TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol

Jumat, 13 Oktober 2017

Lebih Dekat dengan Aplikasi SOBATKU, Tabungan Online Berhadiah Milyaran Rupiah


Grand prize Rp 100 juta dari SOBATKU menanti kita pada periode selanjutnya
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat gambar lainnya)

TAK kenal maka tak sayang. Demikian adagium lawas terkait sesuatu yang belum familiar. Fakta itu berlaku bagi saya ketika mendengar kata "SOBATKU" yang dalam beberapa pekan terakhir ramai diperbincangkan di media sosial.

Apa sih Sobatku itu hingga jadi perbincangan publik? Ada apa dengan SOBATKU? Kenapa tagar #NabungUntungMilyaranRupiah kerap jadi trending topic?

Demikian berbagai pertanyaan yang mengemuka dalam pikiran saya terkait SOBATKU. Untuk menuntaskan rasa penasaran, Minggu (8/10) akhirnya saya mengunduhnya di aplikasi Google Play Store.

Tentu, sebelumnya saya membaca informasi lebih lanjut pada laman www.sobatku.co.id. Selanjutnya, saya menginstal aplikasinya pada smartphone berbasis android di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sobatku.mb.

Ternyata, SOBATKU ini merupakan kependekan dari Simpanan Online Sahabatku. Yaitu, produk simpanan atau tabungan yang dikeluarkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sahabat Mitra Sejati berbasis online yang dapat diakses lewat aplikasi.

Nah, KSP Sahabat Mitra Sejati ini dipimpin pengurus profesional serta secara langsung didukung Bank Sahabat Sampoerna dan Sampoerna Strategic Group. Dalam website resminya, KSP Sahabat Mitra Sejati ini sudah memiliki sekitar 120 cabang di Tanah Air yang tersebar di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

*          *          *

SORE itu, Kamis (12/10) rinai membasahi ibu kota. Sambil membelah kemacetan, saya menuju jantung Jakarta. Tepatnya ke Sampoerna Strategic Square di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 45-46, Jakarta Pusat. 

Ya, kemarin berlangsung pengundian Grand Prize 100JT dan ratusan hadiah total jutaan rupiah dari SOBATKU. Kehadiran saya pada acara yang dihibur komika Jui Purwoto dan juara Sampoerna Got Talent ini setelah membaca informasi dari komunitas Blogger Perempuan Network.

Selain grand prize yang diberikan setiap tiga bulan, SOBATKU juga menyediakan hadiah bulanan. Mulai dari Rp 100 ribu untuk ratusan pemenang, Rp 500 ribu, Rp 1 juta, Rp 5 juta, dan Rp 10 juta. Pada akhir periode, total hadiah yang dipersembahkan SOBATKU mencapai ribuan hadiah pada Undian Milyaran Rupiah.

Sejak diluncurkan tiga bulan lalu, SOBATKU sudah dua kali menggelar undian bulanan senilai ratusan juta rupiah. Untuk kemarin, grand prize senilai Rp 100 juta dimenangkan Anggi Saputra.

Bagi saya, sungguh menarik sekaligus deg-degan menyimak detik-detik pengundian grand prize tersebut yang disaksikan pihak berwenang. Mulai dari perwakilan Dinas Sosial DKI Jakarta, Kementerian Sosial, Polsek Setiabudi, notaris, anggota dan calon anggota KSP Sahabat Mitra Sejati.

"SOBATKU memanfaatkan teknologi untuk masyarakat luas. Saat ini, dengan teknologi digital, setiap orang bisa mempunyai tabungan dengan cara yang mudah, cepat, aman, dan murah. Sehingga, seluruh lapisan masyarakat bisa mengakses layanan keuangan dengan gampang," ujar Pengawas KSP Mitra Sejati Dodong Cahyono.

Pernyataan tersebut beralasan. SOBATKU merupakan produk tabungan yang bisa diakses lewat smartphone. Hebatnya, nomor seluler pengguna bisa jadi rekening di SOBATKU. Apalagi, tabungan berbasis digital ini, kita sebagai pengguna tidak dikenakan biaya administrasi.

Sebaliknya, setiap tahun kita mendapat imbal hasil sebesar satu persen! Bagi saya, berbagai tawaran dari SOBATKU ini sangat menarik. Termasuk, mengenai cara menabung dan tarik tunai. Maklum, sebagai orang yang sehari-hari di lapangan, saya sangat terbantu dengan aplikasi SOBATKU ini.

Sebab, saya bisa menabungnya tanpa perlu buka rekening seperti bank konvensional lainnya. Alias, cukup mendaftarkan nomor seluler pada aplikasi yang diunduh. Syaratnya pun sangat mudah, cukup melampirkan scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) disertai mengisi formulir digital di aplikasi tersebut.

*          *          *

BAGAIMANA dengan keamanan? Nah, awalnya ini juga jadi kekhawatiran saya karena menyangkut privasi. Namun, kekhawatiran saya terhadap tabungan online ini akhirnya mereda. Itu karena SOBATKU hanya bisa diakses menggunakan PIN, ada One Time Password (OTP), dan Security question-answer. Ketiganya ini jadi garansi bagi saya dan ribuan pengguna SOBATKU.

Pertanyaan, selanjutnya. Jika -semoga tidak- smartphone hilang? Laman SOBATKU memberikan dua alternatif. Pertama, jika kita ingin menggunakan nomor tersebut, kita mengganti PIN dengan mengurus kartu baru pada nomor smartphone yang hilang atau sudah berpindah tangan. Lalu, masuk ke menu setting, dan lakukan pergantian PIN. Setelah itu, blokir rekening SOBATKU untuk sementara dengan menghubungi Kontak Sahabat 1500218.

Yang kedua, jika ingin mengganti nomor smartphone yang baru, tinggal instal aplikasi SOBATKU. Setelah itu, menginput nomor smartphone yang hilang beserta PIN pada menu ubah nomor HP lama ke nomor HP baru. Tidak lama kemudian, muncul notifikasi dalam bentuk kode konfirmasi One Time Password (OTP) ke nomor HP baru.

Terkait menabung, ada empat cara seperti yang sudah saya pelajari di aplikasi SOBATKU.

1. Transfer Bank
Ini bisa lewat ATM Banking, M-Banking, dan Internet Banking. Ketiga cara ini masing-masing ada petunjuknya di aplikasi SOBATKU. Kebetulan, pagi tadi saya sudah melakukannya ketika singgah di ATM yang berada dalam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Setiap kali kita menabung atau akan ada notifikasi pada email.

2. Setor Tunai di ALFA
Baik Alfamart atau Alfamidi yang lokasinya tersebar di pelosok Tanah Air.

3. Setor Tunai di Cabang Sahabat UKM
Ini menarik bagi saya yang kerap ke luar kota terkait tugas kantor. Sebab, tidak khawatir lagi jika ingin menarik atau mengambil uang dengan aplikasi SOBATKU. Pasalnya, saya cukup mendatangi salah satu dari 120 cabang Sahabat UKM yang lokasinya bisa dicek pada http://www.sahabat-ukm.com/jaringan-kantor/.

4. Nabung Lewat Teman
Ini mirip transfer pulsa. Kita tinggal meminta teman untuk menggunakan menu TRANSFER SESAMA SOBATKU.

Nah, tiga dari empat cara nabung di SOBATKU ini juga bisa untuk tarik tunai. Yaitu, di ALFA, Cabang Sahabat UKM, dan Tarik Tunai Lewat Teman. Caranya, pun sama dengan kita mengikuti petunjuk terlebih dulu pada aplikasi SOBATKU.

*          *          *

KESIMPULANNYA, banyak keuntungan dengan menggunakan SOBATKU. Bagi saya pribadi, esensi dari menabung itu untuk menyimpan dan di tempat yang aman. Biasanya, Nabung Uang Nganggur ini usai menyisihkan gaji atau ketika mendapat rezeki lebih.

Kini, selain di bank, pilihan saya bertambah dengan adanya SOBATKU. Aplikasi ini membuat nabung untung dengan program undian berhadiah ratusan milyar.

Pepatah mengatakan, rezeki tidak ke mana-mana. Namun, tidak ada salahnya bagi kita untuk mencarinya di mana-mana. Termasuk, dengan mengikuti program undian berhadiah ratusan milyar dari SOBATKU. Siapa tahu, setelah Anggi Saputra, giliran saya, Anda, dan kalian yang mendapatkan grand prize ini.

Selain grand prize, banyak keuntungan lagi menabung di SOBATKU. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

- Aplikasinya gratis! Bisa diunduh di Google Play Store dan App Store
- Nomor rekning sama dengan nomor HP kita, alias tidak perlu mendatangi bank secara fisik
- Tidak ada biaya administrasi. Alias, tarik, setor, dan transfer, saldo kita tak kan berkurang.
- Dapat bunga 1% per tahun dari saldo harian rata-rata
- Tanpa saldo minimal alias boleh nihil. Ini jadi kelebihan dibanding bank konvensional yang mematok saldo minimal sekian rupiah
- Gratis biaya untuk membeli pulsa
- Gratis tarik tunai di Alfamart dan Alfamidi
- Transfer antarbank biayanya murah
- Keamanan terjamin dengan adanya PIN,  One Time Password (OTP), dan Security question-answer

Demikian sekilas tentang aplikasi SOBATKU. Jika rekan blogger memiliki pengalaman serupa atau pertanyaan terkait tabungan online ini, bisa mengisinya pada kolom komentar di bawah ini.***


Sekilas tentang Aplikasi SOBATKU
Pemilik: KSP Sahabat Mitra Sejati
Ukuran: 2,46 MB
Diperbarui: 25 September 2017
Versi terkini: 1.29
Google Play Store: Ya
Apple Apps Store: Ya
Email pengembang: picsobatku@sahabat-ukm.com
Website: http://www.sobatku.co.id



*          *          *
Antusiasme pengunjung untuk ikut berpartisipasi dalam grand prize

*          *          *
Komika Jui Purwoto menghibur peserta di Lobby Sampoerna Strategic

*          *          *
Tampilan aplikasi SOBATKU yang interaktif dan informatif

*          *          *

Suasana jelang pengundian Grand Prize di Lobby Samperna Strategic Square

*          *          *
Detik-detik pengumuman pemenang grand prize Rp 100 juta dari SOBATKU

*          *          *
Dan... Anggi Saputra keluar sebagai pemenangnya!

*          *          *
Ekspresi Anggi usai mendapat kejutan nomplok dari SOBATKU.
Setelah Anggi, ada periode selanjutnya yang menanti kita semua

*          *          *
Foto bersama komunitas Blogger Perempuan Network dan perwakilan SOBATKU

*          *          *
Tidak hanya di Lobby Sampoerna Strategic Square
yang ramai, tapi juga di media sosial dengan tagar
#nabunguntungmilyaranrupiah memuncaki trending
topic di twitter

*          *          *

Ini tampilan aplikasi SOBATKU dari
KSP Sahabat Mitra Sejati di Google Play Store

*          *          *
Registrasinya sangat mudah, cukup melampirkan scan KTP

*          *          *
Isi tabungaan pertama saya pagi tadi

*          *          *
Salah satu fitur di aplikasi SOBATKU salah satunya
untuk pembelian token listrik yang memudahkan
saya di rumah

*          *          *
Akan ada notifikasi di email setiap kali kita
melakukan transaksi di aplikasi SOBATKU

*          *          *
Nah ini, aplikasi SOBATKU bisa untuk
pembayaran dan pembelian berbagai
kebutuhan sehari-hari

*          *          *

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog  yang diselenggarakan oleh
Blogger Perempuan Network dan SOBATKU.
Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi.

- Jakarta, 13 Oktober 2017

Rabu, 11 Oktober 2017

Belajar Saham lewat Aplikasi RHB TradeSmart ID


Peluncuran aplikasi RHB TradeSmart ID di Tower 1 BEI, Selasa (10/10)
(Klik untuk perbesar foto dan geser untuk melihat gambar lainnya)


BELAJAR itu tidak pernah mengenal batas. Tanpa sekat antara ruang dan waktu. Salah satunya, tentang saham. Saya sudah mengenalnya sejak satu dekade silam. Namun, baru sebatas kulit-kulitnya saja dengan kenal dan tahu, "Ooh... Saham begitu, begini."

Sebulan berlalu, setahun, hingga sewindu lewat, akhirnya terlupakan. Bisa dipahami ketika itu, teknologi belum secanggih sekarang. Praktis, hanya mengandalkan buku. Beda, dengan sekarang, yang kian dimanjakan dengan gadget. Termasuk, lewat aplikasi yang memudahkan masyarakat awam.

Itu yang dijawab PT RHB Sekuritas Indonesia (RHB Sekuritas). Bagian dari RHB Banking Group ini, kemarin meluncurkan aplikasi perdagangan saham pertama di Tanah Air yang dilengkapi fitur layaknya sahabat baik dalam berinvestasi. Yaitu, RHB TradeSmart With ARO.

Kebetulan, saya dapat kehormatan jadi saksi peluncuran yang diselenggarakan di Tower 1 Bursa Efek Jakarta, Selasa (10/10). Tepatnya, setelah mendapat informasi dari Komunitas Blogger Perempuan Network.

Bagi saya, kehadiran RHB TradeSmart ID ini kian membuka cakrawala. Bisa dipahami mengingat aplikasi ini dapat memberikan akses kepada masyarakat Indonesia atas rekomendasi saham secara mudah, cepat, dan cerdas. Itu berkat fitur ARO (Assisted Robo Optimization).

Simpelnya, fitur ini dihadirkan untuk membantu investor dan trader dalam mengambil keputusan saat bertransaksi saham secara real time. Yupz, di mana pun dan kapan pun. Meski, saya belum lama mengenalnya, karena baru dicoba saat peluncuran. Namun, aplikasi ini sukses menjawab rasa keingintahuan saya tentang saham.

Tentu, tidak instan langsung paham. Toh, menggoreng bala-bala saja perlu proses, baik pengumpulan sayur, terigu, minyak, hingga di panci. Apalagi, terkait saham yang bagi masyarakat umum memiliki stigma rumit alias sulit dipelajari. Termasuk, saya dulu.

Fakta itu diungkapkan Presiden Direktur PT RHB Sekuritas Indonesia Chan Kong Ming,"Kami menghadirkan RHB TradeSmart With ARO ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin berinvestasi di saham. ARO merupakan fitur dalam aplikasi yang memberikan analisis teknis dan strategi investasi secara real-time."

Menurutnya, untuk investor pemula, ARO bisa jadi fitur pembelajaran dan analisis atas saham tertentu. Ini cocok bagi saya yang kian tertarik dengan saham. Pernyataan Chan seperti mengguyur es di kepala saya yang selama ini menganggap saham itu sulit dipelajari.

Selain untuk pemula, aplikasi dengan ukuran 27,35 MB ini juga bisa jadi panduan untuk investor berpengalaman. Bahkan, dengan ARO, setiap investor besar maupun kecil akan menerima notifikasi sama. Pada saat yang sama, memberikan kesempatan merata bagi setiap orang untuk meraih keuntungan atas momentum investasi yang menarik secara real time.

Tuh kan, PT RHB Sekuritas Indonesia sudah memberi kail bagi saya dan jutaan masyarakat Indonesia yang ingin berinvestasi lewat saham. Tinggal, bagaimana kita mampu memaksimalkan aplikasi ini dengan baik.

Maklum, berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi masyarakat Indonesia akan pasar modal serta tingkat utilitas produk pasar modal masih sangat rendah dibanding negara lainnya di Asia.

Selain itu, data Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memperlihatkan investor pasar modal yang aktif di Tanah Air hanya berjumlah sekitar 600.000, sangat minim dibandingkan jumlah penduduk Indonesia.

Padahal, besarnya populasi di Indonesia serta banyaknya emiten yang terdaftar di BEI sebenarnya memberikan peluang yang sangat besar untuk pertumbuhan industri pasar modal. Terkait kondisi itu, BEI pun menggerakkan kampanye "Yuk Nabung Saham" dengan mengajak masyarakat untuk mulai mengenal dan berinvestasi di pasar modal secara rutin.

Nah, peluncuran RHB TradeSmart With ARO ini merupakan bagian dari komitmen RHB Sekuritas untuk membantu BEI dalam meningkatkan literasi mengenai pasar modal. Sekaligus, mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi saham secara berkala dan membantu pertumbuhan pasar modal Indonesia.

Salah satu upaya RHB Sekuritas dalam mendukung kampanye "Yuk Nabung Saham" dengan menunjuk Merry Riana sebagai Duta RHB TradeSmart. Di Tanah Air, siapa yang tidak mengenal wanita 37 tahun ini? Merry merupakan penulis sekaligus motivator yang sukses memotivasi dirinya dan memberikan inspirasi masyarakat luas.

Dalam diskusi bersama blogger dan media usai peluncuran, Merry memberi pencerahan, "Mayoritas masyarakat khawatir akan investasi saham karena risiko yang dianggap terlalu tinggi. Padahal, sebenarnya risiko muncul akibat kurangnya pengetahuan seseorang akan produk investasinya."

Pernyataan peraih Creative and Innovative Person of The Year 2016 ini beralasan. Namun, seperti kata pepatah, kalau takut ombak ya jangan berlayar. Begitu juga dengan saham. Saham, investasi, dan sebagainya ini bukan judi. Sebab, dilakukan dengan melakukan kalkulasi yang matang. Beda dengan judi yang tercipta akibat spekulasi dan hitung-hitungan mencari untung besar.

"Dengan adanya aplikasi RHB TradeSmart With ARO ini, setiap orang mendapatkan kemudahan dan akses informasi yang sama untuk berinvestasi saham. Termasuk, mereka yang sehari-hari cukup sibuk untuk bisa mengamati perkembangan saham," Merry, melanjutkan.

"Saya sendiri sudah merasakan manfaatnya dengan memonitor investasi sekaligus membuat langkah investasi baru berdasarkan rekomendasi yang diberikan ARO, kapan pun dan di mana pun saya berada."

Nah, pernyataan Merry membuat antusiasme saya untuk terjun lebih jauh mengenal saham kian besar. Itu semua diawali dengan mempelajari aplikasi RHB TradeSmart With ARO.

Saya sudah mengunduhnya via Google Play Store pada laman https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fgsinfotama.skytrade.neo&hl=in atau di website-nya langsung, www.rhbtradesmart.co.id. Bagaimana dengan kalian?


Sekilas tentang Aplikasi RHB TradeSmart With ARO
Pemilik: PT RHB Sekuritas Indonesia
Ukuran: 27,35 MB
Diperbarui: 2 Oktober 2017
Versi terkini: 3.0.9
Google Play Store: Ya
Apple Apps Store: Ya
Email pengembang: id.support@rhbgroup.com

*         *         *
Tidak ada kata terlambat untuk belajar sesuatu, termasuk tentang saham
(Foto: www.roelly87.com/ dipotret @Fitrian)

*         *         *
Rekan blogger, media, dan undangan yang menyaksikan
peluncuran aplikasi RHB TradeSmart ID

*         *         *

Presiden Direktur PT RHB Sekuritas Indonesia Chan Kong Ming 

*         *         *
Aplikasi RHB TradeSmart ID dalam rangka mendukung kampanye
Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan terkait "Yuk Nabung Saham"

*         *         *
Merry Riana sudah merasakan manfaat dari aplikas RHB TradeSmart ID,
kalian kapan?

*         *         *
Aplikasi RHB TradeSmart ID bisa diunduh pada dua platform berbeda

*         *         *
Dengan aplikasi RHB TradeSmart ID, saya terpacu untuk kenal lebih dalam
tentang saham (Foto: www.roelly87.com/ dipotret @Timo_WP)

*         *         *
Aplikasi RHB TradeSmart ID yang bisa
diunduh gratis di Google Play Store

*         *         *
Tampilan aplikasi RHB TradeSmartID
dengan berbagai notifikasi secara real-time

*         *         *
- Jakarta, 11 Oktober 2017

Senin, 09 Oktober 2017

ASUS VivoBook S15 S510UQ yang Memesona

ASUS VivoBook S15 S510UQ yang Memesona

ASUS VivoBook S15 S510UQ



ASUS dikenal sebagai brand premium. Dalam arti, harganya di atas rata-rata merek lain. Contoh nyata, pada smartphone yang saya miliki, ASUS Zenfone 3 (ZE520KL). Ponsel dari keluarga Zenfone ini sejak diluncurkan pada September 2016 hingga kini, harganya masih tetap wah.

Padahal, smartphone sejenis dari produsen lain, jika sudah setahun harganya bakal terjun bebas. Namun, tidak dengan ASUS. Seluruh produk mereka, harganya stabil. Itu membuktikan, kualitas dari setiap produk ASUS.

Pepatah mengatakan, ada harga ada rupa. Alias, kita membayar harga mahal untuk kualitas terbaik. Termasuk, ASUS Zenfone 3 (ZE520KL) ini yang sudah setahun menemani saya dalam berbagai aktivitas.

Mulai dari memotret, merekam video, menulis catatan, merekam suara, main game, dan tentunya browsing internet. ASUS Zenfone 3 (ZE520KL) ini yang membantu saya mendokumentasikan seluruh kegiatan dalam peliputan kantor seperti mengejar nara sumber, ngeblog, dan bersama keluarga.

Sejak lorong sempit di ibu kota, pelosok belantara, pesisir terpencil sampai pegunungan, hingga Cardiff. Kinerja ASUS Zenfone 3 (ZE520KL) dikolaborasi dengan laptop ASUS A43E yang lebih senior, karena sudah jadi kawan hidup sejak 2013 silam. Saya beruntung memiliki keduanya yang sangat membantu keseharian saya.

Yupz, ASUS tidak hanya tentang smartphone saja. Mereka memiliki berbagai divisi seperti laptop & PC 2-in-1, tablet, dekstop, motherboard, dan perangkat elektronik lainnya. Rata-rata mereka masuk kategori premium di Tanah Air.

Namun, segmentasi premium itu justru yang mendongkrak ASUS sebagai salah satu produsen terlaris di dunia. Bahkan, berdasarkan riset GfK 2017, ASUS memuncaki pasar notebook di Tanah Air. Itu terkait spesifikasi tinggi yang banyak menarik minat konsumen hingga mengantarkan ASUS pada peringkat satu terbesar dalam penjualan notebook di Indonesia.

Sebagai salah satu konsumen, tentu saya bangga. Sebab, ternyata keputusan saya sejak empat tahun silam menggunakan ASUS AE43E ditambah ASUS Zenfone 3 (ZE520KL) terbukti tepat. Bisa dipahami mengingat saya merupakan tipe orang yang tidak mudah jatuh hati dalam hal atau situasi apa pun. Namun, ketika sudah memiliki pilihan, saya enggan berpaling darinya.

Teranyar, ASUS merilis ASUS VivoBook S15 S510UQ. Sebagai pekerja lapangan yang hobi ngeblog, tentu saya sangat menyambut kehadiran seri ini. Maklum, seri VivoBook ini menawarkan kemampuan yang tinggi disertai beragam fitur menarik tapi dengan harga terjangkau.

Nah lho? Yupz, terjangkau di sini, bukan berarti murah atau harganya terjun bebas. Sebab, sejak saya kecil hingga kini rekan seangkatan sudah memiliki anak kecil lagi, ASUS identik sebagai brand premium.

Berdasarkan pengalaman pribadi, definisi murah versi ASUS tetap saja harganya di atas rata-rata brand lain. Ini fakta menurut penelusuran saya sebagai blogger yang menerapkan asas jurnalistik berdasarkan sembilan elemen Bill Kovach.

Dalam arti, setiap artikel yang saya tulis di blog ini sudah berdasarkan fakta di lapangan atau data-data resmi. Termasuk, mengenai ASUS VivoBook S15 S510UQ ini yang harganya dibanderol Rp 9.799.000.

Tentu, tidak murah, apalagi dibandingkan dengan ASUS A43E yang jadi andalan sehari-hari saya. Hanya, sudah pasti keduanya tidak bisa dikomparasi. Secara, ASUS A43E sudah beredar lebih dari empat tahun di Tanah Air.

Di sisi lain, ASUS VivoBook S15 S510UQ merupakan produk teranyar yang sudah disematkan berbagai fitur mumpuni. Misalnya, Intel Core i5 generasi ketujuh yang sangat bertenaga. Jangan lupa, grafis berbasis Nvidia GeForce. Dengan berbagai kelebihan itu, wajar jika ASUS VivoBook S15 S510UQ di pasaran harganya berkisar sembilan jutaan.

Murah? Tentu tidak.

Mahal? Juga tidak.

Menurut perhitungan saya sebagai pribadi yang butuh laptop dengan kualitas terbaik dengan brand premium dari ASUS, harga itu masih terjangkau. Itu kembali lagi pada analogi ada harga tentu ada rupa.

Apalagi, sebagai orang lapangan, harga bagi saya sangat sensitif. Saya tidak akan sembarangan merogoh kocek dalam-dalam kalau bukan untuk sesuatu yang dibutuhkan. Misalnya, ASUS VivoBook S15 S510UQ ini yang tampilan luarnya saja sangat memesona.

Ibarat gadis pujaan, ASUS VivoBook S15 S510UQ ini bukan hanya cantik saja. Melainkan juga manis yang tidak bosan dipandang sepanjang hari. Itu terkait tampilannya yang elegan.

Bisa dipahami mengingat ASUS VivoBook S15 S510UQ ini menyuguhkan desain yang unik. Itu karena panel layar 15,6" Full HD yang dengan ketipisan bezel dapat masuk ke dalam bingkai laptop khas ukuran 14 inci. Itu terkait bingkai NanoEdge 7,8mm yang super tipis hingga bisa memberiakn rasio 80% antara layar dengan body.

Terlebih, layarnya didukung dengan 178° teknologi wide-view untuk memastikan warna dan kontras tetap hidup serta tajam. Baik itu saat dilihat pada sudut pandang mana pun. Ini cocok bagi yang gemar berbagi kontendengan teman dan kolega. Termasuk, untuk saya yang ingin mengirim parade foto hasil pertandingan atau liputan olahraga.

ASUS VivoBook S15 S510UQ ini sangat tipis, tapi koneksinya lengkap

Itu mengenai desain. Bagaimana dengan kinerjanya? Tentu, saya belum bisa mereviewnya. Maklum, ASUS VivoBook S15 S510UQ merupakan seri teranyar. Namun, jika menyimak keberadaan Intel Core i5 7200U, mungkin ini sudah bisa menjawab.

Apalagi, ditambah dengan Nvidia GeForce 940MX yang membuat seri ini kian bertenaga. Oh ya, yang membuat saya kian terpikat dengan ASUS VivoBook S15 S510UQ karena konektivitasnya lengkap. Ada dua colokan untuk USB 2.0, serta masing-masing satu colokan untuk HDMI, USB 3.1, dan USB 3.1 Type C.

Nah, yang terakhir ini bisa saya kolaborasikan dengan ASUS Zenfone 3 (ZE520KL) yang sehari-hari saya pakai. Konektor USB Type Creversibel dengan desain any-way-up ini membuat perangkat penghubung menjadi sederhana dan cepat.

Satu lagi, yang tak kalah penting dengan keberadaan keyboard backlit ergonomis. ASUS VivoBook S15 S510UQ ini sudah dipersenjatai full-size backlit yang sempurna untuk pengaturan cahaya rendah.

Jadi, saya tidak bakal kesulitan jika mengetik dalam bus dan mobil usai liputan pertandingan malam di stadion. Apalagi, konstruksi keyboard single-piece sangat kokoh dengan tombol 1,4 mm hingga membuat saya kian nyaman saat mengetik.

ASUS VivoBook S15 S510UQ dipersenjatai keyboard backlit ergonomois
dan sensor sidik jari


(Masih) satu lagi yang saya nyaris lupa usai memandangi ASUS VivoBook S15 S510UQ ini pada touchpad. Tepatnya, di sudut kanan atas seukuran jari. Ternyata, ini merupakan sensor sidik jari!

Jadi, saya tidak perlu lagi mengetikkan kata sandi setiap kali untuk masuk. Melainkan, hanya perlu sekali sentuh saja seperti halnya ketika saya menggenggam ASUSZenfone 3 (ZE520KL) yang sangat responsif.

Sejauh ini, demikian yang saya tahu tentang ASUS VivoBook S15 S510UQ berdasarkan pengamatan saya di situs resmi ASUS. Mungkin, ke depannya, saya akan coba membuat review secara menyeluruh. Yupz, selama air laut menghampar luas, jangan pernah khawatir kehabisan ikan. 


Artikel Terkait
- ASUS The Incredible Race: Pengalaman Tak Terlupakan
- ASUS Incredible Race Pecahkan Rekor MURI
- Ini Parade Produk Anyar ASUS pada Zenvolution 2016
- Zenvolution 2016: ASUS Rilis 3 Produk Anyar di Bali 7 September
- Pengalaman Perdana Menghadiri ZenFestival 2015
- ASUS Zenfone 2 Laser ZE500KL: Kualitas Bintang 5 dengan Harga Kaki 5
- Review ASUS Zenfone 3 (ZE520KL) Bukan sekadar Ponsel
- ASUS Luncurkan ZenPad 8.0, Tablet Multimedia Premium
- Demi Hobi, Tidak Perlu Jadi Sultan untuk Memiliki ASUS ROG GX800
- Konten Kreatif Jadi Kunci Utama Ngeblog

*       *       *

Keterangan: Seluruh foto di artikel ini milik ASUS Indonesia (www.asus.com/id)

*       *       *
- Jakarta, 9 Oktober 2017

Jumat, 06 Oktober 2017

Michelin Safety Academy Edukasi Pelajar untuk Berkendara dengan Penuh Tanggung Jawab


Pelajar dari salah satu SMA di Jakarta yang akan mengikuti Michelin
Safety Academy
(Klik untuk perbesar foto atau geser untuk melihat gambar lainnya)


MICHELIN merupakan perusahaan ban terkemuka di dunia. Sejak didirikan pada 28 Mei 1889, Michelin memproduksi dan memasarkan ban untuk berbagai kendaraan. Mulai dari sepeda, sepeda motor, mobil, kendaraan berat, peralatan pertanian, truk, bus, hingga pesawat terbang!

Dengan pengalamannya lebih dari satu abad itu, wajar jika Michelin sukses di 170 negara. Perusahaan yang bermarkas di Clermont-Ferrand, Prancis ini,memiliki 111.200 pegawai dan mengoperasikan 67 fasilitas produksi di 17 negara.

Namun, selain jualan, Michelin juga selalu berkontribusi kepada masyarakat pada negara yang dituju. Salah satunya, Indonesia yang sudah beroperasi sejak 2011. Sejak saat itu, Michelin selalu mengkampanyekan berkendara sehat.

Kebetulan, saya tidak asing lagi dengan Michelin. Itu karena ban sepeda motor saya selalu berlogo ikonik tersebut. Termasuk, ketika meliput kampanye Road Safety di Polda Metro Jaya pada 1 Desember 2013 (Artikel sebelumnya: Ketika Polwan Meliuk-liuk di Atas Moge).

Setelah nyaris empat tahun, saya kembali meliput acara yang diselenggarakan Michelin. Tepatnya, pada Kick-Off Michelin Safety Academy: Be A Responsible Driver di Meradelima Restaurant, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/10).

*         *         *

KORPS
Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) merilis jumlah kecelakaan lalu lintas pada kuartal kedua 2017. Dalam periode itu, tercatat lebih dari 25.000 kecelakaan dengan korban mayoritas usia 15 sampai 24 tahun.

Mereka ini merupakan kategori pemula. Ironisnya, justru korban ini sedang dalam fase produktif. Tentu sangat disayangkan. Saya pribadi, prihatin dengan data-data yang dirilis Korlantas Polri itu sungguh membuat hati bergidik.

Nah, sebagai bagian tanggung jawab perusahaan, Michelin melanjutkan komitmen untuk membantu Korlantas Polri dalam upaya menurunkan angka kecelakaan di jalan raya. Yaitu, dengan menyelenggarakan Michelin Safety Academy (MSA) edisi keempat bagi kelompok usia tersebut. Khususnya, siwa dan siswi SMA di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Cilegon.

MSA ini didukung Federasi Otomotif International (FIA). Dalam program ini, Michelin bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Untuk memberikan pelatihan safety driving bagi 450 pelajar, Michelin melibatkan tiga "coach". Yaitu, Fitra Eri, Diandra Gautama, dan MotoMobi.

Mereka akan mengedukasi pengemudi usia muda mengenai berkendara yang aman, sehingga dapat menjadi pengendara yang bertnggung jawab. Terutama, di kalangan pelajar Sekolah Menangah Atas (SMA) yang sudah cukup usia untuk mendapatkan SIM.

"Pengendara pemula rentan terlibat dalam pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan di jalan raya jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar," ujar AKBP Aldo Siahaan.

Sosok menjabat sebagai Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri ini, sangat mendukung program kemitraan instansinya dengan Michelin. Khususnya, dalam upaya menekan jumlah angka pelanggaran lalu lintas yang berujung kelecakaan di jalan raya. Maklum, mayoritas korban kecelakaan itu merupakan pengendara pemula dan pelajar SMA.

"Seperti yang diketahui, banyak kasus kecelakaan di jalan raya berawal dair pelanggaran lalu lintas. Michelin Safety Academy sangat sesuai dengan program Korlantas yang memiliki tujuan meannamkan budaya utamakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban di saat berkendara di jalan raya bagi generasi muda Indonesia," Aldo, menambahkan.

*         *         *

PROGRAM edukasi ini akan diadakan di Pusdik Lantas Polri Serpong, Tangerang, pada 7 dan 14 Oktober mendatang. Instruktur dari IMI Jakarta akan membantu melatih pelajar dan mendemontstasikan bagaimana teknik pengereman serta cara berbelok di tikungan tajam dengan benar dan aman.

"Sebuah kebanggaan bagi kami untuk dapat berpartisipasi mendukung penanaman budaya berkendara yang aman di kalangan generasi muda. Michelin Safety Academy merupakan perwujudan fokus perusahaan di Indonesia, yaitu Perfection in Safety yang berdasarkan kepada tiga pilar. Kemanan melalui pemberian edukasi yang berlkelanjutan mengenai berkendara yang aman, inovasi produk dan pelayanan serta dukungan purna jual yang prima," Presiden Direktur Michelin Indonesia Frederick Mueller III, mengungkapkan.

"Michelin komitmen untuk mendukung pergerakan manusia dan barang secara lebih mudah dan keamanan di jalan raya jadi bagian penting dari strategi inovasi perusahaan. Sebagai bagian dai usaha untuk menciptakan ban paling aman, melalui program edukasi ini, kami berusaha untuk mencetak para pengendara muda untuk bertanggung jawab di jalan raya," lanjut Frederick.

Pernyataan sama diungkapkan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IMI Dodi Irawan, "Jalan-jalan di kota besar dipadati jutaan kendaraan setiap harinya. Kondisi ini tentu dapat menyulitkan para pengemudi pemula jika tidak dibekali dengan pengetahuan yang memadai. Kehadiran para pelatih dari kalangan profesional akan dapat menginspirasi pelajar dengan cara yang lebih personal."

Usai mengikuti Michelin Safety Academy, para pelajar itu berkesempatan untuk mendapatkan SIM A dan C dengan mengikuti ujian resmi pada 14 Oktober di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat. Diharapkan, mereka bisa menularkan disiplin berlalu lintas kepada keluarga, teman, dan di lingkungan sekitar.

"Setiap pengguna jalan memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Sebagai generasi penerus bangsa, penting bagi pelajar untuk menyadari hal tersebut. Michelin Indonesia telah membantu upaya pemerintah melalui program ini dalam mempromosikan budaya berkendara yang aman. Kami sangat mengharapkan kemunculan Michelin Safety Academy ini pada tahun-tahun yang akan datang," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hindro Surahmat.

Menyimak hingga akhir dari rangkaian acara ini membuat saya lebih awas lagi dalam berkendara. Saya pribadi masih trauma dengan kecelakaan lalu lintas. Sebab, itu menimpa saya pada 2007 silam akibat mengantuk. Sementara, tiga tahun silam, saya kehilangan mentor di kantor akibat tabrak lari (Artikel sebelumnya: Selamat Jalan Bang Faqih).

Yuk, berkendara dengan penuh tanggung jawab. Bukan hanya untuk keselamatan diri saja, melainkan juga orang lain.***

*         *         *
Presiden Direktur Michelin Indonesia Frederick Mueller III

*         *         *
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hindro Surahmat

*         *         *
AKBP Aldo Siahaan
*         *         *
Head of Public Affair Michelin Indonesia Nora Guitet

*         *         *
Suasana diskusi blogger dengan media

*         *         *
Detik-detik kick-off Michelin Safety Academy

*         *         *
Foto bersama perwakilan Michelin, Korlantas, Dishub, IMI, dan coach

*         *         *
Artikel Terkait:
- Michelin Selenggarakan Road Safety Day di Polda Metro Jaya
- HUT Polantas ke-60: Aspirasi Masyarakat Mengurai Kemacetan
- (Esai Foto) Jakarta Metropolitan Police Expo 2016: Demi 3M untuk Masyarakat

*         *         *
- Jakarta, 6 Oktober 2017

Minggu, 01 Oktober 2017

Gala Desa dan Mutiara yang Terpendam


Pertandingan voli di Lapangan Kecamatan Karya Penggawa, Pesisir Barat,
Lampung dalam Gala Desa 2017.
(Klik untuk perbesar foto atau geser untuk melihat gambar lainnya)


MUTIARA yang indah tidak dicomot begitu saja dari pinggir pantai, melainkan harus menyelam hingga ke dasar samudera.

Begitu juga dalam dunia olahraga. Untuk meraih prestasi bagi atlet atau tim, tidak semudah menggoreng bala-bala di penggorengan.

Alias, butuh proses yang panjang. Kemauan dari atlet baik itu individu atau tim, pelatih, dan pengurus, untuk berjibaku. Itu disertai dengan fasilitas sarana dan prasarana untuk berlatih serta tanding. Tak lupa, dukungan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) beserta instansi terkait dan pemerintah daerah.

Jika semua berjalan sesuai jalur, ibarat nelayan mencari mutiara. Meski di tengah lumpur sekalipun, mutiara tetaplah berkilau yang membedakannya dengan batu kerikil.

Jalan berliku dilalui untuk menjadikan Indonesia sebagai macan olahraga. Namun, pepatah mengatakan, Kota Roma tidak dibangun dalam semalam. Memang seperti itu.

Sejarah mencatat, banyak anak desa yang sukses mengharumkan Indonesia di tingkat internasional. Itu jadi alasan Kemenpora untuk menyelenggarakan Gala Desa di 136 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.

Gala Desa termasuk dalam program unggulan kementerian yang dipimpin Imam Nahrawi ini bersama Gowes Pesona Nusantara, Liga Santri, Liga Mahasiswa, Liga Pekerja, dan Liga Sepak Bola Berjenjang untuk menggelorakan olahraga kepada masyarakat.

Penyelenggaraan Gala Desa di bawah payung Ayo Olahraga yang merupakan ajakan untuk bergerak dan berolahraga sesuai instruski Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Sehat.

Sejak kick-off di Bulukamba, Sulawesi Selatan, pada 14 Mei lalu, Gala Desa selalu disambut antusias. Tidak hanya pejabat atau instansi terkait di daerah masing-masing, melainkan juga atlet dan warga.

Fakta itu bisa dilihat dalam Gala Desa yang berlangsung di dua tempat di provinsi Lampung. Yaitu, kabupaten Pesisir Barat dan Way Kanan yang serentak membuka Gala Desa pada Sabtu (30/9).

“Sering-sering diadakan acara ini. Kalau bisa setiap hari sepanjang tahun biar kita-kita di sini (dagangan) laris,” ujar Rosniwati, salah satu pedagang di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung Krui, Pesisir Barat.

Sementara, M. Ridwan, salah satu pelajar berharap Kemenpora bisa menambah cabang olahraga. Terutama, bela diri yang populer di Lampung.

“Semoga tahun depan Gala Desa kembali ada di Lampung. Inginnya (cabang olahraga) bisa bertambah dengan bela diri seperti silat dan tarung derajat yang asli nusantara,” Ridwan, mengungkapkan.

Pernyataan siswa XII SMA Negeri Pesisir Barat ini beralasan. Rekannya, Cikal Farah Labita, baru saja membawa pulang medali emas dari cabang Tarung Derajat pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 di Semarang yang diselenggarakan 10-21 September lalu.

Cikal berasal dari kabupaten Pesisir Barat yang mewakili provinsi Lampung. Pada Popnas edisi ke-14 itu, Lampung finis di urutan enam dengan 11 emas.


Semoga, dengan diselenggarakannya Gala Desa ini, bisa jadi kawah candradimuka bagi atlet muda untuk berprestasi di tingkat nasional hingga dunia. Sekaligus, turut mewujudkan Visi Pembangunan 2005-2025 sebagai Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur.***


*         *         *
Narsis sejenak dengan trofi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga

*         *         *
Kontingen dari 11 kecamatan di kabupaten Pesisir Barat, Lampung

*         *         *
Atraksi tarung derajat dari siswa-siswi SMA di Pesisir Barat

*         *         *
Cikal Farah Labita yang meraih emas pada Popnas 2017 di Semarang

*         *         *
Penampilan Tari Sembah pada pembukaan Gala Desa 2017

*         *         *
Gala Desa 2017 merupakan program Kemenpora yang diinisiasi Menteri
Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi

*         *         *

*         *         *
Artikel Sebelumnya:
- (Galeri Foto) Meriahnya Popnas XIV 2017
- Sambutan Meriah untuk Juara All England 2017
- (Galeri Foto) Meriahnya Count Down Asian Games 2018 di Monas

*         *         *
- Jakarta, 1 Oktober 2017