TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Kilas Balik Piala Dunia 1954: Keajaiban di Bern!

Di Perbatasan, Harga Diri Indonesia Dipertaruhkan

Di Perbatasan, Harga Diri Indonesia Dipertaruhkan
PLBN Entikong

Jumat, 18 Mei 2018

Kilas Balik Piala Dunia 1954: Keajaiban di Bern!



Jerman Barat sukses juara secara dramatis (Foto: FIFA.com)


PIALA Dunia paling dikenal sepanjang masa dengan aksi-aksi terseru dan melibatkan duel antartim terbaik. Itulah julukan yang tepat menggambarkan Piala Dunia 1954 di Swiss pada 16 Juni – 4 Juli.

Edisi kelima pesta olahraga terbesar sejagat raya ini menampilkan banyak kejutan. Mulai dari tim, pemain, duel, hingga aksi memikat lainnya. 

Apalagi, Piala Dunia 1954 diselenggarakan tepat saat FIFA merayakan ulang tahun ke-50. Selain itu, ada nuansa baru dibanding beberapa edisi sebelumnya. Lantaran, untuk pertama kalinya khalayak di seluruh dunia bisa menyaksikan pertandingan di Piala Dunia 1954 berkat siaran televisi.

Namun, di luar itu semua tiada yang mampu mengalahkan kejutan Jerman Barat yang tampil memukau. Ya, negara pecahan Jerman setelah Perang Dunia II ini sukses menggondol trofi Jules Rimet untuk pertama kalinya. Berstatus sebagai tim non unggulan, Jerman Barat mampu mengalahkan tim kuat saat itu, Hungaria.

Terjadi duel sengit antarkedua tim pada final di Stadion Wankdorf, Bern, 4 Juli 1954. Hungaria yang saat itu disebut sebagai kandidat juara sempat unggul 2-0. Itu berkat aksi Ferenc Fuskas yang menjebol gawang Jerman Barat pada menit ke-6 dan Zoltan Czibor (8).

Namun, ekspekstasi 65 ribu penonton yang sebagian besar mendukung runner-up Piala Dunia 1938 itu sirna. Sebab, Jerman Barat mampu mengejar ketertinggalan dengan cepat dua menit kemudian melalui Max Morlock. Suasana bertambah tegang ketika striker legendaris Helmut Rahn menyamakan kedudukan (18).

Puncaknya, enam menit sebelum wasit asal Inggris, William Ling meniup peluit panjang, Rahn kembali membobol gawang Hungaria. Aksi sayap bernomor punggung 12 itu memastikan kemenangan Jerman Barat. Skor 3-2.

Ya, publik Swiss, terutama penonton di Stadion Wankdorf sampa terharu menyaksikan kejar-mengejar gol sepanjang 90 menit. Bahkan, duel tersebut oleh FIFA dinilai sebagai salah satu laga terbaik sepanjang Piala Dunia. 

“Miracle of Berne”, alias malam penuh keajaiban menyelimuti kemenangan Jerman Barat di final yang digelar di kota Bern.

Kembali Gagal
Sementara, kekalahan itu memupus ambisi Hungaria menjadi juara setelah dua kali berada di final. Padahal, mereka mampu menghajar Jerman Barat hingga 8-3 pada penyisihan grup. Hungaria juga jadi tim tertajam sepanjang turnamen dengan 27 gol hanya dari enam laga.

Namun, di final mereka justru takluk oleh determinasi Jerman Barat yang akhirnya disebut sebagai “Tim Panser”. Itu merujuk performa skuat asuhan Josef Herberger yang telat panas di awal namun sangat mematikan saat turnamen mendekati akhir.*

Statistik Piala Dunia 1954
Tuan rumah: Swiss
Waktu: 16 Juni – 4 Juli
Peserta: 16 tim dari 4 konfederasi
Jumlah pertandingan: 26
Total penonton: 768.607
Total gol: 140
Rata-rata gol: 5,4

Juara: Jerman
Runner-up: Hungaria
Ketiga: Austria
Keempat: Uruguay
Top scorer: 11 gol, Sandor Koscis (Hungaria)
Pemain Terbaik: Ferenc Puskas

Final Piala Dunia 1954
Jerman vs Hungaria 3-2
Stadion: Wankdorf, Bern
Penonton: 62.500
Wasit: William Ling
Gol: 0-1 (Puskas, 6), 0-2 (Czibor, 8), 1-2 (Morlock, 10), 2-2 (Rahn, 18), 3-2 (Rahn, 84)

Skuat Jerman: 1 Turek, 3 Kohlmeyer, 6 Eckel, 7 Posipal, 8 Mai, 10 Liebrich, 12 Rahn, 13 Morlock, 15 Walter, 16 Fritz, 20 Schaefer
Pelatih: Josef Herberger

Skuat Hungaria: 1 Grosics, 2 Buzanszky, 3 Lorant, 4 Lantos, 5 Bozsic, 6 Zakarias, 8 Koscis, 9 Hidgkuti, 10 Puskas, 11 Czibor, 20 Toth
Pelatih: Gusztav Sebes



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan obat kuat, virus, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik.

Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)