TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Home Credit Indonesia

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label Home Credit Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Home Credit Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Agustus 2017

#LiveDigital Bersama Home Credit

#LiveDigital Bersama Home Credit

Home Credit Indonesia


PADA suatu hari memasuki pengujung Juli, terdapat dua insan manusia di warung kopi.

"Hey bro. Gimana proyek lo?" kata Andi Pratama menyapa sahabatnya.

"Aman, lah." Yudi Febiana, menjawab.

"Sip. Sukseslah biar bisa ajak kita-kita nobar lagi. Pekan depan, klub favorit main tuh."

"Pasti. Tapi, gw lagi bingung nih."

"Kenapa, bro?"

"Smartphone gw rusak. Pengen ganti tapi belom ada dana."

"Yaelah, zaman udah era digital sekarang. Hape mah gampang. Tinggal ajuin secara online saja."

"Lha, kan gw ga punya kartu kredit. Itu masalahnya."

"Ga masalah bro! Di Home Credit, kita bisa memiliki gadget secara cicil dengan atau tanpa kartu kredit. Prosesnya mudah lagi. Nih punya gw dari Home Credit. Keren kan," Andi memamerkan smartphone generasi terbaru.

"Serius bro?"

"Yoi."

"Gimana caranya?"

"Nih, lo buka www.homecredit.com atau via aplikasi di Android lo. Atau bisa juga ke store mereka. untuk ajukan cicilan. Kalau persyaratan kita lengkap, ga sampe 30 menit bisa di-acc mereka. Simpel kan!"

"Waduh, mau banget bro."

"Ya udah, lo siapin dokumennya seperti KTP, KK, NPWP, dan sebagainya. Setelah lengkap, lo datengin store Home Credit."

"Siap bro. Ayo anterin gw sekarang."

"Nah, kalau itu lo sendiri yang lakuin. Sebagai sohib, gw cuma mau kasih kailnya, bukan ikan. Selanjutnya, tergantung usaha lo sendiri."

"Ha ha ha, bisa aja lo bro. Terima kasih ya bro informasinya. Gw cabut nih, mau balik ke kost-an siapin perlengkapan."

"Nah gitu bro. Kalau udah dapat smartphone-nya, kabarin gw ya."

"Ok bro. Btw, lo ngemil apa saja nih, biar gw bayarin."

"Yaelah bro, sama sohib masih kaku aja. Santai aja, ini kita sendiri-sendiri yang bayar."

"Sip bro, gw cabut dulu ya."

*         *         *

DUA hari kemudian di halaman museum di ibu kota...

"Bro, bener kata lo. Prosesnya mudah. Ga sampe 30 menit, aplikasi gw di-ACC sama Home Credit!"

"Tuh kan, gampang banget kalo kita butuh gadget ke Home Credit."

"Iya bro, ini gw dapat smartphone terbaru dengan cicilan terjangkau. Tahu gini, dari dulu aja gw ke Home Credit."

"Yongkru. Banyak jalan menuju kota Roma, bro."

"Sip bro. Dengan smartphone ini, gw bisa nge-handle berbagai proyek lagi dengan mudah. Terima kasih info dari lo, ya!"

*         *         *

DEMIKIAN ilustrasi percakapan antarsahabat itu mengenai kemudahan Home Credit. Seperti yang diungkapkan Andi, memang banyak jalan menuju kota Roma. Begitu juga dengan kehidupan sehari-hari ketika kita butuh sesuatu. Termasuk, mengenai gadget seperti smartphone, laptop, kamera, dan sebagainya.

Jika belum memiliki cukup uang, kita bisa mendapatkannya secara mencicil. Home Credit memberikan solusi yang terbaik. Sebab, perusahaan pembiayaan nomor satu di Indonesia ini memberikan kemudahan bagi konsumen.

Salah satunya, terkait pengajuan tanpa perlu kartu kredit. Menurut saya ini penting mengingat tidak semua rakyat Indonesia punya kartu kredit. Itu sesuai dengan slogan Home Credit, yaitu Mudah, Praktis, dan Cepat.

Bahkan, mereka terus berinovasi untuk memanjakan konsumen. Proses Home Credit juga dapat dinikmati dengan berbagai layanan digital yang seiring dengan perkembangan zaman. Kita bisa memantau cicilan dan memperoleh penawaran menarik lewat aplikasi mobile My Home Credit yang bisa diunduh gratis pada link https://play.google.com/store/apps/details?id=id.co.myhomecredit&hl=in.

Kita bisa memantau cicilan dan memperoleh penawaran menarik baik lewat website-nya atau aplikasi My Home Credit. Selain itu, pengajuan cicilan juga bisa dilakukan lewat partner Home Credit. Proses tersebut berlangsung secara paperless. Alias tidak perlu isi form cetak yang panjang lebar. Melainkan, cukup mengisi data secara online yang ditunjukkan staf atau sales agen Home Credit di store.

*         *         *

NAH, pertanyaannya, kenapa harus Home Credit yang dipilih? Ini semua tentang Home Credit yang saya ketahui:

1. Berskala Internasional
Home Credit didirikan di Republik Ceko pada 1997 silam dengan kini memiliki 75 ribu karyawan. Merupakan anak perusahaan dari PPF Group N.V. yang melayani lebih dari 55 juta konsumen di 11 negara. Selain Indonesia dan negaranya, Home Credit juga beroperasi benua Amerika, Eropa, dan tentunya Asia.

2. Kredibilitas Perusahaan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memverifikasi Home Credit sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa pembiayaan terbaik di Tanah Air. Tidak sembarang perusahaan penyedia jasa pembiyaan yang bisa mendapat verifikasi tersebut. Sebab, OJK dikenal sebagai lembaga independen yang sangat ketat dalam mengawasi keberadaan perusahaan pembiayaan

3. Dukung Program Pemrintah
Saat ini Home Credit memperkerjakan lebih dari 6.000 karyawan yang tersebar di Indonesia. Itu berarti, secara tidak langsung Home Credit membantu pemerintah dalam program pengentasan pengangguran. Sekaligus, mengenalkan anak muda untuk melek teknologi. Fakta itu diungkapkan Roostiawati yang menjabat Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kementerian Ketenaga kerjaan Indonesia.

4. Edukasi FinTech
Home Credit hadir di Indonesia sejak 2013. Dalam periode itu, mereka tidak hanya sebagai perusahaan penyedia jasa pembiyaan saja. Home Credit turut mengedukasi masyarakat tentang literasi keuangan yang sesuai dengan program OJK. Hingga pertengahan 2017 ini, sudah ada 1.324 orang yang menerima manfaat dari program ini.

5. Jaringan yang Luas
Home Credit memiliki 7.000 titik distribusi di Tanah Air dengan melayani lebih dari 1,1 juta penduduk di nusantara. Home Credit juga memiliki mitra produsen dan peritel terkemuka di Indonesia. Di antaranya seperti Erafone, Electronic Solution, Home Solution, Informa, Electronic City, IKEA, Oke Shop, Global Teleshop, Hypermart, Trans Hello, Lotte Mart, ACE Hardware, Gramedia, dan lain sebagainya.

Demikian berbagai fakta tentang Home Credit. Semoga berbagai informasi dalam artikel ini bisa berguna untuk Anda, keluarga, rekan, dan semuanya.***

Informasi tentang Home Credit:
Website: https://www.homecredit.co.id/
Fan-page Facebook: https://www.facebook.com/homecreditid/
Twitter: https://twitter.com/HomeCreditID_
Instagram: https://www.instagram.com/homecreditid/
Aplikasi My Home Credit: https://play.google.com/store/apps/details?id=id.co.myhomecredit&hl=in


*         *         *
Beberapa mitra Home Credit (Gambar: https://www.homecredit.co.id)
Keterangan tambahan:
- Website Home Credit sudah memiliki Secure Socket Layer (SSL) pada url HTTP jadi HTTPS. Itu menjamin keamanan bagi pengunjung ketika memasukkan data atau dokumen pribadi. SSL tipe ini biasa digunakan pada website yang terverifikasi seperti perbankan, toko online, organisasi, hingga pemerintahan.

- Layanan pelanggan Home Credit bisa dihubungi setiap saat. Nomornya, 021 2953 9600 pada Senin-Minggu alias 24 jam atau lewat aplikasi chat seperti yang tertera pada panel di pojok kanan bawah.

*         *         *
- Jakarta, 30 Agustus 2017

Kamis, 10 Agustus 2017

Mengenal Lebih Dekat dengan Home Credit: Solusi Pembiayaan yang Mudah, Praktis, dan Cepat


Aplikasi My Home Credit sangat memudahkan masyarakat untuk
mencari berbagai kebutuhan sehari-hari
(Klik untuk perbesar foto atau geser untuk melihat gambar lainnya)

PERKEMBANGAN teknologi membuat hidup kian mudah. Yupz, Live Digital. Misalnya, jika kita menginginkan suatu barang, tidak perlu harus pergi ke tokonya langsung. Melainkan, cukup duduk manis di layar komputer atau dengan menjentikkan jari lewat smartphone. Ya, pepatah mengatakan banyak jalan menuju kota Roma.

Termasuk, jika saya ingin membeli gadget. Contohnya, smartphone atau laptop. Kini, saya bisa cicil online pakai Home Credit lewat sejumlah partner saja. Bisa dipahami mengingat Home Credit merupakan perusahaan pembiayaan nomor satu di Indonesia.

Maklum, Home Credit mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat luas. Misalnya, saya yang tidak memiliki kartu kredit. Dengan Home Credit, saya tetap bisa mendapatkan laptop impian saya meski tidak memiliki kartu kredit.

Syaratnya, mudah. Cukup melampirkan kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Jika persyaratan lengkap, 30 menit kemudian, barang yang kita butuhkan dapat dimiliki. Tak heran jika solusi pembiayaan Home Credit yang Mudah, Praktis, dan Cepat, disambut antusias rakyat Indonesia.

Salah satunya saya yang merupakan pekerja swasta, bisa memanfaatkan berbagai layanan Home Credit itu dengan maksimal. Itu mengapa saya sangat bersemangat untuk menghadiri Home Credit’s Media Update Event #LIVEDIGITAL di Kempinski Grand Ballroom, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

*         *         *
PAGI itu, lantai 11 di gedung yang berhadapan dengan Tugu Selamat Datang, ramai dipenuhi pengunjung. Saya melirik arloji di tangan kiri menunjukkan pukul 09.10 WIB. Alias, masih 20 menit jelang dimulainya #LiveDigital pada 09.30 WIB.

Sambil registrasi di meja panitia, saya turut berbincang dengan rekan-rekan blogger yang sudah tidak asing lagi karena kerap bertemu dalam beberapa acara. Ya, suatu kehormatan bagi saya ikut bergabung dengan beberapa rekan blogger lainnya dalam acara ini. Itu berkat rekan blogger Haya Aliya Zaki yang memberi informasi terkait event ini.

Selanjutnya, kami bertualang ke experience zone, photobooth, hingga yang utama melakukan simulasi kredit yang dipandu perwakilan Home Credit.

#LiveDigital dibuka Chief Marketing & Strategy Officer PT Home Credit Indonesia Miroslav Hlavac. Dalam sambutannya, pria yang memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang manajemen operasional, vendor, proyek, dan manejemn proses di industri jasa pembiayaan di berbagai negara ini berbagi cerita tentang inovasi digital.

Khususnya, terkait Home Credit sebagai lembaga pembiyaan dengan syarat dan ketentuan yang jelas. Transparansi jadi kunci utama kesuksesan Home Credit di seluruh dunia. Maklum, Home Credit yang merupakan anak perusahaan dari PPF Group N.V. ini melayani lebih dari 55 juta konsumen di 11 negara. Home Credit didirikan di Republik Ceko pada 1997 silam dan kini sudah memiliki 75.000 karyawan.

Setelah Miroslav Hlavac, terdapat sharing dari enam narasumber lainnya yang menambah wawasan saya sebagai blogger di kehidupan sehari-hari. Yaitu, Jakub Cerny (Wakil Duta Besar Ceko), Roostiawati (Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kementerian Ketenaga kerjaan Indonesia), Riswinandi (Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank merangkap Anggota Dewan Komisiener Otoritas Jasa Keuangan), Andy Nahil Gultom (Chief External Affairs Home Credit), Jaroslav Gaisler (Direktur Utama & Chief Executive Officer Home Credit), dan Patricia Sefrida Nindya Karina (Sales Training Manager Home Credit).

"Teknologi digital sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari dan perkembangan digital perlu dimanfaatkan secara positif. Kemajuan teknologi ini tentunya memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Jaroslav Gaisler atau Jarda selaku CEO.

Itu mengapa, Home Credit meluncurkan aplikasi My Home Credit yang bisa diunduh gratis di smartphone Android dengan link https://play.google.com/store/apps/details?id=id.co.myhomecredit&hl=in.

Dengan aplikasi ini, saya bisa mencari lokasi toko yang jadi rekanan Home Credit, mendapat penawaran spesial, simulasi cicilan produk, dan berbagai kemudahan lainnya. Apalagi, My Home Credit ini hanya berukuran 6,10 MB yang sangat ringan untuk disimpan di smartphone.

"Aplikasi ini merupakan kelanjutan dari komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah. Yaitu, dalam mengembangkan inklusi keuangan dan inovasi teknologi finansial (FinTech)," lanjut Jarda.

*         *         *
YUPZ, saya percaya, inovasi dan konsistensi merupakan kunci utama kesuksesan bagi setiap pelaku industri. Tak heran jika kehadiran Home Credit yang di Indonesia berdiri sejak 2013 mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Bahkan, pemerintah sangat mengapresiasi apa yang dilakukan perusahaan yang memiliki 7.000 titik distribusi di Tanah Air dengan melayani lebih dari 1,1 juta penduduk di nusantara. Saat ini,Home Credit memiliki mitra produsen dan peritel terkemuka di Tanah Air.

Di antaranya seperti Erafone, Electronic Solution, Home Solution, Informa, Electronic City, IKEA, Oke Shop, Global Teleshop, Hypermart, Trans Hello, Lotte Mart, ACE Hardware, Gramedia dan lain sebagainya.

"Saya kali pertama kenal dengan Home Credit saat mendukung Slank," kata Roostiawati mengenai band legendaris Indonesia tersebut. "Kami dari Kemenaker sangat mendukung kegiatan anak-anak muda untuk berkarya pada dunia finansial digital. Termasuk, dari Home Credit yang banyak menyerap ketenaga kerjaan di Indonesia."

Pernyataan Roostiawati sangat beralasan. Menurut data resmi yang saya telusuri, Home Credit kini memperkerjakan lebih dari 6.000 karyawan di Indonesia. Mereka tersebar di berbagai daerah di nusantara. Alhasil, Home Credit turut membantu pemerintah dalam program pengentasan pengangguran. Sekaligus, kian mengenalkan anak muda untuk melek teknologi.

Respons positif kehadiran Home Credit juga diterima dari Oritas Jasa Keuangan (OJK). Ini menarik bagi saya, mengingat OJK merupakan lembaga independen yang dikenal sangat ketat terhadap keberadaan perusahaan pembiyaan.

Terutama karena untuk memenuhi syarat OJK, perusahaan atau penyedia jasa pembiayaan termasuk berbasis FinTech wajib mengedukasi masyarakat tentang literasi keuangan.  Itu diungkapkan Riswinandi yang sangat mengapresiasi Home Credit.

"Dengan My Home Credit ini akan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi secara digital. Aplikasi ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," Riswinandi, menjelaskan.

Wujud komitmen Home Credit dalam mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan literasi keuangan yang jadi program OJK diungkapkan Andy Gultom selaku Chief External Affairs Home Credit Indonesia. Menurutnya, Home Credit memiliki tanggung jawab penuh untuk menajlankan Kampanye Nasional Literasi Keuangan.

"Kami menyadari bahwa saat ini tingkat pemahaman masyarakat mengenal literasi keuangan masih rendah. Untuk itu, kami akan melakukan kunjungan ke beberapa kota besar di mana kami beroperasi untuk memberikan edukasi bagi seluruh lapisan masyarakat," ucap Andy, optimistis.

Dalam kesempatan itu, Andy memaparkan, hingga pertengahan 2017 ini, sudah ada 1.324 orang yang menerima manfaat dari program ini. Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibanding dengan peserta pada 2016.

Tahun ini, Home Credit telah menjalankan kampanye nasional di kota Surabaya dan Yogyakarta. Bakal ada tiga kota lagi yang dikunjungi sepanjang 2017 ini yaitu Makassar, Palembang, dan Medan. Sementara, hingga akhir 2018 dijadwalkan lima kota lagi yang mendapat kunjungan Home Credit meliputi Pekanbaru, Batam, Denpasar, Semarang, dan Bandung.

Yupz, saya sudah mengetahui secara langsung manfaat dari Home Credit untuk kebutuhan sehari-hari. Utamanya, dalam mewujudkan kebutuhan saya terkait gadget dengan solusi pembiayaan yang Mudah, Praktis, dan Cepat. Bagaimana pengalaman Anda dengan Home Credit? Yuk, berbagi cerita dan wawasan pada kolom komentar di bawah ini.

Informasi tentang Home Credit:
Website: https://www.homecredit.co.id/
Fan-page Facebook: https://www.facebook.com/homecreditid/
Twitter: https://twitter.com/HomeCreditID_
Instagram: https://www.instagram.com/homecreditid/
Aplikasi My Home Credit: https://play.google.com/store/apps/details?id=id.co.myhomecredit&hl=in

*         *         *
Chief Marketing & Strategy Officer Home Credit Miroslav Hlavac

*         *         *
Wakil Duta Besar Ceko Jakub Cerny

*         *         *
Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kementerian Ketenaga Kerjaan Roostiawati

*         *         *
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank OJK Riswinandi

*         *         *
Apresiasi dari pemerintah untuk Home Credit

*         *         *
Suatu kehormatan bagi saya untuk bergabung dengan rekan-rekan blogger dan
tamu undangan lainnya dalam acara #LiveDigital ini

*         *         *
Chief External Affairs Andy Nahil Gultom dan
Direktur Utama & Chief Executive Officer Home Credit Jaroslav Gaisler

*         *         *
Testimoni pelanggan terkait Home Credit yang jadi solusi pembiayaan
yang mudah, praktis, dan cepat

*         *         *
Sales Training Manager Home Credit Patricia Sefrida Nindya Karina

*         *         *
Tagar #LiveDigital jadi trending topics twitter
secara nasional yang membuktikan antusiasme netizen
untuk menyimak info terkait pembiayaan kredit

*         *         *
Rekan blogger Moh. Soharsono antusias menyimak penjelasan tentang
aplikasi My Home Credit

*         *         *
Berikut, langkah-langkah untuk melakukan pengajuan di aplikasi My Home Credit

*         *         *
Aplikasi My Home Credit bisa diunduh secara gratis pada laman ini:
https://play.google.com/store/apps/details?id=id.co.myhomecredit&hl=in

*         *         *
Selain via aplikasi My Home Credit, kita
juga bisa melakukan pengajuan melalui
deskstop  dan smartphone

*         *         *
- Jakarta, 10 Agustus 2017