TyyiccClcSK3IvRCDh0sKBc4_Sg roelly87.com: Yuk, Ikut Kampanye #BeliYangBaik Dimulai dari Diri Sendiri

Google Adsense 2016

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya

Jelajah Bromo, Malang, dan Sekitarnya
Ngebolang Menikmati Eksotisnya Kawasan Timur Pulau Jawa

Mengupas Sisi Lain dari Sudut Pandang Blogger...

Kamis, 22 Oktober 2015

Yuk, Ikut Kampanye #BeliYangBaik Dimulai dari Diri Sendiri


Narasumber dalam talkshow #BeliYangBaik & Sustainable Palm Oil (17/10)


#BELIYANGBAIK. Demikian tagar yang wira-wiri di timeline twitter saya dalam beberapa pekan terakhir. Kebetulan, sejak bulan lalu, saya memang mem-follow twitter @WWF_ID yang merupakan akun resmi World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Tepatnya, sejak mengikuti kampanye Pelestarian Badak Jawa, yang diperingati secara internasional setiap 22 September.

Jadi, awalnya saya memang sempat bingung juga dengan kampanye #BeliYangBaik yang didengungkan WWF Indonesia yang bekerja sama dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Beruntung, rasa penasaran saya segera terjawab ketika menghadiri talkshow #BeliYangBaik & Sustainable Palm Oil di Pisa Cafe Menteng, Sabtu (17/10).

Acara tersebut turut menghadirkan enam narasumber yang kompeten di bidangnya. Yaitu, Putra Agung yang merupakan Manajer Program Kelapa Sawit Berkelanjutan WWF Indonesia, Dewi Satriani (WWF Indonesia), Angela Wahyuningsih (Managing Editor Women's Health Indonesia), Agustinus "Nugie" Gusti Nugroho (musisi yang juga duta WWF), Davina Veronica (model -saya ingat lagu Dan SO7- sekaligus aktivis lingkungan), dan Dhiny Nedyasari (Communications Manager RSPO Indonesia).

Dalam diskusi tersebut, mereka bersama puluhan peserta talkshow saling melontarkan ide agar kampanye #BeliYangBaik dapat diterima masyarakat luas. Meski awalnya sempat bingung, tapi sebagai blogger, tentu saya tergugah untuk berpartisipasi.

Maklum, sedikitnya -dari baca berita di media-, saya mengetahui penggunaan minyak sawit sebagai bahan untuk pembuatan makanan, minuman, produk rumah tangga, dan sebagainya. Itu mengapa saya tidak heran ketika Nugie mengatakan minyak sawit, secara tidak langsung digunakan dari bangun tidur hingga menjelang tidur lagi.

Nah, RSPO yang merupakan asosiasi nirlaba untuk menyatukan para pemangku kepentingan dari tujuh sektor industri minyak sawit, tergerak untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan menghargai kehidupan masyarakat.

Salah satunya dengan memberlakukan sistem sertifikasi terhadap beberapa perusahaan, baik yang memproduksi maupun menggunakan kelapa sawit pada produknya. Dalam kesempatan itu, kami juga dipersilakan untuk melihat beberapa produk yang sudah memiliki sertifikasi RSPO.

*      *      *

PERTANYAANNYA, apa sumbangsih yang bisa kita berikan -khususunya saya pribadi-, demi menjaga keseimbangan alam? Pertama, jelas memberi tahu kepada keluarga dan orang terdekat mengenai label produk yang ramah lingkungan. Seperti yang saya kutip dari WWF Indonesia, terdapat empat label.

Yaitu, RSPO untuk produk dengan bahan minyak sawit, lalu Forest Stewardship Council (FSC) yang berbasis kayu dan kertas, Marine Stewardship Council (MSC) untuk produk makanan laut, dan Aquaculture Stewardship Council (ASC) yang mengeluarkan sertifikasi untuk budidaya perikanan.

Saya menyadari, untuk berpartisipasi dalam kampanye #BeliYangBaik, saya harus melakukannya dengan tiga langkah sederhana. Pertama, mencari tahu serta memahami latar belakang produk sebelum saya konsumsi atau gunakan. Kedua, meminta penjual untuk menghadirkan produk yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satunya, produk keluaran Sinarmas yang selalu tersedia di rumah.

Terakhir, mengajak orang untuk menerapkan gaya hidup hijau dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, di rumah kepada keluarga atau orang terdekat. Lalu, sebagai blogger, saya bisa menuliskannya di blog pribadi atau media sosial seperti twitter dan facebook dengan menandatangani ikrar #BeliYangBaik melalui change.org dan men-share situs beliyangbaik.org agar masyarakat luas bisa mendapat informasi lebih jauh tentang kampanye ini.

Tentu, sebelum saya mengajak orang lain untuk kampanye #BeliYangBaik, saya harus memulainya dari diri saya sendiri.
*      *      *
Beberapa produk dengan sertifikasi RSPO

*      *      *
Yuk, kita mulai kampanye #BeliYangBaik

*      *      *
Memberitahu keluarga dengan memasang informasi di lemari es yang terdapat di dapur

*      *      *
Kampanye #BeliYangBaik di kamar mandi karena mayoritas produk tidak ada yang memiliki sertifikasi empat label ramah lingkungan

*      *      *
Yuk, ikut petisinya di change.org dan share di media sosial

*      *      *
Empat label #BeliYangBaik (sumber foto: WWF Indonesia)

*      *      *

Video di Youtube "Siapa Orang Paling Berpengaruh di Bumi" (WWF Indonesia)
*      *      **      *      **      *      *
*      *      **      *      **      *      *
*      *      **      *      **      *      *


*      *      *

- Cikini, 22 Oktober 2015 (edit 31/10)

16 komentar:

  1. kalo baca materi RSPO rasanya pala langsung snud snudd heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hi hi hi

      dipelajarin pelan2 mbak :)
      beberapa hari ini saya juga baca versi pdf sama manualnya

      Hapus
  2. wah mulai lihat labelnya ah, makasih infonya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah...
      yuk mbak, kita biasakan sebelum beli sesuatu untuk liat empat label yang ada sertifikasinya :)

      Hapus
  3. kalo belanja apa pun mulai lah baca dulu kemasan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, saya baru sadarnya pas ikut acara talkshow pekan lalu
      sebelumnya, paling liat expire (masa berlaku) aja :)

      Hapus
  4. Ok deh nanti mulai cari logo ini neh

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip mbak, saya juga kalo akhir bulan -gajian- mau belanja sambil perhatiin empat logo tersebut :)

      Hapus
  5. Wah, makasih liputannya, saya mmg mencari hasil talkshownya krna tdk bisa hadir, alhamdulillah informasi di blog ini memberi gambaran tentang #beliyangbaik itu, saya juga cari2 produk berlogo RSPO dan tidak ketemu. Sepertinya di Indonesia mmg masih sangat sangat langka. Setuju, mulai dr diri sendiri dan keluarga ya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin...

      terima kasih mbak atas apresiasinya
      kalo soal logo rspo ada di situs resminya: www.rspo.org
      yuk mbak, kita ikut kampanye #BeliYangBaik dimulai dari diri sendiri :)

      Hapus
  6. mantap mas. tulisannya lengkap sekali. :D
    salam kenal..

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin
      makasiiih mbak, yuk kita turut kampanyekan #BeliYangBaik dimulai dari diri kita sendiri :)

      Hapus
  7. mulia bangettt ... harus di dukung kampanye masif .. baru orang2 ngeh .. deh ..
    yap .. sekarang mulai lihat2 labelnya kalau mau beli barang ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas, saya juga awalnya kurang begitu tahu
      tapi pas ikut talkshow sama baca2 situs resminya, baru ngeh :)

      *yuk, share #BeliYangBaik ke orang terdekat kita dimulai dari diri sendiri

      Hapus
  8. ulasannya begitu lengkap,
    gimana kabar kang huda ?
    lama aku gak main2 ke blog ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin...

      makasih mas :)
      he he he,

      kalo soal kampanye ini saya juga baru tahu belom lama
      makanya jadi antusias pas dikenalin mengenai rspo dan 3 label lainnya

      Hapus

Maaf ya, saat ini komentarnya dimoderasi. Agar tidak ada spam, iklan judi, obat kuat, penjual gunting kuku, dan sebagainya. Silakan komentar yang baik dan pasti saya kunjungi balik. Satu hal lagi, mohon jangan menaruh link hidup...

Terima kasih :)