TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Pantai Indah Kapuk

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Pantai Indah Kapuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantai Indah Kapuk. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juli 2026

Tengah Malam Ambil Orderan di Lantai 3 Mal

Tengah Malam Ambil Orderan di Lantai 3 Mal

Saya jalan kaki naik eskalator ke lantai tiga
(Foto: dok.pribadi/@roelly87)


BULAN ini, saya genap tujuh tahun berprofesi sebagai ojek online (ojol). Tepatnya, sejak 11 Juli 2019 usai dua pekan sebelumnya mendaftar.

Saya punya lima aplikasi ojol aktif. Berdasarkan urutan, Gojek, Shopee, Lalamove, Maxim, dan Indriver. 

Ada satu lagi yang sudah ditutup induk perusahaannya meski hanya seumur jagung beroperasi. Yaitu, Traveloka East yang nonaktif November 2002.

Dalam tujuh tahun terakhir ini, banyak suka dan duka yang saya alami. Beberapa di antaranya sudah saya tulis di blog pribadi, www.roelly87.com atau di Kompasiana (www.kompasiana.com/roelly87).

Baik lucu, kocak, sedih, seram, horror, memantik emosi, dan sebagainya. 

Itu meliputi toilet SPBU ga ada airnya, penumpang kecebur got saat menuju bandara, nemenin BAP di Polsek yang dijambret, diceramahi customer akibat naruh piza di jok belakang, hingga digerepe-gerepe boti!

*          *          *

MINGGU malam hingga Senin pagi di stasiun antarkota seperti Gambir, Pasar Senen, dan Jatinangor, selalu dipenuhi ojol, taksi online, hingga konvensional. Itu karena banyak penumpang kereta yang turun dari arah timur Jawa. 

Orderannya pun mayoritas kakap. Alias, jarak jauh. Seperti yang saya dapat Senin (6/7) menuju salah satu cluster di Pantai Indah Kapuk (PIK). 

Selesai antar, saya streaming Brasil vs Norwegia yang antiklimaks. Sambil ngopi dan "menghirup asap kehidupan".

Saat lagi seru usai pemain Brasil gagal eksekusi penalti, bunyi orderan masuk. Kirim makanan dari mal PIK Avenue ke apartemen di seberangnya.

Spontan, aktivitas nonton Piala Dunia 2026 saya hentikan. Cek di aplikasi, rinciannya ambil orderan di salah satu restoran yang terletak di lantai tiga, Haidilao Hot Pot.

Hah?

Ini pukul tiga dini hari WIB. Mal mana yang buka jam segini?

Serius nih?

Biar ga penasaran, saya telepon pemesannya. Katanya, memang resto khas oriental itu satu-satunya yang buka di PIK Avenue.

Dalam percakapan itu, beliau minta tolong untuk diambil orderannya dan diganti parkir.

Oke.

Saya pun bergegas. 

Sampai parkiran sepi. Ga ada orang satu pun.

Wkwkwk. 

Kocak!

Yah, namanya juga pukul 03.00 WIB!

...

Serem dong? 

Ga lah. Lebih serem lagi kalo ga punya duit!

Untungnya, setelah berkeliling hingga seperminuman teh, ada petugas. Memberi info saya, lokasi resto di lantai tiga. 

Namun, aksesnya hanya bisa jalan kaki. Sebab, katanya eskalator dan elevator masih off yang baru nyala pukul 10.00 WIB sesuai waktu operasional mal.

Ebuset.

Pegal banget kaki. Naik dari basement parkiran motor menuju lantai tiga.

Setapak demi setapak menaiki tangga jalan.

Mana gelap lagi sekeliling malnya.

Sumpah, mungkin saya satu-satunya manusia di area itu. Ga ada orang lain lagi!

...

Merinding euy.

Bulu rambut saya berdiri seketika pas sudah sampai lantai tiga. Efek capek kali akibat jalan kaki.

Sebenarnya ga ada apa-apa. Ga ada penampakan atau hal aneh.

Mungkin, ini saya sedang halu. Atau sugesti gara-gara sering nonton film horor.

Kendati, saya ingat-ingat, ada tiga momen yang terasa janggal.

Pertama, pas jalan kaki naik eskalator terdengar suara orang napas.

Lalu, saat lewat etalase, ada manekin yang seperti melirik dan membayangi.

Terakhir, saat turun lewat lift barang. Ada sesuatu.

Ya, pokoknya, ada...

*          *          *

USAI perjalanan yang "seru" dari parkiran motor di basement ke lantai tiga, akhirnya saya sampai di resto. Disambut hangat oleh kasirnya sambil diberi segelas teh dengan aroma wangi yang khas.

Segar!

Eh iya. Saya pun mengamati sang pegawai itu. Dari ujung rambut hingga kaki.

Yes, sepatunya napak tanah. 

Kalo melayang, sumpah mungkin saya langsung sipat kuping. 

Bukan maksud mendramatisir, tapi bisa dipahami mengingat saat itu masih jam tiga malam. Apalagi, dalam mal yang masih tutup.

Wajar jika saya harus teliti. 

Kendati, saya bukan tipe penakut. Biasa ngojol malam hari yang sering nemuin anomali di jalan.

...

Namun, waspada itu boleh. 

Sebab, seketika -efek kebanyakan nonton film horor- di imajinasi saya bahwa pegawai itu makhluk halus. Begitu juga dengan gedung yang saya tempati, halusinasi saya malah lahan kosong.

Wkwkwkwk.

Kocak.

Ini gara-gara kebanyakan baca Majalah Misteri, Nyata, Tatang S, sampe Enny Arrow! 

(Selengkapnya: Brigitte Lin Ching-hsia yang Memesona - http://www.roelly87.com/2023/12/brigitte-lin-ching-hsia-yang-memesona.html)

Faktanya, normal aja. Pegawai itu memberikan saya bungkusan penuh cemilan.

"Untuk masnya ya. Sambil nunggu makanan lagi diproses," kata pegawai yang sekilas mengingatkan saya pada Winona Ryder.

(Ebuset, jadul amat dah referensinya!)

Saya pun langsung membukanya. Isinya banyak.

Ada es krim, wafer, stik, chiki, hingga rumput laut. 

Ih, sedapnya!

Saya jadi pengen terus dapat orderan di resto ini.

Dasar matre!

Wkwkwkw...

Hanya, pemberian itu mungkin situasional. Alias, hanya pada jam-jam tertentu.

Sebab, di PIK Avenue, ojol yang mau ambil orderan food ga perlu ke resto. Melainkan, cukup nunggu di pick-up point yang biasanya dijaga dua petugas dengan berlokasi di basement parkiran.

Nanti, pegawai resto yang memberikan makanan kepada ojol setelah diverifikasi petugas jaga. Pun demikian dengan parkir.

PIK Avenue menyediakan parkir gratis untuk ojol dan kurir paket. Syaratnya, kertas parkir distempel petugas jaga di pick-pu point.

(Selengkapnya: Daftar Mal Elite di Jakarta dan yang Gratiskan Parkir untuk Ojol - http://www.roelly87.com/2024/06/daftar-mal-elite-di-jakarta-dan-yang.html)

*          *          *

SEPEMBAKARAN hio berlalu. Pegawai satunya lagi menghampiri saya yang sedang sibuk "unboxing" cemilan.

Ternyata, makanan udah jadi. Dua plastik besar. 

Akhirnya!

Beliau pun memberi info, ada lift barang yang biasa diakses karyawan. Lokasinya ga jauh. 

Saya baru tahu, euy. Ga apa-apa telat daripada ga sama sekali!

Saya pun mengucapkan terima kasih. 

Secara, turun dengan lift jauh lebih enak ketimbang jalan kaki lewat eskalator yang masih off. 

Hufft.

Eh, bentar. 

Lewat lift?

Waduh, sepi dong.

...

Jadi ingat drama Thailand, ada orang yang dikejar makhluk halus berbusana penari tradisional. 

Wkwkwkw.

Yasudahlah, mending lewat lift. Secara, saya agak rempong bawa dua plastik ukuran besar.

Yang penting, saat itu, saya cuma ingin segera ke parkiran. Perkara "ada sesuatu", itu urusan belakangan.

...

...

Ternyata, pas sampe aman-aman aja. Emang ga ada apa-apa.

Mungkin, saya terlalu halu. Ini zaman modern, era teknologi canggih, masa percaya takhayul?

Usai memberikan pesanan kepada customer, saya buka hape. 

Kaget dong!

Bukan, ini bukan soal ada penampakan di foto atau video yang saya rekam. 

Ternyata, lihat berita, Brasil disingkirkan Norwegia 0-2. Semua gol diborong Erling Haaland. 

Ya, gagal deh Brasil melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026. Sekaligus, jadi panggung antiklimaks bagi Neymar...

*          *          *

Disclaimer: Artikel ini murni pengalaman pribadi saya sebagai bloger yang berprofesi ojol. Ga ada pesanan dan tendensi apa pun. Video di akun youtube dan tiktok saya, @roelly87.

*          *          *

Jakarta, 21 Juli 2026

*          *          *


Artikel Terkait Bloger


- Blog Saya, roelly87.com Ditawar Rp 13 Juta (https://www.roelly87.com/2026/07/blog-saya-roelly87com-ditawar-rp-13-juta.html)


- Insiden Membokongi Piza (https://www.roelly87.com/2025/01/insiden-membokongi-piza.html)


- Dan Terjadi Lagi... Pelecehan Seksual terhadap Ojol (https://www.roelly87.com/2024/08/dan-terjadi-lagi-pelecehan-seksual.html)


- Penumpang Kecebur Got dan Motor Hampir Mogok: Drama Banjir 22 Maret (https://www.roelly87.com/2024/03/penumpang-kecebur-got-dan-motor-hampir.html)


- Terjebak di Toilet SPBU Kuningan (http://www.roelly87.com/2024/10/terjebak-di-toilet-spbu-kuningan.html)


- Anak Perwira Dijambret di Samping Polda Metro Jaya (https://www.roelly87.com/2024/03/anak-perwira-dijambret-di-samping-polda.html)


- Menara Kadin yang Memanusiakan Manusia (https://www.roelly87.com/2023/11/menara-kadin-yang-memanusiakan-manusia.html)


- Kalian Tim PI atau Tim GI (Plaza Indonesia Vs Grand Indonesia) https://www.roelly87.com/2026/05/kalian-tim-pi-atau-tim-gi-plaza.html


- Orderan Hemat, Jemput Jauh, dan Alasan Ojol Cancel Penumpang (https://www.roelly87.com/2026/03/orderan-hemat-jemput-jauh-dan-alasan.html)


- GBHN/Garis Besar Haluan Ngojol - Kamus Besar Bahasa Ojol (https://www.roelly87.com/2020/11/kamus-besar-bahasa-ojol.html)


- Tidak Ada Toleransi untuk Perokok (https://www.roelly87.com/2024/05/tidak-ada-toleransi-untuk-perokok.html)


- Manajemen dan Security PIK yang Memanusiakan Manusia (https://www.roelly87.com/2026/06/manajemen-dan-security-pik-yang.html)


Sabtu, 27 Juni 2026

Manajemen dan Security PIK yang Memanusiakan Manusia

Manajemen dan Security PIK yang Memanusiakan Manusia

Shelter Ojol PIK Golf Island
(Foto: dok.pribadi/@roelly87)



PANTAI Indah Kapuk (PIK) merupakan kawasan yang berkembang dengan pesat. Awalnya, berlokasi di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, kini merambah ke barat, tepatnya Kabupaten Tangerang, dengan PIK 2.

Baik perumahan, apartemen, hotel, gedung perkantoran, pasar, restoran, mal, dan sekolah, kini menjamur. Pun dengan transportasi umum yang bisa diakses dari dan ke pusat Jakarta dengan mudah lewat Transjakarta.

Bagi ojek online (ojol), PIK jadi ladang cuan. Sebab, di kawasan tersebut, bisa dibilang melimpah orderan. Mulai dari antar penumpang, makanan, hingga barang/paket.

Sejak 2019 silam, saya pun sering ngebid -cari orderan- di PIK atau PIK 2. Bahkan, sering nganter ke sana saat malam atau dini hari.

Biasanya, kalo hingga larut, saya dan rekan-rekan ojol lainnya serta kurir paket istirahat di kolong jembatan yang menghubungkan daratan Jakarta dengan pulau reklamasi. Tempatnya, termasuk aman.

Secara, petugas keamanan rutin patroli. Baik dengan mobil atau sepeda motor.

Meski kawasan elite, harus diakui manajemen dan security sangat ramah dengan ojol. Belum pernah saya dengar ada ojol yang diusir.

Itu karena mereka menyediakan beberapa titik untuk parkir motor gratis khusus ojol dan kurir paket. 

Intinya, mereka turut memanusiakan manusia. 

"Simbiosis mutualis, mungkin mas. Kan, kami juga butuh ojol buat anter ke pasar, pesan makanan, atau kirim paket," kata salah satu penumpang yang merupakan penghuni PIK, beberapa waktu lalu.

Ya, para penghuni PIK, baik perumahan, apartemen, perkantoran, hingga tamu hotel butuh layanan ojol. Begitu juga sebaliknya, ojol di PIK pun mudah mendapat orderan.

Itu mengapa, hampir tidak ada segregasi antara ojol/kurir paket dengan security. Kami tahu aturan. 

Ga bisa lama-lama nongkrong di sembarang tempat. Kecuali, yang memang sudah disediakan khusus ojol.

Pun demikian dengan security yang sangat welcome dengan ojol. Bahkan, kerap ngumpul bareng. Maklum, sebagian dari mereka banyak juga yang nyambi sebagai ojol atau kurir paket jika sudah selesai kerja.

"Kita sama-sama cari uang di jalan, saling ngerti aja mas," ujar security saat ngopi bareng samping SPBU.

"Paling kalo ada ojol yang kumpul-kumpul, kami minta dengan halus untuk 'geser' dikit atau jalan dulu pas mau laporan. Setelah itu silakan aja. Manajemen juga sangat dukung keberadaan ojol, buktinya banyak dibangun shelter di PIK ini."

Pernyataan itu beralasan. Di PIK ada beberapa shelter ojol. Bisa digunakan untuk istirahat atau cas hp dengan ditambah fasilitas toilet portable.

Untuk ambil orderan makanan dan paket di pertokoan sepanjang Jalan Marina Raya-Pantai Indah Utara 2 pun ada beberapa titik parkiran gratis untuk ojol. 

Pun demikian di PIK Avenue dan dua hotel sebelahnya, ojol yang ambil makanan atau paket gratis parkir dengan meminta stempel di petugas.

(Selengkapnya: Daftar Mal Elite di Jakarta dan yang Gratiskan Parkir untuk Ojol - http://www.roelly87.com/2024/06/daftar-mal-elite-di-jakarta-dan-yang.html)


*         *         *

MENJELANG fajar, jalanan di utara ibu kota cukup ramai. Saya baru selesai mengantar penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju salah satu cluster perumahan di PIK.

Saat melihat arloji di tangan kiri, menunjukkan pukul 03.21 WIB. Periode tanggung.

Mau balik ke rumah, tapi "masih sore". Apalagi, ini weekend, jadi saya coba rehat sejenak di PIK sambil menanti orderan arah selatan.

Kawasan Batavia dan Pantjoran cukup ramai. Pun dengan lalu-lalang kendaraan menuju PIK 2 yang melintas di Jembatan.

Saya pun geser ke kolong jembatan yang menghubungkan daratan Jakarta dengan pulau reklamasi untuk ngopi dan  menghirup "asap kehidupan".

Pas sampe, kaget juga. Ternyata, kolong jembatan yang terakhir saya singgahi Palguna lalu sudah berubah lebih rapi dengan terpampang tulisan "Shelter Ojek Online Golf Island".

Saya pun masuk ke dalamnya. Ternyata, sudah ada colokan listrik untuk cas hp, tong sampah, dan toilet portable.

Keren!

Tempatnya luas pula untuk parkiran belasan motor. Cocok untuk beristirahat.

Ini shelter ojol kedua di PIK yang pernah saya singgahi. Sebelumnya, sejak pertengahan tahun lalu sudah ada shelter ojol di Bukit Golf Mediterania. 

Tepatnya, di belakang Pasar Modern/Fresh Market atau seberang Apartemen Gold Coast.

Namun, biasanya saya hanya sekadar singgah saat sore. Sebab, tempatnya ga begitu luas

Kalo istirahat untuk melonjorkan kaki biasanya di kolong jembatan yang dulunya masih lowong dan kini jadi Shelter Golf Island.

Selain dua shelter itu, ada satu lagi di Pulau Reklamasi, yaitu Shelter Ojol Riverwalk Island. Ini saya temukan berdasarkan referensi pencarian di Google Maps disertai foto yang tercantum. 

Hanya, saya belum pernah ke sana. Mungkin, nanti kalo dapat orderan ke PIK lagi saya infokan.

SS dari Google Maps


Nah, bagi rekan-rekan ojol dan kurir paket dari luar Jakarta yang ingin istirahat sejenak usai perjalanan jauh antar order di PIK, ini saya cantumkan beberapa shelter dan titik untuk rehat sejenak di Google Maps.

1. Shelter Ojol Bukit Golf Mediterania

Lokasi: Samping Pasar Modern

Fasilitas: Stop kontak, toilet portable

+: Bisa selonjoran

-: Sempit, kalo siang panas, malam kurang tahu


2. Shelter Ojol Golf Island

Lokasi: Kolong jembatan, Pulau Reklamasi

Fasilitas: Stop kontak, toilet portable

+: Luas, bisa selonjoran, tidur

-: Banyak nyamuk, susah cari kopi


3. Shelter Ojol Riverwalk

Lokasi: Belum terkonfirmasi, info hanya dari Google Maps

Fasilitas: ?

+: ?

-: ?


4. Depan SPBU

Lokasi: Depan SPBU, Seberang RS Tzu Chi

Fasilitas: Toilet SPBU (06-23)

+: Malam bisa selonjoran, 

-: Siang ada security patroli ga bisa lama


5. Samping Bundaran Bukit Golf Mediterania

Lokasi: Samping bundaran BGM

Fasilitas: toilet, musala

+: Bisa selonjoran, banyak jajanan

-: Malam kurang tahu


6. Halte Parkir Karyawan

Lokasi: Samping Sekolah Tzu Chi/belakang Cluster Ruby

Fasilitas: -

+: Banyak jajanan, bisa selonjoran

-: Malam kurang tahu


7. Simpang PIK

Lokasi: Jalan Mandara Permai, samping Burger King

Fasilitas: -

+: Bisa selonjoran, banyak jajanan

-: Malam kurang tahu


VIDEO: https://vt.tiktok.com/ZSCM7VKj6/


*         *         *


Disclaimer: Artikel ini murni pengalaman pribadi saya sebagai bloger yang berprofesi ojol. Ga ada pesanan dan tendensi apa pun


*         *         *

- Jakarta, 27 Juni 2026




Selasa, 28 November 2017

Bambideal Wujudkan Liburan di Waterbom Jakarta


Bambideal menawarkan voucher Waterbom Jakarta hanya Rp 85.000!
(Klik untuk perbesar foto atau geser untuk melihat gambar lainnya)


KECANGGIHAN teknologi memberikan banyak kemudahan. Salah satunya terkait transaksi online. Misalnya, kita yang ingin rekreasi bersama keluarga. Untuk membeli tiket, kita tidak harus langsung ke tempat tersebut. Melainkan, cukup memesan dari rumah, duduk manis, transfer, tinggal konfirmasi, selesai.

Bahkan, jika kita melakukannya di www.bambideal.id, bakal banyak keuntungan. Itu mencakup beragam promo menarik hingga voucher diskon yang wah banget.

Termasuk dengan Waterbom Jakarta yang jadi pengalaman berkesan. Itu terjadi pada Jumat (24/11) ketika saya mengajak keluarga menjelajahi arena di Pantai Indah Kapuk (PIK).

Kebetulan, saya mendapat informasi dari Bambideal. Di website ini, selalu menyediakan diskon menarik dengan berbagai kategori. Yaitu, kuliner, kecantikan, dan kegiatan.

Dalam keterangannya, sedang ada promo Waterbom Jakarta dengan hanya Rp 85.000 dari normalnya Rp 270.000. Alias diskon hingga 69 persen!

Sudah pasti, tawaran istimewa itu tidak saya sia-siakan. Langsung saja, bertepatan libur kerja, Sabtu (25/11), saya mengajak keluarga saya menuju Waterbom Jakarta. Yaitu, ibu, adik kedua yang pekan sebelumnya merayakan ultah, adik bungsu, sepupu dan anaknya, serta teman sebaya adik bungsu.

Waterbom Jakarta terletak di Jalan Pantai Indah Barat, Kamal, Jakarta Utara. Lokasinya sangat strategis karena berdekatan dengan perumahan elite, sentrabisnis, dan bibir pantai ibu kota. Kami bertujuh datang sekitar pukul 09.10 WIB.

Oh ya, waktu operasi Waterbom Jakarta ini sejak pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB. Kami sengaja tiba lebih awal untuk merasakan sensasi menyeluruh dengan mencicipi setiap wahana. Apalagi, dengan membawa anak kecil dan balita.

Mereka tidak cukup satu jam berada di wahana. Bahkan, kalau bisa setiap hari kami mengunjungi Waterbom Jakarta untuk sekadar mandi seperti di Aquatube. Itu karena seluncurannya membuat kami nagih!

Tak heran jika balita yang kami bawa sangat menikmati berbagai momen tersebut. Apalagi setiap pengunjung bisa menyewa ban (tube) dan pelampung dengan gratis. Alias tanpa harus mengeluarkan sepeser pun!

Setelah puas bermain di air, kami pun menangsal perut di berbagai gerai makanan. Oh ya, sebagai informasi, di Waterbom Jakarta menggunakan transaksi nontunai. Alias, untuk membeli makanan, kita harus melakukan deposit untuk ditukarkan dengan gelang elektronik.

Tenang, dana sisa kita bisa diambil kembali. Untuk menambah saldo dapat dilakukan di Top-up Center dan mengecek saldonya, bisa dilakukan di berbagai kasir yang tersebar. Bagi saya, ini sangat simpel ketimbang harus repot-repot mengeluarkan dompet atau kartu ATM setiap transaksi.

Usai menikmati berbagai sensasi tersebut, kami pun berkemas untuk kembali dengan meninggalkan sejuta kenangan. Yupz, terima kasih Bambideal yang sudah memberikan kesempatan mengesankan ini lewat informasi di situs dan media sosial.

Oh ya, untuk rekan-rekan blogger yang ingin menikmati berbagai keseruan bersama keluarga, bisa mengecek berbagai promo dari Bambideal.

Misalnya, promo Bambideal untuk Waterbom Jakarta berlaku hingga satu bulan ke depan. Nah, kesempatan diskon mencapai 69% ini tidak boleh disia-siakan.

Caranya mudah. Cukup mengaksesnya lewat pc atau mobile. Untuk transaksi, kita bikin akun terlebih dahulu. Setelah itu, tinggal bayar dengan memilih salah satu dari empat metode yang ada. Yaitu, transfer bank, mandiri bill payment, atm/virtual account, dan BD Wallet.

Saya pribadi lebih menyukai opsi terakhir. Yaitu, pembayaran dengan BD Wallet yang banyak keuntungan. Sebab, ini lebih praktis. Kita cukup top-up saja via atm. Setiap transaksi, kita mendapat poin rewards yang bisa digunakan untuk pembayaran berikutnya.

Metode pembarayan dengan BD Wallet 


Saya sudah mencobanya. Anda kapan?

Sekilas tentang Bambideal
Website: https://bambideal.id/
Facebook: https://www.facebook.com/bambideal.id/
Instagram: https://www.instagram.com/bambideal/
Hashtag media sosial: #Bambideal



*        *        *
Foto bareng dua adik saya, anak sepupu, dan tetangga

*        *        *
Bergaya sebelum berenang

*        *        *
Adik paling bungsu bersama teman sebayangya

*        *        *

- Jakarta, 28 November 2017