Senja di Pantai Jimbaran, Bali |
DESTINASI ke Bali? Apa saja ya?
PANTAI Kuta? Ah mungkin sudah terlalu mainstream!
Sebab, masih banyak tempat wisata lainnya yang menarik di Bali. Mulai dari
Tanah Lot, Bedugul, Pura Besakih, Goa Gajah, Ubud, Uluwatu, Kintamani, Pantai
Jimbaran, hingga Monumen Garuda Wisnu Kencana (WKC), dan lainnya. Jadi, bagi traveller yang ingin
berwisata ke Bali sebenarnya diberikan berbagai pilihan tempat untuk
dikunjungi.
Meski,
harus diakui bahwa, sama seperti Monumen Nasional (Monas) yang identik dengan Jakarta,
Gedung Sate (Bandung), dan Malioboro (Yogyakarta), maka wajar jika mendengar
kata "Bali", yang terpatri diingatan banyak orang adalah pantai Kuta.
Hanya, itu subyektif. Alias tergantung keinginan orang itu masing-masing.
Termasuk
saya yang sejatinya masih terkagum-kagum dengan Pantai Kuta karena sudah lama
tidak mengunjunginya lagi sejak 1996. Saat itu, saya dan keluarga dalam rangka
liburan sekolah yang berkeliling Bali. Mulai dari pantai Kuta, Tanah Lot, Ubud,
Kintamani, hingga Nusa Penida.
Hingga,
beberapa waktu lalu, saya berkesempatan kembali ke Bali dalam rangka tugas dari
kantor. Alhasil, setelah kerjaan beres, saya pun meluangkan waktu untuk
berpesiar. Tapi, berhubung tempat saya menginap jaraknya lumayan jauh, sekitar 20
menit dengan kendaraan, maka terpaksa saya harus melupakan Kuta.
Beruntung,
di provinsi seluas 5,6 ribu kilometer itu tersedia alternatif pantai yang sangat
banyak. Salah satunya Jimbaran yang memang sudah terkenal di mata wisatawan
lokal dan mancanegera.
Kebetulan,
lokasi saya menginap berada di kelurahan Jimbaran, kecamatan Kuta Selatan. Oh
ya, meski ada nama “Kuta”, tapi jaraknya ke pantai Kuta di arah utara masih
sekitar 10 km lagi.
Jadi,
seusai melaksanakan tugas, sore harinya saya bisa menikmati berbagai keindahan di
beberapa tempat wisata di sekitar Jimbaran. Tentu, yang terkenal adalah pantai
Jimbaran yang menawan hati dan lokasinya hanya seperlemparan batu dari lokasi
saya menginap.
Di
sini berjejer kafe atau restoran yang menawarkan suasana makan dengan semilir
angin yang disertai debur ombak. Kalau kata teman yang asli sana, makan di
pinggir pantai Jimbaran itu kerap dijadikan ajang menyatakan cinta bagi pria
untuk wanitanya! Romantis...
Selain
pantai tersebut, sebenarnya banyak tempat wisata yang tak kalah menariknya
untuk dikunjungi. Beberapa di antaranya yang terkenal adalah Pantai Dream Land,
Tanjung Benoa, dan Taman Budaya serta Monumen Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Dengan
tiket masuk yang relatif terjangkau, saya bisa mengeksplorasi keindahan GWK dari berbagai
sisi. Mulai dari Wisnu Plaza yang merupakan tempat patung dewa Wisnu setinggi
20 meter.
Dari
lokasi ini, saya bisa menyaksikan keindahan pulau Bali yang sangat, sangat,
sangat, eksotis! Jika sudah terbangun seluruhnya, patung ini memiliki tinggi
127 meter yang melebihi Patung Liberty di Amerika Serikat (93 meter).
Selanjutnya,
Lotus Pond (Kolam Teratai) yang kerap digunakan untuk berbagai pertunjukkan
berskala besar, termasuk konser musik. Lalu, Amphitheatre yang rutin
menyuguhkan berbagai pertunjukkan budaya asli Bali. Saat saya berkunjung ke
sana, kebetulan sempat menyaksikan Tari Kecak dengan kisah peperangan Ramayana
dengan Rahwana demi memperebutkan Dewi Sinta.
Santai menunggu pergantian waktu |
* * *
Makan malam diiringi gemerlap lilin |
* * *
Lotus Pond yang dikeliling batu kapur |
* * *
Patung Dewa Wisnu yang bermandikan cahaya |
* * *
Garuda Wisnu Kencana (GWK) |
* * *
Artikel bertema wisata lainnya:- Bunaken
- Ragunan
- Curug Nangka (I)
- Curug Nangka
- Taman Ayodia
- Masjid Hidayatullah
- Museum Nasional
- Tempat Nongkrong di Jakarta
- Pulau Bidadari
- Taman Gratis di Jakarta
- Candra Naya
- Mal Central Park
- Pasar Santa
* * *
- Jakarta, 14 Februari 2016