TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Rekor MURI

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Rekor MURI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rekor MURI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Januari 2017

Konten Kreatif Jadi Kunci Utama Ngeblog




Sejak 2013, ASUS A43E selalu menemani saya di mana pun dan kapan pun

BAGI saya, ngeblog itu salah satu kegiatan yang mengasyikkan, menyenangkan, dan penuh tantangan. Itu karena dengan ngeblog, saya bisa menambah wawasan, pertemanan, koneksi, hingga materi. Materi? Yupz. Tentu, materi itu tidak melulu terkait dengan uang. Melainkan, juga kepuasan lahir dan batin. Baik itu saat jadi juara lomba atau mendapat undangan ke luar kota sejak menggeluti dunia blog pada 2009.

Termasuk, September lalu ketika jadi bagian dari 551 peserta yang memecahkan Rekor MURI bersama ASUS Indonesia dalam kategori "Permainan dengan Peserta Terbanyak yang Dilakukan Perusahaan IT". Maklum, ASUS merupakan Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik di dunia. Dalam berbagai perangkat laptop dan PC dekstop, ASUS sudah dibenamkan Intel Core i series dengan tiga varian umum seperti Intel Core i3, Intel Core i5, dan Intel Core i7 Procesor.

Menjelang pergantian tahun, saya juga mendapat kejutan sebagai pemenang lomba blog yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Namun, seperti kata pepatah, kota Roma tidak dibangun dalam semalam.  Alias, untuk bisa menjuarai lomba blog atau jalan-jalan keliling Indonesia, tentu saya harus menghasilkan konten kreatif di blog. Tidak hanya tulisan saja, melainkan juga disertai foto, video, infografis, dan adakalanya menyisipkan meme buatan sendiri.

Ya, saya percaya, dengan pernyataan penulis terkemuka, Bob Mayer, yang mengatakan, "Content is King". Dalam arti, agar artikel yang saya buat di blog bisa diterima pembaca, saya harus membuat konten yang kreatif, menarik, dan unik. Nah, untuk menghasilkan konten kreatif, tentu harus didukung dengan perangkat yang mumpuni. Saya beruntung, sejak 2013 memiliki laptop ASUS A43E yang merupakan pemberian dari kantor. Selain untuk mengirim berita seperti hasil pertandingan di lapangan atau arena, wawancara atlet, hingga doorstop narasumber, notebook ini jadi sahabat saya yang menemani aktivitas ngeblog.

Maklum, sebagai orang lapangan, nyaris setiap hari saya membawa laptop bersama smartphone dan kamera. Sejauh ini, ASUS A43E yang saya miliki terbilang bandel alias tahan banting. Bisa dipahami mengingat notebook ini sudah dibekali Intel Core i3 2310M Processor. Apalagi, ASUS merupakan penghasil motherboard terbaik di dunia. Jadi, berbagai produknya merupakan jaminan mutu bagi pengguna.

Tak heran jika ASUS A43E jadi saksi bisu berbagai kegiatan saya di lapangan dalam rangka tugas kantor dan juga ngeblog. Dipakai di bawah terik matahari, oke. Digunakan di puncak gunung pun tetap oke. Itu berkat teknologi ASUS IceCool yang membuat area palm rest tetap dingin dengan memposisikan komponen penghasil panas jauh dari tangan saya.

Di sisi lain, seiring berkembangnya zaman pun berkolerasi dengan peningkatan pada teknologi. Termasuk, tentang laptop yang saya miliki. Kebetulan, bertepatan dengan HUT kantor saya ke-12 yang berlangsung kemarin (6/1), ada rencana untuk mengganti perangkat yang dimiliki saya dan rekan-rekan jurnalis lainnya.

Saya pribadi sudah mencantumkan seri ASUSPRO P2430U dalam daftar pembaruan laptop. Itu berarti, saya harus merelakan ASUS A43E yang memang inventaris untuk dikembalikan ke kantor dan menerima penggantinya yang baru.

Alasan saya memilih ASUSPRO P2430U karena laptop ini serba guna dan tingkatannya di atas ASUS A43E. Ya, wajar jika saya berharap mendapat notebook yang lebih baik dibanding sebelumnya. Mengenai apakah kantor akan memberikan seri ASUSPRO P2430U atau seri lainnya, tentu itu di luar kuasa saya.

Yang pasti, secara spesifik harus diakui, seri ASUSPRO P2430U lebih baik dari ASUS A43E. Fiturnya memang ditujukan untuk kalangan profesional yang memiliki mobilitas tinggi tapi tetap memiliki desain yang stylish dan elegan.  Itu mirip dengan saya yang hampir setiap hari pergi dari satu stadion ke arena olahraga lainnya, mengejar narasumber di bandara dan sebagainya, tapi tetap peduli pada penampilan. Meski di jalan diterpa panas dan hujan, saya selalu mengusahakan untuk tampil rapi setiap bertemu atlet atau pelaku olahraga.

Berdasarkan referensi dari www.asus.com, ASUSPRO P2430U ini disematkan prosesor Intel Core generasi keenam. Sementara, ASUS A43E yang saya pakai saat ini menggunakan prosesor Intel Core generasi kedua. Dari segi prosesor, sudah terlihat perbedaannya.

Meski, bagaimanapun, ASUS A43E tidak akan pernah saya lupakan karena berkat laptop yang sudah dibenamkan Intel HD Graphics 3000 ini saya bisa berkenalan dengan produk ASUS lainnya. Termasuk, saat ini yang saya pakai, smartphone ASUS Zenfone 3 (ZE520KL).

Nah, prosesor Intel Core generasi keenam ini membuat kinerja ASUSPRO P2430U lebih bertenaga. Apalagi, notebook ini sudah dibenamkan grafis Nvidia GeForce seri 900 yang dibuat berbasis arsitektur Maxwell untuk performa grafis yang mumpuni. Untuk memori utama, DDR4 sebesar 4GB yang kapasitasnya bisa ditambah. ASUSPRO P2430U memiliki dua slot memori yang bisa menampung RAM hingga 16GB. Dengan kemampuan seperti itu, tak heran jika laptop ini sangat mendukung produktivitas saya untuk multitasking.

Selain dalamannya yang "wah", ASUSPRO P2430U ini juga memiliki tampilan yang memesona. Itu berkat desainnya yang tipis nan elegan dengan tekstur bergaris berbahan alumunium. Bahkan, keyboard-nya sudah dilengkapi one-piece Chiclet Keyboard yang penempatan tombolnya lebar untuk memudahkan saat mengetik.

Satu lagi yang membuat saya tersengsem dengan ASUSPRO P2430U karena menyediakan empat buah port USB. Yupz, empat buah port USB! Jumlah tersebut lebih banyak dari mayoritas laptop yang beredar di Tanah Air. Rinciannya, tiga port untuk USB 3.0 yang menawarkan kecepatan transfer data 10 kali lipat dari USB 2.0. Bahkan, satu port USB 3.0 mendukung USB Charger+ yang bakal memudahkan saya melakukan charging pada gadget.

Bagaimana dengan keamanannya? Nah, ini yang penting. Ternyata, ASUSPRO P2430U sudah dilengkapi berbagai fitur keamanan pada hardware dan sistemnya. Sistem keamanan itu bisa diatur lewat aplikai ASUS Business Manager dengan menyetel fitur Security.

Ini sangat penting bagi saya sebagai orang lapangan yang kerap menggunakan laptop bersama-sama dengan sesama rekan jurnalis lainnya. Sistem keamanan pada ASUSPRO P2430U bisa mengunci fungsi USB dengan password. Alhasil, orang lain tidak bisa mentransfer atau mengambil data pribadi saya dari ASUSPRO P2430U tanpa seizin saya. Termasuk, dengan Harddisk-nya yang dapat dikunci menggunakan password dengan mengaktifkan fitur HDD user pasword protection.

Ini kisah saya bersama produk ASUS. Bagaimana dengan pengalaman Anda? Yuk, sharing di kolom komentar di bawah ini.***

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.


ASUS A43E jadi saksi suka dan duka dalam keseharian saya
*       *       *
Seri ASUSPRO P2430U yang dengan fitur melimpah
*       *       *
 ASUSPRO P2430U memiliki desain yang elegan dan memesona
*       *       *
ASUS - Intel

*       *       *



Artikel Terkait:
- Review Zenfone 3 (ZE520KL) Bukan sekadar Ponsel
Asus Luncurkan ZenPad 8.0, Tablet Multimedia Premium
Asus Zenfone 2 Laser ZE500KL: Kualitas Bintang 5 dengan Harga Kaki 5
Pengalaman Perdana Menghadiri ZenFestival 2015

Artikel Sebelumnya:
Asus Zenvolution 2016
Asus The Incredible Race: Pengalaman Tak Terlupakan
Asus Incredible Race Pecahkan Rekor MURI
Ini Parade Produk Anyar Asus pada Zenvolution 2016
Zenvolution 2016: Asus Rilis 3 Produk Anyar di Bali 7 September

*       *       *
Jakarta, 7 Januari 2017

Senin, 12 September 2016

Asus Incredible Race Pecahkan Rekor MURI


Penyerahan penghargaan MURI untuk Asus Indonesia (diabadikan melalui Zenfone 3)

Asus Indonesia tidak pernah setengah-setengah dalam melakukan sesuatu. Untuk produk, mereka selalu membuat yang terbaik dalam berbagai sektor. Meliputi, smartphone,  notebook, PC dekstop, server, perangkat jaringan, hingga menghasilkan motherboard terbaik di dunia.

Sementara, pada layanan purna jual, tidak ada yang meragukan komitmen Asus terhadap konsumen. Sebab, mereka memiliki lebih dari 100 layanan service center yang tersebar di Tanah Air. Rinciannya, Asus Repair Center 29 outlet, Asus Authorized Service Partner (95 outlet), dan Asus Collection Point  (41 outlet) (sumber: www.asus.com/id).

Kebetulan, saya yang merupakan pengguna notebook A43E sejak 2013 -dan kini Zenfone 3- kerap mengunjungi berbagai outlet tersebut. Khususnya, di kawasan Mangga Dua yang lokasinya tidak jauh dari rumah saya. Baik itu untuk instal ulang, menghilangkan virus, back-up data, dan yang terbaru (26/8) saat mengganti kapasitas hard disk.

Ya, sebagai konsumen, layanan purna jual sangat penting bagi saya. Nilainya setara dengan kualitas dari produk itu sendiri. Sebab, dengan layanan purna jual akan membuat konsumen lebih nyaman dalam menggunakan produknya.

Apalagi, selain memberi garansi dua tahun, Asus juga menyediakan Call Center  pada nomor 1500 128 yang bisa diakses dari Senin hingga Sabtu untuk memudahkan konsumen. Itu jadi alasan saya mengganti kapasitas hard disk yang dirasa sudah penuh setelah berkonsultasi dengan bagian teknisi Asus via telepon.

Kualitas produk dengan segala inovasi dan komitmen terhadap pelanggan membuat Asus kerap mendapat penghargaan. Sepanjang 2015 saja, perusahaan yang memiliki lebih dari 16 ribu karyawan di seluruh dunia ini sukses menyabet 4.368. Sementara, tahun ini Asus mendapatkan TOP Brand Award untuk kategori bisnis notebook dan WOW Brand Award pada kategori bisnis smartphone.

Teranyar, Asus kembali mendapat apresiasi di Tanah Air. Tepatnya, dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori "Permaianan dengan  Peserta Terbanyak yang Dilakukan Perusahaan IT" (Sumber: www.muri.org).

Yaitu, Asus The Incredible Race yang berlangsung di kawasan wisata Nusa Dua, Bali, Kamis (8/9). Total, terdapat 551 peserta yang berasal dari berbagai dealer, distributor, partner, media, komunitas, dan blogger. Rilis resmi dari organisasi yang diprakarsai Jaya Suprana ini mencatat Asus untuk nomor 7573.

Untuk penyerahan piagam "Permainan dengan Peserta Terbanyak yang Dilakukan Perusahaan IT" diberikan kepada perwakilan Asus di Bali Nusa Dua Convention Center, malam harinya dalam Gala Dinner yang dihadiri ratusan peserta, termasuk saya.

"Dengan jumlah peserta mencapai 551 orang, dengan bangga kami memberikan penghargaan kepada Asus. Acara ini (Incredible Race) tercatat dalam MURI nomor 7573," ujar Vice Presiden MURI, Osmar Semesta Susilo saat menyerahkan piagam kepada Country Product Group Leader, Asus Indonesia, Juliana Cen.

Osmar melanjutkan, "Aktivitas positif seperti perlombaan Incredible Race dengan jumlah massal yang digelar Asus Indonesia ini jadi kebanggan untuk kita." Menurut Osmar, pemberian penghargaan untuk Asus Indonesia sejalan dengan tujuan dari MURI. Yaitu, untuk menegakkan pilar-pilar kebangaan nasional bangsa Indonesia agar mampu dan menghargai karsa serta karya sendiri.

Pada saat yang sama, Juliana mengungkapkan, "Kami dari Asus Indonesia sangat senang dengan pecahnya rekor MURI ini. Semoga dengan adanya acara seperti ini dan rekor MURI yang kami terima, Asus Indonesia terus berinovasi menghasilkan produk berkualitas bagi rakyat Indonesia. Sekaligus, jadi teman terbaik untuk partner dan media di seluruh Tanah Air."

Sebagai pengguna produk Asus dan juga peserta Incredible Race, saya bangga bisa jadi bagian dari acara yang bertema Zenvolution 2016 itu. Maklum, tidak mudah untuk mengumpulkan lebih dari 500 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia mulai Aceh hingga Manado. Dua jempol untuk kinerja panitia yang sudah kerja keras dan cerdas untuk melayani kami.

"Berbeda dengan peluncuran produk terdahulu, tahun ini Asus tidak hanya memperkenalkan produk terbaru ke khalayak Indonesia saja. Tapi juga memberi kesempatan distributor, dealer, partner, rekan media, komunitas, dan blogger untuk turut serta (dalam Incredible Race). Kami berharap event ini dapat mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antara Asus dengan berbagai mitranya di Indonesia," ujar Juliana tersenyum sambil memberi acungan dua jempol terhadap penggawa Asus dan seluruh mitranya.

Nah, Anda penasaran ingin melihat rangkaian acara Incredible Race 2016? Silakan tunggu update-nya di blog ini dalam beberapa hari mendatang. Eksklusif, dari Nusa Dua, Bali, bersama Asus Indonesia.

*       *       *
Ratusan peserta dari seluruh Tanah Air berada di Nusa Dua,Bali (diabadikan melalui Zenfone 3)

*       *       *
Kelompok 35 yang merupakan grup saya bergabung saat diskusi jelang Incredible Race (diabadikan melalui Zenfone 3)

*       *       *
Vice President MURI, Osmar Semesta Susilo bersama Country Product Group Leader Asus Indonesia, Juliana Cen (diabadikan melalui Zenfone 3)

*       *       *
Sosial Media Asus:
Facebook: AsusIdOfficial
Twitter: Asus_Indonesia
Instagram: AsusId
Forum: Zentalk
Tagar (Hashtag) di Sosial Media: #ZenvolutionID, #Zenfone3ID

*       *       *
Artikel Asus Sebelumnya:
Ini Parade Produk Anyar Asus pada Zenvolution 2016
Zenvolution 2016: Asus Rilis 3 Produk Anyar di Bali 7 September
Pengalaman Perdana Menghadiri ZenFestival 2015
Asus Zenfone 2 Laser ZE500KL: Kualitas Bintang 5 dengan Harga Kaki 5

Artikel Selanjutnya:
- Asus Sukses Hebohkan Bali (Catatan Incredible Race)
- Kenapa Blogger Harus Menggunakan Zenfone 3?
- Di balik Zenvolution 2016

*       *       *
Jakarta, 12 September 2016