TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: jne

Serial Catatan Harian Ojol

Serial Catatan Harian Ojol
Serial Catatan Harian Ojol
Tampilkan postingan dengan label jne. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jne. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Januari 2018

JLC Award 2018 Jawaban JNE untuk Pelanggan yang Loyal


Presiden Direktur JNE M. Feriadi menggendong salah satu adik dari
Yayasan Miftahul Al Mubarokah usai pemberian santunan
(Klik untuk perbesar foto atau geser untuk melihat gambar lainnya)


MEMPERTAHANKAN jauh lebih sulit ketimbang meraih sesuatu. Demikian, adagium lawas yang barlaku dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu dalam berorganisasi, usaha, dunia olahraga, sepak bola, karier, hingga perusahaan.

Yupz, menjaga apa yang sudah dimiliki tentu tidak semudah ketika meraihnya. Kuncinya, ada pada inovasi produk dan konsistensi layanan terhadap pelanggan. Itu yang diterapkan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dalam 28 tahun terakhir.

Tepatnya, sejak berdiri pada 26 November 1990 yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang baik domestik maupun internasional. Hingga lebih dari seperempat abad, JNE jadi salah satu perusahaan pengiriman barang terbesar di Tanah Air.

Bahkan, jadi merek generik di masyarakat. Sebab, jika ingin mengirim barang, yang terpatri di hati publik kerap menyebut, "Kirim via JNE saja". Baik itu secara personal, perusahaan, hingga transaksi lewat belanja online.

Menyikapi kepercayaan tinggi dari pelanggan itu, jadi apresiasi bagi JNE. Perusahaan yang kantor pusatnya di kawasan Tomang, Jakarta Barat ini pun menjawab loyalitas pelanggan yang tergabung dalam JNE Loyalty Card (JLC) dengan menggelar program spesial.

Yaitu, JLC Award 2018 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/1). Kebetulan, saya jadi saksi dari acara bertema Raise Up Your Business tersebut. Tepatnya, setelah mendapat informasi dari rekan blogger Lidya Fitrian.

Bisa dipahami mengingat saya tidak asing dengan JNE. Sebab, nyaris dalam setiap berikirim barang, menggunakan jasa perusahaan yang memiliki maskot ikonik, "Si Joni" ini. Beberapa di antaranya sudah saya tuliskan di blog ini, termasuk, ketika menghadiri acara yang diselenggarakan JNE.

Dalam JLC Award 2018 turut diumumkan pemenang JLC Lucky Draw dan JLC Race 2017. Yupz pada pengujung 2017, JNE mengadakan dua program itu yang diikuti 70 ribu lebih anggota JLC di seluruh Tanah Air.

Pengundian JLC Lucky Draw dilakukan pada 21 Desember lalu di kantor pusatnya. Yang menarik, hadiahnya tidak tanggung-tanggung. Pemenang pertama berhak menerima satu paket wisata ke Disneyland Hong Kong! Selanjutnya, dua unit sepeda motor Honda Beat, tiga paket wisata ke Singapura dan Legoland Malaysia, tiga paket wisata ke Malang (Jawa Timur), lima iPad Mini, 10 mirrorless camera, serta 100 voucher belanja!

Selanjutnya, pada program JLC Race yang merupakan kali pertama diadakan JNE sebagai bentuk apresiasi kepada anggotanya pun memberikan hadiah tidak kalah menarik. Itu ditujukan untuk lima member JLC dengan nilai transfer tertinggi dan lima anggota JLC dengan jumlah pengiriman paket atau resi terbanyak selama periode transaksi pada 1 November hingga 31 Desember lalu.

Untuk member dengaan nilai transaksi tertinggi mendapatkan satu unit mobil Mitsubishi Xpander sebagai juara satu, sepeda motor Yamaha Xmax (juara dua), paket wisata dua orang ke Eropa (juara tiga), iPhone 7 Red (juara empat), dan kamera Fuji XT10 (juara lima).

Sementara, anggota dengan jumlah pengiriman atau resi terbanyak mendapatkan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja RR untuk juara satu, paket wisata ke Bangkok untuk dua orang (juara dua), Samsung Galaxy Note 8 (juara tiga), kamera Canon EOS M10 (juara lima), dan Vivo V7 (juara lima).

Hebatnya lagi, berbagai macam hadiah untuk para pemenang tersebut, masih ditambah dengan City Tour Experience menggunakan helikopter dalam JLC Race 2017. Hadiah berupa wisata keliling kota naik helikopter ini jadi benefit yang bisa didapatkan member JLC dengan menukarkan poin yang dimiliki.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya selama ini," kata Presiden Direktur JNE M. Feriadi, dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut, saya dan rekan-rekan blogger serta peserta, disuguhkan hiburan yang menarik dan edukatif. Termasuk, dengan kehadiran Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Hari Sungkar yang memaparkan mater How to Build Your Own Creative Business Trhrough Digital World.

Selanjutnya, ada CEO Young on Top Billy Boen dengan presentasi berjudul Welcome to Digital World kepada ratusan peserta yang hadir. Sebagai wujud syukur, JNE juga turut memberikan santunan kepada adik-adik dari yayasan Miftahul Al Mubarokah.

Bahkan, saya turut membawa pulang sesuatu saat doorprize dalam jumpa pers jelang JLC Award 2018. Bisa jadi, JNE tahu sebelumnya saya baru saja merayakan ultah pada bulan ini hingga memberi kado yang sangat istimewa.

"JNE akan selalu berupaya agar dapat memberikan manfaat serta nilai lebih untuk pelanggan setia. Terutama puluhan ribu member JLC yang kerap menggunakan produk layanan maupun fasilitas JNE dalam aktivitas pengiriman berbagai jenis, jumlah, dan ukuran paket,"  Feriadi, menambahkan.

Seiring dengan kesuksesan sebagai pemain besar logistik di Indonesia, JNE terus berinovasi supaya anggotanya mendapat manfaat dan keuntungan sesuai dengan harapan mereka. Benefit dari JNE tidak hanya berupa hadiah barang saja, tapi juga pengalaman menarik.

Menurut Feriadi, ke depannya member JLC akan mendapat poin yang bukan hanya ketika jadi pengirim paket saja. Melainkan saat menerima paket atau pembeli. Tujuannya, agar kesempatan mendapatkan seluruh benefit tersebut semakin besar setiap tahunnya.

Dalam kesempatan itu, Feriadi mengungkapkan, melalui JLC juga JNE berupaya memberikan peluang bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Dalam JLC Award 2018, JNE mengesahkan kerja sama dengan Koin Works. Yaitu, perusahaan penyedia layanan online yang menghubungkan para pendana dengan pemilik usaha UKM. Sehingga, dapat membantu para member JLC terkait dengan modal usaha.

Nah, bagi Anda pelanggan setia JNE yang belum bergabung dengan JLC -termasuk saya yang baru tahu ada program ini setelah mengikuti JCL Award 2018- bisa mendaftarkan diri supaya mendapatkan benefit dari setiap aktivitas pengiriman paketnya di JNE.

Caranya mudah dan tanpa biaya apa pun. Cukup, mengunjungi website https://jlc.jne.co.id/ untuk melengkapi persyaratan yang berlaku. Poin yang didapatkan dari setiap transaksi dengan menggunakan JLC dapat ditukarkan dengan beragam pilihan hadiah atau berkesempatan memenangkan hadiah melimpah setiap tahunnya!

Yupz, saya siap bergabung dengan puluhan ribu member JLC lainnya untuk mendapatkan berbagai benefit dari JNE. Bagaimana dengan Anda?



*          *          *
Ritual wajib sebagai blogger: Poto-poto narsis dengan ber-wefie ria
disela-sela acara konferensi pers JLC Award 2018
(Foto: dokumentasi www.roelly87.com diabadikan JNE)

*          *          *
Feriadi dan VP of Marketing JNE Eri Palgunadi menjawab berbagai
pertanyaan blogger dan media dalam konferensi pers JLC Award 2018

*          *          *
Yeeeeee, terima kasih JNE telah memberi kado ultah istimewa untuk saya!
(Foto: dokumentasi www.roelly87.com diabadikan @OnoSemblang)

*          *          *
Pose menarik dari empat maskot JNE, Si Joni 

*          *          *
Selain kado istimewa, saya juga mencoba beratraksi naik sepeda gunung
disela-sela JLC Award 2018
(Foto: dokumentasi www.roelly87.com diabadikan ist)

*          *          *
Feriadi, dan dua direktur JNE (Chandra Fireta dan Edi Santoso) memberikan
santunan kepada adik-adik dari Yayasan Miftahul Al Mubarokah

*          *          *
Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari berbagi inspirasi terkait wirausaha

*          *          *
CEO Young on Top Billy Boen memapaparkan pentingnya media sosial bagi
setiap pelaku usaha dalam berinteraksi kepada pelanggan

*          *          *
Selamat untuk pemenang JLC Award 2018. Nantikan, pemenang selanjutnya
pada JLC Award 2019 yang bisa jadi Anda pembaca blog ini

*          *          *
Artikel JNE Sebelumnya:
- Belanja di Tokopedia, Bayar di JNE dengan JNE-Tokopedia Payment
- Memetik Manfaat dari Tokopedia Roadshow Jakarta 2015
- Pengalaman Belanja di Lazada

*          *          *
- Jakarta, 21 Januari 2018

Kamis, 31 Maret 2016

(Esai Foto) Inovasi JNE untuk Manjakan Pelanggan lewat MyCOD



JALUR Nugraha Ekakurir atau disingkat JNE. Di Tanah Air ini, siapa yang tidak mengenal perusahaan ekspedisi yang berdiri sejak 1990? Mayoritas rakyat di Indonesia pasti pernah berhubungan dengan JNE. Baik itu saat mengirim atau menerima paket.

Ya, bisa dibilang, JNE merupakan merek generik. Lantaran banyak yang ingin mengirim paket, pasti bilangnya ke JNE. Padahal, belum tentu melalui JNE. Itu membuktikan perusahaan ekspedisi ini sangat dikenal di kalangan masyarakat Indonesia.

*       *       *

Saya pribadi tidak terhitung seringnya mengirim atau menerima paket dari JNE. Teranyar, saat transaksi dengan rekan di seberang pulau untuk parfum dan juga boneka horta. Bagi saya, JNE merupakan andalan untuk mengirim paket.

Pasalnya, mereka sudah sangat dipercaya publik terkait pengirimannya yang tepat waktu. Bahkan, saya pernah kirim ke pelosok nun jauh di pedalaman Sumatera, paketnya sampai tepat waktu. Apalagi, harganya tergolong kompetitif dibanding perusahaan ekspedisi sejenis.

Saya tidak bilang mengirim paket melalui JNE itu murah. Namun, saya juga tidak mengatakan mahal. Lantaran seperti kata pepatah, "Ada harga, ada rupa". Alias, kita membayar mahal atas apa yang memang pantas kita dapatkan. Bagi saya, mengirim paket dengan JNE membuat saya tidak khawatir barang yang saya kirim bakal telat. Itu karena sepanjang saya menggunakannya, selalu tepat waktu.

*       *       *


Nah, seiring perkembangan teknologi, JNE pun melakukan banyak inovasi agar tidak tergerus zaman. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi MyJNE untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Dengan aplikasi ini, saya bisa mengecek tarif, status pengiriman, lokasi, hingga membuat order online dengan JNE sebagai mediasi pembayaran (COD).

Kebetulan, saya sering bertransaksi di forum jual beli dan toko online. Dengan adanya, MyJNE, kian memudahkan saya untuk memantau aktivitas pengiriman atau saat menerima. Itu bisa saya dapat dalam fitur MyCOD yang mudah diunduh melalui playstore.

Sekadar informasi, bagi rekan-rekan yang belum mengetahuinya, berikut akan saya gambarkan pengalaman saat menginstal MyCOD di ponsel saya. Kebetulan, dalam sepekan terakhir saya sudah mencoba aplikasi tersebut. Jadi, ketika saya menerima order di forum jual beli nanti atau toko online, saya tidak akan khawatir lagi. Itu semua berkat MyCOD yang terintegrasi dalam My JNE.

*       *       *

Pertama dan utama, kita ketik "My JNE" pada playstore. Nanti klik yang paling atas dengan gambar kartun memakai topi.

*       *       *

"Mengirim semakin nyaman dengan My JNE". Demikian motto yang terdapat di aplikasi tersebut.

*       *       *

Berhubung saya termasuk orang yang teliti dan cenderung perfeksionis, saya tidak pernah langsung menginstal suatu aplikasi meski itu saya suka. Melainkan, saya membacanya terlebih dulu dari a sampai z. 
*       *       *
Maklum, di playstore kerap beredar aplikasi palsu yang dibuat semirip mungkin yang menyebarkan virus dan malware yang sangat berbahaya bagi telepon seluler (ponsel).


*       *       *

Setelah mengecek lebih lanjut, ternyata aplikasi My JNE ini memang asli dibuat JNE. Ya, di dunia maya, kita harus waspada. Teliti dan lama sedikit tidak masalah dalam melakukan sesuatu. Dibanding, cepat langsung menginstal, ga tahunya itu aplikasi palsu yang dibuat orang dengan tujuan tidak baik. *pengalaman saudara yang pernah tertipu

*       *       *

Jangan lupa, baca dulu komentar dan ratingnya. Emang penting? Ga terlalu sih, tapi sedikit menentukan. Ternyata, sejauh saya lihat, komentar untuk aplikasi MyJNE itu positif.


*       *       *
Setelah mengunduhnya beberapa detik, tinggal registrasi seperti biasa. Nanti, kalau sudah linknya akan masuk ke email untuk verifikasi.


*       *       *

Yeeee, aplikasi My JNE untuk saya sudah selesai.

*       *       *

Baca-baca dulu panduannya. Apa dan bagaimana tentang MyCOD dalam My JNE. Sekadar tambahan, kalau di forum jual beli online, MyCOD ini bisa disebut Rekening Bersama (Rekber). Apa sih Rekber? Ya, gitu. *saya sering menggunakan, tapi bingung menjelaskan.

Intinya, dengan adanya rekber bisa menjamin keamanan sang pembeli. Agar, sebelum barangnya sampai, penjual (saya) tidak akan menerima pembayaran. Nah, di sini, JNE sebagai mediatornya. Jadi, antara saya, dengan pembeli, harus punya akun di MyCOD. Ini mah gampang mengingat, buyer saya 90 persen pemakai JNE. Kecuali yang kawasan Jabodetabek, biasanya saya kirim sendiri.

*       *       *

Setelah cek dan ricek, baru menuju langkah selanjutnya.

*       *       *

Ada empat item dalam deretan paling bawah. Menu home, peta, MY COD, dan My COD Wallet.

*       *       *

"No Order History Available". Yupz, saya baru menginstalnya, dan kebetulan memang belum ada transaksi dengan rekan di seberang sana. Mungkin baru bisa pertengahan April ini yang membuat saya tidak sabar untuk menggunakan fitur My COD dalam aplikasi MyJNE.

*       *       *

Edit foto dan verifikasi lebih dulu. Oo... Ternyata, foto saya dalam versi thumbnail itu terlihat lebih keren :)

*       *       *

Yupz, aplikasi My JNE sudah berada di ponsel saya. Bersanding dengan beberapa aplikasi favorit lainnya.

*       *       *

Sebagai persiapan, saya coba cek harga. Dari dan ke kota tujuan. Salah satunya Bandung.

*       *       *

Terdapat tiga kategori pengiriman. Dari Rp 9.000, Rp 10.000, dan Rp 15.000. Kalau saya, biasanya pilih yang OKE. Secara, saya sekali kirim bisa mencapai puluhan kg. Beda lagi jika barang yang saya kirim tidak lebih dari lima kg yang tentu memakai YES.

Nah, mudah kan? Aplikasi ini merupakan salah satu inovasi dari JNE untuk memanjakan jutaan pelanggannya di seluruh Indonesia. Sekaligus, My COD ini memudahkan saya dalam memuaskan pelanggan saat bertransaksi dan menarik calon pembeli baru.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.indivara.jneone

*       *       *
- Jakarta, 31 Maret 2016