TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: www.TopSkor.id

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label www.TopSkor.id. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label www.TopSkor.id. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juli 2018

Galeri Foto Lalu Muhammad Zohri


Lalu Muhammad Zohri mengangkat bendera Merah-Putih usai penyambutan di
Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, 17 Juli


LALU Muhammad Zohri tak kuasa menahan haru. Air mata menetes membasahi pipinya saat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memeluknya.

"Terima kasih, Zohri. Anda telah membuat bangga negeri ini," kata Imam, lirih.

Zohri yang mendengarnya menggigit bibir. Bak curah hujan dari langit, pun demikian dengan wajahnya yang penuh air mata.

"Terima kasih pak Menteri atas sambutan ini. Terima kasih kepada keluarga yang sudah hadir di sini, pak Presiden Joko Widodo, pelatih, PB PASI, pak Bob Hasan, dan rekan wartawan," Zohri, terharu dengan penyambutan di Terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/7).

Selain Menpora, turut hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, Deputi I, II, III, dan IV Kemenpora, keluarga, hingga guru sekolah Zobri.

"Apa yang dilakukan Zohri ini memberi motivasi kita, bangsa Indonesia. Bahwa, kita mampu bersaing dengan negara lain," Imam, menambahkan.

Kemenpora melalui Imam memberikan apresiasi kepada Zohri sebesar Rp 250 juta dan pelatih (Rp 100 juta). Imam juga akan mendampingi Zohri yang diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara, Rabu (18/7).

"Saya... Saya berterima kasih untuk semua," Zohri menjelaskan dengan terbata-bata saking terharu mendapat sambutan yang meriah.

"Saya tak menyangka akan seperti ini. Sama ketika pada final, saya sempat tak percaya jadi yang terbaik. Namun, setelah melihat (di scoreboard) nama saya yang pertama, saya baru yakin. Kuasa Tuhan itu tiada yang tak mungkin."

Di sisi lain, Tigor berharap apa yang diraih Zohri bisa memotivasi atlet lainnya  termasuk dari PB PASI. Bisa dipahami mengingat setelah ini sudah ditunggu Asian Games 2018 yang berlangsung mulai 18 Agustus mendatang.

"Kami optimistis dengan kans Zohri. Namun, kami juga enggan terlalu membebaninya mengingat usia masih muda. Jalan Zohri masih panjang," Tigor menjawab, diplomatis.***


*           *          *
Air mata kebahagiaan dari Lalu Muhammad Zohri

*           *          *
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memeluk Lalu Muhammad
Zohri saat penyambutan di Bandar Udara Soekarno-Hatta, kemarin

*           *          *
Lalu Muhammad Zohri menyeka air mata saat disambut Menteri Pemuda dan
Olahraga Imam Nahrawi 

*           *          *
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memakaikan jaket Asian Games
2018 kepada Lalu Muhammad Zohri

*           *          *
Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta berdialog dengan
pelatih Lalu Muhammad Zohri

*           *          *
Sekretaris Kemenpora Gatot Sulistiantoro Dewa Broto memimpin seremoni
penyambutan Lalu Muhammad Zohri bersama Deputi Pengembangan Pemuda
Asrorun Niam yang memimpin doa

*           *          *
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada
Lalu Muhammad Zohri senilai Rp 250 juta

*           *          *
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
Tigor Tanjung berharap Lalu Muhammad Zohri bisa mempersembahkan
yang terbaik di Asian Games 2018

*           *          *
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memegang medali juara Lalu
Muhammad Zohri disaksikan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Viktor
Togi Tambunan

*           *          *
Keterangan: Foto merupakan koleksi pribadi yang sebelumnya sudah dimuat di www.TopSkor.id
- Jakarta, 19 Juli 2018

Jumat, 06 April 2018

Sisi Lain World Press Briefing Asian Games 2018


Yeeeee, relaksasi sejenak disela-sela World Press Briefing yang diselenggarakan
INASGOC di Hotel Borobudur pada 2-3 April lalu.



PANITIA Nasional Penyelenggara Asian Games XVIII/2018 (INASGOC) bekerja keras dan cerdas menyambut pesta olahraga antarnegara Asia ini. Bisa dipahami mengingat hajatan terbesar kedua di kolong langit setelah Olimpiade itu berlangsung empat bulan lagi. Tepatnya, pada 18 Agustus hingga 2 September mendatang di Jakarta dan Palembang.

Teranyar, INASGOC menyelenggarakan World Press Briefing di Hotel Borobudur pada 2-3 April lalu. Tujuannya, untuk lebih mendalam dalam memberikan informasi terkait teknis peliputan kepada lebih dari 200 media nasional dan internasional.

Bagi saya, ini kali kedua mengikuti rangkaian acara INASGOC lebih dari sehari. Sebelumnya, pada Asian Games Media Forum 2017 di Jakarta dan Palembang pada 27-28 November lalu. Untuk acara yang seharian alias tidak menginap sih sudah banyak.

Apalagi, INASGOC kerap menyelenggarakan diskusi mingguan dengan media di markasnya, di Wisma Serba Guna (WSG), Jalan New Delhi, Senayan, Jakarta Pusat. Atau, ketika jumpa pers terkait Asian Games 2018.

Kebetulan, saya sudah dua tahun aktif mengikuti perkembangan Asian Games 2018. Tepatnya, sejak dipercaya Redaksi Pelaksana TopSkor.id Suryansyah untuk meliput terkait INASGOC dan juga Panitia Nasional Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC).

Itu berkat rekomendasi dari Redaktur TopSkor.id Ari Dwi Prasetyo kepada Pemimpin Redaksi Harian TopSkor Yusuf Kurniawan yang mengajak saya bergabung pada versi online sejak Mei 2016.

Yupz, sebelumnya, saya memang berkecimpung pada versi cetak sejak kali pertama sebagai wartawan Harian TopSkor pada Mei 2012 (http://www.roelly87.com/2018/01/13-tahun-topskor-dalam-menyampaikan.html).

Meski kini terjun di versi online, beberapa kali saya juga ikut menulis untuk Harian TopSkor. Tidak hanya terkait Asian Games 2018 saja (https://www.instagram.com/p/BgttDdkheM7/), melainkan berita lainnya  (s.id/MarcoSimic) atau pelajar (s.id/PopNas2017), dan kompetisi usia dengan Liga NIVEA MEN TopSkor U-16 2018 (https://www.instagram.com/p/Bfs3keihtih/).

*        *        *
WORLD Press Briefing memberi saya banyak informasi terkait peliputan Asian Games 2018. Sebab, pada acara itu, saya bisa mengetahui lebih dalam apa dan bagaimana peran media (Selengkapnya di https://www.topskor.id/detail/71580/Galeri-Foto-World-Press-Briefing-2018).

Namun, acara yang diikuti ratusan peserta dari 25 negara ini tidak melulu tentang kegiatan serius. Sebaliknya, acara dikemas dengan santai bagi kami peliput, baik dari Tanah Air maupun luar negeri dengan tujuan lebih merasakan atmosfer Asian Games 2018. Misalnya, saat Gala Dinner dengan berbagai atraksi dan games berhadiah.

Kebetulan, saya berhasil membawa pulang oleh-oleh usai mengikuti games tersebut. Itu setelah saya dua kali menembak bola basket dengan sempurna dari tiga kesempatan. Padahal, mah kali terakhir megang bola basket itu pada 2004 silam. Alias, ketika masih berseragam abu-abu!

Beda, dengan sepak bola atau futsal yang lebih rutin. Baik bersama rekan kantor maupun teman-teman lainnya. Namun, sebagai pencinta olahraga, adrenalin saya langsung terpacu ketika mendapat tantangan dari MC untuk memasukkan bola ke dalam keranjang!

Usai santap malam yang dilanjutkan bermain angklung, saya dan beberapa rekan media seperti biasa nongkrong santai di depan lobi penginapan mewah berbintang lima ini. Nah, ketika asyik menikmati semilir dari hotel yang dibuka sejak 1974 ini, ada salah satu peliput yang menyeletuk.

Yaitu, memanfaatkan voucher hotel untuk menikmati sauna dan spa secara gratis! Yupzzz, ide itu tentu sangat menarik perhatian kami, terutama saya. Maklum, seumur-umur menginap di hotel berbintang lima di Tanah Air, saya belum pernah spa atau sauna.

Paling banter, berenang saja yang memang sudah jadi standardisasi setiap bepergian. Baik itu di Hotel Courtyard Mariott, Bali, yang juga bintang lima (s.id/CourtyardMariott) atau di Kapal Pesiar saat mengunjungi Wales, Inggris (http://s.id/MagellanCruise).

Alhasil, kami yang berjumlah belasan pun langsung menuju ke Klub & Spa Borobudur. Ya, relaksasi sejenak di tengah padatnya acara World Press Briefing sejak pagi. Terutama, untuk memulihkan kebugaran mengingat esok harinya, Selasa (3/4) kami akan melanjutkan petualangan dengan meninjau lima venue Asian Games 2018 di ibu kota.

Dimulai dari kunjungan ke Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Utara, yang dilanjutkan ke Jakarta Timur untuk meninjau International Equestrian Park (Pulomas), dan Jakarta International Velodrome (Rawamangun).

Usai makan siang di Kantor Pusat PT Bank Negara Indonesia (BNI) Sudirman, Jakarta Pusat, kami pun menuju selatan ibu kota. Tepatnya, ke Komplek Gelora Bung Karno (GBK). Mulai dari Aquatic Center, Istana Olahraga (Istora) Senayan, dan Stadion Utama GBK.

Yuppppi. Ga sabar untuk segera merasakan atmosfer Asian Games 2018!***

*        *        *
Bawa pulang Bhin-bhin, Kaka, dan Atung!

*        *        *
Yeeee, berangklung ria

*        *        *
3... 2... 1...

*        *        *
Narsis sejenak ke arah kamera

*        *        *
Hufff...!

*        *        *
Dapat suvenir resmi Asian Games 2018 atas keberhasilan memasukkan bola

*        *        *
Yeeeee, kali pertama dalam sejarah merasakan spa dan sauna

*        *        *
Melihat foto ini jadi ingat film bertema Triad seperti Young and Dangerous!

*        *        *
Gaya euy!

*        *        *
Entah ini apa namanya, pengering rambut mungkin

*        *        *
Kamar yang super-duper luas

*        *        *
Saatnya, kerja, kerja, dan kerja!

*        *        *
Untuk artikel liputan bisa disimak di www.topskor.id

*        *        *
Bergaya di kantor pusat PT Bank Negara Indonesia

*        *        *
Tiada pesta yang tak berakhir, usai meninjau berbagai venue di GBK,
kami pun kembali ke rumah masing-masing

*        *        *
Artikel Terkait:

- https://www.topskor.id/detail/71580/Galeri-Foto-World-Press-Briefing-2018
- https://www.topskor.id/detail/71442/Sponsori-Asian-Games-2018-BNI-Sediakan-Solusi-Transaksi-Digital 
- https://www.topskor.id/detail/71435/Sudah-98-Equestrian-Siap-Sambut-Asian-Games-2018 
- https://www.topskor.id/detail/71404/Masih-4-Bulan-Lagi-Atmosfer-Asian-Games-2018-Sudah-Terasa 
- https://www.topskor.id/detail/71378/World-Press-Briefing-Jadi-Sarana-Publikasi-INASGOC
- https://www.topskor.id/detail/71376/INASGOC-dan-Puluhan-Media-Tinjau-Venue-Asian-Games-2018 

*        *        *
Artikel Sebelumnya:

*        *        *
Keterangan: Seluruh foto merupakan dokumentasi pribadi yang dilakukan sendiri (swafoto) dan dijepret rekan media lainnya.
- Jakarta, 6 April 2018

Sabtu, 06 Januari 2018

13 Tahun TopSkor dalam Menyampaikan Informasi Olahraga


Salah satu pendiri TopSkor, Lilys (paling kanan) memotong kue tart
bertuliskan HUT ke-13 media ini, kemarin. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)



13 merupakan angka yang seksi. Dalam sepak bola, sejak dekade lalu, nomor 13 identik dengan Michael Ballack. Andalan tim nasional (timnas) Jerman yang pernah memperkuat berbagai klub elite di kolong langit itu dikenal sebagai salah satu penyihir dalam blantika bal-balan. Bisa dipahami mengingat posisinya merupakan gelandang yang berperan sebagai kreator.

Dalam generasi yang sama, terdapat salah satu bek terbaik di kolong langit. Ya, bagi Anda yang menggemari sepak bola sejak era 1990-an, tentu tidak asing dengan Alessandro Nesta. Sosok yang semasa jadi pemain dijuluki sebagai batu karang itu hingga kini masih mencuri hati penggemar Lazio, AC Milan, dan Italia. 


Wajar saja karena Nesta merupakan bek tangguh yang memberi rasa aman bagi setiap kiper di belakangnya. Pria yang dikenal sebagai pemilik khas dari jersey 13 ini pun sangat bergelimang gelar. Mulai dari citarasa lokal seperti Seri A, Liga Champions, hingga Piala Dunia sudah didapatkan.

Tentu, selain mereka,  masih banyak pesepak bola hebat yang identik dengan nomor punggung 13 tersebut. Mulai dari Gerd Mueller, William Gallas, Douglas Maicon, Park Ji Sung, hingga Thomas Mueller.


*          *          *

SIANG itu, sang surya bersinar dengan terik. Namun, hangatnya sang mentari justru memberi semangat penggawa TopSkor untuk melakukan persiapan. Ya, usai salat Jumat (5/1) berbagai kru dari media ternama di Tanah Air ini antusias menyambut HUT ke-13 yang diperingati setiap 6 Januari.

Perayaannya, dibuat sederhana. Namun, dari kesederhanaan itu timbul optimisme tinggi. Ya, semoga dalam usia ke-13 ini, TopSkor semakin maju, jaya, kian berkualitas baik isi dan penampilannya. Aamiin…

Kalimat sederhana itu diucapkan salah satu pendiri TopSkor, Lilys, usai doa bersama. Di kantor kami yang sederhana di sudut Jakarta, kami merayakan HUT ke-13 TopSkor dengan cara yang sederhana, khidmat, dan bermakna. Kami memanjatkan doa pada Jumat yang baik itu semoga di hari-hari selanjutnya sepanjang 2018 dan seterusnya, kami diberikan rahmat, berkah, sehat, dan kesejahteraan untuk seluruh karyawan TopSkor dan keluarganya.

Tentu, semua hari adalah baik. Sudah pasti, kita berdoa atau merenungi perjalanan yang telah kita lalui, kapan pun waktunya. Namun, pembaca, hari ulang tahun hanya terjadi sekali dalam setahun. Waktu ketika kita mengingat kembali titik awal dulu saat memulai perjalanan hingga sampai sejauh ini.

Ya, 13 tahun! Usia TopSkor hari ini, genap 13 tahun. Sebuah rentang waktu yang panjang, setidaknya jika mengingat derasnya cobaan atau rintangan yang kami hadapi. Gelombang yang kami hadapi juga bukan hanya dari dunia yang kami geluti, melainkan juga dalam konteks sebenarnya. Gelombang banjir yang sempat melanda ibu kota beberapa tahun silam pun pernah menjadi cobaan. Namun, kami tetap kuat menghadapinya. Semakin tinggi gelombang tersebut, justru membuat rasa kekeluargaan kami bertambah erat. 

“Selamat ulang tahun, TopSkor. Semoga tetap jadi pemimpin media olahraga di Tanah Air,” ujar Lilys, optimistis.


*          *          *

ADAGIUM lawas mengatakan, intan tetaplah intan yang kemilaunya tetap memesona meski berada di dasar lumpur sekali pun. Namun, untuk membentuk struktur dari batu permata tersebut, tentu harus melalui proses yang panjang. Butuh kesabaran yang tinggi disertai energi berlebih untuk menghasilkan sebutir intan.

Pun demikian dalam lingkup media. Hari ini, TopSkor genap 13 tahun. Suatu perjalanan yang lumayan panjang sejak terbit perdana pada 6 Januari 2005. Namun, pepatah mengatakan, proses tidak pernah mengkhianati hasil. Hingga kini, TopSkor jadi barometer masyarakat dalam menyimak informasi olahraga pada Senin hingga Sabtu. 

Hanya, seiring perkembangan zaman, sudah pasti disertai pesatnya teknologi. Itu pun berpengaruh pada penerimaan minat baca masyarakat yang menginginkan informasi update. Itu mengapa, sejak 2014 lalu, TopSkor merombak website resminya demi mengakomodasi kebutuhan pembaca, terutama generasi milenial. Yaitu, dengan portal olahraga www.TopSkor.id.
Website ini jadi jawaban masyarakat yang menginginkan informasi ter-update. Misalnya, hasil pertandingan, transfer pemain, situasi terkini terkait olahraga, dan sebagainya. Keberadaan www.TopSkor.id melengkapi Harian TopSkor untuk memberi informasi mengenai olahraga dengan ciri khas masing-masing. 


Website www.TopSkor.id mengandalkan kecepatan untuk sampai ke pembaca yang bisa diakses melalui smartphone, PC, laptop, tablet, dan ke depannya sedang dikembangkan aplikasi. Di sisi lain, Harian TopSkor tetap jadi acuan masyarakat yang menginginkan informasi lebih mendalam disertai infografis nan menawan yang sudah jadi ciri khas.

Bersama ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Anda, para pembaca setia. Kami berharap bisa terus menemani Anda dalam menyampaikan informasi mengenai olahraga.***


*          *          *
Harian TopSkor terbit perdana pada 6 Januari 2005 yang kini
merambah ranah digital dengan www.TopSkor.id sejak 2014 silam.
(Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*          *          *
Pemimpin Redaksi TopSkor Yusuf Kurniawan memberi sambutan kehadiran
penggawa FC Internazionale, termasuk Diego Milito yang  berkunjung ke
kantor redaksi TopSkor pada 24 Mei 2012.  (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*          *          *
Pemotongan tumpeng yang dilakukan Lilys, saat melepas Edi Krisnadefa
dan Nurul Ika Hidayati untuk meliput Piala Eropa 2012 di Ukraina-Polandia.
(Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*          *          *
Yusuf Kurniawan bersama redaktur dan reporter TopSkor saat
sesi pemotretan pada 2012 silam. (Foto: TopSkor.id/Harian TopSkor)

*          *          *
Segenap karyawan TopSkor mengadakan liburan ke Pulau Pari saat
perayaan HUT kedelapan pada 2013 silam. (Foto: TopSkor.id/Harian TopSkor)

*          *          *
Yusuf Kurniawan dan Lilys dalam perayaan HUT kesembilan TopSkor
di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, pada 2014 lalu. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*          *          *
TopSkor menyelenggarakan nonton bareng Real Madrid versus Barcelona di
GOR Otista, pada 25 Oktober 2014. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*          *          *
HUT ke-10 TopSkor mengangkat tema berbagai legenda sepak bola  nasional
dan dunia yang mengenakan nomor keramat itu. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*          *          *
TopSkor menyelenggarakan nonton bareng Manchester City kontra
Manchester United di Bintaro pada 20 Maret 2016. (Foto: TopSkor.id/Choirul Huda)

*          *          *
Foto bersama segenap penggawa TopSkor usai suksesnya penyelenggaraan
NIVEA MEN TopSkor Cup U-16 2017 pada 17 Desember lalu
di Stadion Bea Cukai, Rawamangun. (Foto: TopSkor.id/Adi Sesotya)

*          *          *

- Jakarta, 6 Januari 2018