TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: 2018

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol

Selasa, 04 Desember 2018

Inspirasi Model Rambut Pendek Wanita Sesuai Bentuk Wajah


Inspirasi gaya rambut pria dari selebriti Tanah Air
(Foto: Instagram.com/bramastavrl)


RAMBUT merupakan salah satu organ yang berguna untuk melindungi kulit kepala supaya tidak terkena sinar matahari secara langsung serta membuat kulit kepala lembab. Selain itu, rambut juga menjadi bahan fashion dengan aneka model gaya rambut yang setiap tahunnya selalu berbeda.

Baik pria ataupun wanita kini sangat memperhatikan model gaya rambut yang digunakan, biasanya merujuk kepada gaya rambut yang sedang hits dikalangan usia sebaya. Wanita memiliki model rambut yang beragam baik itu ukuran pendek, sedang, ataupun panjang.

Namun model potongan rambut pria sekarang ini pun tidak kalah banyak juga menarik, di mana trend fashion gaya rambut yang digunakan selebriti selalu menjadi rujukan atau inspirasi untuk ditiru.


Wanita biasanya menghabiskan waktu yang cukup lama di salon demi memiliki potongan rambut yang diidamkan. Namun setiap orang memiliki bentuk wajah yang berbeda, dimana bentuk wajah ini sangat berpengaruh terhadap model rambut yang digunakan.
Jadi untuk menggunakan model rambut tidaklah asal-asalan, terutama untuk wanita yang ingin tampil cantik, menarik, dan indah dipandang. Nah berikut adalah beberapa model rambut pendek wanita yang bisa menjadi inspirasi bagi anda dengan disesuaikan bentuk wajah, yaitu :

Bentuk wajah oval
Bagi anda yang memiliki bentuk wajah oval, maka anda termasuk orang yang beruntung, karena berbagai model rambut bisa anda gunakan. Namun jika anda ingin terlihat lebih menarik dan memiliki aura yang mempesona, maka model curly adalah yang paling cocok untuk anda gunakan. Dengan begitu anda akan terlihat lebih berbeda dan menarik.

Bentuk wajah bulat
Untuk anda yang memiliki wajah bulat yaitu dapat ditandai dengan ciri antara dahi dan dagu sama ukurannya dengan pelipis mata. Nah untuk anda yang bentuk wajahnya bulan, maka anda mesti menggunakan model rambut pendek melebihi dagu. Hal ini supaya tidak ada kesan gemuk pada wajah anda, tapi justru membuat wajah menjadi agak oval. Dan jika anda ingin menggunakan variasi dengan adanya poni, maka poni miring adalah yang paling cocok karena dapat membuat bentuk wajah menjadi sedikit tirus.

Bentuk wajah panjang
Bentuk wajah yang panjang ini merupakan bentuk yang sangat unik dan biasanya menggunakan model rambut panjang, tapi anda masih bisa menggunakan model rambut pendek asal panjang rambut tersebut melebihi wajah. Dengan begitu, maka wajah anda tidak akan terlihat panjang.

Bentuk wajah kotak
Bentuk dagu yang kotak dan keseluruhan menjadi ciri khas dari seseorang yang memiliki wajah kotak. Untuk model rambut pendek yang cocok bagi anda yang memiliki wajah kotak adalah rambut pendek dengan ujungnya model curly. Dengan begitu, maka tampilan wajah kotak anda akan lebih serasi dan menarik.


Itulah empat bentuk wajah untuk berbagai model gaya rambut pendek wanita yang bisa disesuaikan. Karena jika tidak serasi antara bentuk wajah dan model rambut, maka penampilan pun akan kurang menarik.
Namun wajah oval merupakan bentuk wajah yang diidamkan, karena semua model rambut pendek bisa digunakan, bahkan potongan rambut pria undercut juga bisa digunakan oleh wanita dengan betuk wajah yang oval.
Jadi anda bisa menggunakan model rambut pendek khususnya untuk disesuaikan dengan bentuk wajah yang anda miliki. Penampilan akan lebih menarik dan anda pun akan terlihat lebih cantik dengan menggunakan potongan rambut baru yang sesuai dengan bentuk wajah yang anda miliki saat ini. Selamat mencoba.***

- Jakarta, 4 Desember 2018

Jumat, 30 November 2018

Investasi Dini, Memang Penting?

Investasi Dini, Memang Penting?






SYAHDAN, sejak dulu saya suka berinvestasi Tentu, masih menggunakan cara konvensional.

Salah satunya, lewat celengan. Saya masih ingat ketika jelang liburan memecahkan kendi berornamen ayam jantan yang ketika menyentuh tanah, bunyinya sangat merdu.

Tepatnya, ketika melihat puluhan uang logam  yang kala itu jadi harta karun. Belasan tahun berselang, sudah pasti, situasi berbeda.

Salah satunya, lewat reksa dana. Bagi generasi milenial, investasi dini bisa dibilang sebagai tantangan.

Baru mendengarnya pun, sudah apriori. Sebab, membayangkan saja sudah rumit.

Apalagi, terjun langsung?

Namun, seiring perkembangan zaman, segala sesuatu jadi lebih mudah dipelajari. Termasuk, reksa dana.

Itu terkait pesatnya teknologi. Sehingga, generasi milenial, seperti saya bisa memahami reksa dana dari berbagai sisi.

Misalnya, sambil diiringi musik. Itu yang  dilakukan Sorak Gemilang Entertainment (SGE) bekerja sama dengan PT Narada Aset Manajemen yang menyelenggarakan Tomorrow Today Fun (d) Festival.

Yaitu, acara edukasi finansial yang dikemas dengan musik dan art di Mal Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12). Terdapat berbagai pengisi acara yang hadir.

Mulai dari wiraswasta yang juga putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, Ligwina Hananto, hingga Tulus.

Namun, dua hari sebelumnya, saya dan belasan rekan blogger serta media turut menghadiri jumpa pers pra acara. Lokasinya, masih di Senayan City, tapi di Kaffein X Fashionlink, Lantai II (29/11).

Dalam kesempatan itu, turut hadir tiga narasumber. Mereka meliputi  Direktur Utama PT Narada Aset Manajemen Oktavian Dondi, Mervi Sumali (Marketing Director Sorak Gemilang Entertainment), Darling Kania Annisa Anggiani (Founder & Creative Director Chic) dan Ligwina (Financial Trainer & Founder QM Financial)

"Saat ini, banyak generasi milenial di  Indonesia yang sukses pada usia muda. Baik sebagai pengusaha maupun karyawan," kata Mervi dalam sambutannya.

"Seiring dengan keberhasilan itu, para milenial rentan dengan gaya hidup yang tinggi. Misalnya, traveling, shopping, dan hang out. Untuk itu, penting dengan membekalinya dengan perencanaan dan pengelolaan yang bijak."

Mervi menilai, bekal tersebut sangat berguna. Tujuannya, agar masa depan lebih baik.

Fakta itu yang jadi latar belakang Tomorrow Today Fun (d) Festival. Lewar event ini, Mervi mengajak para milenal untuk menyiapkan masa depan dengan baik yang salah satunya lewat investasi sejak dini.

Bisa dipahami mengingat berdasarkan data terbaru Bursa Efek Indonesia (BEI), generasi milenial menguasai investasi di pasar modal. Dari sekitar 1,5 juta investor perorangan,  34,08 persen teridenfikasi dengan rentang usia 21-30 tahun yang masuk generasi milenial.

"Investasi bukan hanya untuk mereka yang berkecukupan. Namun, untuk semua, termasuk generasi milenial," Dondi, menjelaskan.

"Salah satu bentuk investasi adalah reksadana yang dikelola manajer investasi yang dapat jadi alternatif yang aman serta dimulai dengan nominal terjangkau. Kemudahan berinvestasi inilah yang ingin kami sosialisasikan kepada milenial di Tomorrow Today Fun (d) Festival."

Yang menarik, selain festival ini, masyarakat juga masih bisa menikmati instalasi art. Yaitu, untuk menyambut tahun baru hingga 1 Januari mendatang dengan membayar tiket Rp 50.000.

"Sebelum memulai investasi, tetapkan tujuan keuangan. Setelah itu, atur penghasilan dengan baik," Ligwina memberi praktek kepada kami terkait awal muka investasi.

"Ada tiga hal agar keuangan tetapsehat. Pertama, biasakan catat pengeluaran. Selanjutnya, alokasikan uang untuk menabung, minimal 10% dari penghasilan bulanan. Terakhir, menjaga cicilan agar maksimal hanya 30% dari penghasilan bulanan."

Yupz, saya,seruju dengan pernyataan tersebut. Agar, kita tidak besar pasak daripada tiang.

Kebetulan, saya pribadi tidak punya cicilan karena sepeda motor sudah lunas. Namun, saya tetap menyisihkan penghasilan di bank sekian persen. Tujuannya, demi masa depan.***
d
,.;:?/
,
.
;
:
?
/


*        *        *

*        *        *

*        *        *

*        *        *

*        *        *

*        *        *

*        *        *

*        *        *

*        *        *


- Jakarta, 30 November 2018

Rabu, 28 November 2018

Gandeng 9LIVES, Aswata Luncurkan Aplikasi yang Sesuai Kebutuhan Masyarakat







ZAMAN sekarang, asuransi bukan sekadar tameng. Melainkan, sebagai kebutuhan hidup.

Nah, seiring perkembangan teknologi, produk asuransi pun menuju digital. Itu yang dilakukan PT Asuransi Wahana Tata (Aswata).

Perusahaan asuransi umum nasional swasta terkemuka di Indonesia ini mengembangkan mobile apps. Aswata berkolaborasi dengan 9LIVES untuk menjawab kebutuhan masyarakat terkait asuransi.

Kerja sama dengan startup insurtech Korea Selatan ini, resmi diluncurkan Senin (26/8) dengan poduknya, asuransi kecelekaan diri.

Cakupannya menyeluruh dari proses pembelian sampai dengan pengajuan klaim. Itu semua bisa diakses lewat aplikasi yang dapat diunduh di Google Play Store.

Keberadaan aplikasi ini menepis stigms masyarakat. Bahwa, asuransi tradisional itu mahal, kompleks, dan tidak menarik.

Fakta itu yang mendasari Aswata untuk mengembangkan konsep baru dari asuransi yang tidak mengikat. Sekaligus  memungkinkan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk mendapat cakupan perlindungan asuransi sesuai dengan kebutuhan.

Kapan pun, waktunya jika diperlukan. Mulai dari sehari hingga satu tahun. Terutama bagi mereka yang belum pernah memiliki pengalaman mengasuransikan diri sendiri. Atau bagi mereka yang pernah memiliki pengalaman dibebani dengan pembayaran premi yang relatif lebih tinggi dibanding dengan pendapatan

Aplikasi mobile “9Lives” yang didukung Aswata ini menyediakan advance user interface untuk pembelian asuransi dengan informasi pribadi yang simpel. Hanya sejauh jangkauan tiga ketukan jari. Bagi saya pribadi, ini cukup untuk mendapatkan perlindungan dari kecelakaan yang tak terduga dalam hidup.

Apalagi, proses klaimnya pun sangat mudah. Cukup dengan unggah dokumen yang diperlukan sehingga dramatis telah mengurangi panjangnya proses klaim asuransi, sehingga memungkinkan penyelesaian klaim henya dalam waktu hingga lima hari kerja.

“Proses internal mengalami peningkatan. Dengan tujuan mempercepat penyelesaian klaim,” Presiden Direktur Aswata Christian Wanandi dalam jumpa pers.

Dalam keterangannya, ternyata preminya sangat terjangkau bagi masyarakat. Mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 88.000 per tahun. Tertanggung dapat melakukan pengajuan klaim secara terpisah dari BPJS. Sebagai contoh, biaya IGD/UGD untuk kejadian kecelakaan memberikan pertanggungan fix Rp 500.000 per klaim yang dapat digunakan sampai dengan dua kali  pertahun dengan premi rata-rata Rp 8.500.

Sementara, produk asuransi ini juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pekerja pabrik dan karyawan perusahaan. Industry Leaders seperti Hwaseung Indonesia dan IPCR telah membeli produk yang diberi istilah “Payung Ungu” ini .

Produk ini memberikan edukasi asuransi kepada karyawan yang belum terbiasa dengan asuransi. Yaitu dengan memperkenalkan cara memperluas kesejahteraan dengan cara praktis di luar asuransi wajib seperti BPJS. Ini cocok bagi generasi milenial, salah satunya saya!

Direktur Senior Operasional Hwaseung Indonesia Gregorius Djap mengakuinya. Menurutnya, sebagai perusahaan,  tentu mengharapkan karyawan untuk lebih mengenal asuransi.

“Kami mengharapkan karyawan kami yang sangat membutuhkan asuransi tapi belum memahami konsep asuransi dan belum mampu membeli polis, merasakan pertanggungan dari produk asurasnsi,” Gregorius,  mengungkapkan.

“Memberikan karyawan kesempatan untuk belajar asuransi demi melindungi diri mereka secara finansial adalah lebih dari sekadar manfaat. Ini bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Sebagai bocoran, pada masa depan, inovasi dari Aswata dan 9Lives akan terus dikembangkan dengan adanya penambahan produk baru. Seperti, asuransi perjalanan dan lain-lain. Nantinya, produk-produk tersebut juga dapat dibeli dengan memilih manfaat yang diperlukan.

Tidak harus membeli paket produk yang rumit. Itu semua bisa didapatkan dengan mudah lewat mengunduh aplikasi 9Lives.***

Sekilas tentang Aplikasi Aswata-9Lives  
Google Play: play.google.com/store/apps/details?id=me.ninelives.android
Twitter: play.google.com/store/apps/details?id=me.ninelives.android
Instagram: www.aswata.co.id/id


*        *        *

*        *        *

*        *        *

*        *        *


- Jakarta,  28 November 2018

Selasa, 27 November 2018

Cara Pintar Memilih Pakaian Pria yang Terbaik



Bagi saya sebagai pria, memilih pakaian harus tepat baik untuk acara formal
atau nonformal



DEWASA ini tidak hanya wanita yang dituntut untuk memiliki penampilan yang menarik, bahkan seorang pria juga perlu melakukan hal itu. Karena tentunya seorang pria harus terlihat keren agar banyak wanita yang tertarik pada dirinya. 

Tentunya bagi seorang pria memilih pakaian yang terbaik sangatlah berguna bagi penunjang penampilannya. Karena jika penampilannya amburadul maka tentunya para wanita tidak akan melirik seorang pria karena yang pertama kali dilihat oleh wanita adalah penampilannya.


Tentunya dalam memilih pakaian pria yang terbaik haruslah tetap melihat bagaimana bentuk badan serta ukuran badannya. Karena tentunya jika seorang pria menggunakan pakaian yang tidak seusai maka tidak akan terlihat keren nantinya. 

Justru yang ada adalah pria tersebut akan terlihat aneh untuk dilihat oleh wanita. Dan itu menjadi suatu hal yang memalukan apabila terjadi pada diri Anda sendiri. Untuk itu ada beberapa cara jitu untuk bisa memilih pakaian pria terbaik untuk Anda.

Cara pertama yang harus Anda perhatikan adalah Anda harus memilih pakaian pria yang pas di badan Anda. Tentunya Anda perlu untuk melihat ukuran dari pakaian yang Anda pilih sebelum Anda melakukan pembayaran. 

Pilihlah ukuran yang kira-kira tidak terlalu kecil untuk Anda dan tidak terlalu longgar untuk Anda. Jika Anda memilih untuk belanja online maka tentunya Anda harus melihat deskripsi dari pakaian pria yang akan Anda pilih. Disana Anda akan mendapatkan deskripsi mulai dari bahan hingga ukuran dari pakaian yang akan Anda pilih.

Dalam memilih pakaian, tentu Anda harus memilih yang nyaman dikenakan

Bagaimana Cara Memilih Pakaian Pria Terbaik untuk Anda?

Tentunya dalam belanja onlineAnda tidak akan bisa mencoba pakaian yang akan Anda beli karena biasanya hanya berupa gambar yang di pajang oleh para penjual. Maka dari itu sangat penting bagi Anda untuk melihat terlebih dahulu deskripsi dari pakaian pria yang akan Anda pilih nantinya. 

Anda bisa berbelanja online di Bukalapak yang memungkinkan Anda untuk refund atau mengembalikan barang jika tidak sesuai.

Dengan begitu Anda tidak perlu khawatir tentang ukuran yang kiranya terlalu besar atau terlalu kecil untuk Anda. Sehingga Anda bisa memakai pakaian pria yang Anda beli  dengan nyaman dan tentunya Anda akan percaya diri saat memakainya.

Dalam memilih pakaian pria yang terbaik Anda juga harus memperhatikan kualitas dari bahan yang digunakan dalam pembuatan pakaian tersebut. Karena tentunya bahan yang digunakan akan mempengaruhi keawetan dari suatu pakaian yang akan Anda pilih. 

Dengan begitu maka sangat penting bagi Anda untuk kemudian melihat terlebih dahulu bahan yang digunakan dalam pembuatan pakaian tersebut. Jika Anda melakukan belanja online, memilih bahan yang terbaik sangatlah mudah untuk Anda lakukan karena pada deskripsi sudah ada penjelasannya.

Saat Anda telah melihat deskripsi dari pakaian pria yang akan Anda pilih dan Anda belum mengetahui bahan apa yang dideskripsikan tersebut maka Anda bisa menelusuri lebih jauh. Anda bisa mencari tahu tentang bahan yang digunakan tersebut lewat internet. 

Dan tentunya disana Anda akan di berikan penjelasan terkait bahan yang Anda cari tersebut. Dengan begitu Anda akan bisa memutuskan pakaian mana yang kiranya memiliki bahan yang terbaik untuk Anda beli sebelum Anda melakukan check out.

Setelah Anda memang benar-benar merasa yakin dengan kualitas bahan yang digunakan oleh pakaian pria yang akan Anda pilih maka Anda bisa langsung melakukan checkout. Tentunya Anda tidak perlu lagi mengantri untuk melakukan pembayaran setelah melakukan check out. Anda hanya perlu membayar melalui online tanpa harus datang ke toko yang Anda tuju tersebut.***


*          *          *

Artikel Terkait
4 Pilihan Bouncer Bayi Terbaik untuk Kenyamanan Si Kecil
- 6 Misteri di Balik Sang Saka Merah Putih
- Rekomendasi Parfum Aroma Kopi untukmu Pria Sejati!

*          *          *
- Jakarta, 19 November 2018

Jumat, 23 November 2018

CitraRaya Cluster Pine Tree





JAKARTA merupakan kota metropolitan. Kedudukannya setara dengan New York di Amerika Serikat, Tokyo (Jepang), London (Inggris), Beijing (Cina), dan Abu Dhabi (Uni Emirat Arab).

Kota yang berulang tahun setiap 22 Juni ini pun menyandang status sebagai ibu kota. Alias, pusat pemerintahan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sekaligus, pusat bisnis di Tanah Air.

Dalam berbagai riset, Jakarta memiliki perkembangan yang signifikan. Tidak hanya di dalam negeri, lingkup Asia Tenggara, bahkan hingga dunia. Apalagi, mengingat hampir sekitar 70 persen peredaran uang ada di Jakarta.

Nah, pesatnya kehidupan dan perkembangan ekonomi bisnis di kota ini pun membuka peluang besar bagi masyarakat luas untuk berinvestasi. Termasuk, saya terkait masa depan. Salah satunya, ya investasi properti.

Peluang itu ada pada kawasan barat Jakarta yang merupakan lokasi investasi properti yang menjanjikan karena strategis dan menawarkan suasana nyaman. Nah, berdasarkan peluang dan kondisi tersebut, Ciputra Group yang merupakan pengembang dari CitraRaya Tangerang ini pun sedang membangun cluster baru. Yaitu, Pine Tree yang berada di kawasan Ecopolis, CitraRaya Tangerang, Banten.

Sebagai cluster anyar, berbagai fasilitas dan keunggulan pun bakal tersedia. Mulai dari konsep minimalis, ramah lingkungan, serta mengutamakan kenyamanan.

Apalagi, dalam mengembangkan kawasan Ecopolis, Ciputra Group menggandeng salah satu developer ternama Jepang, yaitu Mitsui Fudosan Residental. Sejak 2013 lalu, kolaborasi dua negara ini sukses mengembangkan kawasan Ecopolis yang memiliki luas 100 Ha. Bahkan, lokasinya pun sangat strategis berada pada area CBD (CitraRaya Business District).

Sekadar informasi, Mitsui berdiri sejak 1941. Tidak hanya di dalam negerinya saja, mereka juga sudah mengembangkan proyeknya di beberapa negara Asia. Misalnya, Taiwan, Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Indonesia.

Nah, di bumi nusantara ini, Mitsui berkolaborasi dengan Ciputra Group dalam menggarap proyek besarnya, yaitu Ecopolis. Karena letaknya di area CBD, tentu Ecopolis dikelilingi fasilitas skala kota lengkap. Mulai dari bisnis office park, komersil, dan juga EcoPlaza yang dilengkapi Farmers Market, CGV Cinemas, Funworld, Gramedia, serta banyak lagi.

Bahkan, saat ini sedang dibangun Mal Ciputra di atas lahan seluas 4,5 hektar. Rencananya, soft opening pada awal 2020 Ecopolis juga dikelilingi fasilitas pendidikan demi menunjang kebutuhan masyarakat. Mulai dari Sekolah Tarakanita, Sekolah Citra Berkat, Sekolah Citra Islami, dan Universitas Esa Unggul.

Untuk rumah sakit, ada Ciputra Hospital. Sementara, rekreasi keluarga dengan Water World Water Park, World of Wanders Theme Park, Little Kyoto Eco Park, dan EcoClub.

Kolaborasi Ciputra Group dan Mitsui sukses memasarkan serta membangun lima cluster dan dua tower apartement di kawasan Ecopolis. Mereka pun melanjutkan dengan membangun cluster keenam yang dinamakan Pine Tree.

Cluster ini berisi rumah dengan konsep modern minimalis yang hingga saat ini masih jadi favorit masyarakat. Secara keseluruhan, konsep rumah ini unik, enak dipandang, dan bernuansa modern. Selain itu, rumah minimalis ini juga terlihat lebih praktis dan membersihkannya cenderung mudah. Tak heran jika rumah minimalis jadi pilihan banyak orang untuk berinvestasi properti. Termasuk, saya yang tertarik melakukannya di masa depan.

Terkait Pine Tree ini, rumahnya terdiri dari dua lantai Ciputra Group dan Mitsui tentu memasarkan dengan spesifikasi terbaik. Fasilitas dan bahan yang digunakan antara lain rangka atap baja ringan, double dinding, dan lantai utama menggunakan homogenous tile berukuran 60x60 cm.

Sementara, tinggi ceiling pada tiap lantainya mencapai lebih 3,2 meter. Kemewahan juga kian terasa berkat penggunaan drop ceiling dan titik lampu downlight.

Yang menarik, selain rumah berkonsep modern minimalis ini, cluster Pine Tree juga memadukan hunian berkonsep ramah lingkungan. Tujuannya demi memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penghuni rumah. Sudah pasti, ini jadi komitmen dari Ciputra Group untuk menciptakan kondisi lingkungan yang lebih baik pada setiap propertinya.

Beberapa contoh,  terkait penggunaan biological septictank. Selain itu, ada biopore inflitration holes yang bisa menyerap air dengan maksimal ketika hujan serta mencegah terjadinya kubangan dan banjir di sekitar lokasi hunian.

Mengenai fasilitas penerangan, setiap unit di cluster Pine Tree menggunakan lampu LED. Sedangkan, untuk fasilitas toilet dan kamar mandi sudah menggunakan closet ecowashe.r Hal penting lainnya, cat yang digunakan pun berbahan dasar lingkungan (green label) sehingga aman untuk penthuni. Termasuk, dengan fasilitas solar water heater berkapasitas 130 liter.

Salah satu yang menarik perhatian saya terkait kawasannya yang terpatu. Itu karena cluster Pine Trees dilengkapi dengan clubhouse untuk memenuhi kebutuhan hiburan, olahraga, dan relaksasi. Dalam clubhouse ini juga terdapat lounge area, kolam renang, dan gym.

Tidak hanya itu, cluster Pine Tree juga dilengkapi dengan sistem keamanan 24 jam menggunakan CCTV demi kenyamanan penghuninya. Tambahan lain, lokasinya sangat strategis karena dekat dengan Ecoplaza, Mal Ciputra, Sekolah Citra Berkat, dan Universitas Esa Unggul.

Pertanyaannya, bagaimana cara untuk mendapatkannya. Dalam informasinya, terdapat tiga pilihan tipe yang bisa kita pilih di cluster Pine Tree Mulai dari tipe Cedar, Balsa, dan Banyan. Masing-masing tipe itu memiliki kemudahan dalam skema pembayaran Jika menggunakan KPR, misalnya kita bisa mendapatkan penawaran menarik.

Untuk pembayaran dengan KPR, kita hanya perlu menyerahkan DP sebesar 5% yang dapat diciil hingga lima kali. Sementara, untuk DP 20%, cicilannya 20 kali. Pun demikian dengan DP 50% cicilannya 23 kali. Harga jual di cluster Pine Tree ini mulai dari Rp 875 juta yang sudah termasuk PPN!***

*         *         *

*         *         *

*         *         *

*         *         *

*         *         *

Jakarta, 23 November

Selasa, 20 November 2018

Citra Maja Raya Luncurkan Cluster Sanur, Hunian Ideal Generasi Milenial


Unit contoh Cluster Sanur yang baru diluncurkan Citra Maja Raya dengan
Tipe Kana dan Soka
(Klik untuk perbesar gambar atau geser untuk melihat foto lainnya)



SANDANG, pangan, dan papan. Demikian tiga kebutuhan utama manusia. Itu meliputi, pakaian, makan, dan hunian.

Terkait tempat tinggal, sudah pasti kriteria yang kita inginkan aman dan nyaman. Terutama bagi generasi milenial, salah satunya seperti saya.

Nah, sebelum membeli rumah, tentu saya memiliki lima kriteria. Itu meliputi, kredibilitas pengembang, harga kompetitif, akses mudah, fasilitas, dan investasi.

Dalam berbagai penelusuran, beberapa faktor itu ada pada Citra Maja Raya. Yaitu, perumahan yang terletak di barat ibu kota.

Ya, Citra Maja Raya merupakan proyek pengembangan Ciputra Group seluas 2.600 Ha di Maja, Lebak, Banten. Tercatat, sejak 2015, Citra Maja Raya telah memasarkan dan membangun lebih dari 13.500 unit rumah serta ratusan unit ruko.

Nah, pada pengujung 2018 ini, Citra Maja Raya kembali merilis produk hunian terbarunya, Cluster Sanur. Cluster ini dapat menjadi pilihan terbaik bagi yang belum memiliki hunian idaman.

Seperti cluster pendahulunya, Bedugul, Uluwatu dan Legian, cluster Sanur memiliki karakteristik yang kental dengan nuansa Bali. Kawasan ini, merupakan kawasan hijau dan asri, Sanur juga memiliki taman tematik bernuansa Sanur, Bali.

"Dinamakan seperti ini, karena jadi ciri khas pada setiap cluster di Citra Maja Raya. Sebelumnya, ada Bedugul, Uluwatu, dan Legian," kata perwakilan Citra Maja Raya, Caca Casriwan dan Muhammad Yunus, saat memandu kami, blogger yang berkunjung, Sabtu (17/12).

Salah satu keunggulan Citra Maja Raya ada pada aksesnya yang mudah. Yaitu, cukup menggunakan transportasi umum dengan Kereta Rel Listrik (KRL).

Nah, sebagai blogger yang mengusung asas jurnalistik, terutama berdasarkan sembilan elemen Bill Kovach, tentu saya wajib membuktikan.

Itu mengapa, saya pagi-pagi langsung menuju Stasiun Tanah Abang untuk menumpang Commuter Line ke Stasiun Maja. Hanya butuh waktu 1 jam 31 menit saja untuk menempuh jarak 63,2 km.

Tarifnya? Hanya Rp 7.000! Murah, meriah, dan merakyat.

Ketika sampai di Stasiun Maja, saya dan rombongan cukup jalan kaki saja menuju Citra Maja Raya.

Maklum, lokasinya relatif dekat.

Selanjutnya, kami berkeliling meninjau berbagai fasilitas dari Citra Maja Raya. Terutama, cluster Sanur.

Yupz, ini jadi pilihan terbaik bagi masyarakat yang belum memiliki hunian. Khususnya, saya yang memang terpikat dengan cluster Sanur. Fasad rumah yang lebih modern dan berada dekat rencana Area Citra Maja Raya Business District (CBD) menjadi kelebihan cluster terbaru ini.

Selain itu, desain rumah di Cluster Sanur dibuat dengan ketinggian plafon mencapai empat meter di ruang keluarga sehingga membuat ruangan lebih luas dan sejuk.

Terlebih, kawasan dan unit rumah di Cluster Sanur dipasarkan dengan spesifikasi bangunan terbaik di kelasnya saat ini. Seperti, rangka atap baja ringan, plester cat aci luar dalam, cat luar menggunakan weathersield ex Jotun/setara, kusen jendela pintu menggunakan alumunium, plafond ruang utama gipsum, lantai keramik, dan jalan lingkungan di dalam clsuter sudah kualitas cor beton.

Bagaimana dengan harganya, menurut saya tergolong kompetitif. Itu karena rumah murah di Cluster Sanur bisa dimiliki dengan KPR. DP mulai 5%, cicilan mulai Rp 1 jutaan per bulan, KPR tersebut didukung berbagai bank. Mulai dari BCA, Mandiri, CIMB Niaga, BTN, BNI, BRI, OCBC NISP, Maybank, UOB, CCB,  Panin Syariah, Hana Bank, dan Artha Graha.

Di dalam Cluster Sanur akan dikembangkan tiga tipe rumah. Mulai dari Tipe Kana dengan luas bangunan 22 meter dan tanah 60 meter Rp 168 juta, Tipe Soka (27/72) Rp 208 juta, Tipe Dahlia (36/72) Rp 236 juta, dan Tipe Dahlia B (36/90) Rp 265 juta. Yang menarik, seluruh harga tersebut sudah termasuk PPN dan biaya surat AJB BPHTB.

Bahkan, untuk Pendaftaran Nomor Urut Pembelian (NUP) untuk penjualan perdana cluster terbaru di Citra Maja Raya sudah mulai dibuka bulan depan. Sekaligus, jadwal pemilihan unit pada Sabtu, 8 Desember mendatang mulai pukul 10.00 WIB di Atrium Mal Ciputra, Grogol, Jakarta Barat.

Bagi Anda yang berminat bisa menyaksikan Open House Rumah Contoh setiap harinya di Cluster Sanur. Sementara, untuk Customer Gathering setiap Sabtu dan Minggu di Kantor pemasaran Citra Maja Raya selama Oktober dan November 2018.

Nah, sehari setelah kunjungan kami, dari blogger,  Minggu (18/11) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga meninjau Citra Maja Raya. Bisa dipahami mengingat Maja merupakan satu dari 10 kota baru yang sedang dikembangkan pemerintah bersama beberapa kementerian terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Termasuk, pembangunan jalur ganda (double track) antara Stasiun Maja – Stasiun Rangkasbitung yang akan meningkatkan frekuensi perjalanan maupun kapasitas angkut KRL Lintas Tanah Abang-Rangkasbitung jadi dua kali lipat.

“Double track ini membawa manfaat yakni meningkat kapasitas dan perjalanan KRL menjadi dua kali lipat. Dari 32 perjalanan samapi 64 perjalanan pulang pergi,” kata Budi dalam siaran resminya yang terus memantau prasarana Sport Club yang kini sedang dalam pengerjaan di Citra Maja Raya bersama President Director PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata.

“Selain KRL, juga ada akan ada akses jalan tol yang menghubungkan Ulujami, Serpong, lanjut Tigaraksa. Nah, jalan tersebut akan lewat dekat lingkaran lima Ciputra Maja Raya Terus, sebelum ke Tigaraksa, itu ada tol exit yang bisa menuju ke Maja sekitar tujuh kilometer jaraknya,” Budiarsa, menambahkan.***


*         *         *
Citra Maja Raya merupakan proyek pengembangan Ciputra Group yang sejak
lama dikenal sebagai perusahaan penghasil properti berkualitas di Tanah Air

*         *         *
Citra Maja Raya memiliki akses yang mudah dengan transportasi umum.
Misalnya KRL yang turun di Stasiun Maja

*         *         *
Sejak 2015, Citra Maja Raya sudah memasarkan lebih dari 13.500 unit rumah
serta ratusan unit toko

*         *         *
Rekan blogger Windah Saputro berkesempatan meninjau isi dari Rumah
Contoh Cluster Sanur yang bisa diakses masyarakat luas setiap harinya

*         *         *
Foto bersama rekan blogger usai meninjau Citra Maja Raya, terutama
Cluster Sanur yang merupakan hunian ideal generasi milenial

*         *         *
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau pembangunan Sport
Club di Citra Maja Raya

*         *         *
Untuk kendaraan pribadi, akses menuju Citra Maja Raya bisa melalui Jalan Tol

*         *         *

- Jakarta, 20 November

Minggu, 18 November 2018

Menikmati Musik Indie Bersama Gtunes


Penampilan Keiko yang memesona dalam Gtunes Festival
pada 15 November lalu



INDONESIA dikenal sebagai negara penghasil musisi yang brilian. Sejak era Kemerdekaan hingga kini, tak terhitung banyaknya musisi Tanah Air yang mendunia. Termasuk, musik lokal yang kian hari mendapat tempat khusus di tengah masayarakat. Terutama, generasi milenial dengan salah satunya, saya.

Nah, fakta itu yang membuat PT Milenial Nusantara Citra berani mengambil langkah untuk meluncurkan Gtunes. Tepatnya, sebagai one stop entertainment music app dan portal.

Gtunes memang menyasar target anak muda yang jadi bagian dari generasi milenial. Demikian fakta yang saya dapat usai menghadiri Gtunes Festival di Uptown, Plaza Mutiara, Jakarta Selatan, Kamis (15/11). Event ini terselenggara atas kerjasama dengan Smartfren dan Uptown yang merupakan Service Office bernuansa modern dan kekinian .

Turut hadir Junior Soemantri, musisi indie pada genre folk sebagai bintang tamu. Juga, composer indie yang karya kolaborasinya dengan berbagai artis pendatang baru sudah cukup banyak, yaitu Arsha. Dalam kesempatan itu, Arsha berkolaborasi dengan Keiko .

Saya optimistis, ke depannya, Gtunes mempunyai tempat tersendiri bagi pencinta musik di Tanah Air. Itu mengapa, Gtunes kian melebarkan sayapnya dengan menggandeng para musisi indie yang tentunya akan memperkaya daftar lagu menjadi lebih banyak lagi dan komplet .

Apalagi, paket langganannya yang ditawarkan pun sangat kompetitif. Dimulai Rp 2.000 per tiga hari yang membuat masyarakat, termasuk saya bisa menikmati dan mendengarkan musim sepuasnya.

Bahkan, selain musik dan video streaming, Gtunes ke depannya akan menghadirkan berbagai fitur lainnya. Seperti, live chat dan karaoke. Itu akan membuat user bisa berkomunikasi langsung dengan artis dan dapat menonton exlusive jam session live di Gtunes.

Bagi saya, fitur karaoke ini sangat menarik. Sebab, user nantinya bisa berkolaborasi dengan artis untuk duet melantunkan lagu. Terlebih, lagu tersebut bisa disimpan di account Gtunes kita.

Apa yang ditawarkan Gtunes ini tentu sangat menggiurkan. Sekaligus, ditunggu-tunggu bagi penggemar musik di Indonesia.

Selain itu, Gtunes bersama Smartfren juga menyelenggarakan program video competition. Hadiahnya, wow! Sangat menarik.

Yaitu, tiket untuk menghadiri salah satu event musik paling ditunggu-tunggu. Yaitu, Djakarta Warehouse Project (DWP) yang akan berlangsung di Bali pada 7 hingga 9 Desember mendatang.

Bagi Anda, rekan blogger atau pembaca setia blog ini, jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti lomba tersebut. Pasalnya, selain tiket DWP yang menanti, Gtunes juga menyediakan tiga speaker canggih merek JBL yang harganya jutaan rupiah.

Berbagai hadiah ini bisa dimenangkan bagi pelanggan Smartfren yang paling loyal berlangganan selama program berlangsung. Nah, tunggu apa lagi. Yuk, nikmati berbagai koleksi musisi indie di Gtunes.

Baik itu lewat website-nya di www.gtunes.co.id atau via aplikasi google play.


Sekilas tentang GTunesWebsite: http://gtunes.co.id
Google Play: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.gtunes
Twitter: https://twitter.com/gtunesid
Facebook: https://www.facebook.com/gtunesid
Instagram: https://www.instagram.com/gtunes_id


*       *       *
Sesi diskusi yang dengan empat narasumber yaitu Partnership Gtunes Ara Dita,
Arsha (composer, indie label), David Seprian (Head of Social & Music Service),
dan Sopal (Perlindungan Hukum Anggota)

*       *       *
Sesi tanya jawab dengan blogger dan media terkait Gtunes serta perkembangan
musisi Indie ke depannya

*       *       *
Saya dan CD koleksi Arsha

*       *       *
- Jakarta, 18 November 2018

Jumat, 16 November 2018

BCA Terima Penghargaan MURI atas Gerakan Berbagi Buku untuk Indonesia


Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja didampingi Direktur BCA Santoso
secara simbolis membagikan buku kepada salah satu muris SD dalam
penutupan program #BukuUntukIndonesia
(Klik untuk perbesar gambar dan geser untuk melihat foto lainnya)


BUKU merupakan sumber ilmu. Jendela yang bisa membawa pembacanya keliling dunia.

Saya pribadi merupakan penggemar buku. Sejak kanak-kanak hingga kini, setiap bepergian, satu atau dua buku serta koran dan majalah selalu ada di tas. Kendati, perkembangan teknologi membuat membaca secara fisik terganti lewat digital seperti internet, situs online, dan ebook.

Namun, harum khas ketika membolak-balikkan halaman yang berisi lembaran kertas itu yang bagi saya sangat tak tergantikan. Setidaknya hingga lebih dari seperempat abad ini.

Sayangnya, tidak semua orang bisa beruntung membaca buku setiap harinya. Terutama, bagi saudara-saudara kita di pelosok Tanah Air. Maklum, akses untuk distribusi buku masih terbatas.

Meski begitu, seperti kata pepatah, banyak jalan menuju kota Roma. Demikian dengan distribusi buku yang kepada masyarakat di pelosok seperti yang dilakukan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) lewat gerakan berbagi #BukuUntukIndonesia.

Apa yang dilakukan bank terbesar di Tanah Air ini tentunya membuat banyak pihak kagum. Termasuk, saya yang terharu dengan inisiatif BCA. Bisa dipahami mengingat perusahaan yang bermarkas di Menara BCA Grand Indonesia, Jalan Muhammad Husni Thamrin No 1, Jakarta Pusat, ini sukses mengumpulkan donasi sebesar Rp 2.452.287.951.

Untuk nilai total dana yang disalurkan Rp 2.553.000.000 yang telah dikonversi jadi 43.734 buku untuk didistribusikan ke 111 sekolah pada 60 area di Indonesia. Salah satunya pada Sekolah Dasar Negeri Taktakan 2, Kota Serang, Provinsi Banten.

"Kami sangat terbantu dengan donasi buku yang dilakukan BCA. Dukungan mereka membuat perpustakaan di sekolah jadi penuh dengan buku," kata Kepala Sekolah Dasar Negeri Taktakan 2 Icih Sukaesih saat berbincang dengan saya di Menara BCA, Rabu (14/11) jelang dimulainya seremoni #PenutupanBukuUntukIndonesia.

"Alhamdulillah, sudah kami terima dengan baik. Ini sangat bagus bagi para murid yang sangat antusias untuk membaca. Kami sangat berterima kasih dengan inisiatif BCA sehingga kini di perpustakaan banyak buku yang bermanfaat bagi murid."

Pernyataan Icih beralasan. Gerakan Buku untuk Indonesia ini menegaskan komitmen BCA demi menumbuhkan kembali semangat membaca di berbagai pelosok Indonesia. Bahkan, inisiatif tersebut diganjar Museum Rekor Indonesia (MURI). Yaitu, sebagai Pendonasi Buku Terbanyak di Indonesia.

"Demi memastikan gerakan berbagi #BukuUntukIndonesia tepat sasaran, kami bekerja sama dengan banyak pihak. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan gerakan berbagi ini," ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat membuka acara.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Direktur BCA Santoso, Executive Vice President Corporate Social Responsibility BCA Inge Setiawati, Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA Mira Wibowo, dan Senior Vice President Marketing Communication BCA Norisa Saifuddin

Selain itu, juga tampil dua nara sumber terkait #BukuUntukIndonesia. Yaitu, Ketua MURI Jaya Suprana, Duta Baca Indonesia 2011-2015 Andy F. Noya, termasuk perwakilan dari Blibli.com dan Metro TV sebagai mitra BCA, serta perwakilan sekolah dan murid yang terkait.

"Kami sangat menyadari bagaimana buku menjadi sangat berharga di pelosok yang kesulitan akses. BCA bersyukur bisa berkontribusi menyalurkan buku yang kami harapkan dapat menjadi salah satu penumpang untuk membawa mimpi bagi anak bangsa kita," Jahja, menambahkan.

Sejak 15 Maret 2017 hingga 21 Februari lalu, gerakan #BukuUntukIndonesia ini mengajak seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air untuk ambil bagian. Dengan cara memilih paket berbagi yang tersedia.

Kemudian, dana yang terkumpul melalui gerakan ini akan dikonversi jadi buku untuk disalurkan pada 60 area di seluruh nusantara. Antara lain, Aceh dan Lampung yang mewakili Sumatera, Garut dan Solo (Jawa), Singkawang (Kalimantan), Makassar dan Manado (Sulawesi), dan Kupang (Nusa Tenggara).

Sebagai bentuk apresiasi, BCA menyediakan kaos kebaikan yang dipersembahkan kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam gerakan ini lewat website
https://bukuuntukindonesia.bca.co.id.

"Demi menciptakan bangsa yang cerdas, akses terhadap buku harus dibuka seluas-luasnya. Termasuk, pada era digitalisasi ketika teknologi sudah merambah hingga ke pelosok negeri. Anak bangsa perlu diimbangi dengan penyediaan buku-buku yang berkualitas. Sekaligus, untuk mendidik tunas-tunas bangsa yang kelak akan mewarisi negara ini," ucap Jahja, dengan nada bergetar.

"Terima kasih kepada masyarakat dan nasabah yang telah menjadi bagian dari gerakan #BukuUntukIndonesia yang ikut menciptakan perubahan di Tanah Air. Semoga aksi berbagi ini dapat berkontribusi positif membawa mimpi bagi anak bangsa demi masa depan yang lebih baik."

Inisiatif BCA itu mendapat apresiasi dari MURI. Jaya yang memberikan piagam penghargaan kepada Jahja turut memberi pesan. Menurutnya, apa yang dilakukan BCA ini bisa jadi tren bagi perusahaan lain. Terutama demi menyalurkan buku ke pelosok Tanah Air demi meningkatkan minat keterbacaan anak-anak.

"Semoga apa yang dilakukan BCA diikuti perusahaan lainnya. Ini bagus untuk meningkatkan minat baca anak-anak, khususnya di pelosok," Jaya, menjelaskan.

Bahkan, Andy sangat memuji upaya BCA. Sebab, menurutnya dengan mendonasikan buku, akan membuat anak-anak giat membaca ketimbang memberikan gadget.

"Bagi kita yang berada di ibu kota, menemukan buku tidak lah sulit. Namun, tidak dengan anak-anak di daerah, khususnya pelosok. Bagi mereka, buku merupakan sumber ilmu pengetahuan. Saya tahu ini karena sering berkunjung ke daerah," tutur Andy saat membagikan kisahnya.***

Tentang Buku Untuk Indonesia
Website: https://bukuuntukindonesia.bca.co.id
Twitter: https://twitter.com/BankBCA
Tagar: #BukuUntukIndonesia



*       *        *
Saya berbincang sejenak dengan Kepala Sekolah SDN Taktakan 2 Icih Sukaesih
dan empat muridnya terkait program #BukuUntukIndonesia

*       *        *
Icih Sukaesih mewakili SDN Taktakan 2 menerima penghargaan dari BCA

*       *        *
Direktur BCA Santoso secara simbolis menyerahkan buku kepada
siswa-siswi SD

*       *        *
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menerima penghargaan
dari Museum Rekor Indonesia yang diwakili sang ketua Jaya Suprana

*       *        *
Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat BCA sebagai Pendonasi Buku
Terbanyak di Indonesia

*       *        *
Ketua MURI Jaya Suprana berharap apa yang dilakukan BCA diikuti
perusahaan lainnya demi meningkatkan minat baca anak-anak di pelosok

*       *        *
Senior Vice President Marketing Communication BCA Norisa Saefuddin
ikut memeriahkan penampilan Kelompok Teater Tanah Air 

*       *        *
Foto bersama rekan-rekan blogger, perwakilan Inke Maris Associates
Frieda Octavia, dan Andy F. Noya, seusai acara

*       *        *
- Jakarta, 16 November 2018

Rabu, 31 Oktober 2018

Tentang 3 Dara 2 yang Menggoda


3 Dara 2 sudah tayang di bioskop Tanah Air sejak 25 Oktober lalu
(Foto: mncpictures.com)


MEMPERTAHANKAN lebih sulit dari juara. Demikian pepatah lawas yang masih berlaku hingga kini. Baik dalam dunia olahraga, atau pun bidang lainnya.

Termasuk, di dunia film. Umumnya, sekuel cenderung menurun ketimbang film pertama. Baik itu dari segi pendapatan, alur, hingga akting pemain.

Namun, tidak untuk beberapa film yang pernah saya saksikan dalam seperempat abad lebih di kolong langit. Salah satunya, 3 Dara 2.

Film yang diproduksi MNC Pictures ini benar-benar memesona. Sebagai sekuel, 3 Dara 2 menawarkan cerita yang lebih kompleks dibanding film pertamanya. Kendati, untuk pameran, tidak berubah banyak.

Khususnya, trio maskulin. Yaitu, Affandy yang diperankan Tora Sudiro, Jay (Adipati Dolken), dan Richard (Tanta Ginting). Akting mereka patut diacungi jempol. Ketiganya mampu membuat seluruh penonton hanyut merasakan petualangan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Khususnya, Affandy yang menjalani tekanan batin. Maklum, dia sudah menjalani pernikahan dengan Aniek (Fanny Fabriana) selama 20 tahun. Beruntung, Affandy punya dua sahabat yang bahu-membahu untuk berbagi suka dan duka.

Termasuk, Richard yang justru merupakan menantunya.

*        *        *

FILM dibuka dengan suasana pernikahan Richard dengan putri Affandy, Kasih (Rania Putrisari). Namun, suasana kebahagiaan tidak bertahan lama. Khususnya bagi Affandy yang kerap dihantui mimpi buruk. Ditambah, hubungannya dengan mertuanya, Eyang Putri (Cut Mini) pun kerap naik turun.

Hingga, Affandy bersama Jay dan Richard pun berinisiatif untuk mengatasi masalah finansialnya. Mereka berembuk untuk berinvestigasi pada agrobisnis. Tidak tanggung-tanggung, ketiganya menggelontorkan dana 45 miliar kepada pengusaha bernama Bowo (Dwi Sasono).

Nah, sejak tanda tangan kontrak inilah, film jadi lebih berwarna. Sebab, ternyata Bowo merupakan penipu. Perusahaannya fiktif. Sontak, Affandy kalang kabut akibat hartanya lenyap.

Dengan menebalkan muka, Affandy bersama istri dan dua sahabatnya beserta pasangan menumpang tinggal di rumah Eyang Putri. Beruntung, ibu mertuanya itu sedang berada di Eropa.

Hingga, mereka pun berusaha untuk mengembalikan uang yang hilang tersebut. Hanya, mencari Rp 45 miliar itu tidak mudah Satu persatu harta mereka ludas.

Tak ayal, mereka pun berada di titik nadir...

Cut Mini piawai mengajak penonton untuk memacu adrenalin
(Foto: mncpictures.com)


*        *        *

BAGAIMANA kelanjutan dari kisah Affandy dan lainnya? Tentu, tidak menarik jika diceritakan dalam blog ini. Lebih menantang lagi jika Anda menyaksikan langsung di bioskop. Ya, 3 Dara 2 ini sudah tayang di bioskop Tanah Air sejak 25 Oktober lalu.

Saya beruntung, bisa menyaksikannya usai seharian berburu berita di lapangan. Tepatnya, dengan menonton di salah satu bioskop di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (29/10).

Bagi saya, 3 Dara 2 ini membuktikan sekuel bisa lebih bagus dari film pertama. Ya, film yang disutradarai Monty Tiwa ini mampu mengolahnya jadi lebih berwarna. Ada sentuhan "dark" dan tak jarang penonton dibuat ngakak dengan ulah Affandy, Jay, serta Richard.

Banyolan dari ketiganya pun nampak alami. Kredit khusus saya tujukan pada Cut Mini. Memerankan Eyang Putri yang jadi "antagonis" benar-benar membuat wanita 44 tahun ini membuktikan sebagai aktris watak.

Kehadiran Eyang Putri yang memiliki kepribadian ajaib mampu menyedot perhatian penonton. 89 menit berada di kursi bioskop pun jadi terasa kurang.

Apalagi, dengan berbagai kejutan di berbagai sisi film. Oh ya, plot twist pada 3 Dara 2 ini sangat menggoda!***

3 Dara 2 versi www.roelly87.com
Cerita: 8/10
Pameran utama: 9/10
Pameran pembantu: 8/10
Alur: 7/10
Musik: 7/10
Keseluruhan: 8,5/10

Catatan: Lembaga Sensor Film (LSF) mengklasifikasi 3 Dara 2 sebagai 13+ Dalam arti, untuk anak di bawah umur harus didampingi Orangtua

3 orang ini memang gokil! Aktingnya natural
(Foto: mncpictures.com)

- Jakarta, 30 Oktober 2018