.com/2024/10/terjebak-di-toilet-spbu-kuningan.html)
- Anak Perwira Dijambret di Samping Polda Metro Jaya (https://www.roelly87.com/2024/03/anak-perwira-dijambret-di-samping-polda.html)
- Menara Kadin yang Memanusiakan Manusia (https://www.roelly87.com/2023/11/menara-kadin-yang-memanusiakan-manusia.html)
- Kalian Tim PI atau Tim GI (Plaza Indonesia Vs Grand Indonesia) https://www.roelly87.com/2026/05/kalian-tim-pi-atau-tim-gi-plaza.html
- Orderan Hemat, Jemput Jauh, dan Alasan Ojol Cancel Penumpang (https://www.roelly87.com/2026/03/orderan-hemat-jemput-jauh-dan-alasan.html)
- GBHN/Garis Besar Haluan Ngojol - Kamus Besar Bahasa Ojol (https://www.roelly87.com/2020/11/kamus-besar-bahasa-ojol.html)
- Tidak Ada Toleransi untuk Perokok (https://www.roelly87.com/2024/05/tidak-ada-toleransi-untuk-perokok.html)
- Manajemen dan Security PIK yang Memanusiakan Manusia (https://www.roelly87.com/2026/06/manajemen-dan-security-pik-yang.html)







