TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol

Senin, 29 April 2019

Sambut Ramadan 1440 H dengan Kontrol Gula Darah, Puasa pun Nyaman




Saya sedang mengecek kadar gula darah disela-sela diskusi yang diselenggarakan
MSD Indonesia (Foto: @Nursaidr)



RAMADAN 1440 Hijriah tinggal menghitung hari. Segenap umat muslim di seluruh dunia pun siap menyambut bulan penuh berkah yang kemungkinan jatuh pada 6 Mei mendatang.

Nah, untuk menyambut ibadah puasa tersebut, sudah tentu kita harus melakukan persiapan. Termasuk, fisik mengingat dalam sebulan ke depan pola makan dan minum berubah.

Maklum, biasanya kita makan sehari itu dua atau tiga kali. Mulai dari sarapan pagi, makan siang, dan malam .

Nah, saat berpuasa, pola berganti. Sarapan diganti dengan sahur, magrib dengan buka yang ringan-ringan, dan usai tarawih baru santap berat.

Itu bagi kita yang normal. Bagaimana jika mengidap gula darah atau Diabetes Melitus? Sudah tentu harus pandai-pandai mengatur waktu.

Kendati, puasa tidak diwajibkan jika kita sakit. Namun, andaikata masih bisa dilakukan, ya puasa saja. Jika sudah tidak kuat atau harus minum obat, baru dibatalkan.

Diabetes Melitus terdapat dua tipe. Yaitu, tipe 1 dan 2.

Bagi pasien Diabetes Melitus tipe 2 (DMT2), hipoglikemia jadi ancaman saat berpuasa. Sebab, risikonya 7,5 kali lipat sepanjang Ramadan dibanding hari biasa. Itu mengapa, penting bagi pasien DMT2 untuk mengontrol kadar gula darah agar ibadah puasa dapat berjalan baik.

Demikian, kesimpulan yang saya dapat usai menghadiri Diskusi Kontrol Gula Darah, Raih Berkah Ramadan - Waspadai Hipoglikemia Saat Berpuasa di DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta, Jumat (26/4). Workshop ini diselenggarakan Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia.

Yaitu, perusahaan biofarmasi global terkemuka yang telah melakukan penemuan untuk kehidupan (Inventing for Life) dengan menghadirkan obat-obatan dan vaksin untuk berbagai penyakit paling menantang di dunia. MSD beroperasi pada lebih dari 140 negara untuk memberikan solusi kesehatan yang inovatif.

Termasuk, di Indonesia dalam komitmen untuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan. Salah satunya, dengan menggelar edukasi terkait kesehatan kepada masyarakat umum.

Dalam sesi diskusi itu, terdapat tiga narasumber. Itu meliputi:
- Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD (Dokter Spesialis Endokrinologi dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali)
- dr. Suria Nataamadja (Medical Affairs Merck Sharp & Dohme Indonesia)
- Machrosin (Pasien Diabetes)

*        *        *
"SELAMA Ramadan, terjadi peningkatan insiden hipoglikemia yang signifikan pada pasien DMT2. Hal ini dikarenakan pasien DMT2 mengalami kekurangan zat gula dari makanan yang dicerna dan diserap. Sehingga, kadar gula dalam tubuh menurun secara drastis," kata Ketut dalam diskusi yang saya ikuti bersama puluhan rekan blogger dan media lainnya usai mendapat informasi dari Inke Maris & Associates.

"Oleh karena itu, sebelum menjalani puasa, penting bagi pasien DMT2 melakukan konsultasi dengan dokter. Supaya, bisa mendapatkan rekomendasi manajemen puasa yang tepat dan meminimalisir risiko hipoglikemia."

Pernyataan pria 64 tahun ini beralasan Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Untuk itu, pasien DMT2 wajib menjalankan pola diet seimbang. Juga melakukan aktivitas fisik dan rutin memantau kadar gula darah secara berkala.

Kebetulan, disela-sela diskusi, MSD Indonesia menyediakan tes gula darah. Saya pun mengikutinya dengan hasil 139 mg/dL.

Wow! Berarti, saya melebihi ambang normal sebelum makan yang berkisar 70-130 mg/dL. Ini jadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi saya sebelum Ramadan tiba.

Alias, pola makan dan asupan harus dipantau. Maklum, saya termasuk Batman.

Alias, mayoritas beraktivitas pada malam hari. Itu secara langsung berpengaruh pada tubuh.

Kendati, biasanya saya sehari hanya makan berat sekali. Namun, kopi bisa 4-5 gelas! Ya, dengan mengikuti diskusi ini, membuat saya harus lebih rutin mengontrol kesehatan.

Fakta itu diungkapkan Machrosin yang terkena DM sejak usia 25 tahun. Masih muda, bahkan di bawah saya.

Namun, dalam Diabetes, tidak memandang usia. Itu yang saya harus saya pahami lebih jauh.

Terutama, agar bisa menjalankan puasa dengan lancar. Maklum, Ramadan hanya berlangsung setahun sekali. Sayang, kalau harus bolong puasanya jika tidak ada hal yang mendesak.

"Pasien DMT2 sangat antusias menyambut Ramadan. Mereka bertekad untuk menunaikan ibadah puasa. Berdasarkan survei yang diadakan MSD, 73 persen dokter setuju bahwa puasa memengaruhi kendali kadar gula darah pasien," Suria, menjelaskan.

"Itu mengapa, MSD berkomitmen mendukung kelancaran ibadah puasa para pasien DMT2 dengan melakukan serangkaian kegiatan edukasi melalui media dan blogger. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko hipoglikemia. Serta, upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya."

Itu berarti, pasien Diabetes Melitus tetap bisa berpuasa selama sebulan penuh. Yang penting, dalam mengendalikan kadar gula darah dan mencegah hipoglekemia, pasien DMT2 dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang melepaskan energi secara lambat.

Seperti, biji-bijian, beras merah, produk susu rendah lemak, dan kacang-kacangan saat sahur dan buka puasa.

Selain itu, juga menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi. Meningkatkan asupan cairan selama jam tidak berpuasa dan yang terpenting mengunjungi dokter untuk mendapatkan rekomendasi manajamen diabetes selama Ramadan.

Akhir kata, selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1440 H bagi rekan-rekan yang menjalankan!***


*        *        *
139 mg/dL di atas ambang normal 70-130...

*        *        *

Diskusi Kontrol Gula Darah sebelum Ramadan

*        *        *
Artikel Terkait Ramadan
Sahur Perdana di Malioboro
Pengalaman Ngabuburit di RPTRA Krendang yang Memiliki Berbagai Fasilitas untuk Anak-anak
Mengunjungi Masjid Hidayatullah yang Bersejarah dan Dikelilingi Gedung Bertingkat
Tujuh Permainan Tradisional yang Asyik untuk Ngabuburit
Jika Ini Ramadan Terakhir

*        *        *
- Jakarta, 29 April 2019

Sabtu, 06 April 2019

Kalau Bisa Sewa, Kenapa Harus Beli? SewaSewa.id Solusinya!


Detik-detik peluncuran SewaSewa, aplikasi sewa barang dan jasa di BEI
(Klik untuk perbesar foto atau geser untuk melihat gambar lainnya)


"BELILAH yang Anda butuhkan, bukan yang diinginkan." Demikian, adagium sehari-hari terkait kebutuhan barang atau jasa.

Efisiensi memang harus diterapkan. Sebab, jika tidak, bakal mubazir.

Terutama, jika harga barang tersebut lumayan mahal. Lebih baik untuk menyewa ketimbang beli.

Nah, sekarang, sudah ada wadah untuk melakukannya. Yaitu, pada SewaSewa.id yang merupakan aplikasi untuk persewaan baik barang maupun jasa.

Pada apalikasi yang bisa diunduh via Google PlayStore ini, masyarakat bisa memesan langsung kapan pun di mana pun scara praktis, mudah, serta aman.


*        *        *

SIANG itu, Kamis (4/4), ibu kota tampak cerah Dari kawasan timur yang terdapat bandar udara, saya menuju jantung Jakarta. Tepatnya, ke gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terletak di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan.

Sesampainya di Auditorium BEI, sudah ramai. Ya, saat itu, sedang berlangsung peluncuran SewaSewa.id. Tampak, tiga pendiri aplikasi ini .

Yaitu, Heri Wahyu Nugroho, Zaky MD, dan Yudi Dwi Harjo. Selain itu, event ini juga dihadiri dua narasumber terkait perkembangan aplikasi di Tanah Air .

Itu meliputi Presiden Indonesia Event Industry Council (IVENDO) Mulkan Kamaludin dan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W Widodo
. Bagi saya, suatu kehormatan bisa jadi saksi peluncuran SewaSewa.id.

Aplikasi yang dibesut PT Solusi Estetika Wahana Andalan Sewa ini lahir untuk mengajak konsumen agar lebih smart dalam menemukan produk berkualitas melalui sewa barang maupun sewa jasa. Ketimbang, harus beli yang sesuatu yang sedikit digunakan tapi harganya mahal.

Alias, suatu kemubaziran. Gayung pun bersambut dengan SewaSewa.id meluncurkan aplikasi yang menekan biaya hidup masyarakat terkait pembelian barang atau jasa yang tidak terlalu dibutuhkan dalam jangka panjang.

"Aplikasi SewaSewa ingin memberikan pelayanan terbaik serta membantu para konsumen menemukan barang dan jasa berkualitas dnegan harga terjangkau. Di sisi lain, model bisnis kami ingin mengisi ceruk pasar yang mulai bergeser dari offline ke online," kata Heri dalam diskusi di BEI.

SewaSewa.id mengusung visi untuk menjadi platform e-commerce sewa menyewa terpercaya dan inovatif di Tanah Air. Aplikasi yang akan segera meluncur untuk AppStore ini memiliki tiga misi.

Itu meliputi senantiasa memprioritaskan kepuasan pelanggan melalui layanan prima terbaik. Memberikan solusi bernilai tambah dengan mengedepankan nilai estetika dan menjadi wahana yang andal dalam memenuhi kebutuhan sewa menyerah. Terakhir, SewaSewa.id selalu memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutaan melalui layanan sewa menyewa yang inovatif.

"Selain itu
, kami ingin senantiasa berkembang bersama dengan mengedepankan sharing economy dengan pegiat bisnis lainnya. Terutama, dalam bidang persewaan barang dan jasa," Heri, mengungkapkan.

Sosok yang juga menjabat sebagai Komisaris 
PT Solusi Estetika Wahana Andalan Sewa ini menambahkan, "Dalam era data informasi, kami juga ingin jadi referensi dalam hal data analytic. Khususnya di bidang sewa barang maupun jasa. Memiliki reputasi yang baik dalam memberikan informasi terbaik kepada seluruh pihak yang berkepentingan terutama pelanggan."





*        *        *

SYAHDAN, akhir tahun lalu, saya dan rekan jurnalis dari Seksi Wartawan Olahraga (SIWO)  menyelenggarakan kemping di Curug Nangka yang terletak di kaki Gunung Salak, Bogor. 

Hal yang paling merepotkan terkait peralatan masak mengingat kami seluruhnya kaum Adam. Jago makan, sedikit bisa masak, tapi tak pandai dengan peralatan dapur.

Tentu, kami bisa membelinya di warung yang bertebaran di sekitar lokasi. Namun, namanya kemping, jelas makan masakan warung kurang pas dan lebih afdol memasak sendiri.

Hanya
, ketika itu, kami terkendala perkakas. Terpaksa, harus mengambil ulang dari milik rekan yang rumahnya di sekitar Depok. 

Cukup merepotkan karena harus pulang-pergi. Untuk beli, meski harganya terjangkau dengan patungan, tapi rasanya mubazir karena hanya sekali pakai (dua hari).

Nah, dengan SewaSewa.id, itu bisa jadi solusiMisalnya, saya ingin menyewa kompor portable, baik listrik atau gas,  maka saya tinggal buka aplikasinya saja.

Di SewaSewa.id sudah tertera dengan lengkap. Mulai dari harga, lokasi pengiriman, hingga spesifikasi. Saya tinggal registrasi, login, dan pesan... Beres.

Tidak hanya barang saja
. Melainkan juga jasa. Termasuk, jika saya ingin menyelenggarakan event, terdapat sewa Jasa MC.

Atau bahkan, kelak untuk pernikahan. Yupz, sudah ada Wedding Organizer!

Ini menarik. Ibaratnya, SewaSewa itu Palugada. Alias, apa yang lo mau, gue ada***



*        *        *
Founder SewaSewa.id Heri Wahyu Nugroho menyampaikan presentasi terkait
aplikasi sewa barang dan jasa

*        *        *
Suasana peluncuran SewaSewa.id di Bursa Efek Indonesia pada 4 April lalu

*        *        *
Diskusi hangat dengan dua dari tiga pendiri SewaSewa.id, Zaki MD dan
Yudi Dwi Harjo

*        *        *
Tampilan muka aplikasi SewaSewa.id

*        *        *
Ingin kemping sekalian masak-masak?
Tinggal buka SewaSewa.id saja untuk menyewa
berbagai peraltan dapur

*        *        *
Di SewaSewa.id tersedia sewa untuk EO, supir
catering, MC, hingga WO!


*        *        *
- Jakarta, 6 April 2019

Minggu, 20 Januari 2019

Ke Yogyakarta, Aku Kan Kembali




2019 sudah berlangsung nyaris 20 hari. Nah, dalam 340 hari ke depan, banyak agenda yang sudah menanti saya. Baik itu pekerjaan, silaturahmi, hingga liburan.

Yupz, hidup ini harus seimbang. Liburan jadi sarana saya untuk mengekspresikan diri. Kebetulan, saya menggemari petualangan.

Nah, tahun ini, salah satu agenda saya bertualang di Daerah Istimewa Yogyakarta. Maklum, saya belum pernah singgah lagi di Jogja sejak pertengahan 2016.

Ketika itu, dalam rangka tugas kantor yang selesainya digunakan untuk bertualang bersama rekan seprofesi di berbagai kawasan wisata. Terutama, yang bersejarah.

Yupz, Yogyakarta, baik provinsi maupun kota memang memiliki kenangan tersendiri bagi saya. Bahkan, saking antusiasnya, dulu saya pernah jalan kaki belasan kilometer menjelang sahur ramadan.

Apalagi, banyak destinasi menarik yang bisa disambangi di Jogja. Yupz, selain terkenal dengan julukan kota pelajar, Yogya juga identik dengan kota budaya dan kota wisata. Oh ya, saya tambahkan satu lagi Kota kuliner!

Intinya, keliling kota Yogyakarta itu tidak cukup hanya 1-2 hari. Alias, minimal 3 hari untuk bisa menikmati segala keindahan alamnya, budaya, dan kuliner.

Terlebih, bertualang ke Yogyakarta bisa dibilang bersahabat dengan kantong. Sebab, makanan dan minuman harganya terjangkau. Pun demikian dengan hotel. Bagaimana dengan biaya perjalanan?

Mudah, tinggal buka PegiPegi.com saja. Yaitu, perusahaan yang melayani pemesanan hotel, tiket pesawat, dan tiket kereta api melalui situs web, serta aplikasi gratis di Android dan iOS.

Nah, untuk tiket pesawat ke Jogja, di PegiPegi tersedia berbagai maskapai yang bisa kita gunakan. Ingin yang kelas ekonomis atau bisnis, pilihan ada pada kita.

Yang menarik, di PegiPegicom itu banyak promo. Apalagi, aksesnya mudah. Pun demikian dengan keamanan. Setiap halaman PegiPegicom sudah diproteksi SSL Secured yang menjamin 100% aman bertransaksi.



Nah, untuk Yogyakarta, kebetulan saya sudah lima kali berkunjung. Dua bersama keluarga karena kami memiliki kerabat di kawasan Demangan. Serta masing-masing sekali saat sekolah, menghadiri pernikahan, dan liputan kantor.

Bagi saya, Yogyakarta tetaplah Yogyakarta yang tidak berubah sejak saya kanak-kanak hingga rekan sebaya sudah memiliki anak lagi. Kota ini tidak sepadat Jakarta, Bandung, Surabaya, atau Bogor. Namun, kemacetan tetap ada yang justru bikin ngangenin. Wajar saja mengingat statusnya sebagai salah satu kota besar di Tanah Air.

Itu mengapa, bertualang di Yogyakarta tidak harus menggunakan kendaraan atau ojek online. Saya pribadi menyukai jalan kaki. Terutama, untuk menyusuri Malioboro.

Sepanjang perjalanan, saya bisa mengabadikan berbagai pemandangan menarik melalui kamera yang selalu saya bawa setiap pergi. Baik itu untuk memotret interaksi penduduk, gedung bersejarah, hingga ornamen unik di sisi jalan.

Atau, jika sore hari, saya kerap menggunakan jasa becak kayuh. Duduk di bawah atap terpal sambil diterpa semilir angin untuk menikmati eksotisnya Jogja.

Oh ya, di kota Yogyakarta banyak tempat wisata bertema kampung. Mulai dari Kampung Wisata Tahunan, Taman Sari, Kauman, dan banyak lagi.



Untuk kuliner, jangan ditanya. Nyaris di setiap titik terdapat restoran atau rumah makan serta lesehan Sudah pasti, gudeg jadi menu andalan.

Kebetulan, saya juga suka dengan menu ini. Selain itu, ada sego atau nasi kucing. Ini juga sih favorit. Namun, sudah tidak aneh. Sebab, di Jakarta pun sering saya santap. Misalnya, ketika mampir ke Blok M atau Pejompongan.

Nah, selain gudeg dan nasi kucing, menu favorit saya jika mampir ke Yogyakarta tentu saja Sate Klathak. Dalam beberapa kesempatan, saya sering mencicipnya.

Terutama, malam hari Salah satu yang bisa saya rekomendasikan ada pada warung di dekat Stasiun Tugu yang mengarah ke salah satu kantor redaksi harian tertua di negeri ini. Porsinya pas, rasanya juga tidak amis mengingat bahan dasarnya kambing.

Ah, nostalgia tentang Yogyakarta dari segi kuliner, wisata, hingga budaya, benar-benar memantik gairah untuk kembali...



- Jakarta, 20 Januari 2019

Jumat, 18 Januari 2019

Ketika Preman Pensiun Juga Manusia


Salah satu adegan dalam Film Preman Pensiun (Foto: Dokumentasi MNC Pictures)



PEPATAH mengatakan, persahabatan merupakan harta paling berharga bersama keluarga. Itu mengapa, demi dua hal itu, banyak yang rela untuk melakukan segalanya.

Termasuk, kembali dari dunia preman. Preman?

Eittt! Itulah, yang dialami Epy Kusnandar saat memerankan Kang Mus alias Muslihat dalam Film Preman Pensiun.

Yupz, film ini sudah tayang di bioskop Tanah Air sejak 17 Januari lalu. Sejauh ini, responsnya luar biasa. Faktor pemeran, cerita, nostalgia, hingga pengambilan gambar pun sangat ciamik.

Maklum, Preman Pensiun diangkat dari sinetron legendaris pada 2015 silam. Dengan sedikit perubahan dengan penyesuaian dari layar kaca ke layar lebar, film yang diproduksi MNC Pictures ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Bisa dipahami mengingat pada awal tahun, biasanya dunia perfilman kita digempur Hollywood. Nah, Preman Pensiun ini sangat tepat jika Anda ingin menikmati aksi memesona dari sineas lokal.

*       *       *

MASA tenang yang dialami Kang Mus dalam tiga tahun terakhir mulai terusik. Penyababnya, terkait pengeroyokan yang berujung tewasnya Dayat, adik ipar Kang Gobang (Muhammad Jamasari), di Pasar Baru. Insiden itu memantik kembalinya para preman yang sebelumnya memasuki masa tenang.

Terutama setelah meninggalnya Kang Bahar (Didi Petet, alm). Nah, Kang Mus ini yang mewarisinya. Meski, sehari-hari kini berdagang kicimpring. Selain keduanya, Preman Pensiun ini masih memiliki mayoritas karakter dari sinetronnya.

Misalnya, Bos Jamal (Ikang Sulung), Dikdik (Andra Manihot) yang berjualan jaket, Bohim (Kristiano Purwa) sablon, Kang Gobang sebagai peternak lele, Kang Murad (Deny Firdaus Rachmad), Firman Syahfitra alias Kang Pipit (Icha Naga), Kang Dikdik (Andra Manihot), Kang Ujang (Moch Fajar Hidayatullah), Mang Uu (Yusup Herdiana), dan lainnya.

Sebagai preman, tepatnya mantan preman, Kang Mus tentu nyaris setiap hari bergelut dengan baku hantam. Namun, dia belum pernah membunuh orang.

Kalau pun ada konflik, dulu biasanya diselesaikan dengan jantan. Itu mengapa, Kang Mus jadi dilema ketika menghadapi masalah ini.

Usut punya usut, ternyata pembunuhnya Darman dan kawan-kawan yang sudah mereka kenal. Apakah layar bioskop tutup dengan terungkapnya sang jagal? 

Eitttt, tidak semudah itu! Faktanya, Darman hanya pion. Sebab, ada dalang di balik kejadian tersebut.

Siapa itu? Sebagai bocoran, aktornya merupakan geng mereka sendiri. Sesama mantan anak buah Kang Mus yang harusnya juga sudah pensiun.

Kang Mus pun berusaha menengahi agar perang saudara tidak melebar. Hanya, Gobang sudah terlanjur datang membawa dendam. Sikapnya satu, "Darah dibayar darah Nyawa dibayar nyawa!"

Nah, bagaimana dengan sang dalang?

*       *       *

PREMAN Pensiun merupakan film dengan genre drama komedi. Film yang disutradarai Aris Nugraha ini memiliki durasi 94 menit dengan batas usia 13 tahun ke atas. Sebagai penggemar film, baik itu lokal, barat, mandarin, bollywood, dan sebagainya, tentu Preman Pensiun mendapat tempat tersendiri

Ditilik dari alurnya, film ini sederhana. Nah, justru kesederhanaan itu yang jadi ciri khas. Apalagi, tidak mudah melanjutkan cerita dari sinetron ke layar lebar. Namun, Preman Pensiun sukses melakukannya dengan baik.

Ibaratnya, film ini gado-gado. Ada ketegangan, pilu, dramatis, hingga mengocok perut. Itu berkat akting para pemain yang alami.

Jangan tanya dengan Epy yang sudah malang melintang di dunia sinema Tanah Air. Pun dengan aksi Pipit-Murad yang aksi tengil nan lugu bikin dinginnnya bioskop jadi terasa hangat.

Satu catatan saya tentang Preman Pensiun hanya satu. Yaitu, durasi yang pendek.

Yupz, ibarat sepak bola, hanya 2x45 menit plus injury time 4 menit. Padahal, menunggunya lumayan lama. He he he...

Jadi ga sabar nunggu sekuel Preman Pensiun 2!***


Yupz! Film Preman Pensiun sudah tayang sejak 17 Januari lalu



Film Preman Pensiun versi www.roelly87.com
Cerita: 8/10
Pameran utama: 9/10
Pameran pembantu: 8/10
Alur: 7/10
Konflik: 8/10
Musik: 7/10
Durasi: 7/10
Keseluruhan: 8,5/10

Catatan: Lembaga Sensor Film (LSF) mengklasifikasi Film Preman Pensiun sebagai 13+. Dalam arti, untuk anak di bawah umur harus didampingi Orangtua.

*       *       *
- Jakarta, 18 Januari 2019

Selasa, 04 Desember 2018

Inspirasi Model Rambut Pendek Wanita Sesuai Bentuk Wajah


Inspirasi gaya rambut pria dari selebriti Tanah Air
(Foto: Instagram.com/bramastavrl)


RAMBUT merupakan salah satu organ yang berguna untuk melindungi kulit kepala supaya tidak terkena sinar matahari secara langsung serta membuat kulit kepala lembab. Selain itu, rambut juga menjadi bahan fashion dengan aneka model gaya rambut yang setiap tahunnya selalu berbeda.

Baik pria ataupun wanita kini sangat memperhatikan model gaya rambut yang digunakan, biasanya merujuk kepada gaya rambut yang sedang hits dikalangan usia sebaya. Wanita memiliki model rambut yang beragam baik itu ukuran pendek, sedang, ataupun panjang.

Namun model potongan rambut pria sekarang ini pun tidak kalah banyak juga menarik, di mana trend fashion gaya rambut yang digunakan selebriti selalu menjadi rujukan atau inspirasi untuk ditiru.


Wanita biasanya menghabiskan waktu yang cukup lama di salon demi memiliki potongan rambut yang diidamkan. Namun setiap orang memiliki bentuk wajah yang berbeda, dimana bentuk wajah ini sangat berpengaruh terhadap model rambut yang digunakan.
Jadi untuk menggunakan model rambut tidaklah asal-asalan, terutama untuk wanita yang ingin tampil cantik, menarik, dan indah dipandang. Nah berikut adalah beberapa model rambut pendek wanita yang bisa menjadi inspirasi bagi anda dengan disesuaikan bentuk wajah, yaitu :

Bentuk wajah oval
Bagi anda yang memiliki bentuk wajah oval, maka anda termasuk orang yang beruntung, karena berbagai model rambut bisa anda gunakan. Namun jika anda ingin terlihat lebih menarik dan memiliki aura yang mempesona, maka model curly adalah yang paling cocok untuk anda gunakan. Dengan begitu anda akan terlihat lebih berbeda dan menarik.

Bentuk wajah bulat
Untuk anda yang memiliki wajah bulat yaitu dapat ditandai dengan ciri antara dahi dan dagu sama ukurannya dengan pelipis mata. Nah untuk anda yang bentuk wajahnya bulan, maka anda mesti menggunakan model rambut pendek melebihi dagu. Hal ini supaya tidak ada kesan gemuk pada wajah anda, tapi justru membuat wajah menjadi agak oval. Dan jika anda ingin menggunakan variasi dengan adanya poni, maka poni miring adalah yang paling cocok karena dapat membuat bentuk wajah menjadi sedikit tirus.

Bentuk wajah panjang
Bentuk wajah yang panjang ini merupakan bentuk yang sangat unik dan biasanya menggunakan model rambut panjang, tapi anda masih bisa menggunakan model rambut pendek asal panjang rambut tersebut melebihi wajah. Dengan begitu, maka wajah anda tidak akan terlihat panjang.

Bentuk wajah kotak
Bentuk dagu yang kotak dan keseluruhan menjadi ciri khas dari seseorang yang memiliki wajah kotak. Untuk model rambut pendek yang cocok bagi anda yang memiliki wajah kotak adalah rambut pendek dengan ujungnya model curly. Dengan begitu, maka tampilan wajah kotak anda akan lebih serasi dan menarik.


Itulah empat bentuk wajah untuk berbagai model gaya rambut pendek wanita yang bisa disesuaikan. Karena jika tidak serasi antara bentuk wajah dan model rambut, maka penampilan pun akan kurang menarik.
Namun wajah oval merupakan bentuk wajah yang diidamkan, karena semua model rambut pendek bisa digunakan, bahkan potongan rambut pria undercut juga bisa digunakan oleh wanita dengan betuk wajah yang oval.
Jadi anda bisa menggunakan model rambut pendek khususnya untuk disesuaikan dengan bentuk wajah yang anda miliki. Penampilan akan lebih menarik dan anda pun akan terlihat lebih cantik dengan menggunakan potongan rambut baru yang sesuai dengan bentuk wajah yang anda miliki saat ini. Selamat mencoba.***

- Jakarta, 4 Desember 2018